Breaking News
light_mode
Beranda » Hikmah » Rahasia 10 Hari Pertama Dzulhijjah, Lebih Istimewa dari Hari Lain?

Rahasia 10 Hari Pertama Dzulhijjah, Lebih Istimewa dari Hari Lain?

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HIKMAH – Tidak semua hari memiliki nilai yang sama dalam Islam. Ada waktu-waktu tertentu yang Allah muliakan dengan cara yang sangat istimewa. Salah satunya adalah 10 Hari Dzulhijjah, atau 10 hari pertama bulan Dzulhijjah yang sering disebut sebagai hari terbaik untuk memperbanyak amal saleh.

Menariknya, banyak umat Islam justru lebih familiar dengan Ramadan dibanding keutamaan awal Dzulhijjah. Padahal dalam beberapa hadis, Rasulullah SAW menyebut amal pada hari-hari ini lebih dicintai Allah dibanding hari lain sepanjang tahun.

Karena itu, para ulama sering menyebut awal Dzulhijjah sebagai “musim besar ibadah” bagi umat Islam.

Dan suasananya memang beda.

Kadang suara takbir pertama justru terdengar dari speaker musala kecil setelah salat Magrib, sementara sebagian orang masih sibuk memeriksa notifikasi belanja online di ponselnya. Ada juga ibu-ibu yang mendadak mengingatkan puasa Arafah lewat grup keluarga dengan pesan singkat: “Besok jangan lupa niat.”

Hal-hal kecil seperti itu terasa sederhana. Tetapi hangat sekali.

Dalil Keutamaan 10 Hari Dzulhijjah

Keutamaan 10 Hari Dzulhijjah memiliki dasar yang sangat kuat dalam Al-Qur’an dan hadis.

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Fajr:

“Demi fajar, dan malam yang sepuluh.”
(QS. Al-Fajr: 1-2)

Banyak ulama tafsir seperti Ibnu Katsir menjelaskan bahwa “malam yang sepuluh” merujuk pada 10 hari pertama Dzulhijjah.

Selain itu, Rasulullah SAW juga bersabda:

“Tidak ada hari-hari di mana amal saleh lebih dicintai Allah melebihi amal pada 10 hari ini.”
(HR. Bukhari)

Para sahabat bahkan bertanya apakah amal tersebut lebih utama dibanding jihad di jalan Allah. Rasulullah SAW menjawab bahwa amal di hari-hari itu tetap lebih utama, kecuali jihad seseorang yang keluar dengan jiwa dan hartanya lalu tidak kembali lagi.

Hadis ini menunjukkan betapa luar biasanya keutamaan awal Dzulhijjah.

Kenapa Hari-Hari Ini Sangat Istimewa?

Ada alasan besar mengapa 10 Hari Dzulhijjah memiliki posisi tinggi dalam Islam.

Pada hari-hari tersebut berkumpul berbagai ibadah utama:

  • salat,
  • puasa,
  • sedekah,
  • dzikir,
  • haji,
  • hingga kurban.

Semua bentuk penghambaan hadir dalam satu momentum yang sama. Karena itu, banyak ulama menyebut awal Dzulhijjah sebagai paket lengkap ibadah tahunan umat Islam.

Selain itu, terdapat Hari Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah. Hari ini sangat istimewa karena menjadi waktu mustajab doa dan pengampunan dosa.

Rasulullah SAW bersabda:

“Puasa Arafah menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.”
(HR. Muslim)

Itulah sebabnya banyak umat Islam mulai mempersiapkan diri jauh sebelum Hari Arafah tiba.

Kadang suasananya terasa sederhana sekali. Ada yang menempel catatan kecil bertuliskan “Puasa Besok” di pintu kulkas dekat toples sambal. Ada juga yang memasang alarm tahajud pukul 03.17 dini hari lalu tidur lebih cepat karena takut kesiangan sahur.

Detail-detail kecil seperti itu justru membuat awal Dzulhijjah terasa hidup.

Amalan yang Dianjurkan pada 10 Hari Dzulhijjah

Agar tidak melewatkan momen istimewa ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh.

1. Memperbanyak Dzikir

Rasulullah SAW menganjurkan umatnya memperbanyak:

  • takbir,
  • tahmid,
  • tahlil,
  • dan tasbih.

Karena itu, lantunan takbir biasanya mulai terdengar lebih sering menjelang Iduladha.

2. Puasa Dzulhijjah dan Arafah

Puasa pada awal Dzulhijjah sangat dianjurkan, terutama puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah bagi yang tidak berhaji.

Dan menariknya, banyak orang justru merasa suasana puasa Dzulhijjah berbeda dibanding puasa lain. Lebih tenang. Lebih sunyi sedikit.

3. Membaca Al-Qur’an dan Bersedekah

Awal Dzulhijjah juga menjadi waktu terbaik untuk memperbaiki hubungan dengan Al-Qur’an dan memperbanyak sedekah.

Bahkan sedekah kecil sering terasa berbeda nilainya pada hari-hari ini.

Ada orang yang diam-diam mentransfer uang ke rekening masjid setelah melihat poster kurban lewat status WhatsApp. Tidak besar mungkin. Tetapi niat baik kadang memang lahir dari momen yang sangat sederhana.

Momentum yang Sering Terlewat karena Sibuk Dunia

Ironisnya, sebagian orang hari ini lebih hafal jadwal flash sale dan tanggal gajian dibanding tanggal puasa Arafah.

Notifikasi diskon terus berbunyi. Video pendek terus muncul tanpa henti. Sementara pengingat dzikir Dzulhijjah kadang lewat begitu saja di timeline.

Dunia digital memang bergerak cepat sekali sekarang.

Namun justru di tengah kebisingan itu, 10 Hari Dzulhijjah hadir seperti jeda kecil yang menenangkan hati. Mengingatkan manusia bahwa hidup bukan hanya soal target dunia dan angka rekening.

Kadang seseorang baru sadar ketika malam takbiran datang terlalu cepat. Lalu muncul perasaan kecil dalam hati: “Kenapa hari-hari istimewa ini cepat sekali berlalu?”

Jangan Tunggu Jadi Lebih Baik Dulu

Banyak orang menunda ibadah karena merasa dirinya belum pantas. Padahal 10 Hari Dzulhijjah justru menjadi kesempatan untuk kembali mendekat kepada Allah, bahkan dengan langkah kecil sekalipun.

Mulailah dari doa sederhana. Dzikir pendek. Sedekah kecil. Atau sekadar bangun lebih awal untuk salat Subuh berjamaah.

Karena dalam Islam, amal yang dicintai Allah bukan selalu yang paling besar. Tetapi yang paling ikhlas dan terus dilakukan.

Bisa jadi, satu takbir lirih di awal Dzulhijjah lebih bernilai di sisi Allah dibanding seluruh kesibukan dunia yang selama ini membuat manusia lupa pulang kepada-Nya. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pemberdayaan perempuan

    Hari Ibu, Pemkot Tasikmalaya Dorong Pemberdayaan Perempuan

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Pemkot Tasikmalaya menegaskan pemberdayaan perempuan sebagai fondasi pembangunan pada peringatan Hari Ibu 2025. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kota Tasikmalaya menegaskan kembali komitmen pemberdayaan perempuan dalam pembangunan daerah melalui Upacara Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025. Penegasan ini penting karena menyangkut arah kebijakan publik yang menempatkan perempuan sebagai subjek pembangunan, bukan sekadar pelengkap agenda. Upacara […]

  • penerbangan Singapura Labuan Bajo

    Rute Scoot Singapura–Labuan Bajo Dorong Pariwisata Daerah

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Rute langsung Scoot Singapura–Labuan Bajo memperkuat akses wisata global dan ekonomi daerah. albadarpost.com, BERITA DUNIA – Maskapai berbiaya rendah Scoot resmi membuka penerbangan Singapura Labuan Bajo, menandai babak baru konektivitas internasional menuju salah satu destinasi super prioritas Indonesia. Penerbangan perdana mendarat di Bandara Komodo, Manggarai Barat, Minggu, 21 Desember 2025, membawa 103 penumpang menggunakan pesawat […]

  • Hari Amal Bakti

    Hari Amal Bakti Jadi Refleksi Kerukunan di Tasikmalaya

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Bupati Tasikmalaya pimpin Hari Amal Bakti Kemenag ke-80, dorong kerukunan umat dan layanan publik inklusif. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menegaskan komitmennya menjaga kerukunan umat beragama sebagai fondasi pelayanan publik yang adil dan inklusif. Komitmen itu ditegaskan saat Bupati Tasikmalaya memimpin langsung upacara peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia […]

  • Trio Bayern vs PSG

    Kane Cs Gila Gol, Tapi PSG Lebih Mematikan di Momen Kritis

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 44
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Trio Bayern vs PSG menjadi pusat perhatian dalam semifinal leg kedua Liga Champions. Duel lini depan antara Bayern Munich dan Paris Saint-Germain ini bukan hanya soal jumlah gol, tetapi juga tentang efektivitas serangan. Trio Bayern, lini serang Bayern, dan kekuatan ofensif PSG kini bertemu dalam satu panggung besar yang menentukan arah […]

  • Ilustrasi manusia merenungi nikmat Allah di bawah langit luas dengan cahaya lembut, menggambarkan makna ayat Fabiayyi ala irobbikuma tukadziban

    Fabiayyi Ala Irobbikuma Tukadziban: Teguran Langit yang Terus Menggema

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Langit seakan tidak pernah lelah menyapa kesadaran manusia. Dalam Surah Ar-Rahman, Allah SWT tidak hanya menyebut nikmat-Nya, tetapi menghadirkannya satu per satu, lalu mengajukan pertanyaan yang sama, berulang hingga 31 kali: “Fabiayyi ala irobbikuma tukadziban?” Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan? Pertanyaan itu tidak ditujukan pada satu zaman, tidak pula […]

  • parkir non tunai Tasikmalaya

    Mendadak Berubah! Parkir di HZ Mustofa Kini Tanpa Cash, Ini Cara Bayarnya

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Perubahan besar langsung terasa lewat parkir non tunai Tasikmalaya, sistem parkir digital Tasik yang kini mulai diuji coba di Jalan HZ Mustofa. Tanpa uang cash, tanpa ribet, cukup scan QRIS—cara bayar parkir QRIS ini langsung jadi perbincangan warga karena dinilai lebih praktis dan modern. Tidak seperti biasanya, pengalaman parkir kini terasa […]

expand_less