Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pulang Nobar Persib, Remaja Tasikmalaya Tewas Dikeroyok

Pulang Nobar Persib, Remaja Tasikmalaya Tewas Dikeroyok

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus bobotoh tewas di Tasikmalaya usai menonton bareng pertandingan Persib Bandung kembali menyita perhatian publik. Seorang remaja berinisial MI (18), warga Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pengeroyokan brutal saat perjalanan pulang dari acara nobar laga Bhayangkara FC melawan Persib Bandung.

Peristiwa tragis itu kini resmi dilaporkan ke Polres Tasikmalaya oleh pihak keluarga pada Selasa (12/5/2026). Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/108/V/2026/SPKT/Polres Tasikmalaya/Polda Jawa Barat.

Keluarga korban meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus kematian suporter muda tersebut dan segera menangkap para pelaku yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

Korban Diduga Dihadang Saat Pulang Dini Hari

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi pada Jumat dini hari, 1 Mei 2026, sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu MI pulang bersama rekannya setelah mengikuti acara nobar pertandingan sepak bola.

Namun ketika melintas di kawasan Kampung Golacir Gunung, Desa Cilampung Hilir, Kecamatan Padakembang, motor yang mereka kendarai diduga dihadang sekelompok orang.

Situasi jalan saat itu disebut cukup sepi. Di tengah kondisi minim aktivitas warga, korban diduga langsung menjadi sasaran pengeroyokan.

Menurut keterangan keluarga, pelaku memukul korban secara brutal hingga menyebabkan luka serius di bagian kepala dan wajah. Korban sempat tersungkur di jalan sebelum akhirnya warga sekitar datang memberi pertolongan.

Beberapa warga yang mendengar keributan kemudian membantu membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat.

Namun nyawa MI tidak tertolong. Korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 04.30 WIB akibat luka berat yang dialaminya.

Kabar meninggalnya remaja pendukung Persib Bandung itu langsung menyebar cepat di lingkungan tempat tinggalnya. Suasana duka tampak menyelimuti rumah keluarga korban di Kecamatan Taraju.

Kuasa Hukum Keluarga Minta Polisi Bertindak Cepat

Kuasa hukum keluarga korban, Ade Sugiri, menegaskan pihaknya akan terus mengawal proses hukum hingga pelaku berhasil ditangkap.

Ia meminta kepolisian bekerja serius dan terbuka dalam menangani kasus tersebut karena menyangkut hilangnya nyawa seorang remaja.

“Keluarga ingin ada kejelasan. Kami berharap proses penyelidikan berjalan transparan dan para pelaku segera diamankan,” ujar Ade, Selasa (12/5/2026).

Selain itu, pihak keluarga juga meminta aparat tidak menganggap kasus ini sebagai peristiwa biasa. Menurut mereka, tindakan kekerasan yang menyebabkan korban meninggal harus menjadi perhatian serius.

Ade menyebut keluarga masih sangat terpukul atas kejadian tersebut. Korban diketahui berpamitan untuk menonton pertandingan sepak bola bersama teman-temannya, tetapi pulang dalam kondisi tak bernyawa.

“Ini bukan hanya soal sepak bola. Ini soal keselamatan dan nyawa anak muda,” katanya.

Kekerasan Suporter Kembali Jadi Sorotan

Kasus bobotoh tewas di Tasikmalaya kembali memunculkan kekhawatiran terkait kekerasan yang masih membayangi dunia suporter sepak bola.

Ironisnya, kejadian kali ini tidak berlangsung di stadion, melainkan di jalan saat korban pulang dari acara nobar.

Sejumlah warga di sekitar lokasi mengaku terkejut karena kawasan tersebut biasanya relatif sepi pada dini hari. Mereka juga berharap aparat segera mengungkap pelaku agar situasi tetap kondusif.

Di media sosial, kabar meninggalnya MI memicu banyak reaksi dari sesama pendukung Persib Bandung. Banyak warganet menyampaikan belasungkawa sekaligus mendesak penegakan hukum berjalan cepat.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Polres Tasikmalaya terkait perkembangan penyelidikan maupun identitas pelaku yang diduga terlibat dalam pengeroyokan tersebut.

Sementara itu, keluarga korban masih menunggu langkah konkret aparat penegak hukum untuk mengungkap kasus yang merenggut nyawa anggota keluarga mereka.

Sepak bola seharusnya melahirkan sorak kemenangan, bukan kabar duka. Ketika seorang remaja pulang nobar lalu kehilangan nyawa di jalan gelap, yang tersisa bukan lagi rivalitas—melainkan luka panjang bagi sebuah keluarga. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepemimpinan Santri

    Jarang Disadari, Ini 5 Cara Pesantren Mencetak Jiwa Pemimpin

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Tidak banyak yang sadar bahwa banyak pemimpin tangguh di Indonesia justru lahir dari lingkungan sederhana: pesantren. Di balik jadwal padat dan kehidupan disiplin, kepemimpinan santri terbentuk melalui kebiasaan harian yang tampak biasa, namun memiliki dampak luar biasa. Nilai kepemimpinan pesantren, karakter santri, serta pola pendidikan berbasis pengalaman nyata membuat santri belajar memimpin […]

  • negosiasi damai Iran Amerika

    Terungkap! 5 Fakta Kenapa Negosiasi Iran-AS Gagal Total

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Negosiasi damai Iran Amerika kembali menemui jalan buntu. Upaya perundingan antara Iran dan Amerika Serikat yang diharapkan mampu meredakan ketegangan justru berakhir tanpa hasil. Kegagalan negosiasi Iran-AS ini bukan hanya soal nuklir, tetapi juga melibatkan kepentingan politik, ekonomi, hingga strategi kawasan yang saling bertabrakan. Sejak awal, kedua pihak membawa agenda besar. […]

  • Jadwal Haji 2026

    Jadwal Haji 2026 Resmi, Wukuf Arafah Jadi Puncak Ibadah

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Jadwal Haji 2026 resmi menjadi perhatian jutaan calon jemaah di Indonesia. Pemerintah telah merilis rangkaian lengkap perjalanan ibadah haji 1447 H/2026 M, mulai dari keberangkatan di Tanah Air, puncak ibadah di Arafah, hingga kepulangan kembali ke Indonesia. Jadwal Haji 2026 atau rangkaian ibadah haji 1447 H ini bukan sekadar agenda tahunan. […]

  • Menteri Sosial Gus Ipul melakukan sidak di kantor Kemensos terkait ribuan ASN yang bolos di hari pertama kerja usai Lebaran.

    Geger! Ribuan ASN Kemensos Tak Hadir Usai Lebaran, Gus Ipul Langsung Bertindak

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Fenomena ASN Kemensos bolos mendadak menjadi sorotan publik setelah terungkap bahwa ribuan pegawai di lingkungan Kementerian Sosial tidak hadir pada hari pertama kerja usai libur Lebaran 2026. Kasus pegawai Kemensos tidak masuk kerja, atau ASN Kemensos absen tanpa keterangan, memicu langkah tegas dari Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa […]

  • Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadan menjelaskan pencairan TPP ASN Tasikmalaya yang disebut sudah dibayarkan namun masih terkendala administrasi dinas.

    Bikin Tenang! Ini Penjelasan Wali Kota Soal TPP ASN Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 22
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Isu TPP ASN Tasikmalaya atau tunjangan penghasilan pegawai kembali menjadi sorotan setelah sejumlah aparatur sipil negara (ASN) mengeluhkan keterlambatan pencairan. Di tengah ramai pertanyaan soal TPP pegawai Pemkot Tasikmalaya, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadan akhirnya memberikan penjelasan langsung yang cukup menenangkan sekaligus membuka fakta baru terkait alur pencairan insentif tersebut. […]

  • pembunuhan taksi online

    Polisi Telusuri Dugaan Pembunuhan Pengemudi Taksi Online di Tol Jagorawi

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Polisi selidiki kasus pembunuhan pengemudi taksi online yang ditemukan tewas di Tol Jagorawi. albadarpost.com, HUMANIORA – Suasana duka masih menyelimuti rumah Iffah Muhtianah di kawasan Pancoran Mas, Depok. Sejak Senin malam, 10 November 2025, kabar kematian suaminya, Ujang Adiwijaya (57), pengemudi taksi online, membuat keluarga terpukul. Ujang ditemukan tewas di pinggir Tol Jagorawi, dengan luka […]

expand_less