Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pulang Nobar Persib, Remaja Tasikmalaya Tewas Dikeroyok

Pulang Nobar Persib, Remaja Tasikmalaya Tewas Dikeroyok

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • visibility 170
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus bobotoh tewas di Tasikmalaya usai menonton bareng pertandingan Persib Bandung kembali menyita perhatian publik. Seorang remaja berinisial MI (18), warga Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pengeroyokan brutal saat perjalanan pulang dari acara nobar laga Bhayangkara FC melawan Persib Bandung.

Peristiwa tragis itu kini resmi dilaporkan ke Polres Tasikmalaya oleh pihak keluarga pada Selasa (12/5/2026). Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/108/V/2026/SPKT/Polres Tasikmalaya/Polda Jawa Barat.

Keluarga korban meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus kematian suporter muda tersebut dan segera menangkap para pelaku yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

Korban Diduga Dihadang Saat Pulang Dini Hari

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi pada Jumat dini hari, 1 Mei 2026, sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu MI pulang bersama rekannya setelah mengikuti acara nobar pertandingan sepak bola.

Namun ketika melintas di kawasan Kampung Golacir Gunung, Desa Cilampung Hilir, Kecamatan Padakembang, motor yang mereka kendarai diduga dihadang sekelompok orang.

Situasi jalan saat itu disebut cukup sepi. Di tengah kondisi minim aktivitas warga, korban diduga langsung menjadi sasaran pengeroyokan.

Menurut keterangan keluarga, pelaku memukul korban secara brutal hingga menyebabkan luka serius di bagian kepala dan wajah. Korban sempat tersungkur di jalan sebelum akhirnya warga sekitar datang memberi pertolongan.

Beberapa warga yang mendengar keributan kemudian membantu membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat.

Namun nyawa MI tidak tertolong. Korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 04.30 WIB akibat luka berat yang dialaminya.

Kabar meninggalnya remaja pendukung Persib Bandung itu langsung menyebar cepat di lingkungan tempat tinggalnya. Suasana duka tampak menyelimuti rumah keluarga korban di Kecamatan Taraju.

Kuasa Hukum Keluarga Minta Polisi Bertindak Cepat

Kuasa hukum keluarga korban, Ade Sugiri, menegaskan pihaknya akan terus mengawal proses hukum hingga pelaku berhasil ditangkap.

Ia meminta kepolisian bekerja serius dan terbuka dalam menangani kasus tersebut karena menyangkut hilangnya nyawa seorang remaja.

“Keluarga ingin ada kejelasan. Kami berharap proses penyelidikan berjalan transparan dan para pelaku segera diamankan,” ujar Ade, Selasa (12/5/2026).

Selain itu, pihak keluarga juga meminta aparat tidak menganggap kasus ini sebagai peristiwa biasa. Menurut mereka, tindakan kekerasan yang menyebabkan korban meninggal harus menjadi perhatian serius.

Ade menyebut keluarga masih sangat terpukul atas kejadian tersebut. Korban diketahui berpamitan untuk menonton pertandingan sepak bola bersama teman-temannya, tetapi pulang dalam kondisi tak bernyawa.

“Ini bukan hanya soal sepak bola. Ini soal keselamatan dan nyawa anak muda,” katanya.

Kekerasan Suporter Kembali Jadi Sorotan

Kasus bobotoh tewas di Tasikmalaya kembali memunculkan kekhawatiran terkait kekerasan yang masih membayangi dunia suporter sepak bola.

Ironisnya, kejadian kali ini tidak berlangsung di stadion, melainkan di jalan saat korban pulang dari acara nobar.

Sejumlah warga di sekitar lokasi mengaku terkejut karena kawasan tersebut biasanya relatif sepi pada dini hari. Mereka juga berharap aparat segera mengungkap pelaku agar situasi tetap kondusif.

Di media sosial, kabar meninggalnya MI memicu banyak reaksi dari sesama pendukung Persib Bandung. Banyak warganet menyampaikan belasungkawa sekaligus mendesak penegakan hukum berjalan cepat.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Polres Tasikmalaya terkait perkembangan penyelidikan maupun identitas pelaku yang diduga terlibat dalam pengeroyokan tersebut.

Sementara itu, keluarga korban masih menunggu langkah konkret aparat penegak hukum untuk mengungkap kasus yang merenggut nyawa anggota keluarga mereka.

Sepak bola seharusnya melahirkan sorak kemenangan, bukan kabar duka. Ketika seorang remaja pulang nobar lalu kehilangan nyawa di jalan gelap, yang tersisa bukan lagi rivalitas—melainkan luka panjang bagi sebuah keluarga. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi mengamankan sindikat Bea Cukai gadungan Tasikmalaya yang memeras pedagang rokok dengan modus penyergapan dan atribut palsu.

    Pelaku Sindikat Bea Cukai Gadungan Tasikmalaya Dibekuk, Ini Modusnya

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus sindikat Bea Cukai gadungan Tasikmalaya menggemparkan publik setelah Satreskrim Polresta Tasikmalaya berhasil membongkar aksi pemerasan yang menyasar pedagang rokok di Jalan Raya Mangkubumi. Kelompok ini tidak hanya melakukan penipuan, tetapi juga mengatasnamakan aparat resmi dengan modus yang terstruktur dan berlapis. Dalam kasus ini, istilah bea cukai palsu Tasikmalaya dan penyergapan pedagang […]

  • Sistem SIMT Puspresnas terintegrasi dengan Beasiswa Talenta Indonesia untuk membuka jalur kuliah unggul bagi pelajar berprestasi

    Prestasi Nasional Kini Terhubung ke Beasiswa Kuliah Unggul

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 198
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Selama bertahun-tahun, prestasi pelajar Indonesia sering berakhir sebagai arsip. Piagam tersimpan rapi, medali berdebu, lalu cerita berhenti di sana. Namun mulai 2026, pola itu berubah. Pemerintah menghadirkan jalur baru yang lebih konkret melalui integrasi SIMT dengan Beasiswa Talenta Indonesia. Kini, prestasi tidak hanya diapresiasi. Prestasi dipakai. Dan lebih dari itu, prestasi menjadi […]

  • Raffi Ahmad Nusakambangan

    Raffi Ahmad Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Pusat Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Raffi Ahmad puji transformasi Nusakambangan jadi pusat ketahanan pangan dan pembinaan warga binaan. Raffi Ahmad Kagum Nusakambangan Jadi Pusat Ketahanan Pangan dan Pembinaan albadarpost.com, HUMANIORA – Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, menilai transformasi besar-besaran yang dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan di Cilacap, Jawa Tengah, sebagai langkah luar biasa. […]

  • Wisuda UMTAS

    Di Balik Wisuda UMTAS Tasikmalaya, Ada Doa dan Air Mata Orang Tua

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 195
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Tangis itu akhirnya pecah ketika nama anak mereka dipanggil satu per satu menuju panggung wisuda. Di antara tepuk tangan yang menggema di ruangan, beberapa orang tua tampak sibuk menyeka air mata. Ada yang tersenyum sambil merekam lewat ponsel. Ada pula yang hanya menatap panggung tanpa banyak bicara, seolah sedang mengingat perjalanan panjang […]

  • pokir DPRD Tasikmalaya

    APBD 2026 Dibuka, Pokir DPRD Tasikmalaya Masih Tertutup

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 170
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Keterbukaan pengelolaan anggaran daerah kembali menjadi sorotan di Kabupaten Tasikmalaya. Upaya membuka dokumen APBD 2026 dinilai belum sepenuhnya menjawab tuntutan transparansi jika pokir DPRD Tasikmalaya masih tertutup dari akses publik. Sorotan itu muncul setelah anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari Komisi I, Asep Muslim, mendorong agar Peraturan Daerah APBD 2026 serta Peraturan […]

  • Tim SAR gabungan melakukan pencarian pria yang terseret arus sungai di Cidadap Bandung saat hujan deras.

    Bandung Diguyur Hujan Deras, Seorang Pria Hilang Terbawa Arus Sungai

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Seorang pria bernama Johan (56) dilaporkan hilang setelah terseret arus deras di kawasan sungai Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, Kamis (14/5/2026). Insiden pria terseret arus Bandung itu terjadi saat korban membersihkan alat kerja di pinggiran sungai ketika debit air tiba-tiba meningkat akibat hujan deras. Peristiwa berlangsung cepat. Menurut saksi di […]

expand_less