Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Pendamping PKH di Pamekasan Diperiksa Usai Dugaan Pemotongan Bansos

Pendamping PKH di Pamekasan Diperiksa Usai Dugaan Pemotongan Bansos

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kasus dugaan pemotongan bansos PKH di Pamekasan diselidiki. Pendamping diperiksa setelah warga melapor soal dana tak utuh diterima.

albadarpost.com, HUMANIORA – Rabu, 12 November 2025, publik Pamekasan dihebohkan oleh dugaan pemotongan bansos PKH di Kecamatan Tlanakan, Jawa Timur. Seorang warga bernama Jumaati mengaku hanya menerima Rp1,2 juta dari total bantuan yang seharusnya Rp2,05 juta. Kasus ini mencuat setelah keluarga penerima manfaat (KPM) melapor ke pihak berwenang karena merasa dana bantuan sosialnya berkurang tanpa penjelasan.

Peristiwa ini bukan sekadar soal uang yang tak utuh. Di baliknya, terdapat persoalan kepercayaan terhadap sistem penyaluran bantuan sosial yang seharusnya menjangkau warga paling rentan. Dugaan pemotongan dana PKH menyoroti lemahnya pengawasan dan praktik lapangan yang masih membuka ruang penyalahgunaan.


Kronologi Dugaan Pemotongan

Saudara Jumaati, Abd Aziz, mengungkapkan bahwa dugaan pemotongan dilakukan oleh pendamping PKH berinisial R. Ia menyebut, Jumaati sempat menitipkan kartu ATM dan nomor PIN kepada pendamping tersebut agar bantuannya bisa dicairkan. Namun setelah pencairan, dana yang diterima tak sesuai jumlah yang seharusnya.

“Jumaati hanya menerima Rp1,2 juta, padahal mestinya Rp2,05 juta,” kata Abd Aziz saat dihubungi, Rabu (12/11/2025).

Menurut penuturan keluarga, pendamping R diduga menghimpun kartu ATM para penerima manfaat untuk melakukan pencairan kolektif. Praktik seperti ini, meski kerap dianggap mempermudah, berisiko membuka peluang penyalahgunaan dan rentan menimbulkan kecurigaan di masyarakat.

Namun pihak Koordinator Kabupaten (Korkab) PKH Pamekasan, Lukman Hakim, menepis tudingan bahwa ada pemotongan bansos PKH. Ia menyatakan sudah memanggil pendamping R untuk dimintai klarifikasi. Dari hasil pemeriksaan, disebutkan bahwa bukan pendamping langsung yang mengambil uang, melainkan anggota keluarganya.

“R sedang tidak ada di rumah ketika Jumaati datang. Keluarganya yang membantu mencairkan, dan uang sebesar Rp1,2 juta langsung diberikan ke penerima,” jelas Lukman. Ia menambahkan, pencairan pertama memang tidak bisa dilakukan sekaligus karena batasan nominal di mesin ATM.

Menurutnya, sisa dana yang belum diambil kemudian dicairkan di hari berikutnya dan seluruh jumlah bantuan sudah diterima utuh oleh Jumaati.


Analisis dan Tanggapan

Meski pihak Korkab menyebut tidak ada pemotongan, kasus ini menunjukkan masih lemahnya tata kelola distribusi bansos di lapangan. Praktik menyerahkan kartu ATM dan PIN kepada pendamping, meski sering dilakukan karena alasan teknis, bertentangan dengan prinsip keamanan transaksi bantuan sosial.

Baca juga: Judi Online Picu Gelombang Sosial Ekonomi yang Membahayakan

Dalam banyak kasus serupa, mekanisme manual ini memunculkan potensi konflik dan kecurigaan antara penerima dan pendamping. Situasi di Tlanakan memperlihatkan bahwa literasi keuangan digital di kalangan masyarakat penerima manfaat masih rendah, sementara sistem pengawasan di tingkat lapangan belum berjalan efektif.

Pengamat kebijakan sosial dari Universitas Trunojoyo Madura, Moh. Anwar, menilai bahwa insiden seperti ini seharusnya dijadikan momentum memperkuat transparansi distribusi bantuan. “Masalahnya bukan hanya soal nominal yang kurang, tapi soal kepercayaan masyarakat terhadap sistem bantuan negara,” ujarnya. Menurutnya, mekanisme pencairan bansos semestinya dilakukan secara personal agar akuntabilitasnya terjaga.


Evaluasi dan Langkah Perbaikan

Kementerian Sosial telah berulang kali mengingatkan agar pendamping tidak memegang kartu ATM atau PIN penerima manfaat. Namun, di sejumlah daerah, kebiasaan ini masih berlangsung karena keterbatasan akses dan pemahaman warga.

Kasus pemotongan bansos PKH di Pamekasan kini menjadi perhatian publik karena menyentuh isu keadilan sosial dan tata kelola bantuan bagi kelompok rentan. Pemerintah daerah diharapkan memperkuat fungsi pengawasan agar kasus serupa tidak berulang.

Lukman Hakim menegaskan, peristiwa ini akan dijadikan bahan evaluasi bagi seluruh pendamping di Kabupaten Pamekasan. “Kami akan memperketat aturan agar tidak ada lagi KPM yang menyerahkan kartu atau PIN kepada siapa pun, termasuk pendamping,” tegasnya.

Langkah ini diharapkan dapat memperbaiki sistem distribusi bantuan agar lebih transparan dan adil bagi seluruh penerima manfaat.

Kasus dugaan pemotongan bansos PKH di Tlanakan, meski dibantah sebagai kesalahpahaman, mengungkap celah dalam tata kelola program bantuan sosial di tingkat akar rumput. Pengawasan yang lemah dan kebiasaan menyerahkan akses rekening membuat program yang seharusnya membantu justru berisiko menimbulkan ketidakpercayaan publik.

Kasus dugaan pemotongan bansos PKH di Pamekasan memicu evaluasi sistem distribusi bantuan agar lebih transparan dan akuntabel. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Evakuasi WNI dari Iran menuju Azerbaijan oleh Kementerian Luar Negeri Indonesia di tengah situasi keamanan Timur Tengah.

    32 WNI Dievakuasi dari Iran, Pemerintah Bergerak Cepat

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 24
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pemerintah Indonesia memulai evakuasi WNI Iran setelah situasi keamanan di kawasan tersebut menunjukkan eskalasi. Langkah penyelamatan warga negara Indonesia dari Iran atau pemulangan WNI dari Iran menjadi prioritas diplomasi pemerintah. Melalui koordinasi intensif, evakuasi WNI Iran dilakukan secara bertahap demi memastikan keselamatan setiap warga. Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia bersama Kedutaan […]

  • Ilustrasi seorang muslim berdoa memohon kemudahan urusan dan kelancaran hidup sesuai ajaran Islam

    Doa Agar Dimudahkan Segala Urusan, Dibaca Saat Hidup Terasa Berat

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Setiap orang pasti pernah menghadapi masa sulit. Karena itu, banyak umat Islam mencari doa dimudahkan urusan sebagai ikhtiar spiritual agar hidup terasa lebih ringan, hati lebih tenang, dan jalan keluar lebih mudah ditemukan. Dalam ajaran Islam, doa agar dimudahkan segala urusan bukan sekadar bacaan. Doa menjadi bentuk tawakal sekaligus penguat hati ketika […]

  • Ilustrasi seseorang berdoa di pagi hari dengan cahaya lembut sebagai simbol tanda rezeki menurut ulama sedang terbuka

    9 Tanda Rezeki Dibuka Menurut Ulama, Nomor 1 Paling Jarang Disadari

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 21
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ada satu hal yang sering luput dari perhatian banyak orang. Tanda rezeki menurut ulama tidak selalu hadir dalam bentuk uang yang tiba-tiba bertambah atau usaha yang langsung besar. Justru, dalam banyak kajian para ulama, tanda rezeki dibuka sering muncul dalam bentuk yang sangat halus—bahkan kadang tidak dianggap sebagai rezeki sama sekali. Beberapa […]

  • Deklarasi SWAKKA kolaborasi media lokal dan stakeholder pentahelix informasi daerah

    SWAKKA Dorong Kolaborasi Media & Pemerintah di Era Digital

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Deklarasi SWAKKA (Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif) menjadi momentum strategis bagi ekosistem informasi di tingkat daerah. Ketika wartawan, konten kreator, pemerintah, legislatif, penegak hukum, akademisi, dan pelaku bisnis berkumpul, maka kekuatan komunikasi publik meningkat. Sinergi ini lahir bukan secara kebetulan, melainkan sebagai bentuk respons nyata atas kebutuhan masyarakat akan informasi […]

  • KUHP Nasional

    Ketika Ruang Privat Warga Masuk Hukum Pidana

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    KUHP Nasional mulai berlaku, membawa perubahan besar pada ruang privat, kritik publik, dan kebebasan warga. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Sejak Jumat, 2 Januari 2026, Indonesia resmi memasuki babak baru hukum pidana. Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Nasional mulai berlaku penuh, menggantikan hukum pidana warisan kolonial Belanda. Perubahan ini bukan sekadar teknis hukum. Ia langsung menyentuh cara […]

  • Ilustrasi konflik Timur Tengah dengan latar kilang minyak dan peta kawasan sebagai simbol dampak perang AS Israel Iran terhadap harga minyak global.

    Perang AS–Israel vs Iran: Dunia Terancam Krisis Energi

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Ketegangan Perang AS Israel Iran kembali meningkat dan memicu kekhawatiran global. Konflik Amerika Serikat, Israel, dan Iran ini bukan hanya persoalan militer, tetapi juga menyentuh stabilitas geopolitik serta harga minyak dunia. Seiring eskalasi konflik Timur Tengah tersebut, pasar energi dan hubungan internasional ikut bergejolak. Situasi memanas setelah serangkaian serangan dan respons balasan […]

expand_less