Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Judi Online Picu Gelombang Sosial Ekonomi yang Membahayakan

Judi Online Picu Gelombang Sosial Ekonomi yang Membahayakan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
  • visibility 265
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lonjakan judi online di kota memicu krisis sosial-ekonomi dan meningkatnya kekerasan ekstrem di kalangan muda.


Dampak Judi Online Kian Nyata di Kota

albadarpost.com, PERSPEKTIF – Kasus buruh harian di Bandung yang membunuh penjaga konter demi melunasi utang judi online membuka kembali luka lama: dampak judi online yang semakin dalam di kota-kota Indonesia. Fenomena ini bukan lagi sekadar soal kehilangan uang, melainkan soal runtuhnya sistem sosial dan ekonomi rumah tangga di lapisan masyarakat bawah.

Dalam tiga tahun terakhir, sejumlah kepolisian daerah mencatat tren yang sama. Di Bandung, Medan, hingga Makassar, pelaku kejahatan dengan motif judol meningkat hampir 30 persen dibanding 2023. Sebagian besar pelaku berusia di bawah 35 tahun, dengan pekerjaan tidak tetap dan akses mudah ke ponsel pintar.

Peneliti sosial Universitas Padjadjaran, Dwi Ramadhani, menyebut fenomena ini sebagai “ledakan ketergantungan digital berbiaya tinggi.” Judi online, katanya, merusak sistem ekonomi rumah tangga sekaligus memicu spiral kekerasan ekstrem. “Ketika orang terjebak hutang dan malu secara sosial, mereka bisa mengambil keputusan paling gelap dalam waktu paling singkat,” ujarnya.


Lingkaran Setan Ekonomi dan Kekerasan

Dampak judi online kini terlihat pada skala mikro: keluarga berantakan, ekonomi rumah tangga runtuh, dan lingkungan sosial kehilangan rasa aman. Di Bandung saja, Polrestabes mencatat sedikitnya 41 kasus kekerasan berat sepanjang 2025 yang berkaitan dengan utang judol. Angka ini naik dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

Pelaku umumnya mengaku meminjam uang dari teman, koperasi ilegal, atau rentenir online. Ketika gagal membayar, tekanan ekonomi berubah menjadi tekanan psikologis. “Banyak kasus bermula dari keputusasaan,” kata AKBP Wahyu Prasetya, Kasatreskrim Polrestabes Bandung. “Pelaku merasa tidak punya pilihan selain melakukan pencurian, bahkan kekerasan.”

Dalam laporan yang sama, kepolisian menemukan pola serupa di beberapa wilayah penyangga metropolitan: Bekasi, Depok, dan Tangerang. Urbanisasi dan kesenjangan ekonomi menjadi bahan bakar bagi penyebaran judi online. Iklan di media sosial memperparah keadaan, memanfaatkan algoritma yang menarget kelompok usia produktif dengan iming-iming “cuan cepat.”

Baca juga: Buruh di Bandung Bunuh Penjaga Konter demi Judi Online

Ekonom perkotaan dari Universitas Katolik Parahyangan, Rina Surya, menjelaskan, “Judi online itu memakan pendapatan informal yang seharusnya berputar di ekonomi lokal. Uang habis ke server asing. Ini bukan cuma soal kriminalitas, tapi juga kebocoran ekonomi.”


Kebijakan Publik Masih Tertinggal

Meski pemerintah sudah memblokir lebih dari 1,4 juta situs judi online hingga Oktober 2025, laju kemunculan situs baru tak terbendung. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mencatat ada ratusan situs baru tiap hari yang muncul kembali dengan nama domain berbeda.

Sementara itu, kebijakan penegakan hukum lebih sering menarget pemain kecil ketimbang jaringan besar. Hal ini dinilai tidak efektif menekan akar masalah. “Yang ditangkap selalu orang-orang yang kalah,” kata Sociolog UI, Bambang Wijaya. “Sementara operator besar dan aliran uang lintas negara masih aman bersembunyi di balik regulasi digital yang lemah.”

Dalam konteks sosial ekonomi perkotaan, judi online telah menjadi bentuk baru kemiskinan digital—di mana kemiskinan bukan hanya soal pendapatan rendah, tetapi juga soal kehilangan kendali atas perilaku ekonomi sendiri. Banyak korban yang sebelumnya berprofesi tetap akhirnya kehilangan pekerjaan karena tak sanggup menahan dorongan bermain.


Seruan untuk Regulasi yang Lebih Tegas

Pemerintah daerah kini didesak mengambil peran lebih besar. Sejumlah wali kota mulai menggagas program rehabilitasi sosial digital, seperti penyuluhan literasi keuangan dan pelatihan kerja bagi korban judol. Namun, langkah itu masih bersifat sporadis.

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandung menilai penanganan korban judi online semestinya dilakukan seperti menangani kecanduan narkoba. “Ada kebutuhan akan sistem pemulihan, bukan hanya penegakan hukum,” ujar Direktur LBH Bandung, Siska Rahmawati.

Tanpa intervensi sosial yang serius, judi online bisa menjadi epidemi baru di tengah kota. Ia menjalar senyap melalui telepon genggam, tapi efeknya terasa hingga ke ruang makan warga.

Judi online kian menekan ekonomi rumah tangga dan memicu kekerasan ekstrem di kota. Regulasi tegas jadi kebutuhan mendesak. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesta Patok Domba

    Gratis! Pesta Patok Domba Tasikmalaya 2026 Segera Digelar

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 184
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kabar gembira bagi para penghobi ternak di Priangan Timur. Berdasarkan informasi dari Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Tasikmalaya, kegiatan Pesta Patok Domba tingkat Kabupaten Tasikmalaya akan digelar pada Sabtu, 27 Juni 2026. Ajang yang juga dikenal sebagai kontes domba kambing Tasikmalaya tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Milangkala Kabupaten […]

  • Temu Tarung Garut

    Battle of Honor Hidupkan Malam Garut

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suara sorak penonton bergema sejak malam mulai turun di kawasan GOR Basket SOR Adiwijaya, Jalan Merdeka, Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut. Lampu arena menyala terang. Musik pengiring berpadu dengan riuh dukungan dari tribun yang dipadati warga. Temu Tarung Garut atau Battle of Honor menjadi magnet baru pada peringatan Hari […]

  • Kebakaran Garut

    Garut Siaga! Juli Catat Rekor Kebakaran

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kebakaran Garut memasuki fase yang perlu mendapat perhatian serius. Memasuki puncak musim kemarau, jumlah kejadian kebakaran di Kabupaten Garut meningkat tajam. Data resmi DISDAMKARMAT Kabupaten Garut hingga 24 Juli 2026 pukul 23.59 WIB mencatat 209 kejadian kebakaran, terdiri atas 63 kebakaran lahan dan 146 kebakaran non-lahan. Angka tersebut bukan sekadar statistik, […]

  • membersihkan dapur

    Rahasia Membersihkan Dapur Tanpa Ribet, Hasilnya Bikin Kaget

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 198
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Membersihkan dapur sering dianggap pekerjaan rutin yang sederhana. Namun, banyak orang belum memahami teknik cara membersihkan dapur yang benar agar hasilnya maksimal. Padahal, dapur yang tampak bersih belum tentu benar-benar higienis. Selain itu, kesalahan kecil saat membersihkan dapur justru membuat kotoran menumpuk lebih cepat. Oleh karena itu, penting mengetahui cara yang lebih […]

  • Bayi Terminal Kalipucang

    5 Fakta Bayi Terminal Kalipucang, Pencarian Berakhir di Goa

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pencarian di kawasan Goa Menir akhirnya membuka babak baru dalam kasus Bayi Terminal Kalipucang, Kabupaten Pangandaran. Tim gabungan menemukan seorang perempuan yang sebelumnya dicari untuk dimintai keterangan terkait penemuan bayi Pangandaran. Meski demikian, polisi menegaskan proses penyelidikan masih berlangsung sehingga seluruh rangkaian peristiwa belum dapat disimpulkan. Perkembangan tersebut membuat perhatian publik […]

  • Pawai Tarhib Pamarican

    14 Desa Bersatu, Pamarican Sambut 1 Muharam

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 119
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pawai Tarhib Pamarican menjadi salah satu potret semangat hijrah yang terasa kuat di Kabupaten Ciamis. Ribuan warga dari 14 desa tumpah ruah mengikuti pawai menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, Selasa (16/6/2026). Selain menjadi tradisi tahunan, pawai menyambut tahun baru Hijriah tersebut juga menjelma menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan […]

expand_less