Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Aksi Brutal di Manonjaya: 6 Korban Melepuh Disiram Air Keras

Aksi Brutal di Manonjaya: 6 Korban Melepuh Disiram Air Keras

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 92
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Teror air keras Tasikmalaya mengguncang warga setelah seorang sopir ekspedisi melakukan aksi brutal dengan menyiramkan cairan berbahaya kepada pegawai konveksi. Insiden penyerangan air keras di Tasikmalaya ini menyebabkan sembilan orang menjadi korban, enam di antaranya mengalami luka bakar serius.

Peristiwa terjadi di Desa Gunajaya, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, sekitar pukul 19.00 WIB. Suasana kerja yang semula tenang berubah menjadi kepanikan dalam hitungan detik.

Pelaku Datang dengan Penyamaran, Serangan Terjadi Seketika

Saksi mata menyebut pelaku datang dengan penampilan tertutup. Ia mengenakan helm dan jas hujan hitam, sehingga wajahnya tidak terlihat jelas.

Di tangannya, pelaku menggenggam botol putih yang kemudian diketahui berisi cairan berbahaya.

“Dia datang langsung teriak-teriak seperti kesetanan. Helm menutup muka, jas hujan, botol putih di tangan,” ujar Abdul Holik, salah satu korban, saat mendapat perawatan di RSUD dr Soekardjo.

Tanpa banyak bicara, pelaku langsung menyemprotkan cairan tersebut ke arah para pekerja di dalam rumah produksi konveksi.

Korban Berjatuhan, Luka Bakar Parah Picu Kepanikan

Serangan terjadi cepat dan brutal. Para korban tidak sempat menghindar. Cairan yang disiramkan langsung menyebabkan kulit melepuh.

Jeritan pecah di dalam ruangan. Beberapa korban berguling di lantai sambil menahan rasa perih yang luar biasa. Warga sekitar yang mendengar teriakan langsung berhamburan keluar.

Sebanyak enam korban mengalami luka bakar serius dan segera dilarikan ke rumah sakit. Selain itu, tiga korban lain mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat, termasuk Puskesmas setempat.

Kondisi korban menjadi perhatian utama, mengingat luka akibat zat kimia berbahaya berpotensi menyebabkan kerusakan jaringan permanen.

Polisi Bergerak Cepat, Pelaku Langsung Diamankan

Aparat kepolisian merespons cepat insiden tersebut. Tim Satreskrim Polresta Tasikmalaya segera turun ke lokasi untuk mengamankan situasi.

Pelaku berhasil ditangkap tidak lama setelah kejadian. Penangkapan dilakukan di sekitar lokasi kejadian tanpa perlawanan berarti.

“Pelaku merupakan sopir ekspedisi, kurir yang biasa mengantar barang ke tempat tersebut,” ungkap pihak kepolisian.

Setelah itu, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Garis polisi dipasang untuk mengamankan area dan mengumpulkan barang bukti.

Motif Masih Didalami, Hubungan Pelaku dan Korban Diselidiki

Hingga kini, motif penyerangan masih dalam penyelidikan. Namun fakta bahwa pelaku merupakan kurir yang sering datang ke lokasi memunculkan dugaan adanya hubungan sebelumnya dengan korban atau pemilik usaha.

Polisi mendalami kemungkinan konflik pribadi, masalah pekerjaan, atau faktor lain yang memicu aksi nekat tersebut.

Sementara itu, kondisi psikologis warga sekitar juga terdampak. Insiden ini menimbulkan rasa takut, terutama karena terjadi di lingkungan kerja yang seharusnya aman.

Ancaman Nyata di Ruang Publik: Alarm Keamanan Lingkungan Kerja

Kasus ini menjadi pengingat serius bahwa ancaman kekerasan dapat terjadi di mana saja, termasuk di tempat kerja skala kecil seperti rumah produksi konveksi.

Penggunaan zat berbahaya dalam aksi kriminal juga menunjukkan tingkat risiko yang tinggi. Selain melukai fisik, dampaknya bisa bersifat jangka panjang bagi korban.

Karena itu, penguatan sistem keamanan lingkungan dan kewaspadaan terhadap orang asing menjadi hal yang tidak bisa diabaikan.

Upaya Penanganan dan Pemulihan Korban

Tim medis di RSUD dr Soekardjo saat ini fokus pada penanganan luka bakar para korban. Proses pemulihan diperkirakan membutuhkan waktu panjang, tergantung tingkat keparahan luka.

Selain perawatan fisik, dukungan psikologis juga menjadi kebutuhan penting bagi korban yang mengalami trauma.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam menerima tamu atau pihak luar di lingkungan kerja.

Dalam hitungan detik, tempat kerja berubah menjadi lokasi teror. Dan ketika air keras digunakan sebagai senjata, yang tersisa bukan hanya luka di kulit—tetapi juga luka dalam rasa aman yang tak mudah dipulihkan. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Wali Kota Tasikmalaya dalam suasana serius mencerminkan isu disharmoni komunikasi internal Pemkot.

    Saat Diky Candra Marah, Publik Soroti Koordinasi Pemkot Tasikmalaya

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 109
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Dinamika pemerintahan daerah selalu menghadirkan perbedaan pandangan. Namun, ketika perbedaan itu muncul ke ruang publik dalam bentuk ekspresi kemarahan, masyarakat tentu bertanya-tanya. Apakah ini sekadar reaksi spontan, atau ada persoalan koordinasi yang lebih dalam? Isu “Diky Candra marah di Pemkot Tasikmalaya” kini menjadi sorotan. Peristiwa tersebut memantik diskusi luas, bukan hanya […]

  • Wisuda UMTAS

    Di Balik Wisuda UMTAS Tasikmalaya, Ada Doa dan Air Mata Orang Tua

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Tangis itu akhirnya pecah ketika nama anak mereka dipanggil satu per satu menuju panggung wisuda. Di antara tepuk tangan yang menggema di ruangan, beberapa orang tua tampak sibuk menyeka air mata. Ada yang tersenyum sambil merekam lewat ponsel. Ada pula yang hanya menatap panggung tanpa banyak bicara, seolah sedang mengingat perjalanan panjang […]

  • Makna Hijrah

    Mengapa Muharram Sering Berlalu Tanpa Perubahan?

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Menjelang Muharram, suasana masjid di berbagai kampung kembali hidup. Anak-anak berlatih pawai obor, pengajian Tahun Baru Islam digelar, dan ucapan selamat Muharram memenuhi media sosial. Namun di balik semarak tersebut, ada satu pertanyaan yang jarang dibahas: mengapa banyak orang gagal memanfaatkan Muharram sebagai momentum perubahan? Padahal makna hijrah, pesan hijrah, dan sejarah […]

  • migrasi malaria

    BBKK Soetta Perketat Pengawasan Cegah Migrasi Malaria Saat Nataru

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 121
    • 0Komentar

    BBKK Soekarno-Hatta memperketat pengawasan untuk mencegah migrasi malaria selama arus libur Nataru. albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Bandara Soekarno-Hatta meningkatkan pengawasan kesehatan untuk mencegah migrasi malaria selama periode perjalanan Natal dan Tahun Baru. Lonjakan mobilitas penumpang dipandang sebagai faktor risiko yang dapat membawa penyakit dari daerah endemik ke pusat aktivitas masyarakat. […]

  • Kepala BNPB

    Kepala BNPB Kendalikan Penanganan Bencana Sumatera di Tengah Sorotan Publik

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Profil Kepala BNPB Suharyanto: rekam jejak militer, penanganan bencana Sumatera, dan kebijakan publik. albadarpost.com, PELITA – Rumah-rumah hanyut, jalan tertutup lumpur, dan ribuan warga mengungsi. Di tengah situasi itu, Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto terus muncul di lokasi bencana Sumatera. Pergerakannya menarik perhatian karena publik ingin mengetahui siapa pejabat yang mengambil keputusan operasi penanganan […]

  • belanja fiber optik

    Anggaran Jaringan Kominfo Tasikmalaya Menyisakan Tanda Tanya

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Redaksi Albadarpost menyoroti belanja fiber optik Kominfo Tasikmalaya yang mengaburkan aset, dan layanan publik. albadarpost.com, EDITORIAL – Selama empat tahun berturut-turut, Kominfo Kota Tasikmalaya menganggarkan pos bernama belanja fiber optik untuk ratusan site intranet, berdampingan dengan belanja internet dedicated bernilai miliaran rupiah. Secara administratif, anggaran ini sah. Namun secara kebijakan publik, ia bermasalah sejak di […]

expand_less