Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pemerintah Perkuat Pemberantasan Judi Online di Jawa Barat

Pemerintah Perkuat Pemberantasan Judi Online di Jawa Barat

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pemerintah pusat dan Jawa Barat memperkuat koordinasi pemberantasan judi online setelah data PPATK mencatat 2,6 juta pemain.

albadarpost.com, LENSA – Pemerintah pusat menegaskan langkah pemberantasan judi online di Jawa Barat setelah laporan terbaru menunjukkan 2,6 juta warga terlibat sepanjang 2025. Tekanan meningkat karena sebagian pelaku berasal dari keluarga penerima bantuan sosial, menandakan perluasan masalah hingga kelompok rentan.


Koordinasi Pusat–Daerah Perkuat Langkah Pemberantasan Judi Online

Pernyataan itu disampaikan Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Kominfo Kemenko Polhukam, Ariefin Sjarief, dalam rapat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kamis. Agenda tersebut membahas sinkronisasi kebijakan perlindungan data, transaksi elektronik, serta literasi digital untuk menghambat laju konten negatif.

Ariefin menilai pemberantasan judi online tak mungkin hanya mengandalkan aparat dan regulasi. Ia meminta peran keluarga, tokoh agama, lembaga pendidikan, dan komunitas lokal sebagai pelindung terdekat warga. “Setiap keluarga, tokoh agama, lembaga pendidikan, hingga komunitas lokal perlu menjadi benteng pencegahan dengan saling mengingatkan, berani melapor, dan bersama menolak segala bentuk perjudian daring,” ucapnya.

Faktanya, pemerataan akses internet turut membuka peluang penyalahgunaan teknologi. Judi online merambah berbagai kelompok sosial, dari kelas pekerja hingga rumah tangga berpenghasilan rendah. Di Jawa Barat, fenomena itu tampak jelas dalam laporan PPATK yang mencatat 2,6 juta pemain judi daring selama 2025.

Ariefin menyebut Kabupaten Bogor, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Karawang sebagai daerah dengan jumlah pemain tertinggi. Sebagian pemain tercatat sebagai penerima bantuan sosial. Kondisi itu menunjukkan tekanan ekonomi kerap dimanfaatkan situs judi untuk menarik masyarakat yang sedang dalam situasi terjepit.

Ia menegaskan digitalisasi seharusnya mendorong kewirausahaan, bukan menjadi pintu masuk praktik ilegal yang merusak struktur sosial. “Kita ingin memastikan bahwa pembangunan ekonomi digital tidak malah dimanfaatkan pihak-pihak yang merusak tatanan sosial masyarakat,” ujarnya.


Analisis Dampak Judi Online dan Tantangan Penanganannya

Masifnya jumlah pemain judi online di Jawa Barat memberi gambaran serius tentang tantangan literasi digital. Beragam kanal transaksi dan penyamaran situs membuat penindakan membutuhkan kerja lintas lembaga. Kemenko Polhukam melihat pola perputaran dana dalam judi online kian kompleks dan melibatkan jaringan di luar daerah.

Baca juga: Rekrutmen PPPK Sekolah Rakyat 2025 Dibuka, Kuota 3.003 Formasi

Penetrasi permainan daring juga mengubah pola kerentanan. Jika sebelumnya judi konvensional identik dengan tempat khusus, kini praktik itu menyusup ke ruang pribadi warga. Kelompok muda dan masyarakat berpenghasilan rendah menjadi segmen yang paling cepat terpapar akibat promosi dan kemudahan akses.

Pemerintah pusat berharap koordinasi dengan daerah dapat melahirkan pola penanganan baru. Selama ini, upaya pemblokiran situs dan pelacakan alur dana masih menghadapi kendala teknis. Selain itu, penanganan tidak boleh berhenti pada penindakan; dibutuhkan literasi digital yang konsisten dan terukur.

Dalam rapat tersebut, Ariefin menyampaikan harapan agar pemerintah pusat dan daerah memiliki strategi yang sejalan. “Agenda ini sejalan dengan visi kita membangun ruang digital Indonesia yang beretika, berkeadilan, dan terpercaya bagi semua lapisan masyarakat,” katanya. Pemerintah menargetkan Jawa Barat menjadi model penanganan judi online di tingkat daerah mengingat skala masalahnya yang besar.


Kebutuhan Kebijakan dan Sinergi Data

Masalah ini menunjukkan pentingnya integrasi data antarinstansi. Temuan PPATK menjadi dasar bagi pemerintah menentukan arah kebijakan perlindungan digital. Jawa Barat, sebagai provinsi dengan populasi terbesar, menghadapi tantangan yang lebih besar dalam hal literasi dan pengawasan digital.

Karena itu, rapat koordinasi ini dianggap penting sebagai landasan kebijakan lanjutan. Pemerintah menilai perlu ada sistem pelaporan masyarakat yang lebih mudah, kerja sama pendidikan digital di sekolah, serta peningkatan kapasitas aparat daerah dalam memantau aktivitas daring berisiko tinggi.

Dengan sinergi itu, pemerintah berharap langkah pemberantasan judi online tidak bersifat reaktif, tetapi dapat mencegah penyebarannya sejak awal.

Pemerintah memperkuat langkah pemberantasan judi online di Jawa Barat dengan koordinasi pusat–daerah dan perluasan literasi digital untuk kelompok rentan. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polemik paspor pemain Timnas Indonesia

    Drama Paspor Pemain Timnas Meledak di Liga Belanda, Karier Pemain Terancam

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Polemik paspor pemain Timnas Indonesia kini menjadi sorotan besar di Eropa. Kasus yang dikenal sebagai polemik paspor Timnas Indonesia atau “paspoortgate” memicu keputusan mengejutkan setelah sejumlah klub Belanda menghentikan sementara aktivitas pemain diaspora Indonesia. Kontroversi status kewarganegaraan ini langsung berdampak pada karier pemain serta memunculkan pertanyaan baru tentang efek naturalisasi di […]

  • kelompok penyembah setan 764

    Kelompok Penyembah Setan 764 Jadi Ancaman Online Serius, FBI dan Inggris Perketat Pengawasan Remaja

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Kelompok penyembah setan 764 jadi ancaman online global, FBI dan Inggris peringatkan bahaya bagi remaja. Remaja 14 Tahun Terjerat Kelompok Penyembah Setan 764 albadarpost.com, LENSA – Kasus remaja Inggris berusia 14 tahun yang terjerumus ke dalam kelompok penyembah setan 764 membuka kembali perhatian dunia terhadap ancaman kejahatan siber yang menargetkan anak-anak.Awalnya, sang ibu—disebut Christina—menganggap percakapan […]

  • Poster lomba video kreatif 2026 tema nilai-nilai Pancasila di Kabupaten Ciamis dengan 13 sub tema pilihan

    Resmi! Lomba Video Kreatif Pancasila 2026 di Ciamis, Ini Cara Daftarnya

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Lomba Video Pancasila Ciamis 2026 resmi digelar dan langsung menarik perhatian publik, khususnya generasi muda. Ajang lomba video kreatif Ciamis ini mengangkat tema besar Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila, sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih aktif mengekspresikan ide melalui media visual. Selain itu, kompetisi ini juga membuka ruang bagi kreator lokal untuk berkembang dan […]

  • Rekrutmen TNI AD 2026

    Masuk TNI AD 2026 Gratis: Ini Jalur Resminya

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Rekrutmen TNI AD 2026 dibuka gratis dan transparan. Calon prajurit diminta mendaftar lewat portal resmi dan waspada calo. albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) resmi membuka rekrutmen Bintara dan Tamtama Tahun Anggaran 2026. Pendaftaran ini menjadi peluang besar bagi generasi muda Indonesia yang ingin mengabdikan diri sebagai prajurit. Namun di […]

  • risiko media sosial

    Risiko Media Sosial terhadap Anak Meningkat

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Kasus Purwakarta kembali menyorot risiko media sosial pada anak dan lemahnya sistem proteksi digital. Air Bah Sunyi di Dunia Digital albadarpost.com, PERSPEKTIF – Kasus dugaan tindak pidana terhadap seorang siswi SMP di Purwakarta kembali menegaskan risiko media sosial yang kian mengancam anak-anak. Polisi menetapkan seorang mahasiswa sebagai tersangka setelah ditemukan adanya interaksi awal antara pelaku […]

  • Guru Indonesia sedang mengajar di kelas dengan laptop dan buku pelajaran menggambarkan tantangan guru di era digital

    Bukan Gaji: Ini Masalah Guru Indonesia yang Jarang Dibahas

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Masalah guru Indonesia sering dikaitkan dengan gaji rendah. Namun kenyataannya, realita profesi guru di Indonesia jauh lebih kompleks. Banyak guru mengaku bahwa persoalan utama bukan sekadar pendapatan, melainkan tekanan pekerjaan, administrasi berlebihan, hingga tantangan guru di era digital yang terus berubah. Kondisi ini juga sangat terasa dalam kehidupan guru honorer di Indonesia, […]

expand_less