Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pemerintah Perkuat Pemberantasan Judi Online di Jawa Barat

Pemerintah Perkuat Pemberantasan Judi Online di Jawa Barat

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • visibility 204
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pemerintah pusat dan Jawa Barat memperkuat koordinasi pemberantasan judi online setelah data PPATK mencatat 2,6 juta pemain.

albadarpost.com, LENSA – Pemerintah pusat menegaskan langkah pemberantasan judi online di Jawa Barat setelah laporan terbaru menunjukkan 2,6 juta warga terlibat sepanjang 2025. Tekanan meningkat karena sebagian pelaku berasal dari keluarga penerima bantuan sosial, menandakan perluasan masalah hingga kelompok rentan.


Koordinasi Pusat–Daerah Perkuat Langkah Pemberantasan Judi Online

Pernyataan itu disampaikan Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Kominfo Kemenko Polhukam, Ariefin Sjarief, dalam rapat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kamis. Agenda tersebut membahas sinkronisasi kebijakan perlindungan data, transaksi elektronik, serta literasi digital untuk menghambat laju konten negatif.

Ariefin menilai pemberantasan judi online tak mungkin hanya mengandalkan aparat dan regulasi. Ia meminta peran keluarga, tokoh agama, lembaga pendidikan, dan komunitas lokal sebagai pelindung terdekat warga. “Setiap keluarga, tokoh agama, lembaga pendidikan, hingga komunitas lokal perlu menjadi benteng pencegahan dengan saling mengingatkan, berani melapor, dan bersama menolak segala bentuk perjudian daring,” ucapnya.

Faktanya, pemerataan akses internet turut membuka peluang penyalahgunaan teknologi. Judi online merambah berbagai kelompok sosial, dari kelas pekerja hingga rumah tangga berpenghasilan rendah. Di Jawa Barat, fenomena itu tampak jelas dalam laporan PPATK yang mencatat 2,6 juta pemain judi daring selama 2025.

Ariefin menyebut Kabupaten Bogor, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Karawang sebagai daerah dengan jumlah pemain tertinggi. Sebagian pemain tercatat sebagai penerima bantuan sosial. Kondisi itu menunjukkan tekanan ekonomi kerap dimanfaatkan situs judi untuk menarik masyarakat yang sedang dalam situasi terjepit.

Ia menegaskan digitalisasi seharusnya mendorong kewirausahaan, bukan menjadi pintu masuk praktik ilegal yang merusak struktur sosial. “Kita ingin memastikan bahwa pembangunan ekonomi digital tidak malah dimanfaatkan pihak-pihak yang merusak tatanan sosial masyarakat,” ujarnya.


Analisis Dampak Judi Online dan Tantangan Penanganannya

Masifnya jumlah pemain judi online di Jawa Barat memberi gambaran serius tentang tantangan literasi digital. Beragam kanal transaksi dan penyamaran situs membuat penindakan membutuhkan kerja lintas lembaga. Kemenko Polhukam melihat pola perputaran dana dalam judi online kian kompleks dan melibatkan jaringan di luar daerah.

Baca juga: Rekrutmen PPPK Sekolah Rakyat 2025 Dibuka, Kuota 3.003 Formasi

Penetrasi permainan daring juga mengubah pola kerentanan. Jika sebelumnya judi konvensional identik dengan tempat khusus, kini praktik itu menyusup ke ruang pribadi warga. Kelompok muda dan masyarakat berpenghasilan rendah menjadi segmen yang paling cepat terpapar akibat promosi dan kemudahan akses.

Pemerintah pusat berharap koordinasi dengan daerah dapat melahirkan pola penanganan baru. Selama ini, upaya pemblokiran situs dan pelacakan alur dana masih menghadapi kendala teknis. Selain itu, penanganan tidak boleh berhenti pada penindakan; dibutuhkan literasi digital yang konsisten dan terukur.

Dalam rapat tersebut, Ariefin menyampaikan harapan agar pemerintah pusat dan daerah memiliki strategi yang sejalan. “Agenda ini sejalan dengan visi kita membangun ruang digital Indonesia yang beretika, berkeadilan, dan terpercaya bagi semua lapisan masyarakat,” katanya. Pemerintah menargetkan Jawa Barat menjadi model penanganan judi online di tingkat daerah mengingat skala masalahnya yang besar.


Kebutuhan Kebijakan dan Sinergi Data

Masalah ini menunjukkan pentingnya integrasi data antarinstansi. Temuan PPATK menjadi dasar bagi pemerintah menentukan arah kebijakan perlindungan digital. Jawa Barat, sebagai provinsi dengan populasi terbesar, menghadapi tantangan yang lebih besar dalam hal literasi dan pengawasan digital.

Karena itu, rapat koordinasi ini dianggap penting sebagai landasan kebijakan lanjutan. Pemerintah menilai perlu ada sistem pelaporan masyarakat yang lebih mudah, kerja sama pendidikan digital di sekolah, serta peningkatan kapasitas aparat daerah dalam memantau aktivitas daring berisiko tinggi.

Dengan sinergi itu, pemerintah berharap langkah pemberantasan judi online tidak bersifat reaktif, tetapi dapat mencegah penyebarannya sejak awal.

Pemerintah memperkuat langkah pemberantasan judi online di Jawa Barat dengan koordinasi pusat–daerah dan perluasan literasi digital untuk kelompok rentan. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RUPS BPR Tasikmalaya

    RUPS BPR Tasikmalaya Rumuskan Arah Pembiayaan UMKM 2026

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 171
    • 0Komentar

    RUPS BPR Tasikmalaya bahas arah pembiayaan UMKM dan penguatan peran BPR dalam ekonomi daerah 2026. albadarpost.com, LENSA – RUPS BPR Tasikmalaya kembali menyorot perhatian pemerintah daerah setelah Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, memimpin langsung pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) PD BPR Artha Sukapura Tahun 2026. Rapat yang berlangsung di ruang kerja bupati pada Rabu, […]

  • Pick Up KDMP Tiba di Tasikmalaya, Siap Gerakkan Ekonomi Desa

    Pick Up KDMP Tiba di Tasikmalaya, Siap Gerakkan Ekonomi Desa

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

      albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemandangan yang tidak biasa terlihat di halaman Makodim 0612/Tasikmalaya. Puluhan kendaraan niaga baru berjejer rapi memenuhi lapangan. Cat bodinya masih mengilap. Plastik pelindung beberapa bagian kendaraan pun masih terlihat menempel. Sebanyak 50 unit pick up KDMP atau Koperasi Desa Merah Putih tiba di Kodim 0612 Tasikmalaya sebagai bagian dari program […]

  • Ilustrasi seseorang berdoa di pagi hari dengan cahaya lembut sebagai simbol tanda rezeki menurut ulama sedang terbuka

    9 Tanda Rezeki Dibuka Menurut Ulama, Nomor 1 Paling Jarang Disadari

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 176
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ada satu hal yang sering luput dari perhatian banyak orang. Tanda rezeki menurut ulama tidak selalu hadir dalam bentuk uang yang tiba-tiba bertambah atau usaha yang langsung besar. Justru, dalam banyak kajian para ulama, tanda rezeki dibuka sering muncul dalam bentuk yang sangat halus—bahkan kadang tidak dianggap sebagai rezeki sama sekali. Beberapa […]

  • Penipuan Ojek Banjar

    Pelaku Penipuan Ojek Banjar Ditangkap di Pangandaran

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Penipuan ojek Banjar kembali menjadi perhatian setelah Satreskrim Polres Banjar mengungkap kasus pelaku yang berpura-pura menjadi penumpang lalu membawa kabur sepeda motor milik korban. Kasus tipu ojek tersebut berhasil diungkap hanya beberapa hari setelah laporan diterima. Polisi menangkap pelaku di wilayah Kabupaten Pangandaran berikut barang bukti kendaraan yang sempat dikuasainya. Korban […]

  • cuaca ekstrem Sumatera Utara

    Cuaca Ekstrem Sumatera Utara Picu Banjir dan Longsor di Empat Kabupaten

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Cuaca ekstrem Sumatera Utara memicu banjir dan longsor di empat kabupaten, ribuan warga terdampak. albadarpost.com, HUMANIORA – Cuaca ekstrem Sumatera Utara pada 24–25 November memicu banjir dan tanah longsor di Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan. Dampaknya bukan hanya korban jiwa, tetapi juga gangguan ekonomi, mobilitas warga, hingga kebutuhan logistik harian. Cuaca ekstrem […]

  • Amal Kecil

    Rahasia Amal yang Paling Dicintai Allah

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Selepas azan Subuh berkumandang, saf masjid perlahan terisi. Tidak penuh. Tidak seramai salat Jumat. Seorang lelaki tua datang dengan langkah pelan, mengambil tempat di barisan depan, lalu salat seperti biasa. Seusai berzikir, ia membuka mushaf dan membaca beberapa ayat Al-Qur’an. Setelah itu, ia pulang, menyapa tetangga, lalu berangkat bekerja. Tidak ada kamera […]

expand_less