Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Polisi Telusuri Dugaan Pembunuhan Pengemudi Taksi Online di Tol Jagorawi

Polisi Telusuri Dugaan Pembunuhan Pengemudi Taksi Online di Tol Jagorawi

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Polisi selidiki kasus pembunuhan pengemudi taksi online yang ditemukan tewas di Tol Jagorawi.

albadarpost.com, HUMANIORA – Suasana duka masih menyelimuti rumah Iffah Muhtianah di kawasan Pancoran Mas, Depok. Sejak Senin malam, 10 November 2025, kabar kematian suaminya, Ujang Adiwijaya (57), pengemudi taksi online, membuat keluarga terpukul. Ujang ditemukan tewas di pinggir Tol Jagorawi, dengan luka di tubuh yang diduga akibat kekerasan.

Bagi Iffah, kehilangan itu bukan sekadar kabar buruk, melainkan akhir tragis dari rutinitas suaminya yang mencari nafkah di jalanan. Ia masih mengingat percakapan terakhir sebelum Ujang berangkat bekerja pada Minggu pagi. “Biasanya dia selalu kirim kabar, tapi hari itu tidak. Pesan WhatsApp terakhir sore hari, tapi saya yakin bukan dia yang baca,” tutur Iffah dengan suara bergetar, Rabu (12/11/2025).

Sejak pagi hingga malam, telepon Ujang tak bisa dihubungi. Hingga komunitas sopir daring memberi kabar bahwa ada jasad pria ditemukan di pinggir tol. Foto yang beredar di grup membuat Iffah gemetar. “Saya lihat baju dan celananya, itu benar dia. Astagfirullahaladzim,” ucapnya lirih.

Penyelidikan Polisi: Dugaan Pembunuhan

Polisi dari Polres Metro Depok memastikan telah membuka penyelidikan atas tewasnya pengemudi taksi online itu. Berdasarkan hasil awal visum di RS Polri Kramat Jati, ditemukan sejumlah luka memar dan bekas tusukan di tubuh korban. “Kami mendalami kemungkinan korban dibunuh, mengingat adanya tanda-tanda kekerasan,” ujar seorang penyidik yang enggan disebutkan namanya.

Hingga kini, tim gabungan masih menelusuri rekam jejak perjalanan Ujang melalui sistem GPS aplikator dan kamera tol. Beberapa barang milik korban dilaporkan hilang, termasuk ponsel dan dompet. Polisi menduga korban sempat menerima pesanan fiktif sebelum kejadian.

Kasus ini menjadi satu dari sejumlah peristiwa kekerasan terhadap pengemudi transportasi daring dalam dua tahun terakhir. Berdasarkan data LBH Mitra Jalan, sedikitnya 12 pengemudi di Jabodetabek menjadi korban kejahatan selama 2024–2025, sebagian besar terjadi di jalur sunyi atau area tol pada malam hari.

Dugaan Teror dari Pinjaman Online

Iffah menambahkan, suaminya sempat menerima teror dari pihak pinjaman online beberapa waktu lalu. “Ada yang kirim pesan mengancam, tapi saya tidak tahu hubungannya apa. Dia memang pernah pinjam, tapi jumlahnya kecil,” katanya.

Meski demikian, Iffah yakin suaminya bukan orang bermasalah. “Dia tidak pernah ribut, orangnya penyayang dan sabar. Hanya sering mengeluh karena pendapatan makin kecil, kadang sehari cuma dapat Rp100 ribu,” ujarnya.

Baca juga: Kartu Bansos Ditahan Pendamping, Warga Margamulya Gagal Cairkan Bantuan

Polisi belum mengonfirmasi kaitan antara dugaan teror pinjol dan kematian Ujang. Namun, mereka tidak menutup kemungkinan motif ekonomi di balik peristiwa ini. “Kami akan memeriksa catatan transaksi korban dan memanggil pihak aplikasi transportasi untuk mendukung penyelidikan,” kata Kapolres Metro Depok, AKBP Raden Surya, dalam keterangan pers singkat.

Kekerasan terhadap Pengemudi Online Kian Mengkhawatirkan

Kematian Ujang menambah panjang daftar kekerasan terhadap pekerja sektor informal, khususnya pengemudi daring. Minimnya jaminan keselamatan di lapangan membuat mereka rentan menjadi sasaran kejahatan. Ketua Asosiasi Driver Online Depok, Arif Maulana, menyebut para pengemudi sering beroperasi tanpa perlindungan hukum yang jelas.

“Kasus seperti ini seharusnya jadi alarm bagi pemerintah dan aplikator. Pengemudi tidak boleh dibiarkan menghadapi risiko sendirian,” kata Arif.

Baca juga: Buruh di Bandung Bunuh Penjaga Konter demi Judi Online

Dalam beberapa tahun terakhir, permintaan agar perusahaan aplikasi menambah fitur keamanan—seperti tombol darurat yang langsung terhubung ke polisi—terus disuarakan. Namun, hingga kini belum ada perubahan signifikan.

Keadilan yang Ditunggu Keluarga

Kini, yang tersisa bagi keluarga Ujang hanyalah penantian panjang terhadap hasil penyelidikan. Iffah berharap polisi segera menangkap pelaku agar ada kejelasan hukum dan rasa keadilan bagi keluarganya. “Saya hanya ingin pelakunya cepat tertangkap. Suami saya mencari nafkah, bukan cari mati,” katanya.

Keluarga dan rekan-rekan sesama pengemudi berencana menggelar doa bersama di rumah duka akhir pekan ini. Mereka berharap tragedi ini menjadi kasus terakhir yang menimpa pengemudi taksi online di wilayah Jabodetabek.

Kasus pembunuhan pengemudi taksi online di Tol Jagorawi membuka kembali sorotan atas lemahnya perlindungan bagi pekerja sektor transportasi daring. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • TCC Community Indonesia

    Densus 88 Ungkap Grup Medsos Ekstremisme Anak

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Densus 88 mengungkap puluhan grup medsos terafiliasi TCC Community Indonesia yang menyebar ideologi kekerasan. albadarpost.com, HUMANIORA – Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri mengungkap keberadaan puluhan grup media sosial yang terafiliasi dengan jaringan TCC Community Indonesia dan diduga menyebarkan ideologi kekerasan serta ekstremisme. Yang mengkhawatirkan, sasaran utama dari aktivitas grup-grup tersebut adalah anak-anak dan remaja yang […]

  • CDPOB Jawa Barat

    DPRD Jabar Jaga Skor CDPOB Jawa Barat untuk Pemekaran Bertahap

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    DPRD Jabar terus mengevaluasi CDPOB Jawa Barat sambil menunggu pencabutan moratorium pemekaran daerah. Penilaian CDPOB Jawa Barat Tetap Berjalan albadarpost.com, LENSA – DPRD Provinsi Jawa Barat menegaskan proses evaluasi terhadap CDPOB (Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru) Jawa Barat tetap dilakukan rutin. Penilaian ini penting untuk menjaga seluruh indikator teknis sepuluh calon daerah tetap sesuai ketentuan, […]

  • Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin memimpin rapat MBG dengan pembentukan 7 satgas dan pengawasan dapur via CCTV real-time

    Gerak Cepat Bupati Cecep: MBG Tasikmalaya Dikawal Ketat, UMKM Ikut Terdorong

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Program MBG Tasikmalaya atau Makan Bergizi Gratis di Tasikmalaya kini memasuki fase percepatan yang lebih serius. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya langsung tancap gas, bukan hanya pada distribusi, tetapi juga pengawasan dan dampak ekonomi yang ditargetkan terasa cepat di masyarakat. Langkah ini dipimpin langsung oleh Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, dalam rapat koordinasi […]

  • Ilustrasi pekerja Indonesia dengan kebijakan buruh 2026 seperti UMP, BSU, JKP, dan program subsidi rumah pemerintah

    Dampak Besar untuk Pekerja! Ini 6 Kebijakan Baru Kesejahteraan Buruh 2026

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 21
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Pemerintah kembali menaruh perhatian besar pada Kebijakan Buruh 2026 yang menyentuh langsung kehidupan jutaan pekerja di Indonesia. Paket kebijakan ini tidak hanya bicara soal angka upah, tetapi juga menyentuh hal yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari perlindungan saat kehilangan pekerjaan, bantuan tunai, hingga mimpi memiliki rumah sendiri. Di lapangan, sejumlah […]

  • Kekerasan Anak

    Polres Sukabumi Kota Tangkap Ayah Tiri Pelaku Kekerasan Anak

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Unit PPA Polres Sukabumi Kota menangkap ayah tiri pelaku kekerasan anak dengan video sebagai alat pemerasan. albadarpost.com, HUMANIORA – Kasus kekerasan anak kembali mencuat di Sukabumi. Unit PPA Satreskrim Polres Sukabumi Kota menangkap DIA (44), seorang ayah tiri asal Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, atas dugaan eksploitasi seksual terhadap anak perempuan berusia 10 tahun. Bukan hanya […]

  • dana PEN

    Utang Masjid Al Jabbar Tekan APBD Jabar, Dana PEN Jadi Sorotan

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menghadapi tekanan fiskal serius akibat beban utang pembangunan Masjid Raya Al Jabbar yang bersumber dari dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Kewajiban pembayaran cicilan utang tersebut kini memengaruhi ruang gerak APBD, sekaligus memicu perdebatan soal prioritas belanja publik dan transparansi pengelolaan anggaran daerah. Masjid Raya Al Jabbar dibangun […]

expand_less