Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Polisi Telusuri Dugaan Pembunuhan Pengemudi Taksi Online di Tol Jagorawi

Polisi Telusuri Dugaan Pembunuhan Pengemudi Taksi Online di Tol Jagorawi

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
  • visibility 84
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Polisi selidiki kasus pembunuhan pengemudi taksi online yang ditemukan tewas di Tol Jagorawi.

albadarpost.com, HUMANIORA – Suasana duka masih menyelimuti rumah Iffah Muhtianah di kawasan Pancoran Mas, Depok. Sejak Senin malam, 10 November 2025, kabar kematian suaminya, Ujang Adiwijaya (57), pengemudi taksi online, membuat keluarga terpukul. Ujang ditemukan tewas di pinggir Tol Jagorawi, dengan luka di tubuh yang diduga akibat kekerasan.

Bagi Iffah, kehilangan itu bukan sekadar kabar buruk, melainkan akhir tragis dari rutinitas suaminya yang mencari nafkah di jalanan. Ia masih mengingat percakapan terakhir sebelum Ujang berangkat bekerja pada Minggu pagi. “Biasanya dia selalu kirim kabar, tapi hari itu tidak. Pesan WhatsApp terakhir sore hari, tapi saya yakin bukan dia yang baca,” tutur Iffah dengan suara bergetar, Rabu (12/11/2025).

Sejak pagi hingga malam, telepon Ujang tak bisa dihubungi. Hingga komunitas sopir daring memberi kabar bahwa ada jasad pria ditemukan di pinggir tol. Foto yang beredar di grup membuat Iffah gemetar. “Saya lihat baju dan celananya, itu benar dia. Astagfirullahaladzim,” ucapnya lirih.

Penyelidikan Polisi: Dugaan Pembunuhan

Polisi dari Polres Metro Depok memastikan telah membuka penyelidikan atas tewasnya pengemudi taksi online itu. Berdasarkan hasil awal visum di RS Polri Kramat Jati, ditemukan sejumlah luka memar dan bekas tusukan di tubuh korban. “Kami mendalami kemungkinan korban dibunuh, mengingat adanya tanda-tanda kekerasan,” ujar seorang penyidik yang enggan disebutkan namanya.

Hingga kini, tim gabungan masih menelusuri rekam jejak perjalanan Ujang melalui sistem GPS aplikator dan kamera tol. Beberapa barang milik korban dilaporkan hilang, termasuk ponsel dan dompet. Polisi menduga korban sempat menerima pesanan fiktif sebelum kejadian.

Kasus ini menjadi satu dari sejumlah peristiwa kekerasan terhadap pengemudi transportasi daring dalam dua tahun terakhir. Berdasarkan data LBH Mitra Jalan, sedikitnya 12 pengemudi di Jabodetabek menjadi korban kejahatan selama 2024–2025, sebagian besar terjadi di jalur sunyi atau area tol pada malam hari.

Dugaan Teror dari Pinjaman Online

Iffah menambahkan, suaminya sempat menerima teror dari pihak pinjaman online beberapa waktu lalu. “Ada yang kirim pesan mengancam, tapi saya tidak tahu hubungannya apa. Dia memang pernah pinjam, tapi jumlahnya kecil,” katanya.

Meski demikian, Iffah yakin suaminya bukan orang bermasalah. “Dia tidak pernah ribut, orangnya penyayang dan sabar. Hanya sering mengeluh karena pendapatan makin kecil, kadang sehari cuma dapat Rp100 ribu,” ujarnya.

Baca juga: Kartu Bansos Ditahan Pendamping, Warga Margamulya Gagal Cairkan Bantuan

Polisi belum mengonfirmasi kaitan antara dugaan teror pinjol dan kematian Ujang. Namun, mereka tidak menutup kemungkinan motif ekonomi di balik peristiwa ini. “Kami akan memeriksa catatan transaksi korban dan memanggil pihak aplikasi transportasi untuk mendukung penyelidikan,” kata Kapolres Metro Depok, AKBP Raden Surya, dalam keterangan pers singkat.

Kekerasan terhadap Pengemudi Online Kian Mengkhawatirkan

Kematian Ujang menambah panjang daftar kekerasan terhadap pekerja sektor informal, khususnya pengemudi daring. Minimnya jaminan keselamatan di lapangan membuat mereka rentan menjadi sasaran kejahatan. Ketua Asosiasi Driver Online Depok, Arif Maulana, menyebut para pengemudi sering beroperasi tanpa perlindungan hukum yang jelas.

“Kasus seperti ini seharusnya jadi alarm bagi pemerintah dan aplikator. Pengemudi tidak boleh dibiarkan menghadapi risiko sendirian,” kata Arif.

Baca juga: Buruh di Bandung Bunuh Penjaga Konter demi Judi Online

Dalam beberapa tahun terakhir, permintaan agar perusahaan aplikasi menambah fitur keamanan—seperti tombol darurat yang langsung terhubung ke polisi—terus disuarakan. Namun, hingga kini belum ada perubahan signifikan.

Keadilan yang Ditunggu Keluarga

Kini, yang tersisa bagi keluarga Ujang hanyalah penantian panjang terhadap hasil penyelidikan. Iffah berharap polisi segera menangkap pelaku agar ada kejelasan hukum dan rasa keadilan bagi keluarganya. “Saya hanya ingin pelakunya cepat tertangkap. Suami saya mencari nafkah, bukan cari mati,” katanya.

Keluarga dan rekan-rekan sesama pengemudi berencana menggelar doa bersama di rumah duka akhir pekan ini. Mereka berharap tragedi ini menjadi kasus terakhir yang menimpa pengemudi taksi online di wilayah Jabodetabek.

Kasus pembunuhan pengemudi taksi online di Tol Jagorawi membuka kembali sorotan atas lemahnya perlindungan bagi pekerja sektor transportasi daring. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • bonus atlet pelajar Tasikmalaya

    Bupati Tasikmalaya Guyur Bonus Atlet: Sinyal Kuat Kebangkitan Olahraga Pelajar

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Bonus atlet pelajar Tasikmalaya menjadi sorotan setelah pemerintah daerah memberikan apresiasi langsung kepada para peraih medali tingkat daerah hingga nasional. Program apresiasi atlet pelajar, insentif prestasi olahraga siswa, hingga penghargaan POPDA Tasikmalaya ini dinilai bukan sekadar seremoni, tetapi sinyal kuat bahwa pembinaan olahraga mulai dipandang sebagai investasi masa depan. Senin (13/04/2026), […]

  • Kepala Desa PAW Garut

    Pesan Bupati Garut kepada 7 Kades PAW: Jangan Diam Jika Warga Punya Masalah

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pelantikan tujuh Kepala Desa hasil Pemilihan Antar Waktu (PAW) di Kabupaten Garut bukan sekadar seremoni pergantian kepemimpinan. Di balik prosesi yang berlangsung di Ruang Pamengkang, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Senin (8/6/2026), Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyampaikan tugas yang jauh lebih penting: mencari anak putus sekolah dan membantu mereka kembali […]

  • Suasana Balai Kota Tasikmalaya dengan spanduk kritik sebagai simbol kekecewaan publik terhadap komunikasi kepemimpinan wali kota.

    Kritik Wali Kota Tasikmalaya dan Ujian Komunikasi Publik

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kepemimpinan tidak hanya diukur dari kebijakan yang tertulis, tetapi juga dari cara seorang pemimpin hadir dan merespons warganya. Di Tasikmalaya, kritik wali kota Tasikmalaya kembali mengemuka, kali ini melalui sebuah spanduk yang terpasang di area Balai Kota. Spanduk itu sederhana, namun pesannya tajam: “Wapres Datang Wali Kota Terdepan. Giliran Masyarakat Datang […]

  • Latja Akpol Tasikmalaya

    Polres Tasikmalaya Jadi Kawah Candradimuka Taruna Akpol 2026

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA DAERAH — Latja Akpol Tasikmalaya resmi dimulai. Namun bagi para Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian Tingkat II/59 Batalyon Bhayangkara Dharma, kegiatan ini bukan sekadar agenda pendidikan rutin. Mereka kini memasuki fase yang berbeda: belajar langsung dari dinamika pelayanan kepolisian yang sesungguhnya di tengah masyarakat. Senin pagi, 8 Juni 2026, suasana di Gedung Pertemuan Warga […]

  • Mens Rea

    Mens Rea di Netflix Dipersoalkan Habib Rizieq Shihab

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    albadapost.com, HUMANIORA – Mens Rea kembali memicu perdebatan di ruang publik digital. Konten stand up comedy yang ditayangkan Netflix itu dipersoalkan oleh tokoh agama Habib Rizieq Shihab karena dinilai menyinggung ibadah salat. Polemik ini menempatkan kebebasan berekspresi seni dan sensitivitas agama dalam satu titik ketegangan yang terbuka. Permintaan agar Netflix menghapus sebagian materi Mens Rea […]

  • Ilustrasi pekerja dan aturan baru outsourcing 2026 yang membatasi alih daya hanya untuk enam bidang pekerjaan

    Kabar Besar untuk Buruh, Permenaker 7/2026 Pangkas Praktik Outsourcing

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 165
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pemerintah resmi menerapkan aturan baru terkait Outsourcing 2026 melalui Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 7 Tahun 2026. Regulasi ini langsung menjadi perhatian kalangan pekerja karena membatasi praktik alih daya atau outsourcing hanya untuk enam bidang pekerjaan tertentu yang bersifat penunjang. Kebijakan tersebut dinilai sebagai salah satu langkah paling signifikan dalam perubahan […]

expand_less