Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Risiko Media Sosial terhadap Anak Meningkat

Risiko Media Sosial terhadap Anak Meningkat

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
  • visibility 103
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kasus Purwakarta kembali menyorot risiko media sosial pada anak dan lemahnya sistem proteksi digital.

Air Bah Sunyi di Dunia Digital

albadarpost.com, PERSPEKTIF – Kasus dugaan tindak pidana terhadap seorang siswi SMP di Purwakarta kembali menegaskan risiko media sosial yang kian mengancam anak-anak. Polisi menetapkan seorang mahasiswa sebagai tersangka setelah ditemukan adanya interaksi awal antara pelaku dan korban melalui platform digital. Perkenalan singkat itu kemudian berkembang menjadi komunikasi intens yang berakhir pada peristiwa tragis.

Peristiwa ini menyoroti ruang digital yang selama ini tumbuh cepat tetapi tidak dibarengi proteksi yang memadai. Keluarga, sekolah, dan pemerintah kembali dihadapkan pada pertanyaan lama: sejauh mana anak-anak aman saat menggunakan media sosial?

Kasus Purwakarta bukan yang pertama. Laporan Kominfo dan lembaga perlindungan anak menunjukkan lonjakan kasus eksploitasi digital pada dua tahun terakhir. Ruang virtual berubah menjadi ruang tanpa pagar, tempat anak mudah dijangkau, dipengaruhi, dan dimanipulasi oleh orang dewasa yang berniat buruk.


Jejak Komunikasi Digital dan Kebutuhan Pengawasan

Interaksi antara korban dan tersangka, sebagaimana disampaikan kepolisian, bermula dari percakapan media sosial. Komunikasi digital berlangsung intens selama beberapa pekan sebelum keduanya bertemu. Di titik inilah risiko media sosial kembali muncul sebagai faktor penting—ruang percakapan privat yang sulit diawasi.

Kepolisian Purwakarta menyatakan pemeriksaan masih berjalan dan sejumlah barang bukti digital disita. Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik memeriksa komunikasi, pergerakan, serta rekam digital yang dinilai relevan. Proses hukum berjalan dengan sejumlah pasal berlapis, tetapi kasus ini kembali membuka lubang besar dalam perlindungan anak di ranah daring.

Sementara itu, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dalam laporan tahunannya mencatat lebih dari 1.100 kasus kejahatan siber terhadap anak sepanjang 2024–2025. Bentuk ancaman beragam, mulai dari perundungan digital, penipuan, eksploitasi, hingga manipulasi psikologis. Media sosial tidak pernah sekadar ruang ekspresi; ia adalah ruang interaksi penuh risiko bagi anak-anak yang belum memahami konsekuensinya.

Beberapa pakar keamanan digital menyebut fenomena ini sebagai “akses tanpa pagar”—kondisi ketika anak memiliki gawai pribadi tanpa pengawasan, sementara platform digital tidak menyediakan proteksi yang cukup kuat untuk pengguna di bawah umur.


Kebijakan Publik Dinilai Tertinggal

Kasus Purwakarta mendorong kembali desakan agar pemerintah mempercepat regulasi dan pengawasan yang melibatkan banyak pihak. Sistem edukasi digital di sekolah masih minim, sementara sebagian besar orang tua tidak memiliki pengetahuan memadai tentang keamanan daring.

Minimnya kontrol platform juga ikut memperbesar risiko. Sejumlah platform media sosial global masih membolehkan pengguna di bawah 18 tahun memiliki akun pribadi tanpa verifikasi identitas. Sementara itu, fitur pesan privat dan rekomendasi algoritmik membuat anak-anak mudah terhubung dengan pengguna dewasa yang tidak dikenal.

Pakar kebijakan digital Universitas Padjadjaran menilai perlindungan anak harus menjadi prioritas karena risiko media sosial meningkat cepat seiring penetrasi internet di desa dan kota kecil. “Aparat bisa menetapkan tersangka, tetapi pencegahan tetap kunci. Sistem pengamanan digital kita tertinggal,” ujarnya.

Pemerintah daerah Purwakarta mengaku akan memperkuat langkah preventif dengan kampanye perlindungan anak di media sosial, termasuk bekerja sama dengan sekolah dan lembaga perlindungan anak. Namun, hingga kini belum ada rancangan kebijakan konkret yang diumumkan.


Urgensi Edukasi Digital di Rumah dan Sekolah

Pakar psikologi perkembangan menyatakan anak usia SMP sangat rentan terhadap manipulasi karena identitas sosial mereka masih berkembang. Ketika media sosial menjadi ruang interaksi utama, kemampuan membedakan risiko ikut goyah.

Sekolah dinilai perlu memasukkan literasi digital sebagai kurikulum wajib, bukan program tambahan. Pengawasan juga perlu berbasis komunitas, bukan hanya keluarga inti mengingat banyak anak mengakses internet melalui WiFi publik, rumah kerabat, atau gawai teman.

Di sisi lain, orang tua pun harus memahami bahwa pengawasan gawai bukan bentuk pengendalian berlebih, tetapi proteksi dasar. Kebiasaan menunda pembicaraan penting tentang batasan digital membuat anak menanggung risiko sendiri.

BACA JUGA: KPK Telusuri Mekanisme Suap dalam Jabatan Sekda Ponorogo

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) juga telah meminta pemerintah daerah memperkuat Sistem Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM). Namun implementasinya sering tersendat oleh minimnya sumber daya dan koordinasi.

Kasus Purwakarta menegaskan risiko media sosial pada anak kian nyata. Perlindungan digital harus diperkuat agar tragedi serupa tidak kembali berulang. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • disiplin ASN

    Disiplin ASN Ditegakkan, Guru SD Diberhentikan

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Pemkab Pasuruan memberhentikan guru ASN karena pelanggaran disiplin, memicu sorotan soal penugasan di daerah terpencil. albadarpost.com, HUMANIORA – Pemerintah Kabupaten Pasuruan memberhentikan seorang guru Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah dinilai melanggar aturan kehadiran kerja. Keputusan ini menjadi sorotan publik karena beririsan dengan persoalan layanan pendidikan di wilayah terpencil dan beban jarak tempuh guru yang belum […]

  • Ilustrasi wanita memakai skincare dan lip balm saat puasa dengan ekspresi ragu di depan cermin.

    Jangan Salah! Sunscreen dan Lip Balm saat Puasa Ternyata…

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Skincare saat puasa sering menimbulkan kebingungan. Banyak yang mengira perawatan wajah saat puasa dapat membatalkan ibadah. Bahkan, isu tentang sunscreen saat puasa dan lip balm saat puasa kerap memicu perdebatan di media sosial. Lalu, mana yang benar menurut fikih? Agar tidak terjebak informasi keliru, mari kita kupas mitos dan fakta secara […]

  • gaji debt collector

    Gaji Debt Collector Tarik Mobil

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Gaji debt collector tarik mobil dibayar per unit berdasarkan tingkat kesulitan, dengan risiko lapangan dan aspek hukum. albadarpost.com, FOKUS – Profesi debt collector kembali menjadi perhatian publik, bukan semata karena besaran fee penarikan mobil, tetapi karena apa yang tersirat di balik sistem kerja tersebut. Skema gaji debt collector tarik mobil yang berbasis hasil membuka pertanyaan […]

  • Ilustrasi Umar bin Khattab berjalan malam hari memantau rakyat sambil memikul karung gandum dalam sejarah Islam.

    7 Kisah Umar bin Khattab yang Jarang Dibahas, Tapi Menggetarkan

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 116
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Angin malam gurun Madinah berembus dingin ketika seorang pria bertubuh tinggi berjalan menyusuri lorong-lorong kota tanpa pengawal. Pakaiannya sederhana. Tidak ada tanda kemewahan. Di pundaknya, tergantung karung gandum yang tampak berat. Pria itu adalah Umar bin Khattab. Nama Umar bin Khattab selama ini dikenal sebagai simbol ketegasan dalam sejarah Islam. Namun di […]

  • A Symphony of Lights

    Gemerlap “A Symphony of Lights”, Pesta Lampu Spektakuler di Langit Malam Hong Kong

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Setiap malam, “A Symphony of Lights” menerangi langit Pelabuhan Victoria dengan pertunjukan cahaya gratis. albadarpost.com, LENSA – Langit malam di atas Pelabuhan Victoria, Hong Kong, selalu punya cerita setiap pukul delapan malam. Saat itu, sorot laser, warna-warna lampu LED, dan musik orkestra berpadu dalam harmoni yang menakjubkan: A Symphony of Lights. Pertunjukan cahaya dan suara […]

  • Hari Senin Islam

    Menguatkan Ibadah di Hari Senin

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Hari Senin dalam Islam dipahami sebagai waktu penting puasa sunnah dan amal ibadah berdasarkan hadis sahih. albadarpost.com, LIFESTYLE – Hari Senin menempati posisi penting dalam ajaran Islam. Sejumlah hadis sahih menjelaskan bahwa hari ini berkaitan langsung dengan peristiwa besar dalam kehidupan Nabi Muhammad SAW dan menjadi waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak ibadah. Keutamaan Hari Senin […]

expand_less