Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Tegang! Musda KNPI Tasikmalaya Jadi Ujian Soliditas Pemuda

Tegang! Musda KNPI Tasikmalaya Jadi Ujian Soliditas Pemuda

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • visibility 184
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Musda KNPI Tasikmalaya mendadak jadi sorotan. Bukan sekadar agenda rutin, forum ini berubah menjadi momen krusial yang menguji soliditas pemuda sekaligus menentukan arah organisasi ke depan.

Musda KNPI Tasikmalaya, atau musyawarah pemuda daerah, kini berada di titik penting. Di satu sisi, forum ini diharapkan berjalan lebih lancar dibanding daerah lain. Namun di sisi lain, dinamika internal mulai terasa dan menjadi perhatian banyak pihak.

Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, secara terbuka mengingatkan bahwa keberhasilan forum ini tidak ditentukan panitia atau pemerintah. Semua kembali pada peserta.

“Lancar atau tidaknya Musda KNPI ini, kembali ke peserta. Jangan disamakan dengan daerah lain,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).

Nada itu terdengar sederhana. Namun jika dicermati, pesan tersebut menegaskan satu hal: pemuda sedang diuji dalam forum mereka sendiri.

Musyawarah atau Konflik, Pemuda Tentukan Arah

Sejak awal, Musda KNPI Tasikmalaya membawa semangat musyawarah. Namun realitas organisasi seringkali tidak sesederhana itu. Perbedaan pandangan hampir pasti muncul, bahkan bisa memicu gesekan.

Meski begitu, Asep menilai perbedaan bukan ancaman. Justru sebaliknya, itu bagian dari dinamika yang sehat—selama tetap berada dalam koridor organisasi.

“Perbedaan itu hal biasa dalam organisasi. Yang penting tetap mengedepankan musyawarah,” katanya.

Karena itu, forum ini menjadi semacam “ruang uji” kedewasaan. Jika komunikasi berjalan terbuka, maka keputusan yang dihasilkan akan lebih kuat. Sebaliknya, jika ego lebih dominan, potensi perpecahan sulit dihindari.

Di titik ini, publik mulai menaruh perhatian: apakah pemuda mampu menjaga marwah forum?

Tak Cukup Seremonial, KNPI Dituntut Berdampak

Di luar dinamika internal, tantangan yang lebih besar justru datang dari publik. Ekspektasi terhadap organisasi pemuda terus meningkat.

Asep menegaskan, setiap periode kepengurusan harus meninggalkan jejak nyata. Bukan hanya rapat dan program di atas kertas, tetapi aktivitas yang benar-benar dirasakan masyarakat.

“Setiap periode harus punya kontribusi. Minimal organisasi tetap berjalan di kecamatan dan OKP, serta bersinergi,” ujarnya.

Pernyataan ini sekaligus menjadi kritik halus. Sebab dalam banyak kasus, organisasi kepemudaan sering aktif saat momentum tertentu saja, lalu melemah setelahnya.

Karena itu, hasil Musda KNPI Tasikmalaya nanti akan diuji langsung oleh realitas di lapangan.

Perda Kepemudaan Jadi Kunci, Bukan Sekadar Wacana

Salah satu poin strategis yang kembali mengemuka adalah dorongan terhadap Perda Kepemudaan. Selama ini, wacana tersebut kerap muncul, tetapi belum selalu berujung pada implementasi maksimal.

Padahal, menurut Asep, Perda bukan sekadar dokumen formal. Regulasi ini bisa menjadi fondasi kuat bagi pengembangan pemuda.

“Perda kepemudaan harus terus didorong. Ini penting untuk mendukung kreativitas dan fasilitas pemuda,” jelasnya.

Dengan adanya payung hukum, program kepemudaan akan lebih terarah. Selain itu, akses terhadap dukungan pemerintah juga menjadi lebih terbuka.

Jika berhasil didorong, ini bisa menjadi salah satu legacy penting dari kepengurusan baru.

Jangan Bergantung APBD, Pemuda Harus Agresif Cari Peluang

Di tengah keterbatasan anggaran daerah, pendekatan lama dinilai sudah tidak relevan. Pemuda dituntut lebih adaptif dan agresif dalam mencari peluang.

Asep menegaskan, sumber pendanaan tidak hanya berasal dari APBD. Banyak jalur lain yang bisa diakses, mulai dari provinsi hingga pusat.

“Ada anggaran provinsi, DPR RI, bahkan insentif dari Kementerian Pemuda dan Olahraga. Itu yang harus dikejar,” tegasnya.

Pernyataan ini mengubah perspektif. Artinya, keberhasilan program tidak lagi bergantung pada dana daerah semata, tetapi juga pada kemampuan jejaring dan inisiatif organisasi.

Di sinilah kualitas kepemimpinan akan benar-benar terlihat.

Momentum Penentuan: KNPI Akan Melangkah atau Stagnan?

Musda KNPI Tasikmalaya kini berada di persimpangan. Forum ini bisa menjadi titik balik kebangkitan organisasi pemuda, atau justru berakhir sebagai rutinitas tanpa dampak.

Semua bergantung pada hasil akhir: siapa yang terpilih, bagaimana keputusan diambil, dan sejauh mana komitmen dijalankan.

Jika soliditas terjaga, peluang untuk melahirkan program progresif terbuka lebar. Namun jika terjebak konflik, energi organisasi justru akan terkuras sejak awal.

Satu hal yang pasti, publik sedang melihat.

Musda KNPI Tasikmalaya bukan sekadar forum internal. Ini adalah panggung pembuktian—apakah pemuda mampu memimpin dirinya sendiri sebelum memimpin masyarakat.

Hasilnya tidak hanya menentukan struktur organisasi, tetapi juga masa depan gerakan kepemudaan di daerah. (Red)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banner penjualan sapi kurban dan domba aqiqah milik Ari di Sukahurip, Sukaratu, Tasikmalaya.

    Domba Kurban Tasikmalaya, Penjual Tawarkan Daging Siap Santap

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 167
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pencarian domba kurban Tasikmalaya mulai meningkat di berbagai wilayah menjelang Idul Adha 2026. Tidak sedikit warga yang kini mencari hewan kurban dengan harga terjangkau, kondisi sehat, sekaligus layanan yang praktis. Di tengah kebutuhan itu, penjualan Sapi Qurban dan Domba Aqiqah milik Ari di Kampung Sukahurip, Desa Sinagar, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya […]

  • ide UMKM kreatif

    9 Ide UMKM Kreatif yang Jarang Diketahui: Diam-Diam Jadi Ladang Cuan

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 239
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ide UMKM kreatif sering kali muncul dari hal sederhana yang luput dari perhatian. Banyak orang berburu tren, tetapi tidak sedikit yang justru sukses lewat peluang usaha unik yang belum ramai. Bahkan, beberapa ide bisnis UMKM kreatif ini berkembang lebih cepat karena minim pesaing dan langsung menyasar kebutuhan pasar. Di tengah persaingan digital […]

  • remaja tenggelam Pangandaran

    Pencarian Remaja Tenggelam di Pangandaran Berakhir Haru, Ini Kronologinya

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 751
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peristiwa remaja tenggelam Pangandaran kembali menyita perhatian publik. Insiden tragis ini melibatkan seorang pelajar berusia 14 tahun yang hilang di perairan Pantai Timur Pangandaran. Kasus remaja tenggelam di Pangandaran ini tidak hanya mengejutkan warga sekitar, tetapi juga memicu kekhawatiran tentang keselamatan di kawasan wisata laut. Muhamad Luthfi Padilah (14), warga Dusun […]

  • literasi Al-Qur’an guru

    Kementerian Agama: Literasi Al-Qur’an Guru PAI Rendah

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Lebih 58 persen guru PAI SD belum fasih baca Al-Qur’an. Kemenag siapkan reformasi rekrutmen dan sertifikasi. albadarpost.com, HUMANIORA – Kementerian Agama mengungkap temuan krusial terkait kualitas pendidikan agama di sekolah dasar. Hasil asesmen nasional Pendidikan Agama Islam (PAI) 2025 menunjukkan 58,26 persen guru PAI tingkat SD dan SDLB di Indonesia belum fasih membaca Al-Qur’an. Kondisi […]

  • Salahuddin Al Ayyubi memimpin pasukan dalam Perang Salib dengan strategi militer cerdas dan kepemimpinan kuat

    Kisah Salahuddin Al Ayyubi, Jenderal Muslim yang Mengubah Sejarah Perang

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 212
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Salahuddin Al Ayyubi dikenal sebagai panglima perang Islam yang visioner. Tokoh ini, yang sering disebut sebagai pemimpin militer Muslim legendaris, bahkan dianggap sebagai pelopor strategi perang modern. Nama Salahuddin Ayyubi terus muncul dalam kajian sejarah, terutama ketika membahas kepemimpinan, taktik militer, dan etika perang. Menariknya, meskipun hidup pada abad ke-12, pendekatan yang […]

  • Diky Chandra

    Diky Chandra dan TNI Perkuat Sinergi Tasikmalaya

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Diky Chandra, Wakil Wali Kota Tasikmalaya, menegaskan bahwa kolaborasi lintas lembaga menjadi salah satu kunci menjaga stabilitas daerah sekaligus mempercepat pembangunan. Pesan itu mengemuka saat ia menerima kunjungan kerja Kepala Staf Komando Garnisun Tetap (Kaskogartap) II/Bandung, Marsma TNI Solihin, S.I.P., di Subkogartap 0612/Tasikmalaya, Jumat (31/7/2026). Di tengah meningkatnya kebutuhan akan koordinasi […]

expand_less