Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Panglima TNI Ingatkan Bahaya Hoaks di Upacara Lanud Wiriadinata Tasikmalaya

Panglima TNI Ingatkan Bahaya Hoaks di Upacara Lanud Wiriadinata Tasikmalaya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • visibility 70
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAHUpacara Lanud Wiriadinata menjadi panggung penting penyampaian pesan strategis Panglima TNI terkait disiplin, hoaks, dan dinamika global. Dalam upacara bendera TNI tersebut, isu integritas prajurit hingga ancaman informasi digital kembali ditegaskan sebagai perhatian utama di tengah perubahan lingkungan strategis yang kian kompleks.

Upacara 17-an bulan April digelar di Lapangan Jupiter Lanud Wiriadinata, Senin (20/4/2026). Sejak pagi, barisan Perwira, Bintara, Tamtama, hingga Pegawai Negeri Sipil tampak mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib. Kepala Dinas Operasi Lanud Wiriadinata, Mayor Lek Wahyu Rinaldi Nasution, bertindak sebagai inspektur upacara mewakili Komandan Lanud.

Momentum ini bukan sekadar rutinitas. Ada pesan kuat yang disampaikan.

Pesan Idul Fitri dan Tekanan Situasi Global

Melalui amanatnya, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengawali dengan ucapan selamat Idul Fitri 1447 H. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi prajurit yang tetap menjalankan tugas di tengah tekanan global.

Namun, suasana hangat itu segera bergeser ke isu strategis. Panglima menyoroti perkembangan konflik internasional yang berdampak langsung pada stabilitas politik dan ekonomi dunia. Kondisi tersebut menuntut kesiapsiagaan yang tidak biasa.

Faktanya, tantangan yang dihadapi saat ini tidak lagi sederhana. Karena itu, setiap satuan diminta meningkatkan kepekaan terhadap perubahan situasi.

Hoaks Jadi Ancaman Nyata, Prajurit Diminta Waspada

Yang tak kalah penting, Panglima memberi perhatian serius pada arus informasi digital. Ia menilai hoaks dan provokasi kini menjadi ancaman nyata yang bisa memengaruhi stabilitas, termasuk di internal institusi.

Prajurit dan PNS TNI diminta tidak reaktif saat menerima informasi di media sosial. Sebaliknya, mereka harus mampu memilah, memverifikasi, lalu merespons secara bijak.

Di sisi lain, peran aktif juga dibutuhkan. Setiap personel diharapkan ikut menjaga citra TNI dengan menyebarkan informasi yang positif dan membangun. Ini bukan hal sepele. Persepsi publik sangat ditentukan oleh perilaku individu di ruang digital.

Pelanggaran Oknum Jadi Alarm Serius

Dalam amanat tersebut, Panglima juga menyinggung pelanggaran hukum yang masih melibatkan oknum anggota. Ia tidak menutup-nutupi. Justru hal ini disebut sebagai alarm serius bagi institusi.

Masalah ini harus disikapi dengan tegas. Prajurit diminta berhati-hati dalam setiap tindakan, baik saat bertugas maupun di luar dinas. Disiplin bukan hanya kewajiban, tetapi juga identitas.

Selain itu, nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI kembali ditekankan sebagai fondasi moral. Tanpa itu, kepercayaan publik akan sulit dipertahankan.

Efisiensi Anggaran Tanpa Mengurangi Kesiapan

Di tengah krisis energi global, Panglima turut menyoroti pentingnya efisiensi. Anggaran harus dikelola secara cermat. Namun, kesiapan operasional tidak boleh turun.

Ini menjadi tantangan tersendiri. Satuan harus mampu beradaptasi dengan pola kerja yang lebih efektif tanpa mengorbankan kualitas.

Dengan kata lain, efisiensi bukan alasan untuk menurunkan standar. Justru menjadi ujian profesionalisme.

Lima Penekanan Utama untuk Seluruh Prajurit

Sebagai arah ke depan, Panglima menegaskan lima poin penting yang harus dijalankan:

  • Memperkuat keimanan dan memegang teguh nilai dasar TNI
  • Memahami dinamika lingkungan strategis secara menyeluruh
  • Bertindak hati-hati serta taat hukum
  • Bijak dalam menyikapi informasi, terutama di era digital
  • Menjadi prajurit profesional, adaptif, dan modern

Poin-poin ini bukan sekadar formalitas. Ini menjadi pedoman nyata dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks.

Bukan Sekadar Upacara Biasa

Jika dilihat lebih jauh, Upacara Lanud Wiriadinata kali ini memuat pesan yang lebih dalam. Bukan hanya soal kedisiplinan, tetapi juga arah transformasi TNI di era modern.

Di tengah tekanan global, derasnya informasi, dan tuntutan publik yang semakin tinggi, TNI dituntut tetap solid, profesional, dan dipercaya.

Pesan itu jelas. Disiplin harus dijaga. Informasi harus disaring. Integritas tidak boleh goyah. (Red)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persebaya vs Persita

    Persebaya Terancam! Persita Datang dengan Mesin Gol Panas

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pertandingan antara Persebaya Surabaya vs Persita Tangerang pada 4 April 2026 pukul 19.00 WIB diprediksi menjadi salah satu duel paling krusial di papan atas Liga 1. Dua tim ini hanya terpaut 2 poin di klasemen, membuat laga ini berpotensi mengubah peta persaingan menuju 4 besar. Persebaya Tertekan, Tren Negatif Mengkhawatirkan Performa Persebaya Surabaya sedang dalam sorotan tajam. Dari 5 laga […]

  • UU PRT 2026

    Bukan Lagi “Pembantu”: UU PRT 2026 Ubah Status dan Lindungi Pekerja Rumah Tangga

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – UU PRT 2026 akhirnya disahkan pada April 2026 dan langsung mengubah wajah hubungan kerja di rumah tangga. Undang-undang perlindungan pekerja rumah tangga ini tidak hanya mengatur hak pekerja rumah tangga, tetapi juga menegaskan kewajiban majikan lengkap dengan sanksi hukum yang tegas. Selama bertahun-tahun, jutaan pekerja rumah tangga bekerja tanpa kontrak, tanpa batas […]

  • pariwisata Pangandaran

    Pariwisata Pangandaran Siap Melonjak, Tol Getaci Bakal Pangkas Waktu Tempuh Wisatawan

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Tol Getaci diprediksi dorong pariwisata Pangandaran, memangkas waktu tempuh Jakarta–Pangandaran hingga separuhnya. albadarpost.com, LENSA – Pariwisata Pangandaran, Jawa Barat, terus menunjukkan geliat positif dengan potensi wisata alam dan budaya yang makin beragam. Namun, perjalanan panjang dan macet menuju kawasan itu masih menjadi hambatan utama. Kehadiran proyek strategis nasional Tol Getaci digadang bakal jadi solusi yang […]

  • Rapat koordinasi pencegahan stunting Jawa Barat di Gedung Sate Bandung bersama Wakil Bupati Tasikmalaya

    Tekan Stunting, Asep Sopari: Perubahan Dimulai dari Rumah

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Stunting Jawa Barat kembali menjadi sorotan serius. Kasus stunting, gizi buruk anak, serta kekurangan nutrisi masih menjadi tantangan nyata yang harus segera ditangani. Oleh karena itu, upaya pencegahan stunting terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor, dengan keluarga sebagai garda terdepan. Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi Pencegahan, Percepatan, dan Penurunan Stunting […]

  • membersihkan dapur

    Rahasia Membersihkan Dapur Tanpa Ribet, Hasilnya Bikin Kaget

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Membersihkan dapur sering dianggap pekerjaan rutin yang sederhana. Namun, banyak orang belum memahami teknik cara membersihkan dapur yang benar agar hasilnya maksimal. Padahal, dapur yang tampak bersih belum tentu benar-benar higienis. Selain itu, kesalahan kecil saat membersihkan dapur justru membuat kotoran menumpuk lebih cepat. Oleh karena itu, penting mengetahui cara yang lebih […]

  • menggambar dasar anak

    Menggambar Dasar Anak Dinilai Penting bagi Motorik dan Emosi

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Libur akhir pekan di sebuah rumah di Tasikmalaya diisi dengan suasana tenang. Rafee, duduk di lantai, selembar kanvas terbentang di depannya. Tangannya bergerak pelan, menarik garis-garis sederhana. Tidak ada target, tidak ada tuntutan. Hanya coretan, warna, dan rasa ingin tahu. Dari aktivitas itulah proses belajar menggambar dasar dimulai. Kegiatan sederhana ini terjadi […]

expand_less