Dari Tasik ke Dunia: Atlet NPCI Siap Buktikan Kualitas di Peparda 2026
- account_circle redaktur
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Tasikmalaya mulai menunjukkan sinyal kuat jelang Peparda Jawa Barat VII Tahun 2026. Bukan sekadar persiapan biasa, kontingen Peparda Tasikmalaya kini bergerak dengan ambisi besar: menembus batas dan membuktikan bahwa atlet disabilitas daerah mampu bersaing di level global.
Suasana itu terasa nyata saat Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, hadir langsung di tengah para atlet dalam acara halalbihalal di Hotel Grand Metro, Jumat (17/04/2026). Namun, yang terjadi bukan hanya seremoni. Ada energi, ada keyakinan, dan ada tekad yang terasa berbeda.
Bukan Sekadar Silaturahmi, Tapi Penguatan Mental
Sejak awal acara, atmosfer terasa hangat sekaligus penuh semangat. Para atlet, pelatih, hingga official tampak larut dalam kebersamaan yang tidak dibuat-buat.
Momen halalbihalal ini kemudian berubah menjadi ruang penguatan mental. Para atlet tidak hanya saling menyapa, tetapi juga saling menguatkan. Di sisi lain, kehadiran pimpinan daerah memberi sinyal jelas bahwa perjuangan mereka tidak berjalan sendiri.
Situasi seperti ini sering kali sederhana. Namun dampaknya besar. Ketika mental terbangun, performa biasanya ikut naik.
“Ini Sudah Level Global” — Pesan Tegas Bupati Cecep
Di tengah suasana yang cair, Bupati Cecep menyampaikan pernyataan yang langsung menyita perhatian. Ia tidak lagi melihat capaian NPCI Tasikmalaya sebagai prestasi biasa.
Menurutnya, banyak atlet sudah melampaui batas yang selama ini dianggap cukup.
“Prestasi yang diraih bukan lagi level lokal, bukan lagi regional. Ini sudah mengarah ke global,” ujarnya tegas.
Pernyataan itu bukan sekadar motivasi. Di satu sisi, itu adalah pengakuan. Di sisi lain, itu menjadi tantangan baru bagi seluruh tim.
Jangan Biarkan Keterbatasan Membatasi
Selain berbicara soal prestasi, Bupati Cecep juga menyinggung hal yang lebih mendasar: kekuatan kebersamaan.
Ia mengingatkan bahwa keterbatasan fisik tidak boleh berubah menjadi batas dalam membangun hubungan. Justru, dari keterbatasan itu, lahir solidaritas yang lebih kuat.
Ajakan untuk terus menjaga silaturahmi pun disampaikan dengan nada yang sederhana, tetapi mengena. Tidak berlebihan, namun cukup untuk membuat semua yang hadir memahami maknanya.
Dan di situlah kekuatan tim sebenarnya terbentuk.
Peparda 2026: Lebih dari Sekadar Kompetisi
Bagi NPCI Tasikmalaya, Peparda Jawa Barat VII Tahun 2026 bukan hanya soal pertandingan. Ajang ini menjadi panggung pembuktian.
Para atlet kini menjalani latihan dengan pendekatan yang lebih serius. Pelatih terus mematangkan strategi, sementara official memastikan semua kebutuhan terpenuhi.
Target memang tidak selalu diucapkan secara terbuka. Namun arah yang dituju sudah jelas: hasil yang lebih tinggi, performa yang lebih matang, dan peluang menuju level berikutnya.
Dukungan Makin Solid, Optimisme Menguat
Acara ini juga dihadiri berbagai unsur penting, mulai dari Forkopimda Kabupaten Tasikmalaya hingga perwakilan NPCI dari daerah lain seperti Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, dan Kota Banjar.
Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas. Justru di sinilah terlihat bahwa dukungan terhadap olahraga disabilitas semakin kuat dan terarah.
Kolaborasi antar pihak mulai terasa lebih hidup. Dan ketika dukungan datang dari banyak arah, langkah menuju prestasi biasanya menjadi lebih ringan.
Ada satu hal yang terasa berbeda dari pertemuan ini. Bukan hanya semangat, tetapi juga keyakinan.
NPCI Tasikmalaya tidak lagi berjalan dengan target sekadar ikut serta. Mereka bergerak dengan visi yang lebih jauh.
Dan jika ritme ini terus terjaga, bukan tidak mungkin, nama Tasikmalaya akan terdengar lebih sering—bukan hanya di tingkat daerah, tetapi juga di panggung yang lebih besar. (Red)
- Penulis: redaktur

Saat ini belum ada komentar