Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Mendadak Berubah! Parkir di HZ Mustofa Kini Tanpa Cash, Ini Cara Bayarnya

Mendadak Berubah! Parkir di HZ Mustofa Kini Tanpa Cash, Ini Cara Bayarnya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
  • visibility 201
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Perubahan besar langsung terasa lewat parkir non tunai Tasikmalaya, sistem parkir digital Tasik yang kini mulai diuji coba di Jalan HZ Mustofa. Tanpa uang cash, tanpa ribet, cukup scan QRIS—cara bayar parkir QRIS ini langsung jadi perbincangan warga karena dinilai lebih praktis dan modern.

Tidak seperti biasanya, pengalaman parkir kini terasa berbeda. Jika sebelumnya pengendara harus menyiapkan uang tunai, sekarang semuanya bisa dilakukan lewat ponsel. Karena itu, banyak warga mengaku terkejut sekaligus penasaran mencoba sistem baru ini.

Langkah ini digagas oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Dinas Perhubungan sebagai bagian dari percepatan digitalisasi layanan publik. Selain itu, kebijakan ini juga mendukung gaya hidup masyarakat yang semakin bergantung pada transaksi digital.

Parkir Tanpa Uang Cash, Begini Cara Kerjanya

Begitu tiba di lokasi parkir, pengguna tidak lagi diminta uang tunai. Sebaliknya, mereka cukup memindai barcode QRIS yang telah tersedia di titik parkir.

Setelah itu, pembayaran langsung diproses melalui aplikasi dompet digital atau mobile banking. Proses ini berlangsung cepat, bahkan hanya dalam hitungan detik. Oleh karena itu, antrean panjang yang biasanya terjadi bisa ditekan secara signifikan.

Menariknya, sistem ini juga mencatat setiap transaksi secara otomatis. Dengan demikian, pengguna bisa merasa lebih aman karena tidak ada lagi kekhawatiran soal tarif tidak jelas.

Kenapa Warga Langsung Tertarik?

Ada beberapa alasan kuat mengapa sistem ini langsung menarik perhatian. Pertama, masyarakat sudah terbiasa menggunakan QRIS untuk belanja sehari-hari. Jadi, adaptasi terasa mudah.

Kedua, sistem ini menghilangkan kebutuhan membawa uang kecil. Hal ini sering menjadi masalah klasik saat parkir.

Selain itu, transparansi menjadi nilai lebih. Pengguna bisa melihat langsung jumlah yang dibayarkan tanpa khawatir adanya biaya tambahan.

Karena alasan tersebut, banyak warga menilai parkir non tunai bukan sekadar inovasi, tetapi kebutuhan masa kini.

Bukan Sekadar Uji Coba, Ini Arah Masa Depan

Program ini tidak berdiri sendiri. Sebaliknya, langkah ini menjadi bagian dari visi besar “Tasik Melayani” yang fokus pada digitalisasi berbagai layanan publik.

Dengan adanya sistem parkir digital, pemerintah ingin menciptakan layanan yang lebih efisien dan akuntabel. Oleh sebab itu, uji coba ini menjadi langkah awal sebelum diterapkan lebih luas.

Jika hasilnya positif, sistem ini berpotensi diperluas ke berbagai titik strategis di kota. Artinya, ke depan masyarakat bisa menikmati layanan serupa di banyak lokasi.

Dampak Nyata yang Langsung Terasa

Sejak uji coba dimulai, perubahan langsung dirasakan oleh pengguna kendaraan. Proses parkir menjadi lebih cepat karena tidak perlu transaksi manual.

Selain itu, keamanan meningkat karena pembayaran dilakukan secara digital. Setiap transaksi tercatat dengan jelas sehingga meminimalkan potensi kesalahan.

Di sisi lain, petugas parkir juga lebih mudah dalam mengelola transaksi. Hal ini tentu berdampak pada peningkatan kualitas layanan secara keseluruhan.

Baca juga: 44 Tahun Letusan Galunggung: Doa Bersama Menggetarkan Hati Warga Tasikmalaya

Masih Ada Tantangan, Tapi Optimisme Tinggi

Meski mendapat respons positif, beberapa tantangan tetap muncul. Misalnya, masih ada masyarakat yang belum terbiasa menggunakan QRIS.

Namun demikian, edukasi terus dilakukan agar semua kalangan bisa memahami sistem ini. Selain itu, peningkatan infrastruktur juga menjadi perhatian utama.

Walaupun begitu, optimisme tetap tinggi. Banyak pihak yakin sistem ini akan menjadi standar baru di masa depan. (GZ)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tafsir Al-Ma'idah 2

    Tafsir Al-Ma’idah 2: Kunci Kolaborasi Umat

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Mengapa ada kerja sama yang menghadirkan keberkahan, sementara kerja sama lainnya justru melahirkan kerusakan? Tafsir Al-Ma’idah 2 memberikan jawaban yang tegas. Melalui QS. Al-Ma’idah ayat 2, Allah SWT memerintahkan umat Islam untuk tolong-menolong dalam kebajikan dan takwa, sekaligus melarang saling membantu dalam perbuatan dosa dan permusuhan. Pesan tersebut bukan hanya menjadi pedoman […]

  • Umrah Mandiri Resmi Dilegalkan Pemerintah, Regulasi Disesuaikan dengan Arab Saudi

    Umrah Mandiri Resmi Dilegalkan Pemerintah, Regulasi Disesuaikan dengan Arab Saudi

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Pemerintah resmi melegalkan umrah mandiri demi perlindungan jemaah dan penyesuaian regulasi dengan Arab Saudi. albadarpost.com, LENSA – Kebijakan umrah mandiri kini resmi dilegalkan oleh pemerintah Indonesia setelah melalui penyesuaian dengan Undang-Undang terbaru mengenai penyelenggaraan haji dan umrah. Keputusan ini diumumkan Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, yang menyebut bahwa legalisasi tersebut dilakukan untuk […]

  • Al Insan Mahallul Khatha Wan Nisyan

    Al-Insanu Mahallul Khatha’ Wan Nisyan, Apa Maknanya?

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 104
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Al Insan Mahallul Khatha Wan Nisyan merupakan ungkapan yang sangat sering terdengar dalam ceramah, kajian Islam, hingga unggahan di media sosial. Tidak sedikit pula yang mengutipnya sebagai hadis Nabi Muhammad SAW. Padahal, benarkah demikian? Memahami asal-usul ungkapan Al Insan Mahallul Khatha Wan Nisyan penting agar umat Islam tidak keliru dalam menyampaikan ilmu […]

  • Fitnah Dajjal

    Saat yang Viral Mengalahkan Kebenaran, Itukah Jejak Fitnah Dajjal?

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Suatu malam, di sebuah grup WhatsApp keluarga, sebuah pesan berantai kembali muncul. Isinya menghebohkan. Sebagian anggota grup langsung meneruskannya ke grup lain. Ada yang percaya. Ada yang panik. Belakangan diketahui, informasi itu ternyata tidak benar. Pemandangan seperti itu bukan hal langka. Di warung kopi, di ruang tunggu rumah sakit, di bangku sekolah, […]

  • konflik guru siswa

    Saat Teguran Guru Berubah Jadi Keroyokan

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 186
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Insiden pengeroyokan terhadap seorang guru SMK di Jambi membuka kembali perbincangan tentang konflik guru–siswa yang selama ini kerap terpendam di lingkungan sekolah. Peristiwa ini bermula dari teguran seorang guru kepada siswa, lalu berkembang menjadi aksi kekerasan kolektif yang terekam kamera dan menyebar luas di media sosial. Kasus tersebut menunjukkan bagaimana ketegangan sosial […]

  • razia miras Ciamis

    Razia Miras Ciamis, Puluhan Botol Diamankan di Cihaurbeuti

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Albadarpost.com, BERITA DAERAH — Razia miras Ciamis digelar jajaran Polsek Cihaurbeuti Polres Ciamis untuk menekan peredaran minuman beralkohol di wilayah hukum Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan puluhan botol minuman keras dari sejumlah lokasi yang diperiksa. Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) itu berlangsung pada Rabu, 24 Juni 2026. Petugas melakukan pemeriksaan di sejumlah […]

expand_less