Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Mendadak Berubah! Parkir di HZ Mustofa Kini Tanpa Cash, Ini Cara Bayarnya

Mendadak Berubah! Parkir di HZ Mustofa Kini Tanpa Cash, Ini Cara Bayarnya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Perubahan besar langsung terasa lewat parkir non tunai Tasikmalaya, sistem parkir digital Tasik yang kini mulai diuji coba di Jalan HZ Mustofa. Tanpa uang cash, tanpa ribet, cukup scan QRIS—cara bayar parkir QRIS ini langsung jadi perbincangan warga karena dinilai lebih praktis dan modern.

Tidak seperti biasanya, pengalaman parkir kini terasa berbeda. Jika sebelumnya pengendara harus menyiapkan uang tunai, sekarang semuanya bisa dilakukan lewat ponsel. Karena itu, banyak warga mengaku terkejut sekaligus penasaran mencoba sistem baru ini.

Langkah ini digagas oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Dinas Perhubungan sebagai bagian dari percepatan digitalisasi layanan publik. Selain itu, kebijakan ini juga mendukung gaya hidup masyarakat yang semakin bergantung pada transaksi digital.

Parkir Tanpa Uang Cash, Begini Cara Kerjanya

Begitu tiba di lokasi parkir, pengguna tidak lagi diminta uang tunai. Sebaliknya, mereka cukup memindai barcode QRIS yang telah tersedia di titik parkir.

Setelah itu, pembayaran langsung diproses melalui aplikasi dompet digital atau mobile banking. Proses ini berlangsung cepat, bahkan hanya dalam hitungan detik. Oleh karena itu, antrean panjang yang biasanya terjadi bisa ditekan secara signifikan.

Menariknya, sistem ini juga mencatat setiap transaksi secara otomatis. Dengan demikian, pengguna bisa merasa lebih aman karena tidak ada lagi kekhawatiran soal tarif tidak jelas.

Kenapa Warga Langsung Tertarik?

Ada beberapa alasan kuat mengapa sistem ini langsung menarik perhatian. Pertama, masyarakat sudah terbiasa menggunakan QRIS untuk belanja sehari-hari. Jadi, adaptasi terasa mudah.

Kedua, sistem ini menghilangkan kebutuhan membawa uang kecil. Hal ini sering menjadi masalah klasik saat parkir.

Selain itu, transparansi menjadi nilai lebih. Pengguna bisa melihat langsung jumlah yang dibayarkan tanpa khawatir adanya biaya tambahan.

Karena alasan tersebut, banyak warga menilai parkir non tunai bukan sekadar inovasi, tetapi kebutuhan masa kini.

Bukan Sekadar Uji Coba, Ini Arah Masa Depan

Program ini tidak berdiri sendiri. Sebaliknya, langkah ini menjadi bagian dari visi besar “Tasik Melayani” yang fokus pada digitalisasi berbagai layanan publik.

Dengan adanya sistem parkir digital, pemerintah ingin menciptakan layanan yang lebih efisien dan akuntabel. Oleh sebab itu, uji coba ini menjadi langkah awal sebelum diterapkan lebih luas.

Jika hasilnya positif, sistem ini berpotensi diperluas ke berbagai titik strategis di kota. Artinya, ke depan masyarakat bisa menikmati layanan serupa di banyak lokasi.

Dampak Nyata yang Langsung Terasa

Sejak uji coba dimulai, perubahan langsung dirasakan oleh pengguna kendaraan. Proses parkir menjadi lebih cepat karena tidak perlu transaksi manual.

Selain itu, keamanan meningkat karena pembayaran dilakukan secara digital. Setiap transaksi tercatat dengan jelas sehingga meminimalkan potensi kesalahan.

Di sisi lain, petugas parkir juga lebih mudah dalam mengelola transaksi. Hal ini tentu berdampak pada peningkatan kualitas layanan secara keseluruhan.

Baca juga: 44 Tahun Letusan Galunggung: Doa Bersama Menggetarkan Hati Warga Tasikmalaya

Masih Ada Tantangan, Tapi Optimisme Tinggi

Meski mendapat respons positif, beberapa tantangan tetap muncul. Misalnya, masih ada masyarakat yang belum terbiasa menggunakan QRIS.

Namun demikian, edukasi terus dilakukan agar semua kalangan bisa memahami sistem ini. Selain itu, peningkatan infrastruktur juga menjadi perhatian utama.

Walaupun begitu, optimisme tetap tinggi. Banyak pihak yakin sistem ini akan menjadi standar baru di masa depan. (GZ)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • korupsi dana desa

    Mantan Sekdes Sukaresik Ditangkap, Korupsi Dana Desa Kembali Menggoyang Kepercayaan Publik

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Penangkapan mantan sekdes Sukaresik membuka masalah serius tata kelola Dana Desa dan dampaknya bagi layanan publik. albadarpost.com, EDITORIAL – Penangkapan mantan Sekretaris Desa Sukaresik, YS, atas dugaan korupsi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2022 kembali menegaskan rapuhnya tata kelola anggaran publik di tingkat desa. Peristiwa ini penting bukan semata […]

  • Ilustrasi 4 Sifat Wajib Rasul: Sidiq Amanah Tabligh Fathonah sebagai teladan kepemimpinan Islam.

    Sidiq Amanah Tabligh Fathonah: Teladan Kepemimpinan

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Empat Sifat Wajib Rasul—yakni Sidiq, Amanah, Tabligh, dan Fathonah—menjadi fondasi utama dalam memahami karakter nabi dan rasul dalam Islam. Empat sifat rasul ini bukan sekadar konsep teologis, melainkan teladan kepemimpinan dan akhlak mulia yang relevan sepanjang zaman. Melalui sifat jujur, terpercaya, menyampaikan kebenaran, serta cerdas dan bijaksana, para rasul menunjukkan standar moral […]

  • laporan orang tua

    Laporan Orang Tua Bongkar Dugaan Pelecehan Guru SD

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 20
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUNANIORA – Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang guru sekolah dasar di Tangerang Selatan terungkap setelah orang tua siswa memberanikan diri melapor ke pihak berwenang. Laporan tersebut menjadi pintu masuk bagi aparat kepolisian untuk melakukan penyelidikan hingga menangkap terduga pelaku. Peristiwa ini menegaskan peran penting orang tua dalam melindungi anak dari kejahatan di […]

  • Pesantren Tasikmalaya

    Tasikmalaya Juara! Ini Daerah dengan Pesantren Terbanyak di Jabar

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 23
    • 0Komentar

    albadarapost.com, BERITA DAERAH – Pesantren di Kabupaten Tasikmalaya kembali jadi sorotan. Data terbaru menunjukkan jumlah pesantren di Tasikmalaya menjadi yang terbanyak di Jawa Barat. Bahkan, dominasi basis pesantren Tasikmalaya ini mengungguli wilayah besar lain seperti Bogor dan Garut. Fakta ini mempertegas posisi Tasikmalaya sebagai pusat pendidikan Islam yang terus berkembang pesat. Berdasarkan data dari GoodStats […]

  • menunda amal baik

    Ulama Ingatkan Bahaya Menunda Amal Baik dan Dampaknya

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 22
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Menunda amal baik bukan sekadar persoalan waktu, tetapi menyangkut kualitas iman dan arah hidup seorang Muslim. Ulama tasawuf Syekh ‘Athaillah As-Sakandari menegaskan, kebiasaan menunda kebaikan dengan alasan menunggu momen yang lebih tepat merupakan tanda kebodohan yang nyata. Peringatan ini relevan di tengah masyarakat modern yang kerap menunda ibadah, sedekah, dan tanggung jawab […]

  • gaji tertinggi ASEAN

    Data Gaji ASEAN 2026: Jakarta Tersalip, Thailand Justru Melonjak

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 22
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Gaji tertinggi ASEAN, atau rata-rata upah bersih di Asia Tenggara, kembali menjadi sorotan setelah data terbaru dirilis. Berdasarkan data dari GoodStats menunjukkan peta gaji tertinggi di ASEAN yang timpang, sekaligus memperlihatkan posisi upah kota besar ASEAN yang tidak merata—terutama ketika Jakarta justru tertahan di papan tengah. Namun demikian, satu fakta langsung […]

expand_less