Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Masjid Rahmatullah BRP Buktikan Masjid Pusat Kepedulian

Masjid Rahmatullah BRP Buktikan Masjid Pusat Kepedulian

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA TASIKMALAYASantunan Masjid Rahmatullah BRP kembali menguatkan makna bahwa masjid bukan sekadar ruang ibadah. Santunan Masjid Rahmatullah BRP sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian sosial warga terhadap kaum dhuafa dan fakir miskin. Melalui kegiatan berbagi ini, Masjid Rahmatullah BRP memperlihatkan peran strategisnya sebagai pusat solidaritas umat menjelang Ramadhan 1447 Hijriah.

Sejak pagi, suasana di lingkungan masjid terasa berbeda. Warga Perumahan Bumi Resik Panglayungan (BRP), Kota Tasikmalaya, datang dengan semangat kebersamaan. Mereka tidak hanya membawa donasi, tetapi juga harapan agar keberkahan Ramadhan bisa dirasakan bersama.

Selain itu, kegiatan ini mempertemukan berbagai lapisan masyarakat. Pengurus masjid, tokoh lingkungan, hingga para relawan duduk bersama memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran. Karena itu, santunan yang diberikan bukan sekadar angka, melainkan simbol kepedulian kolektif.

Masjid sebagai Pusat Pemberdayaan Sosial

Selama ini, masjid kerap dipahami sebatas tempat shalat dan kajian. Namun, Santunan Masjid Rahmatullah BRP menunjukkan fungsi yang lebih luas. Masjid hadir sebagai pusat pemberdayaan sosial yang menyentuh kebutuhan riil masyarakat.

Baca juga: Sombong dalam Ibadah: Dosa yang Terlihat Suci

Pertama, pengurus masjid menggalang partisipasi warga melalui iuran sukarela. Kemudian, panitia menyusun data penerima manfaat secara terbuka dan terukur. Setelah itu, bantuan disalurkan kepada 1.326 penerima yang terdiri dari kaum dhuafa, fakir miskin, dan fisabilillah.

Dengan demikian, masjid tidak hanya menjadi tempat berkumpul untuk ibadah ritual, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi sosial. Bahkan, kegiatan ini memperkuat ikatan emosional antarwarga. Mereka merasa memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga harmoni lingkungan.

Lebih jauh lagi, momentum menjelang Ramadhan menjadi pengingat bahwa berbagi merupakan inti ajaran Islam. Oleh sebab itu, kegiatan sosial seperti ini mampu menumbuhkan kesadaran bersama tentang pentingnya empati.

Ramadhan, Momentum Menguatkan Solidaritas

Menjelang bulan suci, semangat berbagi terasa semakin kuat. Santunan Masjid Rahmatullah BRP hadir sebagai bagian dari rangkaian Cahaya Ramadhan 1447 H. Tidak hanya santunan, acara juga diisi tausiyah yang mengingatkan pentingnya kepedulian sosial.

Baca juga: Rahasia Masak Kerang Tutut Cabe Ijo Bumbu Melimpah

Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga menghadirkan ketenangan batin. Para penerima manfaat menyampaikan rasa syukur, sementara para donatur merasakan kebahagiaan karena bisa berkontribusi langsung. Dengan kata lain, semua pihak memperoleh keberkahan.

Karena itu, kegiatan ini layak menjadi contoh bagi lingkungan lain. Masjid mampu menggerakkan potensi umat jika dikelola dengan visi yang jelas. Apalagi, ketika kepedulian sosial dijadikan agenda rutin, dampaknya akan terasa lebih luas.

Di tengah tantangan ekonomi yang tidak ringan, solidaritas menjadi kunci. Santunan yang digelar di Masjid Rahmatullah BRP membuktikan bahwa kekuatan komunitas mampu menghadirkan solusi nyata. Bahkan, langkah kecil yang dilakukan bersama bisa memberi perubahan besar.


Pada akhirnya, Santunan Masjid Rahmatullah BRP menegaskan kembali identitas masjid sebagai pusat kehidupan umat. Ia bukan hanya tempat bersujud, melainkan juga ruang berbagi dan menguatkan sesama. Ramadhan pun hadir bukan sekadar ritual tahunan, tetapi momentum untuk memperluas kepedulian.

Jika semangat ini terus dijaga, maka masjid akan tetap menjadi jantung masyarakat. Dan dari sana, cahaya kebersamaan akan terus menyala, tidak hanya di bulan suci, tetapi sepanjang waktu. (GZ)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • mafia dapur MBG Ciamis

    Warga Ciamis Rugi Rp135 Juta, Modus Jual Beli Dapur MBG Terbongkar

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 19
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus mafia dapur MBG Ciamis mulai menyita perhatian publik setelah seorang warga mengaku kehilangan uang hingga Rp135 juta. Korban mengaku tergiur janji mendapatkan titik koordinat dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun hingga kini, lokasi dapur yang dijanjikan tidak pernah muncul dalam sistem resmi. Dugaan sindikat penipuan dapur MBG pun mulai […]

  • Pelabuhan Batam dipadati warga Singapura yang menyeberang untuk berbelanja dan memenuhi kebutuhan hidup akibat mahalnya biaya hidup di Singapura

    Batam Jadi Pelarian Biaya Hidup Warga Singapura

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Setiap 30–60 menit, sebuah kapal feri berangkat dari Singapura menuju Batam. Ritmenya lebih menyerupai jadwal MRT kota maju ketimbang transportasi laut lintas negara. Jumlah penumpangnya pun mencolok: sekitar 10.000 orang per hari. Fenomena ini terjadi di luar musim liburan. Batam sedang mengalami sesuatu yang melampaui lonjakan wisata. Kota ini berubah menjadi […]

  • tekanan fiskal

    Tekanan Fiskal Menghimpit APBD Jabar 2026, Ini Sikap Pemprov

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Tekanan fiskal menghimpit APBD Jawa Barat 2026. Pemprov Jabar tetap menjaga pembangunan prioritas. APBD Jabar 2026 Tertekan Tekanan Fiskal, Pemprov Tetap Jaga Pembangunan albadarpost.com, BERITA DAERAH – Tekanan fiskal kembali menjadi tantangan utama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026. Ruang fiskal yang semakin menyempit membuat pemerintah daerah harus […]

  • pungli Jembatan Cirahong

    Viral! 5 Hal di Balik Dugaan Pungli Jembatan Cirahong Tasikmalaya

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus pungli Jembatan Cirahong mendadak viral dan ramai dibicarakan di media sosial. Dugaan pungutan liar di Jembatan Cirahong, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya itu memicu kemarahan banyak warga. Selain itu, sejumlah netizen mengaku pernah mengalami hal serupa ketika melintas di jembatan penghubung Tasikmalaya dan Ciamis tersebut. Video yang beredar memperlihatkan beberapa pengendara […]

  • Ilustrasi tradisi mudik Indonesia saat Lebaran dengan kendaraan memenuhi jalan raya menuju kampung halaman

    Asal Usul Mudik yang Jarang Dibahas, Ternyata Bukan Hanya Tradisi Lebaran

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Mudik Indonesia, tradisi pulang kampung saat Lebaran, sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Setiap tahun jutaan orang melakukan perjalanan jauh untuk mudik ke kampung halaman. Namun, asal usul mudik Indonesia ternyata tidak hanya berkaitan dengan Idulfitri. Tradisi ini memiliki akar sejarah panjang yang jarang dibahas media, mulai dari budaya desa Nusantara […]

  • Ketua Umum PBNU Gus Yahya menyampaikan pesan konsolidasi NU menjelang abad kedua dalam peringatan Harlah ke-100 Nahdlatul Ulama

    Konsolidasi NU Menjelang Abad Kedua

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Nahdlatul Ulama resmi melangkah ke fase baru sejarahnya. Seratus tahun perjalanan NU bukan hanya penanda usia, melainkan titik refleksi sekaligus penentuan arah. Dalam momentum Harlah ke-100, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menyampaikan pesan kunci yang tegas: konsolidasi organisasi menjadi syarat utama memasuki NU abad kedua. Pesan itu bukan sekadar seruan […]

expand_less