Breaking News
light_mode
Beranda » Cakrawala » Mengharukan! Polisi Ini Mengajar Santri Diam-Diam Selama 12 Tahun

Mengharukan! Polisi Ini Mengajar Santri Diam-Diam Selama 12 Tahun

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
  • visibility 195
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, CAKRAWALAPolisi mengajar santri mungkin terdengar tidak biasa, namun kisah ini benar-benar nyata. Sosok polisi jadi guru, pengabdian anggota polisi, dan kisah inspiratif pendidik ini datang dari Aceh. Selama lebih dari satu dekade, seorang perwira polisi tetap konsisten membagi ilmu kepada santri di pesantren tradisional. Oleh karena itu, cerita polisi mengajar santri ini langsung menyentuh hati banyak orang.

Selain itu, di tengah kesibukan tugas negara, ia tetap meluangkan waktu untuk pendidikan. Hal ini menunjukkan bahwa dedikasi tidak selalu harus terlihat besar, tetapi bisa hadir dalam langkah sederhana yang konsisten.

Sosok Polisi yang Memilih Mengabdi Lewat Pendidikan

Perwira tersebut dikenal sebagai Iptu Jumadil Firdaus. Ia tidak hanya menjalankan tugas sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga berperan sebagai guru bagi para santri.

Setiap hari, setelah menyelesaikan dinas, ia langsung menuju pesantren. Di sana, ia mengajar tanpa pamrih. Bahkan, ia sudah menjalani rutinitas ini sejak sekitar tahun 2012.

Baca juga: Jarang Diketahui! Ini Cara UMKM Kalahkan Produk Raksasa

Menariknya, ia tidak menjadikan aktivitas ini sebagai pekerjaan tambahan. Sebaliknya, ia memandangnya sebagai bentuk ibadah dan tanggung jawab moral kepada masyarakat.

Mengajar di Pesantren Tradisional dengan Penuh Ketulusan

Di pesantren tradisional Aceh, suasana belajar sangat sederhana. Namun, semangat belajar para santri tetap tinggi.

Iptu Jumadil saat mengajar santri (Foto: Detik.Com)

Iptu Jumadil mengajarkan berbagai ilmu agama seperti:

  • Membaca Al-Qur’an
  • Ilmu tajwid
  • Kitab berbahasa Arab

Selain itu, jumlah santri yang ia ajar tidak sedikit. Bahkan, dalam beberapa kesempatan, jumlahnya mencapai ratusan.

Meskipun fasilitas terbatas, proses belajar tetap berjalan dengan penuh kehangatan. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas pendidikan tidak selalu ditentukan oleh sarana.

Konsistensi yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade

Tidak banyak orang mampu menjaga konsistensi selama belasan tahun. Namun, Iptu Jumadil membuktikan bahwa hal tersebut mungkin dilakukan.

Kunci utamanya terletak pada disiplin waktu. Ia mengatur jadwal dengan rapi agar tugas sebagai polisi dan guru tetap berjalan seimbang.

Selain itu, dukungan keluarga juga berperan besar. Tanpa dukungan tersebut, tentu sulit menjalani dua tanggung jawab sekaligus.

Lebih jauh lagi, ia tidak pernah mengeluh. Justru, ia menikmati setiap proses yang dijalani.

Mengajar Bukan Soal Materi, Tapi Panggilan Hati

Banyak orang bekerja demi penghasilan. Namun, kisah ini menunjukkan sudut pandang berbeda.

Iptu Jumadil tidak mengajar karena materi. Ia melakukannya karena panggilan hati. Ia percaya bahwa berbagi ilmu adalah amal jariyah yang terus mengalir.

Selain itu, ia ingin memberikan dampak positif bagi generasi muda. Dengan ilmu agama, ia berharap para santri memiliki bekal hidup yang kuat.

Oleh sebab itu, dedikasi seperti ini menjadi sangat langka dan berharga.

Pelajaran Penting dari Kisah Ini

Dari kisah inspiratif ini, ada beberapa hal yang bisa dipetik:

  • Konsistensi lebih penting daripada pencapaian instan
  • Niat yang tulus akan menghasilkan dampak besar
  • Setiap profesi bisa menjadi ladang pengabdian
  • Pendidikan tetap menjadi kunci masa depan

Selain itu, kita juga diingatkan bahwa perubahan besar sering dimulai dari langkah kecil yang dilakukan terus-menerus.

Polisi mengajar santri bukan sekadar cerita, tetapi bukti nyata bahwa dedikasi tidak mengenal batas profesi. Iptu Jumadil menunjukkan bahwa pengabdian bisa dilakukan dengan cara sederhana namun berdampak luas.

Dengan konsistensi, ketulusan, dan niat yang kuat, seseorang bisa memberi perubahan nyata bagi banyak orang. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi penipuan emas dengan pelaku menyerahkan barang berharga dalam transaksi mencurigakan di area perkotaan

    Geger! Wanita Singapura Rugi 8,6 Kg Emas Akibat Penipuan Canggih

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 187
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Kasus penipuan emas kembali menghebohkan publik setelah seorang wanita di Singapura kehilangan 8,6 kilogram emas akibat modus penipuan yang sangat rapi. Penipuan emas ini, yang juga dikenal sebagai scam penyamaran pejabat atau penipuan aset, menunjukkan bagaimana pelaku memanfaatkan rasa takut korban untuk melancarkan aksinya. Peristiwa ini bermula ketika korban menerima panggilan […]

  • Gus Yaqut tahanan rumah

    Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah: Apa Kata KUHAP?

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 177
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Isu Gus Yaqut jadi tahanan rumah tidak hanya ramai secara politik, tetapi juga menarik jika dilihat dari perspektif hukum. Banyak yang bertanya, apakah pengalihan penahanan Gus Yaqut dari rutan ke rumah sesuai dengan aturan? Dalam konteks ini, tahanan rumah Gus Yaqut sebenarnya telah diatur dalam KUHAP dan regulasi hukum pidana Indonesia. […]

  • Argentina vs Cabo Verde

    Argentina vs Cabo Verde, Mimpi Besar Hadapi Messi

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Argentina vs Cabo Verde akan menjadi salah satu pertandingan paling menarik pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Duel yang berlangsung di Miami, Amerika Serikat, Jumat (3/7/2026) waktu setempat itu mempertemukan juara bertahan dengan tim debutan yang sukses mencuri perhatian setelah menahan imbang Spanyol dan menyingkirkan Uruguay pada fase grup. Kini, Argentina […]

  • Bupati Tasikmalaya menyerahkan penghargaan atlet Tasikmalaya dalam apel gabungan di Lapangan Setda 2026

    Penghargaan Atlet Tasikmalaya Warnai Apel Gabungan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Momentum apel pagi gabungan di Lapangan Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Senin (23/02/2026), menjadi panggung strategis bagi penghargaan atlet Tasikmalaya sekaligus penguatan kolaborasi lintas sektor. Selain pemberian apresiasi bagi para atlet dan duta berprestasi, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya juga menandatangani kesepakatan bersama dengan Perum Perhutani. Langkah ini menegaskan komitmen daerah dalam membangun sinergi […]

  • Pengamanan Bank Sukaraja

    Bank BJB Sukaraja Tasikmalaya Dijaga Ketat, Polisi Pastikan Transaksi Aman

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pengamanan Bank Sukaraja Sukabumi kembali diperketat setelah aktivitas transaksi nasabah di Bank BJB Sukaraja meningkat signifikan pada Jumat (24/4/2026). Pengamanan Bank Sukaraja atau penjagaan intensif objek vital perbankan ini dilakukan Polsek Sukaraja untuk memastikan situasi tetap aman di tengah mobilitas warga yang semakin padat di awal akhir pekan. Sejak pagi, suasana […]

  • Galunggung Tasikmalaya

    Di Balik Gerak Jalan Galunggung, Bupati Soroti Makna Kebangkitan Tasikmalaya

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 180
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Galunggung Tasikmalaya pagi itu terlihat lebih hidup dari biasanya. Sejak matahari belum tinggi, kawasan wisata Cipanas sudah dipenuhi warga yang datang untuk mengikuti Gerak Jalan Tematik Galunggung “82” tahun 2026, Minggu (26/04/2026). Kegiatan ini juga dikenal sebagai gerak jalan Galunggung yang setiap tahun makin ramai dan jadi perhatian di kalender wisata […]

expand_less