Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pedagang Cikurubuk Terjepit, Toko Sen Sen Tasikmalaya Jadi Sorotan

Pedagang Cikurubuk Terjepit, Toko Sen Sen Tasikmalaya Jadi Sorotan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
  • visibility 198
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Polemik mengenai toko Sen Sen Tasikmalaya kembali menjadi sorotan setelah pedagang Pasar Cikurubuk menyuarakan protes pada Senin (9/3/2026). Mereka menilai aktivitas usaha toko tersebut memicu persaingan yang tidak seimbang. Selain dikenal sebagai toko grosir, sejumlah pedagang juga menilai toko tersebut ikut menjual barang secara eceran, sehingga membuat pedagang kecil kehilangan pelanggan.

Situasi ini kemudian memicu keresahan di kalangan pedagang pasar tradisional. Sebab, selama ini banyak kios di Pasar Cikurubuk bergantung pada penjualan eceran kepada masyarakat sekitar. Ketika toko besar menawarkan harga lebih murah dengan sistem yang sama, pedagang kecil kesulitan mempertahankan omzet.

Karena itu, isu mengenai toko Sen Sen Tasikmalaya tidak sekadar persoalan persaingan dagang biasa. Persoalan ini juga menyangkut keberlangsungan ekonomi pedagang kecil yang selama puluhan tahun menggantungkan hidupnya di pasar tradisional tersebut.

Persaingan Dagang Dinilai Tidak Seimbang

Pedagang Pasar Cikurubuk menilai praktik usaha yang memadukan grosir dan eceran dapat menciptakan ketimpangan. Pasalnya, pedagang kecil membeli barang dari distributor dengan harga tertentu, lalu menjual kembali dengan margin tipis.

Namun sebaliknya, toko besar memiliki akses modal dan pasokan barang yang lebih kuat. Akibatnya, harga jual mereka bisa lebih rendah dibandingkan pedagang pasar.

Selain itu, pedagang juga khawatir kondisi tersebut akan berdampak pada kelangsungan usaha mereka. Jika konsumen lebih memilih berbelanja di toko besar, maka kios-kios kecil akan kehilangan pembeli secara bertahap.

Di sisi lain, pasar tradisional selama ini menjadi ruang ekonomi rakyat. Banyak keluarga bergantung pada aktivitas perdagangan di pasar. Oleh sebab itu, pedagang berharap pemerintah dapat menjaga keseimbangan usaha agar semua pelaku ekonomi mendapat kesempatan yang sama.

Pedagang Desak Penertiban Usaha

Sejumlah pedagang kemudian menyuarakan aspirasi mereka kepada pemerintah daerah. Mereka meminta adanya evaluasi terhadap izin usaha yang dimiliki toko Sen Sen Tasikmalaya.

Pedagang berharap pemerintah menertibkan praktik usaha yang dianggap tidak sesuai dengan izin yang berlaku. Selain itu, mereka juga meminta pengawasan perdagangan diperketat agar kejadian serupa tidak terjadi di masa mendatang.

Suasana demo di depan Toko Sensen Tasikmalaya, Senin (9/3/2026).

Para pedagang menegaskan bahwa mereka tidak menolak keberadaan toko besar. Akan tetapi, mereka menginginkan aturan usaha dijalankan secara adil. Dengan begitu, persaingan tetap sehat dan tidak merugikan pedagang kecil.

Regulasi Perdagangan yang Berlaku

Dalam praktik perdagangan modern, pemerintah sebenarnya telah mengatur hubungan antara usaha besar dan usaha kecil. Salah satu regulasi yang relevan yaitu Peraturan Presiden Nomor 112 Tahun 2007 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan, dan Toko Modern.

Peraturan tersebut menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk mengatur keberadaan pusat perdagangan agar tidak mematikan pasar tradisional.

Baca juga: Tak Hanya Kolak, Ini 3 Bubur Khas Nusantara untuk Menu Buka Puasa

Selain itu, Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 23 Tahun 2021 tentang Pedoman Pengembangan, Penataan, dan Pembinaan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara usaha modern dan pedagang kecil.

Regulasi tersebut menegaskan bahwa pemerintah daerah dapat melakukan pengawasan terhadap izin usaha serta mekanisme penjualan yang dijalankan oleh pelaku usaha.

Dengan adanya aturan tersebut, pemerintah diharapkan mampu menciptakan ekosistem perdagangan yang adil bagi semua pihak.

Harapan Pedagang untuk Masa Depan Pasar Tradisional

Pedagang Pasar Cikurubuk berharap polemik mengenai toko Sen Sen Tasikmalaya dapat menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola perdagangan di daerah. Mereka menginginkan pasar tradisional tetap menjadi pusat ekonomi rakyat yang sehat dan berkelanjutan.

Selain itu, pedagang juga berharap pemerintah lebih aktif mendengar aspirasi mereka. Sebab, pedagang kecil merupakan bagian penting dari perekonomian daerah.

Jika keseimbangan usaha dapat dijaga, maka pasar tradisional akan tetap hidup di tengah perkembangan perdagangan modern.

Pada akhirnya, keberpihakan terhadap ekonomi rakyat menjadi kunci utama agar roda perdagangan berjalan secara adil dan berkelanjutan. (GZ)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keluarga korban melapor ke Polres Tasikmalaya terkait kasus bobotoh tewas diduga dikeroyok usai nobar Persib.

    Pulang Nobar Persib, Remaja Tasikmalaya Tewas Dikeroyok

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 197
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus bobotoh tewas di Tasikmalaya usai menonton bareng pertandingan Persib Bandung kembali menyita perhatian publik. Seorang remaja berinisial MI (18), warga Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pengeroyokan brutal saat perjalanan pulang dari acara nobar laga Bhayangkara FC melawan Persib Bandung. Peristiwa tragis itu kini resmi dilaporkan […]

  • Anak Hilang Ditemukan

    Anak Hilang Ditemukan, Pelajaran Besar di Hari Anak Nasional

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Anak hilang ditemukan dan kembali ke pelukan keluarganya setelah proses pencarian yang melibatkan aparat kepolisian, pemerintah, Forkopimcam, serta masyarakat. Kabar anak yang sempat hilang itu menjadi angin segar bagi keluarga sekaligus mengakhiri kecemasan yang sempat menyelimuti proses pencarian anak. Informasi yang disampaikan Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candra, Kamis (23/7/2026) […]

  • Evakuasi Hape

    Hape Jatuh ke Got Tengah Malam, Damkar Ciamis Bergerak Cepat

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Tidak semua panggilan ke petugas pemadam kebakaran berhubungan dengan kobaran api. Di Ciamis, sebuah operasi evakuasi hape atau ponsel yang jatuh ke dalam saluran got justru menjadi salah satu aksi penyelamatan yang menarik perhatian pada dini hari. Peristiwa itu terjadi Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 01.45 WIB di kawasan dekat Ganesha Operation […]

  • Menteri Sosial Gus Ipul silaturahmi dengan kiai dan pengasuh pesantren di kawasan Tapal Kuda Jawa Timur saat Lebaran

    Temui Kiai Pesantren Tapal Kuda, Gus Ipul Bawa Salam Presiden

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 175
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Gus Ipul silaturahmi kiai Tapal Kuda menjadi salah satu agenda penting pada momentum Idulfitri tahun ini. Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul melakukan kunjungan Lebaran ke sejumlah ulama dan pengasuh pesantren di kawasan Tapal Kuda, Jawa Timur. Dalam kunjungan tersebut, Gus Ipul juga menyampaikan salam Presiden kepada para kiai, sekaligus mempererat […]

  • Kebakaran pabrik mie lidi

    Api dari Oven Hanguskan Pabrik Mie Lidi di Leuwisari Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 169
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kebakaran pabrik mie lidi di Tasikmalaya menghanguskan seluruh ruang produksi pada Selasa malam, 12 Mei 2026. Insiden itu terjadi di Kampung Kalieung RT/RW 005/002, Desa Linggawangi, Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya. Api diduga muncul dari oven pengering mie lidi saat proses produksi masih berlangsung. Peristiwa kebakaran pabrik mie lidi tersebut langsung menyita […]

  • bawaslu-tasikmalaya

    Bawaslu Tasikmalaya Terkendala Bukti dan Saksi

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Bawaslu Tasikmalaya mengungkap kendala utama dalam menangani pelanggaran pemilu Tasikmalaya, yakni minimnya bukti dan saksi yang bersedia memberikan keterangan. Kondisi tersebut membuat sejumlah laporan maupun temuan dugaan pelanggaran tidak dapat diproses hingga tahap penindakan meskipun indikasi awal telah ditemukan. Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat (Parmas), dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kota Tasikmalaya, Enceng […]

expand_less