Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pedagang Cikurubuk Terjepit, Toko Sen Sen Tasikmalaya Jadi Sorotan

Pedagang Cikurubuk Terjepit, Toko Sen Sen Tasikmalaya Jadi Sorotan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
  • visibility 72
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Polemik mengenai toko Sen Sen Tasikmalaya kembali menjadi sorotan setelah pedagang Pasar Cikurubuk menyuarakan protes pada Senin (9/3/2026). Mereka menilai aktivitas usaha toko tersebut memicu persaingan yang tidak seimbang. Selain dikenal sebagai toko grosir, sejumlah pedagang juga menilai toko tersebut ikut menjual barang secara eceran, sehingga membuat pedagang kecil kehilangan pelanggan.

Situasi ini kemudian memicu keresahan di kalangan pedagang pasar tradisional. Sebab, selama ini banyak kios di Pasar Cikurubuk bergantung pada penjualan eceran kepada masyarakat sekitar. Ketika toko besar menawarkan harga lebih murah dengan sistem yang sama, pedagang kecil kesulitan mempertahankan omzet.

Karena itu, isu mengenai toko Sen Sen Tasikmalaya tidak sekadar persoalan persaingan dagang biasa. Persoalan ini juga menyangkut keberlangsungan ekonomi pedagang kecil yang selama puluhan tahun menggantungkan hidupnya di pasar tradisional tersebut.

Persaingan Dagang Dinilai Tidak Seimbang

Pedagang Pasar Cikurubuk menilai praktik usaha yang memadukan grosir dan eceran dapat menciptakan ketimpangan. Pasalnya, pedagang kecil membeli barang dari distributor dengan harga tertentu, lalu menjual kembali dengan margin tipis.

Namun sebaliknya, toko besar memiliki akses modal dan pasokan barang yang lebih kuat. Akibatnya, harga jual mereka bisa lebih rendah dibandingkan pedagang pasar.

Selain itu, pedagang juga khawatir kondisi tersebut akan berdampak pada kelangsungan usaha mereka. Jika konsumen lebih memilih berbelanja di toko besar, maka kios-kios kecil akan kehilangan pembeli secara bertahap.

Di sisi lain, pasar tradisional selama ini menjadi ruang ekonomi rakyat. Banyak keluarga bergantung pada aktivitas perdagangan di pasar. Oleh sebab itu, pedagang berharap pemerintah dapat menjaga keseimbangan usaha agar semua pelaku ekonomi mendapat kesempatan yang sama.

Pedagang Desak Penertiban Usaha

Sejumlah pedagang kemudian menyuarakan aspirasi mereka kepada pemerintah daerah. Mereka meminta adanya evaluasi terhadap izin usaha yang dimiliki toko Sen Sen Tasikmalaya.

Pedagang berharap pemerintah menertibkan praktik usaha yang dianggap tidak sesuai dengan izin yang berlaku. Selain itu, mereka juga meminta pengawasan perdagangan diperketat agar kejadian serupa tidak terjadi di masa mendatang.

Suasana demo di depan Toko Sensen Tasikmalaya, Senin (9/3/2026).

Para pedagang menegaskan bahwa mereka tidak menolak keberadaan toko besar. Akan tetapi, mereka menginginkan aturan usaha dijalankan secara adil. Dengan begitu, persaingan tetap sehat dan tidak merugikan pedagang kecil.

Regulasi Perdagangan yang Berlaku

Dalam praktik perdagangan modern, pemerintah sebenarnya telah mengatur hubungan antara usaha besar dan usaha kecil. Salah satu regulasi yang relevan yaitu Peraturan Presiden Nomor 112 Tahun 2007 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan, dan Toko Modern.

Peraturan tersebut menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk mengatur keberadaan pusat perdagangan agar tidak mematikan pasar tradisional.

Baca juga: Tak Hanya Kolak, Ini 3 Bubur Khas Nusantara untuk Menu Buka Puasa

Selain itu, Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 23 Tahun 2021 tentang Pedoman Pengembangan, Penataan, dan Pembinaan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara usaha modern dan pedagang kecil.

Regulasi tersebut menegaskan bahwa pemerintah daerah dapat melakukan pengawasan terhadap izin usaha serta mekanisme penjualan yang dijalankan oleh pelaku usaha.

Dengan adanya aturan tersebut, pemerintah diharapkan mampu menciptakan ekosistem perdagangan yang adil bagi semua pihak.

Harapan Pedagang untuk Masa Depan Pasar Tradisional

Pedagang Pasar Cikurubuk berharap polemik mengenai toko Sen Sen Tasikmalaya dapat menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola perdagangan di daerah. Mereka menginginkan pasar tradisional tetap menjadi pusat ekonomi rakyat yang sehat dan berkelanjutan.

Selain itu, pedagang juga berharap pemerintah lebih aktif mendengar aspirasi mereka. Sebab, pedagang kecil merupakan bagian penting dari perekonomian daerah.

Jika keseimbangan usaha dapat dijaga, maka pasar tradisional akan tetap hidup di tengah perkembangan perdagangan modern.

Pada akhirnya, keberpihakan terhadap ekonomi rakyat menjadi kunci utama agar roda perdagangan berjalan secara adil dan berkelanjutan. (GZ)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konferensi pers Polres Ciamis terkait kasus penipuan hibah palsu Rp33 miliar dan uang mainan pecahan Rp100 ribu

    Sindikat Hibah Rp33 Miliar Terbongkar, Pelaku Menyamar Jadi Kiai

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana malam di kawasan Alun-alun Banjarsari awalnya terlihat biasa saja. Lampu jalan masih menyala terang. Beberapa warung kopi di pinggir jalan belum tutup sepenuhnya. Namun di tengah suasana itu, seorang pria bernama H. Nanang Kosim Rohmana ternyata sedang masuk ke dalam skenario penipuan yang sudah disusun cukup rapi. Korban percaya akan […]

  • judi online

    Tasikmalaya dan Lahirnya Gelombang Judi Online

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost menyoroti ledakan judi online di Kabupaten Tasikmalaya sebagai bukti kegagalan literasi digital dan tekanan ekonomi yang tak kunjung teratasi. Luka Sunyi yang Muncul dari Layar Kecil albadarpost.com, EDITORIAL – Ledakan judi online di Tasikmalaya bukan semata perkara moral. Ini adalah cermin luka ekonomi yang jarang diakui pemerintah daerah, tetapi terasa dalam setiap rumah […]

  • Pengamanan Nataru Jawa Barat

    Amanakan Nataru, Polda Jabar Siagakan 25.000 Personel

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Polda Jabar kerahkan 25.000 personel untuk pengamanan Nataru Jawa Barat demi kelancaran arus mudik dan wisata. albadarpost.com, FOKUS – Kepolisian Daerah Jawa Barat menyiagakan sedikitnya 25.000 personel gabungan untuk mengawal pergerakan warga selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Langkah ini diambil sebagai respons atas proyeksi lonjakan mobilitas masyarakat yang diperkirakan mencapai titik tertinggi […]

  • Tokoh Quraisy

    Tokoh Quraisy Paling Berpengaruh: Dari Penentang Jadi Pembela

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tokoh Quraisy selalu berada di pusat sejarah Islam. Dalam perjalanan Quraisy di Mekkah, kita melihat kontras yang tajam: ada tokoh Quraisy penentang Islam, ada pula tokoh Quraisy pendukung Islam. Namun yang jarang disadari, sebagian dari mereka justru berbalik arah—dari musuh menjadi pembela. Di titik inilah sejarah terasa hidup. Konflik tidak hanya terjadi di […]

  • gelombang tinggi BMKG

    BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan Indonesia, Nelayan Diminta Waspada

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    BMKG peringatkan potensi gelombang tinggi hingga 4 meter di sejumlah perairan Indonesia. Nelayan dan pelayaran diminta waspada. Gelombang Tinggi BMKG: Waspada di Perairan Indonesia albadarpost.com, LENSA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi gelombang tinggi di berbagai wilayah perairan Indonesia pada Senin (3/11/2025). Lembaga ini memperkirakan ketinggian gelombang laut […]

  • Pengurus Pemuda Muhammadiyah Kota Tasikmalaya bertemu Plh Wali Kota membahas Baitul Arqam 2026

    Bukan Sekadar Pelatihan, Baitul Arqam 2026 Siapkan Motor Penggerak Kota Tasik

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana ruang kerja Pelaksana Harian Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara, terlihat cukup hangat pada Selasa (26/5/2026). Beberapa pengurus Pemuda Muhammadiyah datang membawa map proposal dan agenda kaderisasi. Di atas meja, gelas kopi masih menyisakan uap tipis ketika pembicaraan mulai mengarah pada satu agenda besar: Baitul Arqam 2026. Bagi Pemuda Muhammadiyah […]

expand_less