Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Pinjol dalam Islam, Bolehkah? Simak Penjelasan Fiqihnya

Pinjol dalam Islam, Bolehkah? Simak Penjelasan Fiqihnya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
  • visibility 45
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Pertanyaan mengenai hukum pinjaman online dalam Islam semakin sering muncul seiring maraknya layanan pinjol di era digital. Banyak masyarakat ingin mengetahui apakah pinjaman online halal atau haram, serta bagaimana pandangan fiqih muamalah terhadap pinjaman berbasis aplikasi. Dalam kajian Islam, transaksi keuangan memiliki aturan jelas agar umat terhindar dari riba, penipuan, dan praktik yang merugikan pihak lain.

Karena itu, memahami batasan pinjaman online dalam Islam menjadi sangat penting. Selain membantu umat memilih layanan keuangan yang sesuai syariah, pemahaman ini juga mencegah praktik transaksi yang melanggar prinsip muamalah.

Q&A Seputar Hukum Pinjaman Online dalam Islam

Apa yang dimaksud pinjaman online?

Pinjaman online atau pinjol merupakan layanan pinjaman uang yang tersedia melalui aplikasi atau platform digital. Prosesnya berlangsung cepat karena peminjam cukup mengisi data melalui ponsel tanpa harus datang ke kantor lembaga keuangan.

Saat ini, banyak perusahaan teknologi finansial menawarkan layanan tersebut. Mereka biasanya menyediakan pinjaman dalam jumlah kecil hingga menengah dengan jangka waktu tertentu.

Namun, kemudahan itu sering memunculkan masalah baru. Beberapa layanan pinjol menetapkan bunga tinggi serta biaya tambahan yang memberatkan pengguna. Karena itu, masyarakat perlu memahami hukum transaksi tersebut dalam perspektif Islam.

Bagaimana hukum pinjaman online dalam Islam?

Secara prinsip, pinjaman dalam Islam diperbolehkan selama tidak mengandung riba dan unsur yang merugikan pihak lain. Dalam fiqih muamalah, konsep pinjaman dikenal dengan istilah qardh.

Qardh merupakan akad pinjaman di mana seseorang meminjamkan uang kepada pihak lain dengan kewajiban mengembalikan jumlah yang sama tanpa tambahan yang disyaratkan.

Masalah muncul ketika layanan pinjaman online menetapkan bunga atau keuntungan tertentu yang wajib dibayar oleh peminjam. Dalam pandangan mayoritas ulama, tambahan tersebut termasuk riba jika menjadi syarat dalam akad pinjaman.

Karena itu, hukum pinjaman online dapat berbeda tergantung pada sistem yang digunakan oleh penyedia layanan.

Apakah semua pinjaman online termasuk riba?

Tidak semua pinjaman online otomatis termasuk riba. Penilaian hukumnya bergantung pada mekanisme transaksi yang diterapkan.

Jika layanan pinjaman hanya meminta pengembalian pokok tanpa tambahan bunga, maka akad tersebut lebih mendekati konsep qardh yang diperbolehkan dalam Islam.

Namun, jika platform pinjaman menetapkan bunga atau biaya tambahan yang bersifat wajib, maka praktik tersebut masuk dalam kategori riba. Islam secara tegas melarang riba karena dapat menimbulkan ketidakadilan dalam transaksi.

Selain itu, sebagian layanan pinjol juga mengenakan denda yang berlipat ganda ketika peminjam terlambat membayar. Kondisi ini sering memperburuk keadaan finansial peminjam.

Batasan Pinjaman Online dalam Perspektif Fiqih Muamalah

Agar transaksi pinjaman tetap sesuai dengan prinsip Islam, para ulama memberikan beberapa batasan penting.

1. Tidak mengandung riba

Tambahan yang disyaratkan dalam akad pinjaman termasuk riba. Karena itu, pinjaman yang mewajibkan bunga tidak sesuai dengan prinsip muamalah Islam.

2. Akad harus jelas

Dalam setiap transaksi, kedua pihak harus memahami isi perjanjian secara transparan. Kejelasan akad mencegah perselisihan di kemudian hari.

3. Tidak merugikan salah satu pihak

Islam menekankan keadilan dalam transaksi. Karena itu, sistem pinjaman yang menjerat peminjam dengan denda berlebihan tidak sejalan dengan nilai syariah.

4. Tidak mengandung unsur penipuan

Layanan pinjaman harus menjelaskan biaya, tenor, serta risiko secara terbuka. Transparansi menjadi syarat penting dalam transaksi keuangan.

Bagaimana Cara Memilih Pinjaman yang Sesuai Syariah?

Masyarakat tetap dapat memanfaatkan layanan keuangan modern selama memperhatikan beberapa hal berikut.

Baca juga: Kebocoran Anggaran Tetap Nikmat Walau Negara Bicara Hemat

Pertama, pilih lembaga keuangan yang menerapkan prinsip syariah. Lembaga tersebut biasanya menggunakan akad yang sesuai dengan fiqih muamalah.

Kedua, baca seluruh ketentuan pinjaman sebelum menyetujui perjanjian. Langkah ini membantu peminjam memahami kewajiban yang harus dipenuhi.

Selain itu, hindari pinjaman yang memuat bunga tinggi atau biaya tambahan yang tidak jelas. Transparansi menjadi indikator penting dalam menilai kehalalan transaksi.

Terakhir, gunakan pinjaman hanya untuk kebutuhan yang benar-benar mendesak. Sikap ini membantu menjaga stabilitas keuangan pribadi.


Pembahasan mengenai hukum pinjaman online dalam Islam menunjukkan bahwa teknologi finansial tidak selalu bertentangan dengan prinsip syariah. Islam membolehkan pinjaman selama transaksi berlangsung secara adil dan bebas dari riba.

Namun, banyak layanan pinjaman online saat ini masih menerapkan sistem bunga yang bertentangan dengan konsep qardh dalam fiqih muamalah. Karena itu, umat Islam perlu lebih selektif ketika memilih layanan keuangan digital.

Dengan memahami batasan tersebut, masyarakat dapat memanfaatkan teknologi finansial secara bijak sekaligus tetap menjaga nilai-nilai syariah dalam kehidupan sehari-hari. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tradisi pondok pesantren santri belajar kitab kuning bersama kiai di lingkungan pesantren tradisional Indonesia

    Di Balik Kehidupan Santri: 7 Tradisi Pesantren yang Jarang Terungkap

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Tradisi pondok pesantren menjadi bagian penting dalam kehidupan santri di Indonesia. Budaya pesantren atau tradisi santri tidak hanya membentuk karakter religius, tetapi juga menanamkan nilai kedisiplinan, kebersamaan, serta penghormatan kepada guru. Banyak orang mengenal pesantren sebagai tempat belajar agama Islam. Namun di balik aktivitas mengaji dan belajar kitab, terdapat berbagai tradisi pondok […]

  • Paket C DPR

    Paket C DPR Jadi Sorotan

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Pendidikan kesetaraan kembali mencuri perhatian publik setelah Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengungkap fakta penting di hadapan DPR RI. Ia menyebut sejumlah anggota DPR merupakan lulusan Paket C, sebuah jalur pendidikan nonformal yang setara dengan SMA. Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Kompleks […]

  • SKCK online

    Polri Terapkan SKCK Online, Warga Bebas Pilih Lokasi Pengambilan

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Layanan SKCK online lewat Super Apps Polri memudahkan pengajuan tanpa mengikuti domisili dan akses lebih praktis. albadarpost.com, LENSA – Masyarakat kini tak lagi bergantung pada kantor polisi untuk mengurus SKCK online. Polri resmi menghadirkan layanan daring melalui aplikasi Super Apps Polri yang memungkinkan pengajuan dokumen secara mandiri dari ponsel. Kebijakan ini menjadi penting karena menekan […]

  • produk UMKM laris

    Tak Disangka! Produk UMKM Ini Dulunya Diremehkan, Kini Omzetnya Meledak

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Banyak orang dulu meragukan masa depan produk UMKM laris di tengah dominasi brand besar. Namun situasi berubah cepat. Produk usaha kecil, bisnis lokal kreatif, dan produk rumahan inovatif justru mencuri perhatian pasar digital. Yang menarik, sebagian besar produk ini tidak lahir dari modal besar. Mereka muncul dari eksperimen sederhana, bahkan ide […]

  • Ilustrasi perjalanan hidup manusia dari lahir dalam kekosongan, menjalani kehidupan penuh ambisi dunia, hingga kembali kepada Allah untuk mempertanggungjawabkan amalnya

    Hakikat Hidup Manusia: Mencari, Meninggalkan

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Suatu hari nanti, manusia akan mengingat satu kebenaran yang sering ia abaikan sepanjang hidupnya. Saat itu, tidak ada lagi suara pasar, tidak ada gemerlap dunia, dan tidak ada sorotan pencapaian. Yang tersisa hanyalah dirinya sendiri menghadap pertanyaan yang tak bisa dihindari. Manusia datang ke dunia ini tanpa membawa apa pun. Ia lahir […]

  • Perbedaan malam Lailatul Qadr antara NU dan Muhammadiyah

    Malam 27 atau 28? Perbedaan Hitungan Lailatul Qadr, Ini Penjelasannya

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Perbincangan mengenai Lailatul Qadr yang berbeda kembali muncul di tengah masyarakat. Tahun ini, sebagian umat Islam menyebut malam ini sebagai malam 27 Ramadan menurut pemerintah dan Nahdlatul Ulama, sementara bagi Muhammadiyah malam yang sama justru dihitung sebagai malam ke-28 Ramadan. Perbedaan ini membuat sebagian orang bertanya-tanya: apakah Lailatul Qadr berbeda bagi masing-masing […]

expand_less