Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Bupati Bandung Perkuat Literasi Digital untuk Menekan Judi Online Warga

Bupati Bandung Perkuat Literasi Digital untuk Menekan Judi Online Warga

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
  • visibility 142
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pemkab Bandung dorong literasi digital dan penguatan ekonomi warga untuk menekan judi online.

albadarpost.com, HUMANIORA – Lonjakan kasus judi online Bandung menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Bupati Kabupaten Bandung Dadang Supriatna menyebut lebih dari seratus ribu warganya terindikasi terlibat. Angka ini bukan sekadar statistik, tetapi cermin tekanan ekonomi dan rendahnya literasi digital di masyarakat. Pemerintah daerah kini menyiapkan respons, bukan hanya melalui larangan, tetapi dengan membangun ketahanan finansial warga.

Skala Permasalahan

Dalam keterangan resmi di Bandung, Dadang Supriatna menyampaikan data PPATK menunjukkan sekitar 182.000 warga Kabupaten Bandung terindikasi judi online. Jumlah ini mencerminkan penetrasi platform digital yang masif, serta lemahnya pengawasan atas aktivitas keuangan masyarakat di ranah daring. Angka tersebut bukan perkiraan, tetapi hasil penelusuran PPATK atas pola transaksi.

Dadang menggarisbawahi pentingnya strategi pencegahan yang tidak berhenti pada penindakan. Menurutnya, pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan langsung untuk memblokir situs atau aplikasi judi online. Ia lantas meminta dukungan Kementerian Komunikasi dan Informatika agar akses platform tersebut dapat dihentikan. Penutupan akses digital dipandang sebagai langkah krusial yang harus berjalan berdampingan dengan penguatan literasi publik.

Selain jalur birokrasi formal, Pemkab Bandung menerapkan jalur sosial. Informasi mengenai bahaya judi online disebarkan melalui ketua RT, ketua RW, kepala desa, hingga tokoh masyarakat. Strategi ini diharapkan mampu mencegah penyebaran judi di lingkungan terkecil, karena praktik tersebut tidak hanya merusak keuangan keluarga tetapi juga melahirkan ketegangan sosial.

Literasi Digital sebagai Tembok Pertama Menghadapi Judi Online

Bupati Bandung mendorong pembinaan literasi digital dan literasi keuangan untuk mengurangi ketergantungan warga pada judi online Bandung. Literasi digital tidak sekadar kemampuan menggunakan perangkat atau aplikasi, tetapi memahami risiko, skema, dan pola manipulasi yang digunakan platform perjudian untuk menarik pengguna. Ketika warga terbiasa membaca pola konsumsi digitalnya, keputusan finansial menjadi lebih rasional.

Baca juga: Remaja 15 Tahun Disekap Dua Hari di Tasikmalaya, Polisi Tangkap Empat Pelaku

Dalam konteks literasi keuangan, pemerintah mengajak warga mengenali perbedaan antara investasi, konsumsi, dan spekulasi. Judi online berdiri pada spekulasi. Sikap “menebus nasib” yang berkembang dalam kelompok berpenghasilan rendah justru memperparah risiko. Di sinilah pendidikan keuangan dibutuhkan: memberi warga pemahaman dasar tentang mengelola pendapatan, membuat cadangan darurat, dan mempertimbangkan dampak jangka panjang.

Strategi literasi ini bukan sekadar saran moral. Ia menjadi perangkat pengaman sosial. Ketika masyarakat memahami nilai uang dan alur transaksi digital, ruang untuk eksploitasi psikologis platform judi semakin menyempit.

Opsi Kebijakan Ekonomi dan Intervensi Publik

Bupati Bandung menilai akar persoalan judi online Bandung tidak terpisah dari tekanan ekonomi rumah tangga. Pemerintah daerah telah mengantongi persetujuan dua Raperda: penyertaan modal kepada BPR Kerta Raharja dan penyertaan modal non permanen untuk dana bergulir. Kedua kebijakan ini diarahkan untuk menciptakan pembiayaan aman dengan bunga terukur.

Bank milik daerah diposisikan sebagai “penyangga”. Ketika akses pembiayaan legal kuat, warga tidak perlu mencari modal dari bank keliling atau pinjaman berbasis aplikasi. Ketika dana bergulir berjalan, usaha kecil bisa bertahan dan tidak mencari “solusi instan” lewat judi.

Kebijakan ini bukan jaminan keberhasilan total, tetapi memberi struktur sosial yang lebih sehat. Ketika aktivitas ekonomi warga stabil, daya tarik judi online menurun. Ketika kegentingan finansial mereda, permainan digital kehilangan umpan.

Mengobati Sebab, Bukan Gejalanya

Penyelesaian judi online tidak bisa berhenti di level razia aplikasi. Pandemi, PHK, dan biaya hidup yang meningkat mempersempit ruang finansial kelas menengah bawah. Judi online Bandung menjadi pelarian karena memberikan ilusi penghasilan singkat. Menghentikan lingkaran ini memerlukan kebijakan yang menyasar akar: ketidakpastian ekonomi.

Langkah literasi digital harus diikuti monitoring perilaku ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah perlu bermitra dengan lembaga pendidikan, perguruan tinggi, dan organisasi sosial untuk membangun jejaring edukasi publik. Tidak semua solusi lahir dari ruang birokrasi. Kekuatan komunitas dapat menjadi filter sosial yang efektif.

Kabupaten Bandung memperlihatkan bagaimana judi online tumbuh bukan karena moral masyarakat runtuh, tetapi karena celah ekonomi dan kurangnya pengetahuan digital. Pemerintah perlu menjaga ritme: membangun literasi, memperkuat akses pembiayaan, dan menekan ruang aktivitas platform ilegal. Perang melawan judi tidak bisa dimenangkan dengan larangan semata, tetapi dengan menghadirkan alternatif yang masuk akal bagi warga. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Paskibraka Jabar 2026

    51 Paskibraka Jabar 2026 Dikukuhkan, Pesan Dedi Mulyadi Jadi Sorotan

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Sebanyak 51 anggota Paskibraka Jabar 2026 resmi dikukuhkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Bale Gemah Ripah, Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat, 14 Agustus 2026. Para anggota Paskibraka Jawa Barat 2026 itu merupakan perwakilan dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. Pengukuhan tersebut berlangsung menjelang pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik […]

  • ASN Judi Online

    ASN Jabar Terjerat Judi Online, PPATK Ungkap Fakta Mengejutkan

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Temuan mengenai ASN judi online kembali menjadi perhatian publik setelah Pemerintah Provinsi Jawa Barat menerima data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang menunjukkan adanya transaksi judi online dengan nilai sekitar Rp14 miliar yang berkaitan dengan sejumlah aparatur sipil negara di lingkungan Pemprov Jabar. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan […]

  • persiapan 17 Agustus

    Mau Ikut Lomba 17 Agustus? Jangan Lupakan 7 Hal Ini

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Persiapan 17 Agustus biasanya mulai terasa beberapa hari sebelum hari kemerdekaan. Lapangan kampung dibersihkan, bendera merah putih dipasang, sementara anak-anak mulai sibuk membicarakan lomba yang akan mereka ikuti. Namun, di tengah semangat itu, ada beberapa hal kecil yang sering terlupakan sebelum peserta turun ke lapangan. Padahal, persiapan lomba 17 Agustus bukan hanya […]

  • Herdiat Nyaris Mundur

    Herdiat Hampir Mundur, Gotong Royong Menguatkannya

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Herdiat nyaris mundur dari jabatannya sebagai Bupati Ciamis. Pengakuan itu disampaikan langsung oleh Herdiat Sunarya saat menghadiri Program Gerakan Edukasi dan Keuangan Inklusif untuk Sekolah (GENIUS) yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis, Rabu (29/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia mengungkapkan bahwa kondisi APBD Ciamis yang […]

  • Renungan tentang tanda matinya hati menurut Syekh Athaillah dan hadis Nabi Muhammad SAW

    Saat Amal Tak Lagi Dirindukan dan Dosa Tak Lagi Disesali

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 233
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE — Hati manusia hidup bukan karena detaknya, melainkan karena rasa. Selama hati masih mampu merindu pada kebaikan dan bergetar saat jatuh dalam dosa, selama itu pula iman masih bernapas di dalam dada. Namun ketika rasa itu menghilang, di situlah para ulama memberi peringatan paling sunyi dan paling menakutkan: hati mulai mati. Syekh Athaillah […]

  • Musrenbang RKPD Tasikmalaya 2027

    Bupati Tasikmalaya Beberkan 8 Program Prioritas 2027, Ini Daftarnya!

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 197
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Musrenbang RKPD Tasikmalaya 2027 menjadi langkah strategis dalam mempercepat transformasi ekonomi dan pembangunan infrastruktur di daerah. Forum ini sekaligus menegaskan arah kebijakan pembangunan menuju Tasikmalaya yang religius/islami, maju, adil, dan makmur. Selain itu, agenda ini mempertemukan berbagai elemen penting untuk menyelaraskan visi pembangunan jangka menengah. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Tasikmalaya […]

expand_less