Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Bupati Bandung Perkuat Literasi Digital untuk Menekan Judi Online Warga

Bupati Bandung Perkuat Literasi Digital untuk Menekan Judi Online Warga

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
  • visibility 57
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pemkab Bandung dorong literasi digital dan penguatan ekonomi warga untuk menekan judi online.

albadarpost.com, HUMANIORA – Lonjakan kasus judi online Bandung menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Bupati Kabupaten Bandung Dadang Supriatna menyebut lebih dari seratus ribu warganya terindikasi terlibat. Angka ini bukan sekadar statistik, tetapi cermin tekanan ekonomi dan rendahnya literasi digital di masyarakat. Pemerintah daerah kini menyiapkan respons, bukan hanya melalui larangan, tetapi dengan membangun ketahanan finansial warga.

Skala Permasalahan

Dalam keterangan resmi di Bandung, Dadang Supriatna menyampaikan data PPATK menunjukkan sekitar 182.000 warga Kabupaten Bandung terindikasi judi online. Jumlah ini mencerminkan penetrasi platform digital yang masif, serta lemahnya pengawasan atas aktivitas keuangan masyarakat di ranah daring. Angka tersebut bukan perkiraan, tetapi hasil penelusuran PPATK atas pola transaksi.

Dadang menggarisbawahi pentingnya strategi pencegahan yang tidak berhenti pada penindakan. Menurutnya, pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan langsung untuk memblokir situs atau aplikasi judi online. Ia lantas meminta dukungan Kementerian Komunikasi dan Informatika agar akses platform tersebut dapat dihentikan. Penutupan akses digital dipandang sebagai langkah krusial yang harus berjalan berdampingan dengan penguatan literasi publik.

Selain jalur birokrasi formal, Pemkab Bandung menerapkan jalur sosial. Informasi mengenai bahaya judi online disebarkan melalui ketua RT, ketua RW, kepala desa, hingga tokoh masyarakat. Strategi ini diharapkan mampu mencegah penyebaran judi di lingkungan terkecil, karena praktik tersebut tidak hanya merusak keuangan keluarga tetapi juga melahirkan ketegangan sosial.

Literasi Digital sebagai Tembok Pertama Menghadapi Judi Online

Bupati Bandung mendorong pembinaan literasi digital dan literasi keuangan untuk mengurangi ketergantungan warga pada judi online Bandung. Literasi digital tidak sekadar kemampuan menggunakan perangkat atau aplikasi, tetapi memahami risiko, skema, dan pola manipulasi yang digunakan platform perjudian untuk menarik pengguna. Ketika warga terbiasa membaca pola konsumsi digitalnya, keputusan finansial menjadi lebih rasional.

Baca juga: Remaja 15 Tahun Disekap Dua Hari di Tasikmalaya, Polisi Tangkap Empat Pelaku

Dalam konteks literasi keuangan, pemerintah mengajak warga mengenali perbedaan antara investasi, konsumsi, dan spekulasi. Judi online berdiri pada spekulasi. Sikap “menebus nasib” yang berkembang dalam kelompok berpenghasilan rendah justru memperparah risiko. Di sinilah pendidikan keuangan dibutuhkan: memberi warga pemahaman dasar tentang mengelola pendapatan, membuat cadangan darurat, dan mempertimbangkan dampak jangka panjang.

Strategi literasi ini bukan sekadar saran moral. Ia menjadi perangkat pengaman sosial. Ketika masyarakat memahami nilai uang dan alur transaksi digital, ruang untuk eksploitasi psikologis platform judi semakin menyempit.

Opsi Kebijakan Ekonomi dan Intervensi Publik

Bupati Bandung menilai akar persoalan judi online Bandung tidak terpisah dari tekanan ekonomi rumah tangga. Pemerintah daerah telah mengantongi persetujuan dua Raperda: penyertaan modal kepada BPR Kerta Raharja dan penyertaan modal non permanen untuk dana bergulir. Kedua kebijakan ini diarahkan untuk menciptakan pembiayaan aman dengan bunga terukur.

Bank milik daerah diposisikan sebagai “penyangga”. Ketika akses pembiayaan legal kuat, warga tidak perlu mencari modal dari bank keliling atau pinjaman berbasis aplikasi. Ketika dana bergulir berjalan, usaha kecil bisa bertahan dan tidak mencari “solusi instan” lewat judi.

Kebijakan ini bukan jaminan keberhasilan total, tetapi memberi struktur sosial yang lebih sehat. Ketika aktivitas ekonomi warga stabil, daya tarik judi online menurun. Ketika kegentingan finansial mereda, permainan digital kehilangan umpan.

Mengobati Sebab, Bukan Gejalanya

Penyelesaian judi online tidak bisa berhenti di level razia aplikasi. Pandemi, PHK, dan biaya hidup yang meningkat mempersempit ruang finansial kelas menengah bawah. Judi online Bandung menjadi pelarian karena memberikan ilusi penghasilan singkat. Menghentikan lingkaran ini memerlukan kebijakan yang menyasar akar: ketidakpastian ekonomi.

Langkah literasi digital harus diikuti monitoring perilaku ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah perlu bermitra dengan lembaga pendidikan, perguruan tinggi, dan organisasi sosial untuk membangun jejaring edukasi publik. Tidak semua solusi lahir dari ruang birokrasi. Kekuatan komunitas dapat menjadi filter sosial yang efektif.

Kabupaten Bandung memperlihatkan bagaimana judi online tumbuh bukan karena moral masyarakat runtuh, tetapi karena celah ekonomi dan kurangnya pengetahuan digital. Pemerintah perlu menjaga ritme: membangun literasi, memperkuat akses pembiayaan, dan menekan ruang aktivitas platform ilegal. Perang melawan judi tidak bisa dimenangkan dengan larangan semata, tetapi dengan menghadirkan alternatif yang masuk akal bagi warga. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi pejabat atau pimpinan yang menerima laporan korupsi namun memilih diam di meja kerjanya

    Ketika Atasan Memilih Diam Padahal Sudah Terima Laporan

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Di banyak kantor pemerintahan—dan juga di berbagai organisasi—cerita tentang korupsi sering kali dimulai dari bawah. Seorang staf bermain anggaran. Pejabat teknis memanipulasi laporan. Proyek disulap menjadi ladang keuntungan pribadi.Namun dalam banyak kasus, cerita itu tidak berhenti pada pelaku utama. Ia merambat naik, perlahan, menuju meja pimpinan. Pertanyaannya sederhana: jika atasan sudah menerima […]

  • Doa bersama Polres Tasikmalaya

    Polres Tasikmalaya Gelar Doa Bersama untuk Korban Bencana Sumatera

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Doa bersama Polres Tasikmalaya digelar untuk korban banjir dan longsor di tiga provinsi di Sumatera. albadarpost.com, HUMANIORA – Doa bersama Polres Tasikmalaya digelar di Gedung Pertemuan Warga (GPW) Tasikmalaya, Kamis, (4/12/2025), sebagai bentuk kepedulian atas bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Kegiatan ini menjadi ruang solidaritas yang mempertemukan aparat, tokoh masyarakat, […]

  • perdagangan bayi

    Kasus Perdagangan Bayi: Singapura Tujuan Utama

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Aparat penegak hukum mengungkap praktik perdagangan bayi lintas negara yang dijalankan secara terorganisasi. Sindikat tersebut secara selektif memilih bayi berdasarkan penampilan fisik atau yang mereka anggap “good looking” sebelum dikirim ke luar negeri. Pengungkapan kasus ini menegaskan bahwa perdagangan bayi tidak lagi dilakukan secara sporadis. Pelaku menjalankan mekanisme seleksi, distribusi, dan […]

  • Santri pesantren berdiskusi dalam forum bahtsul masail dengan kitab kuning membahas hukum Islam dan persoalan modern

    Dari Pesantren, Santri Menjawab Masalah Zaman Lewat Bahtsul Masail

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Di tengah derasnya perubahan zaman, tidak semua orang tahu bahwa di ruang-ruang sederhana pesantren, para santri rutin membahas persoalan besar umat. Tradisi bahtsul masail menjadi wadah penting yang mempertemukan ilmu klasik dengan realitas modern. Melalui forum ini, bahtsul masail di pesantren tidak hanya menjadi diskusi biasa, tetapi juga ruang kajian fiqih, forum […]

  • layanan inklusif BSI

    BSI Dorong Layanan Inklusif bagi Disabilitas di Seluruh Outlet

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    BSI memperluas layanan inklusif bagi disabilitas melalui rekrutmen, fasilitas ramah akses, dan pembinaan UMKM. albadarpost.com, HUMANIORA – PT Bank Syariah Indonesia Tbk terus memperluas layanan inklusif BSI bagi penyandang disabilitas. Kebijakan ini penting karena akses layanan keuangan masih belum sepenuhnya ramah bagi kelompok rentan. Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menegaskan bahwa perseroan membuka kesempatan […]

  • santri mengikuti ngaji pasaran kitab kuning di pesantren saat Ramadan

    Jarang Diketahui, Ini Tradisi Ngaji Pasaran di Pesantren Saat Ramadan

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Bulan Ramadan selalu membawa suasana berbeda di pesantren. Salah satu tradisi yang paling khas adalah ngaji pasaran. Tradisi ngaji pasaran di pesantren ini menghadirkan pengajian kitab kuning secara intensif selama bulan Ramadan. Para santri, alumni, bahkan masyarakat umum berkumpul untuk mengikuti ngaji pasaran yang dipimpin langsung oleh para kiai. Tradisi ini sudah […]

expand_less