Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Ini Definisi Gubernur Religius Menurut Dedi Mulyadi

Ini Definisi Gubernur Religius Menurut Dedi Mulyadi

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
  • visibility 208
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Definisi gubernur religius menjadi sorotan setelah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan pandangannya saat Safari Tarawih Keliling di Tasikmalaya. Ia menegaskan bahwa makna gubernur religius bukan sekadar simbol keagamaan, melainkan keberpihakan nyata kepada rakyat. Bahkan, ia menyampaikan pernyataan tegas yang langsung menyita perhatian jamaah.

“Religius itu ketika rakyat tidak lapar, sekolah gratis, rumah sakit terbuka,” ujar Dedi Mulyadi di hadapan masyarakat.

Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam kegiatan Safari Ramadan di Lapangan Tanjung Pura, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu malam (25/02/2026).

Tekankan Kesejahteraan sebagai Ukuran Religius

Dalam kesempatan itu, Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa definisi gubernur religius harus diukur melalui kebijakan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Menurutnya, seorang pemimpin tidak cukup hanya hadir dalam acara keagamaan, tetapi harus memastikan rakyat hidup layak.

Ia menyebutkan beberapa indikator konkret. Pertama, masyarakat terbebas dari rasa lapar. Kedua, anak-anak bisa bersekolah tanpa biaya. Ketiga, rumah sakit melayani warga tanpa diskriminasi. Selain itu, ia juga menyinggung pentingnya infrastruktur jalan yang baik, harga hasil panen yang menguntungkan petani, serta pelayanan publik tanpa pungutan liar.

Karena itu, ia menilai religiusitas pemimpin tidak berdiri pada retorika. Sebaliknya, religiusitas terlihat dari keberanian membuat kebijakan yang berpihak kepada kesejahteraan rakyat.

Safari Ramadan Jadi Momentum Silaturahmi

Safari Tarawih Keliling tersebut turut dihadiri Bupati Tasikmalaya H. Cecep Nurul Yakin dan Wakil Bupati H. Asep Sopari Al-Ayubi. Selain itu, hadir pula jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Forkopimda, tokoh agama, serta masyarakat setempat.

Dalam suasana Ramadan yang khidmat, kegiatan itu diisi dengan pengajian dan tausiyah kebangsaan. Namun demikian, pernyataan Dedi Mulyadi tentang definisi gubernur religius menjadi bagian yang paling banyak diperbincangkan.

Ia menegaskan bahwa kehadirannya di tengah masyarakat bukan karena kepentingan politik. Menurutnya, ia datang untuk memastikan aspirasi warga terdengar langsung.

“Saya bertemu rakyat bukan karena ingin dipilih, tetapi karena cinta yang tidak pernah padam,” tegasnya.

Pernyataan tersebut langsung mendapat respons hangat dari jamaah yang memadati lapangan.

Religius Bukan Sekadar Simbol

Lebih lanjut, Dedi menjelaskan bahwa pemimpin religius harus menghadirkan rasa aman dan keadilan sosial. Ia mengaitkan nilai keagamaan dengan tanggung jawab sosial. Oleh sebab itu, ia mendorong seluruh jajaran pemerintah daerah untuk membuka akses layanan publik secara transparan.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, ketersediaan air bersih, serta pelayanan kantor pemerintahan tanpa pungutan tambahan. Baginya, langkah-langkah tersebut mencerminkan praktik nilai keagamaan dalam tata kelola pemerintahan.

Dengan demikian, definisi gubernur religius menurut Dedi Mulyadi berakar pada pelayanan publik yang optimal. Ia mengajak seluruh aparatur sipil negara untuk bekerja dengan integritas, terutama selama Ramadan.

Baca juga: Alasan Masakan Rumahan Paling Istimewa

Respons Pemerintah Daerah

Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur Jawa Barat dalam rangkaian Safari Ramadan tersebut. Ia berharap sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten semakin kuat.

Selain itu, ia mengingatkan masyarakat agar menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Ia juga mengajak warga memanfaatkan momentum Ramadan untuk mempererat persaudaraan.

Kegiatan Safari Tarawih Keliling ini menjadi wadah dialog langsung antara pemerintah dan masyarakat. Karena itu, berbagai aspirasi dapat disampaikan secara terbuka.

Pernyataan Dedi Mulyadi mengenai definisi gubernur religius menegaskan bahwa kepemimpinan harus berorientasi pada kesejahteraan nyata. Ia mengaitkan nilai keimanan dengan tanggung jawab sosial dan pelayanan publik yang bersih.

Melalui Safari Ramadan di Tasikmalaya, ia kembali menekankan bahwa religiusitas pemimpin tercermin dari kebijakan yang menghapus kelaparan, membuka akses pendidikan, serta menjamin layanan kesehatan bagi semua warga. (ARR)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kekeringan Ciamis

    Sumur Mengering, Ratusan Warga Ciamis Berebut Air Bersih

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kekeringan Ciamis mulai menunjukkan dampak nyata di sejumlah wilayah. Ratusan warga mengalami krisis air bersih setelah sumur dan sumber mata air menyusut akibat musim kemarau. Menanggapi kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis bergerak cepat dengan menyalurkan 10.000 liter air bersih ke Dusun Panamun, Desa Kawasen, Kecamatan Kawasen, Rabu […]

  • 50 Bus Sinar Jaya

    Kebakaran 50 Bus Sinar Jaya di Bekasi, Ini Fakta Terbarunya

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Sekitar 50 Bus Sinar Jaya terbakar di pangkalan Jalan Jarakosta, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, pada Selasa, 18 Agustus 2026 dini hari. Kebakaran bus Sinar Jaya tersebut menghanguskan kendaraan yang sudah tidak beroperasi, sementara penyebab kebakaran di Bekasi hingga kini masih dalam penyelidikan kepolisian. Kobaran api membuat petugas pemadam […]

  • Guru membantu murid sulit diatur melalui pendekatan empati dan komunikasi positif di ruang kelas modern.

    Rahasia Kelas Tenang Tanpa Bentakan, Ini Seni Guru Modern

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 167
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Seorang guru pernah berdiri diam di depan kelas yang gaduh, bukan karena menyerah, tetapi karena memilih memahami. Di momen itulah ia sadar: murid sulit diatur bukan musuh pembelajaran, melainkan pesan yang belum dipahami. Fenomena murid sulit diatur, siswa sulit fokus, hingga perilaku kelas yang menantang kini semakin sering terjadi. Namun menariknya, banyak […]

  • Beasiswa PJJ Kemenag

    Beasiswa PJJ Kemenag 2026 Dibuka, Peluang Emas bagi Ustaz dan Guru Ngaji

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 181
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Program Beasiswa PJJ Kemenag 2026 resmi dibuka dan langsung menjadi perhatian ribuan guru pesantren serta pengajar Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ) di berbagai daerah. Lewat program kuliah daring gratis ini, para ustaz dan ustazah kini memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan aktivitas mengajar. Kementerian Agama membuka pendaftaran program Pendidikan Jarak Jauh […]

  • fenomena pendidikan

    Dunia Pendidikan Sedang Berubah Diam-Diam, Ini 5 Tanda Besarnya

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 205
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Banyak orang mengira dunia pendidikan berjalan seperti biasa. Sekolah tetap ada, guru tetap mengajar, dan siswa tetap belajar di kelas. Namun sebenarnya, fenomena pendidikan modern sedang berubah secara drastis. Fenomena pendidikan terbaru, tren belajar masa kini, serta perubahan sistem pendidikan muncul perlahan tanpa disadari publik luas. Perubahan ini tidak selalu terlihat besar. […]

  • UMKM Ciamis

    Data UMKM Ciamis Bongkar Fakta: Peluang Besar Ada di Sektor Ini

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 232
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Banyak orang mulai usaha di Ciamis. Namun, tidak semua tahu arah pasar yang sebenarnya. UMKM Ciamis, data usaha kecil, hingga statistik ekonomi lokal justru menunjukkan pola yang sama: sebagian besar pelaku usaha memilih sektor yang itu-itu saja. Di sinilah menariknya. UMKM Ciamis bukan sekadar angka, melainkan cerminan kebiasaan ekonomi masyarakat. Dari […]

expand_less