Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Ini Definisi Gubernur Religius Menurut Dedi Mulyadi

Ini Definisi Gubernur Religius Menurut Dedi Mulyadi

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Definisi gubernur religius menjadi sorotan setelah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan pandangannya saat Safari Tarawih Keliling di Tasikmalaya. Ia menegaskan bahwa makna gubernur religius bukan sekadar simbol keagamaan, melainkan keberpihakan nyata kepada rakyat. Bahkan, ia menyampaikan pernyataan tegas yang langsung menyita perhatian jamaah.

“Religius itu ketika rakyat tidak lapar, sekolah gratis, rumah sakit terbuka,” ujar Dedi Mulyadi di hadapan masyarakat.

Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam kegiatan Safari Ramadan di Lapangan Tanjung Pura, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu malam (25/02/2026).

Tekankan Kesejahteraan sebagai Ukuran Religius

Dalam kesempatan itu, Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa definisi gubernur religius harus diukur melalui kebijakan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Menurutnya, seorang pemimpin tidak cukup hanya hadir dalam acara keagamaan, tetapi harus memastikan rakyat hidup layak.

Ia menyebutkan beberapa indikator konkret. Pertama, masyarakat terbebas dari rasa lapar. Kedua, anak-anak bisa bersekolah tanpa biaya. Ketiga, rumah sakit melayani warga tanpa diskriminasi. Selain itu, ia juga menyinggung pentingnya infrastruktur jalan yang baik, harga hasil panen yang menguntungkan petani, serta pelayanan publik tanpa pungutan liar.

Karena itu, ia menilai religiusitas pemimpin tidak berdiri pada retorika. Sebaliknya, religiusitas terlihat dari keberanian membuat kebijakan yang berpihak kepada kesejahteraan rakyat.

Safari Ramadan Jadi Momentum Silaturahmi

Safari Tarawih Keliling tersebut turut dihadiri Bupati Tasikmalaya H. Cecep Nurul Yakin dan Wakil Bupati H. Asep Sopari Al-Ayubi. Selain itu, hadir pula jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Forkopimda, tokoh agama, serta masyarakat setempat.

Dalam suasana Ramadan yang khidmat, kegiatan itu diisi dengan pengajian dan tausiyah kebangsaan. Namun demikian, pernyataan Dedi Mulyadi tentang definisi gubernur religius menjadi bagian yang paling banyak diperbincangkan.

Ia menegaskan bahwa kehadirannya di tengah masyarakat bukan karena kepentingan politik. Menurutnya, ia datang untuk memastikan aspirasi warga terdengar langsung.

“Saya bertemu rakyat bukan karena ingin dipilih, tetapi karena cinta yang tidak pernah padam,” tegasnya.

Pernyataan tersebut langsung mendapat respons hangat dari jamaah yang memadati lapangan.

Religius Bukan Sekadar Simbol

Lebih lanjut, Dedi menjelaskan bahwa pemimpin religius harus menghadirkan rasa aman dan keadilan sosial. Ia mengaitkan nilai keagamaan dengan tanggung jawab sosial. Oleh sebab itu, ia mendorong seluruh jajaran pemerintah daerah untuk membuka akses layanan publik secara transparan.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, ketersediaan air bersih, serta pelayanan kantor pemerintahan tanpa pungutan tambahan. Baginya, langkah-langkah tersebut mencerminkan praktik nilai keagamaan dalam tata kelola pemerintahan.

Dengan demikian, definisi gubernur religius menurut Dedi Mulyadi berakar pada pelayanan publik yang optimal. Ia mengajak seluruh aparatur sipil negara untuk bekerja dengan integritas, terutama selama Ramadan.

Baca juga: Alasan Masakan Rumahan Paling Istimewa

Respons Pemerintah Daerah

Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur Jawa Barat dalam rangkaian Safari Ramadan tersebut. Ia berharap sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten semakin kuat.

Selain itu, ia mengingatkan masyarakat agar menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Ia juga mengajak warga memanfaatkan momentum Ramadan untuk mempererat persaudaraan.

Kegiatan Safari Tarawih Keliling ini menjadi wadah dialog langsung antara pemerintah dan masyarakat. Karena itu, berbagai aspirasi dapat disampaikan secara terbuka.

Pernyataan Dedi Mulyadi mengenai definisi gubernur religius menegaskan bahwa kepemimpinan harus berorientasi pada kesejahteraan nyata. Ia mengaitkan nilai keimanan dengan tanggung jawab sosial dan pelayanan publik yang bersih.

Melalui Safari Ramadan di Tasikmalaya, ia kembali menekankan bahwa religiusitas pemimpin tercermin dari kebijakan yang menghapus kelaparan, membuka akses pendidikan, serta menjamin layanan kesehatan bagi semua warga. (ARR)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • hukuman korupsi

    Putusan MA Perberat Hukuman Korupsi

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Putusan Mahkamah Agung yang memperberat hukuman pidana korupsi menjadi sembilan tahun penjara bukan sekadar koreksi yudisial. Ia menyentuh persoalan yang lebih luas: bagaimana negara menempatkan korupsi sebagai ancaman langsung terhadap hak publik. Di tengah meningkatnya tuntutan keadilan sosial, keputusan ini menjadi penanda arah kebijakan hukum pidana yang patut dibaca lebih dalam. Mahkamah […]

  • Ilustrasi seorang muslim berdoa saat sahur sambil membaca niat puasa Ramadan dan mempelajari Al-Qur'an

    Rahasia Makna Niat Puasa yang Jarang Dibahas

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Setiap Ramadan, umat Islam melafalkan niat puasa sebelum fajar. Namun tidak semua orang memahami makna niat puasa secara mendalam. Dalam perspektif tauhid, hakikat niat puasa Ramadan bukan sekadar bacaan sebelum sahur. Sebaliknya, niat menjadi kesadaran spiritual bahwa seluruh ibadah dilakukan hanya karena Allah. Karena itu, memahami makna niat puasa dalam Islam membantu […]

  • Transparansi anggaran

    APBD 2026 Kota Cimahi Dibuka ke Publik

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Transparansi anggaran APBD 2026 dibuka ke publik untuk menjelaskan tekanan fiskal akibat pemangkasan dana pusat. albadarpost.com, BERITA DAERAH — Pemerintah daerah mulai memperkuat transparansi anggaran dengan membuka informasi APBD 2026 kepada publik melalui berbagai kanal digital. Langkah ini dilakukan di tengah tekanan fiskal akibat pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat yang memengaruhi struktur pendapatan dan […]

  • OJK dan debitur

    OJK Minta Debitur Kooperatif, Hindari Debt Collector dan Tindakan Hukum

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    OJK minta debitur kooperatif hadapi utang, hindari debt collector, dan manfaatkan restrukturisasi. albadarpost.com, HUMANIORA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan pentingnya sikap kooperatif bagi debitur yang tengah menghadapi kesulitan membayar utang. Penghindaran tanggung jawab dengan berpindah alamat atau menghilang justru bisa memicu penagihan lapangan oleh debt collector. Langkah ini, menurut OJK, bukan hanya melanggar etika […]

  • masjid ramah pemudik

    Tak Perlu Bingung Cari Rest Area, 6.859 Masjid Siap Layani Pemudik Gratis

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Perjalanan mudik sering identik dengan kemacetan panjang dan kelelahan di jalan. Karena itu, program masjid ramah pemudik kembali dihadirkan untuk memberi solusi nyata bagi masyarakat. Tahun ini, Kementerian Agama menyiapkan ribuan masjid sebagai tempat singgah nyaman bagi pemudik Lebaran di berbagai wilayah Indonesia. Melalui konsep masjid untuk pemudik Lebaran, masyarakat tidak […]

  • Pasar Babelan, Alat Kontrasepsi

    UPTD Pasar Babelan Tutup Akses dan Perketat Patroli Pasca Temuan Alat Kontrasepsi

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Beredarnya temuan alat kontrasepsi di lantai tiga Pasar Babelan meresahkan pedagang. UPTD ambil langkah cepat: tutup akses dan perketat patroli. albadarpost.com, LENSA — Temuan alat kontrasepsi bekas yang berserakan di lantai tiga Pasar Babelan, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, telah memicu keresahan luas di kalangan pedagang dan pengunjung. Skandal ini tidak hanya viral di media sosial, […]

expand_less