Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Longsor Jatinangor Menimpa Pekerja

Longsor Jatinangor Menimpa Pekerja

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
  • visibility 116
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Empat pekerja tewas tertimbun longsor Jatinangor saat bangun lapangan futsal, evakuasi SAR masih berlangsung.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peristiwa longsor Jatinangor kembali menelan korban jiwa. Enam pekerja pembangunan lapangan futsal tertimbun longsoran tebing di Desa Cisampur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (2/1/2026) siang. Empat orang dinyatakan meninggal dunia, sementara dua lainnya selamat dan dirawat di rumah sakit. Insiden ini menegaskan risiko keselamatan kerja di wilayah rawan longsor yang masih kerap diabaikan.

Longsor terjadi sekitar pukul 14.36 WIB di RT 1 RW 1, Dusun Wates. Tebing tanah yang sedang dikikis mendadak runtuh dan menimpa para pekerja yang berada di bawahnya. Hujan dengan intensitas tinggi sejak siang hari diduga memperlemah struktur tanah di lokasi tersebut.

Evakuasi Berlangsung Manual

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Bandung, Moch Adip, menjelaskan tim SAR gabungan bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga. Proses evakuasi dilakukan secara manual karena kondisi medan yang labil dan berisiko terjadi longsor susulan.

“Satu korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 16.55 WIB. Untuk identitas korban, nanti disampaikan oleh pihak Inafis,” ujar Adip saat dikonfirmasi di lokasi.

Tim SAR gabungan melibatkan Basarnas Bandung, BPBD Sumedang, Polres dan Kodim Sumedang, serta Brimob Polda Jawa Barat. Hingga sore hari, pencarian masih terus dilakukan untuk memastikan tidak ada korban lain yang tertimbun material longsoran.

Baca juga: DLH Kota Bandung Laporkan Sampah Tahun Baru

Pada pukul 18.06 WIB, satu korban tambahan kembali berhasil dievakuasi. Namun, dua pekerja lainnya masih dalam proses pencarian hingga malam hari. Fokus utama tim adalah menjaga keselamatan personel penyelamat sembari mempercepat evakuasi.

Longsor Jatinangor dan Aktivitas Pembangunan Warga

Wakapolres Sumedang, Kompol Sungkowo, menyatakan seluruh korban merupakan pekerja proyek pembuatan lahan mini soccer milik warga setempat. Saat kejadian, para pekerja tengah melakukan pengikisan sebagian bidang tanah tebing untuk meratakan lahan.

“Akibat curah hujan yang tinggi, tebing menjadi labil dan longsor menimpa para pekerja,” jelas Sungkowo.

Kasus longsor Jatinangor ini memperlihatkan persoalan klasik dalam aktivitas pembangunan skala kecil di kawasan rawan bencana. Proyek yang dikerjakan tanpa kajian geoteknik memadai, ditambah faktor cuaca ekstrem, menciptakan risiko tinggi bagi keselamatan pekerja.

Risiko Keselamatan Kerja di Zona Rawan Longsor

Wilayah Jatinangor dikenal memiliki kontur tanah berbukit dengan tingkat kerawanan longsor yang cukup tinggi, terutama saat musim hujan. Namun, aktivitas penggalian dan pemotongan tebing kerap dilakukan tanpa pengamanan lereng yang memadai.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keselamatan kerja tidak hanya menjadi tanggung jawab pekerja, tetapi juga pemilik proyek dan pemerintah setempat. Pengawasan terhadap pembangunan berbasis masyarakat masih lemah, padahal dampaknya langsung menyasar warga.

Baca juga: Okupansi Hotel Jabar Turun

Dalam konteks kepentingan publik, longsor Jatinangor bukan sekadar kecelakaan kerja. Ia mencerminkan minimnya standar keselamatan pada proyek informal, sekaligus lemahnya mitigasi risiko bencana di tingkat lokal.

Tragedi longsor Jatinangor menegaskan bahwa pembangunan tanpa perhitungan risiko dapat berujung kehilangan nyawa. Di tengah meningkatnya intensitas hujan, pengawasan dan mitigasi menjadi kebutuhan mendesak, bukan sekadar imbauan. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kerja Sama Keperawatan

    Pemkab Garut Perluas Kerja Sama Keperawatan ke Jepang

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Pemkab Garut menjalin kerja sama keperawatan dengan Jepang untuk membuka akses kerja global perawat lokal. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Garut resmi menjalin kerja sama keperawatan dengan Pemerintah Kota Higashikawa, Jepang. Kesepakatan ini membuka jalur kerja internasional bagi tenaga perawat asal Garut dan menjadi langkah strategis dalam memperluas akses lapangan kerja berbasis keahlian. Kolaborasi […]

  • kasus HIV pelajar

    Kasus HIV Pelajar Terungkap, Disdik Pangandaran Perketat Pengawasan

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Kasus HIV pelajar di Pangandaran memicu pengetatan pengawasan sekolah dan kolaborasi lintas instansi. albadarpost.com, LENSA – Kasus HIV pelajar kembali mencuat di Kabupaten Pangandaran. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga menemukan indikasi kasus HIV pelajar setelah pemeriksaan kesehatan oleh Puskesmas mengonfirmasi adanya siswa SMP yang terjangkit. Temuan ini berasal dari satuan pendidikan di Kecamatan Padaherang dan […]

  • Gaji Guru Rp5 Juta

    DPR Dorong Gaji Layak Guru Minimal Rp5 Juta

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kesejahteraan guru kembali menjadi perhatian nasional. Usulan gaji guru Rp5 juta yang didorong Komisi X DPR RI muncul setelah berbagai data menunjukkan bahwa penghasilan tenaga pendidik, terutama guru honorer, masih jauh dari kategori layak. Dikutip dari laman resmi DPR RI, usulan peningkatan kesejahteraan guru tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam […]

  • Musibah Menurut Islam

    Saat Hidup Tak Sesuai Harapan, Baca Ayat Ini

    • calendar_month 1 jam yang lalu
    • account_circle redaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Musibah menurut Islam tidak dipahami sebagai peristiwa yang datang tanpa arah. Ketika harapan kandas, kehilangan menghampiri, atau rencana yang disusun bertahun-tahun runtuh dalam sekejap, banyak orang bertanya, “Mengapa ini terjadi?” Al-Qur’an menjawab kegelisahan itu melalui QS At-Taghabun ayat 11, yang menegaskan bahwa tidak ada musibah tanpa izin Allah. Ayat ini bukan sekadar […]

  • Aneka makanan Indonesia mendunia seperti rendang, nasi goreng, sate, dan gado-gado tersaji autentik dengan rempah khas Nusantara

    Dunia Akui! 8 Kuliner Indonesia Ini Tembus Panggung Global

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    albadarspot.com, LIFESTYLE – Makanan Indonesia mendunia bukan lagi sekadar jargon promosi pariwisata. Dalam beberapa tahun terakhir, kuliner Nusantara—atau makanan tradisional Indonesia yang mendunia—terus menembus panggung global, dari daftar kuliner terbaik dunia hingga meja restoran internasional. Fenomena ini tidak terjadi tiba-tiba. Dunia mulai melirik Indonesia karena satu hal yang sulit ditiru: kekayaan rasa yang lahir dari […]

  • Ilustrasi anjing Ashabul Kahfi bernama Qitmir menjaga pintu gua tempat para pemuda beriman tertidur ratusan tahun.

    Anjing Ashabul Kahfi: Penjaga Gua yang Jarang Dibahas

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Anjing Ashabul Kahfi atau kisah anjing penjaga Ashabul Kahfi bernama Qitmir menjadi bagian menarik dari cerita para pemuda beriman dalam Al-Qur’an. Cerita tentang anjing Qitmir sering disebut dalam tafsir ketika membahas kisah Ashabul Kahf yang tertidur ratusan tahun di dalam gua. Namun, meski kisah ini dikenal luas, banyak detail tentang peran anjing […]

expand_less