Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Longsor Jatinangor Menimpa Pekerja

Longsor Jatinangor Menimpa Pekerja

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Empat pekerja tewas tertimbun longsor Jatinangor saat bangun lapangan futsal, evakuasi SAR masih berlangsung.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peristiwa longsor Jatinangor kembali menelan korban jiwa. Enam pekerja pembangunan lapangan futsal tertimbun longsoran tebing di Desa Cisampur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (2/1/2026) siang. Empat orang dinyatakan meninggal dunia, sementara dua lainnya selamat dan dirawat di rumah sakit. Insiden ini menegaskan risiko keselamatan kerja di wilayah rawan longsor yang masih kerap diabaikan.

Longsor terjadi sekitar pukul 14.36 WIB di RT 1 RW 1, Dusun Wates. Tebing tanah yang sedang dikikis mendadak runtuh dan menimpa para pekerja yang berada di bawahnya. Hujan dengan intensitas tinggi sejak siang hari diduga memperlemah struktur tanah di lokasi tersebut.

Evakuasi Berlangsung Manual

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Bandung, Moch Adip, menjelaskan tim SAR gabungan bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga. Proses evakuasi dilakukan secara manual karena kondisi medan yang labil dan berisiko terjadi longsor susulan.

“Satu korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 16.55 WIB. Untuk identitas korban, nanti disampaikan oleh pihak Inafis,” ujar Adip saat dikonfirmasi di lokasi.

Tim SAR gabungan melibatkan Basarnas Bandung, BPBD Sumedang, Polres dan Kodim Sumedang, serta Brimob Polda Jawa Barat. Hingga sore hari, pencarian masih terus dilakukan untuk memastikan tidak ada korban lain yang tertimbun material longsoran.

Baca juga: DLH Kota Bandung Laporkan Sampah Tahun Baru

Pada pukul 18.06 WIB, satu korban tambahan kembali berhasil dievakuasi. Namun, dua pekerja lainnya masih dalam proses pencarian hingga malam hari. Fokus utama tim adalah menjaga keselamatan personel penyelamat sembari mempercepat evakuasi.

Longsor Jatinangor dan Aktivitas Pembangunan Warga

Wakapolres Sumedang, Kompol Sungkowo, menyatakan seluruh korban merupakan pekerja proyek pembuatan lahan mini soccer milik warga setempat. Saat kejadian, para pekerja tengah melakukan pengikisan sebagian bidang tanah tebing untuk meratakan lahan.

“Akibat curah hujan yang tinggi, tebing menjadi labil dan longsor menimpa para pekerja,” jelas Sungkowo.

Kasus longsor Jatinangor ini memperlihatkan persoalan klasik dalam aktivitas pembangunan skala kecil di kawasan rawan bencana. Proyek yang dikerjakan tanpa kajian geoteknik memadai, ditambah faktor cuaca ekstrem, menciptakan risiko tinggi bagi keselamatan pekerja.

Risiko Keselamatan Kerja di Zona Rawan Longsor

Wilayah Jatinangor dikenal memiliki kontur tanah berbukit dengan tingkat kerawanan longsor yang cukup tinggi, terutama saat musim hujan. Namun, aktivitas penggalian dan pemotongan tebing kerap dilakukan tanpa pengamanan lereng yang memadai.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keselamatan kerja tidak hanya menjadi tanggung jawab pekerja, tetapi juga pemilik proyek dan pemerintah setempat. Pengawasan terhadap pembangunan berbasis masyarakat masih lemah, padahal dampaknya langsung menyasar warga.

Baca juga: Okupansi Hotel Jabar Turun

Dalam konteks kepentingan publik, longsor Jatinangor bukan sekadar kecelakaan kerja. Ia mencerminkan minimnya standar keselamatan pada proyek informal, sekaligus lemahnya mitigasi risiko bencana di tingkat lokal.

Tragedi longsor Jatinangor menegaskan bahwa pembangunan tanpa perhitungan risiko dapat berujung kehilangan nyawa. Di tengah meningkatnya intensitas hujan, pengawasan dan mitigasi menjadi kebutuhan mendesak, bukan sekadar imbauan. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tepuk Sakinah

    Tepuk Sakinah Warnai Bimbingan Perkawinan di KUA Indramayu

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Tepuk Sakinah jadi terobosan KUA Indramayu dalam bimbingan perkawinan, mencairkan suasana dan memperkuat nilai keluarga sakinah. albadarpost.com, LENSA. Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Indramayu menghadirkan inovasi dalam bimbingan perkawinan dengan memperkenalkan Tepuk Sakinah. Metode unik ini tidak hanya mencairkan suasana, tetapi juga memperkuat pemahaman calon pengantin tentang pentingnya membangun keluarga sakinah. Suasana Bimbingan Jadi Lebih […]

  • Ilustrasi peta dunia gelap dengan simbol krisis global 2026, konflik geopolitik, dan gangguan ekonomi internasional.

    Dunia di Ambang Krisis Global, Ini Fakta yang Jarang Disadari

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 27
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Krisis global 2026 mulai menunjukkan pola yang tidak bisa diabaikan. Krisis dunia, ketegangan geopolitik, hingga ancaman ekonomi global kini saling terhubung dan bergerak cepat. Konflik di Gaza Strip, perang di Ukraina, serta rivalitas antara Amerika Serikat dan China memperlihatkan satu pola besar: dunia sedang bergerak menuju krisis berlapis. Lebih dari itu, redaksi […]

  • digitalisasi Pemkab Tasikmalaya

    Pemkab Tasikmalaya Lambat Digital, Rakyat Bayar Harga Birokrasi

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: birokrasi manual akibat mandeknya digitalisasi Pemkab Tasikmalaya membebani waktu, biaya, dan hak warga. Birokrasi Manual dan Harga yang Harus Dibayar Warga albadarpost.com, EDITORIAL – Ketika digitalisasi Pemkab Tasikmalaya berjalan di tempat, yang paling terdampak bukanlah sistem atau aplikasi, melainkan warga. Proses administrasi yang masih manual memaksa masyarakat membayar biaya sosial yang nyata: waktu […]

  • belajar online sekolah

    Pemerintah Tegaskan Sekolah Tatap Muka, Rencana Belajar Online Batal

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL -Isu belajar online sekolah sempat menjadi perbincangan publik setelah muncul wacana belajar online sebagai alternatif kebijakan pemerintah. Namun kini pemerintah memastikan bahwa sistem sekolah tatap muka tetap menjadi prioritas. Keputusan ini menegaskan bahwa proses pendidikan di Indonesia masih berlangsung secara langsung di ruang kelas. Pemerintah menilai pembelajaran tatap muka memberikan dampak lebih […]

  • F-15 vs Iran

    Terungkap! Ini Kelemahan F-15 Saat Hadapi Pertahanan Iran

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Isu F-15 vs Iran langsung menyita perhatian dunia. Banyak orang menyebutnya sebagai duel antara jet tempur AS vs pertahanan udara Iran, bahkan sebagian menyebutnya sebagai bukti bahwa jet canggih tidak selalu unggul di medan perang modern. Peristiwa ini memunculkan pertanyaan besar: seberapa kuat sebenarnya F-15 saat menghadapi sistem Iran? Di atas […]

  • Tasik Gemas

    Tasik Gemas: Gerakan Sehat atau Agenda Simbolik?

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Tasik Gemas harus diawasi agar tak berhenti sebagai agenda simbolik pemerintah. Diluncurkan Hari Ini, Dipertanyakan Esok Hari albadarpost.com, EDITORIAL – Pemerintah Kota Tasikmalaya meluncurkan program Tasik Gemas (Gerakan Masyarakat Sehat) sebagai langkah mendorong perubahan pola hidup warga. Program ini diawali dengan senam bersama dan layanan cek kesehatan gratis. Bagi publik, peluncuran ini bukan […]

expand_less