Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » BMKG Ingatkan Risiko Cuaca Pada Nataru

BMKG Ingatkan Risiko Cuaca Pada Nataru

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BMKG memetakan cuaca Nataru 2025/2026. Hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi perlu diwaspadai.

albadarpost.com, FOKUS – Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berlangsung di tengah dinamika cuaca yang tidak sepenuhnya ekstrem, namun menyimpan risiko nyata. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memetakan potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi di sejumlah wilayah. Situasi ini penting dicermati karena mobilitas masyarakat meningkat tajam, sementara faktor cuaca berpotensi langsung berdampak pada keselamatan warga.

BMKG menegaskan, cuaca Nataru tahun ini bukan sekadar soal hujan musiman. Kombinasi fenomena global dan regional membuat atmosfer Indonesia lebih labil, sehingga kewaspadaan menjadi kebutuhan dasar selama periode liburan.

Pola Cuaca Akhir Tahun

Secara umum, BMKG mencatat kondisi cuaca Indonesia selama libur akhir tahun berada pada kategori berawan hingga hujan ringan dan sedang. Namun, pada wilayah tertentu, hujan berintensitas lebat hingga sangat lebat masih berpeluang terjadi.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menjelaskan, kondisi ini dipengaruhi interaksi beberapa faktor iklim yang bekerja bersamaan. Salah satunya adalah La Niña fase lemah yang meningkatkan suplai uap air ke wilayah Indonesia. Di saat yang sama, Indian Ocean Dipole (IOD) berada pada fase negatif, membuat perairan sekitar Indonesia lebih hangat dan mendukung pembentukan awan hujan.

Baca juga: Persekongkolan Tender dan Rapuhnya Pengawasan APBN

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto menambahkan, aliran angin monsun Asia turut membawa massa udara basah ke wilayah barat dan tengah Indonesia. Aktivitas gelombang atmosfer seperti Madden Julian Oscillation (MJO), gelombang Kelvin, dan Rossby ekuator juga terpantau aktif, memperkuat potensi hujan intensitas tinggi, terutama pada siang hingga malam hari.

“Selama perayaan Natal dan Tahun Baru, masyarakat diminta tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta cermat merencanakan aktivitas,” ujar Teuku Faisal Fathani, Senin (29/12/2025).

Zona Risiko Cuaca Nataru

Direktur Meteorologi Publik BMKG Andri Ramdhani menyebut periode 26–28 Desember 2025 sebagai fase yang perlu diwaspadai. Pada rentang ini, potensi hujan lebat hingga sangat lebat disertai kilat dan angin kencang berpeluang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, sebagian besar Pulau Jawa, NTB, NTT, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, serta Papua Selatan.

Potensi angin kencang juga terpantau di Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, dan Maluku. Kondisi ini berisiko memicu pohon tumbang, gangguan listrik, serta hambatan transportasi darat dan laut.

Memasuki periode 29 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, karakter cuaca diperkirakan masih serupa. BMKG mencatat potensi hujan lebat tetap ada di Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, dan NTB. “Periode ini menjadi fase yang perlu terus kita waspadai,” kata Andri.

Ancaman Gelombang Laut dan Siklon Tropis

Selain hujan dan angin, BMKG juga memantau perkembangan siklon tropis Grant di Samudra Hindia barat daya Lampung. Siklon ini terbentuk pada 23 Desember 2025 sebagai penguatan dari bibit siklon 93S.

Baca juga: Pentingnya Sertifikat Tanah

Pada fase awal, Grant berada pada kategori 1 dengan kecepatan angin maksimum 35 knot dan tekanan pusat 996 hPa. Meski bergerak menjauhi Indonesia, dampak tidak langsung tetap muncul berupa peningkatan tinggi gelombang laut.

BMKG memprakirakan gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Jawa, serta Samudra Hindia barat Bengkulu hingga selatan Jawa. Pelaku pelayaran, nelayan, dan masyarakat pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan.

Analisis: Risiko Hidrometeorologi Saat Mobilitas Tinggi

Cuaca Nataru tahun ini menegaskan bahwa risiko hidrometeorologi tidak selalu hadir dalam bentuk ekstrem tunggal. Akumulasi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi dapat berdampak signifikan ketika beriringan dengan lonjakan mobilitas masyarakat.

Insiden kapal wisata yang tenggelam di perairan Pulau Komodo akibat gelombang tinggi menjadi pengingat nyata. Di tingkat global, badai musim dingin di Amerika Serikat juga menunjukkan bagaimana cuaca ekstrem dapat mengganggu perjalanan dan keselamatan publik saat musim liburan.

BMKG menempatkan peringatan dini sebagai panduan kewaspadaan, bukan alarm kepanikan. Dengan memantau informasi cuaca resmi dan menyesuaikan rencana perjalanan, risiko dapat ditekan. Libur akhir tahun tetap berjalan, namun kewaspadaan menjadi kunci agar keselamatan publik tetap terjaga di tengah dinamika cuaca Nataru.

Cuaca Nataru 2025/2026 dipengaruhi banyak faktor iklim. BMKG mengingatkan warga waspada hujan, angin, dan gelombang tinggi. (Red/Asep Chandra).


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • dana PEN

    Utang Masjid Al Jabbar Tekan APBD Jabar, Dana PEN Jadi Sorotan

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menghadapi tekanan fiskal serius akibat beban utang pembangunan Masjid Raya Al Jabbar yang bersumber dari dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Kewajiban pembayaran cicilan utang tersebut kini memengaruhi ruang gerak APBD, sekaligus memicu perdebatan soal prioritas belanja publik dan transparansi pengelolaan anggaran daerah. Masjid Raya Al Jabbar dibangun […]

  • Greenland

    Greenland, di Tengah Persaingan AS, China, dan Rusia

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Greenland kini jadi sorotan dunia. Letak strategis dan sumber daya membuat AS, China, dan Rusia berebut pengaruh. albadarpost.com, BERITA DUNIA – Greenland selama ini dikenal sebagai bentang alam es yang ekstrem dan jarang tersentuh. Bagi banyak orang, wilayah ini identik dengan destinasi wisata petualangan dan panorama Arktik yang eksotis. Namun dalam perkembangan mutakhir, citra tersebut […]

  • dampak macet

    Kemacetan Kronis dan Beban Mental Warga Jabar

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Kemacetan harian di Jawa Barat berdampak pada kesehatan mental warga dan perlu diperlakukan sebagai isu publik serius. albadarpost.com, LIFESTYLE – Kemacetan lalu lintas selama ini sering dipandang sebagai persoalan waktu dan kenyamanan. Warga mengeluh terlambat bekerja, bensin boros, dan produktivitas menurun. Namun di Jawa Barat, kemacetan harian mulai menunjukkan dampak yang lebih dalam. Ia tidak […]

  • peacekeeper Indonesia Lebanon

    Duka di Lebanon! Prajurit Indonesia Tewas Saat Misi Perdamaian UNIFIL

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kabar duka datang dari misi perdamaian dunia. Peacekeeper (Pasukan Penjaga Perdamaian) Indonesia Lebanon menjadi sorotan setelah satu prajurit gugur akibat serangan proyektil di wilayah konflik. Insiden ini kembali menegaskan tingginya risiko yang dihadapi pasukan penjaga perdamaian Indonesia di Lebanon, terutama di tengah memanasnya konflik Israel dan Hezbollah. Selain itu, tragedi ini […]

  • Kasus Pencabulan Pangandaran

    Polres Pangandaran: Oknum Kepala Sekolah Cekoki Korban Miras

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Polisi ungkap Kasus Pencabulan Pangandaran oleh oknum kepala sekolah. Lima remaja jadi korban kekerasan seksual. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kepolisian Resor Pangandaran menahan seorang kepala sekolah dasar asal Tasikmalaya berinisial UR (55) atas dugaan kekerasan seksual terhadap lima remaja di bawah umur. Insiden yang terjadi di sebuah penginapan di kawasan wisata Pangandaran ini memicu keprihatinan […]

  • judi online

    Tasikmalaya dan Lahirnya Gelombang Judi Online

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost menyoroti ledakan judi online di Kabupaten Tasikmalaya sebagai bukti kegagalan literasi digital dan tekanan ekonomi yang tak kunjung teratasi. Luka Sunyi yang Muncul dari Layar Kecil albadarpost.com, EDITORIAL – Ledakan judi online di Tasikmalaya bukan semata perkara moral. Ini adalah cermin luka ekonomi yang jarang diakui pemerintah daerah, tetapi terasa dalam setiap rumah […]

expand_less