Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » BMKG Ingatkan Risiko Cuaca Pada Nataru

BMKG Ingatkan Risiko Cuaca Pada Nataru

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
  • visibility 241
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BMKG memetakan cuaca Nataru 2025/2026. Hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi perlu diwaspadai.

albadarpost.com, FOKUS – Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berlangsung di tengah dinamika cuaca yang tidak sepenuhnya ekstrem, namun menyimpan risiko nyata. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memetakan potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi di sejumlah wilayah. Situasi ini penting dicermati karena mobilitas masyarakat meningkat tajam, sementara faktor cuaca berpotensi langsung berdampak pada keselamatan warga.

BMKG menegaskan, cuaca Nataru tahun ini bukan sekadar soal hujan musiman. Kombinasi fenomena global dan regional membuat atmosfer Indonesia lebih labil, sehingga kewaspadaan menjadi kebutuhan dasar selama periode liburan.

Pola Cuaca Akhir Tahun

Secara umum, BMKG mencatat kondisi cuaca Indonesia selama libur akhir tahun berada pada kategori berawan hingga hujan ringan dan sedang. Namun, pada wilayah tertentu, hujan berintensitas lebat hingga sangat lebat masih berpeluang terjadi.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menjelaskan, kondisi ini dipengaruhi interaksi beberapa faktor iklim yang bekerja bersamaan. Salah satunya adalah La Niña fase lemah yang meningkatkan suplai uap air ke wilayah Indonesia. Di saat yang sama, Indian Ocean Dipole (IOD) berada pada fase negatif, membuat perairan sekitar Indonesia lebih hangat dan mendukung pembentukan awan hujan.

Baca juga: Persekongkolan Tender dan Rapuhnya Pengawasan APBN

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto menambahkan, aliran angin monsun Asia turut membawa massa udara basah ke wilayah barat dan tengah Indonesia. Aktivitas gelombang atmosfer seperti Madden Julian Oscillation (MJO), gelombang Kelvin, dan Rossby ekuator juga terpantau aktif, memperkuat potensi hujan intensitas tinggi, terutama pada siang hingga malam hari.

“Selama perayaan Natal dan Tahun Baru, masyarakat diminta tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta cermat merencanakan aktivitas,” ujar Teuku Faisal Fathani, Senin (29/12/2025).

Zona Risiko Cuaca Nataru

Direktur Meteorologi Publik BMKG Andri Ramdhani menyebut periode 26–28 Desember 2025 sebagai fase yang perlu diwaspadai. Pada rentang ini, potensi hujan lebat hingga sangat lebat disertai kilat dan angin kencang berpeluang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, sebagian besar Pulau Jawa, NTB, NTT, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, serta Papua Selatan.

Potensi angin kencang juga terpantau di Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, dan Maluku. Kondisi ini berisiko memicu pohon tumbang, gangguan listrik, serta hambatan transportasi darat dan laut.

Memasuki periode 29 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, karakter cuaca diperkirakan masih serupa. BMKG mencatat potensi hujan lebat tetap ada di Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, dan NTB. “Periode ini menjadi fase yang perlu terus kita waspadai,” kata Andri.

Ancaman Gelombang Laut dan Siklon Tropis

Selain hujan dan angin, BMKG juga memantau perkembangan siklon tropis Grant di Samudra Hindia barat daya Lampung. Siklon ini terbentuk pada 23 Desember 2025 sebagai penguatan dari bibit siklon 93S.

Baca juga: Pentingnya Sertifikat Tanah

Pada fase awal, Grant berada pada kategori 1 dengan kecepatan angin maksimum 35 knot dan tekanan pusat 996 hPa. Meski bergerak menjauhi Indonesia, dampak tidak langsung tetap muncul berupa peningkatan tinggi gelombang laut.

BMKG memprakirakan gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Jawa, serta Samudra Hindia barat Bengkulu hingga selatan Jawa. Pelaku pelayaran, nelayan, dan masyarakat pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan.

Analisis: Risiko Hidrometeorologi Saat Mobilitas Tinggi

Cuaca Nataru tahun ini menegaskan bahwa risiko hidrometeorologi tidak selalu hadir dalam bentuk ekstrem tunggal. Akumulasi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi dapat berdampak signifikan ketika beriringan dengan lonjakan mobilitas masyarakat.

Insiden kapal wisata yang tenggelam di perairan Pulau Komodo akibat gelombang tinggi menjadi pengingat nyata. Di tingkat global, badai musim dingin di Amerika Serikat juga menunjukkan bagaimana cuaca ekstrem dapat mengganggu perjalanan dan keselamatan publik saat musim liburan.

BMKG menempatkan peringatan dini sebagai panduan kewaspadaan, bukan alarm kepanikan. Dengan memantau informasi cuaca resmi dan menyesuaikan rencana perjalanan, risiko dapat ditekan. Libur akhir tahun tetap berjalan, namun kewaspadaan menjadi kunci agar keselamatan publik tetap terjaga di tengah dinamika cuaca Nataru.

Cuaca Nataru 2025/2026 dipengaruhi banyak faktor iklim. BMKG mengingatkan warga waspada hujan, angin, dan gelombang tinggi. (Red/Asep Chandra).


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prancis vs Inggris

    5 Fakta Prancis vs Inggris Jelang Perebutan Tempat Ketiga

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Final memang menjadi puncak Piala Dunia 2026. Namun, laga Prancis vs Inggris dalam perebutan tempat ketiga pada Minggu pagi, 19 Juli 2026 tetap menyita perhatian karena mempertemukan dua kekuatan besar Eropa yang sama-sama gagal selangkah menuju partai puncak. Selain menjadi perebutan medali perunggu, pertandingan ini juga menjadi kesempatan terakhir bagi kedua […]

  • Ilustrasi keluarga duduk bersama di ruang tamu sambil menyimpan ponsel untuk menjaga keharmonisan keluarga di era digital.

    7 Cara Islam Menjaga Keluarga Tetap Harmonis di Era Digital

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 198
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH -Konflik keluarga Islam di era digital kini semakin sering dibahas. Banyak keluarga Muslim mulai merasakan perubahan suasana rumah karena media sosial, kebiasaan bermain gadget, komunikasi yang dingin, hingga manusia yang perlahan lebih sibuk menatap layar dibanding mendengarkan keluarganya sendiri. Padahal Islam sangat menekankan ketenangan dalam rumah tangga. Namun suasananya sekarang berbeda. Di beberapa […]

  • Inflasi Tasikmalaya

    Tasikmalaya Gandeng Blitar, Harga Telur Jadi Sorotan

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 104
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Inflasi Tasikmalaya kembali menjadi perhatian publik. Di tengah naik turunnya harga pangan nasional, pengendalian inflasi, stabilitas harga kebutuhan pokok, dan kelancaran pasokan pangan menjadi faktor penting yang menentukan daya beli masyarakat. Karena itu, Kota Tasikmalaya memilih memperkuat kerja sama dengan Kabupaten Blitar, salah satu sentra produksi telur terbesar di Indonesia. Langkah […]

  • Iman Islam Ihsan

    Tiga Fondasi Etika Publik Umat

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Iman Islam Ihsan membentuk fondasi moral umat, memengaruhi perilaku sosial, ibadah, dan etika publik. albadarpost.com, HUMANIORA – Di tengah meningkatnya krisis kepercayaan publik, konflik sosial, dan banalitas ibadah yang kerap terjebak rutinitas, konsep Iman Islam Ihsan kembali mengemuka sebagai fondasi etika umat. Tiga pilar ini bukan sekadar istilah teologis, melainkan kerangka nilai yang menentukan arah […]

  • Transparansi Dinkes Tasikmalaya

    Saat Transparansi Diuji, Dinkes Tasikmalaya Pilih Bungkam

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Transparansi Dinkes Tasikmalaya tengah menjadi perhatian publik. Bersamaan dengan munculnya temuan audit terkait Dana BOK, masyarakat kini menunggu keterbukaan informasi dari Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya. Bagi publik, transparansi anggaran kesehatan bukan sekadar urusan administrasi, melainkan bagian dari kepercayaan yang harus dijaga oleh setiap institusi pemerintah. Dalam tata kelola pemerintahan yang baik, temuan […]

  • Anak Hilang Ditemukan

    Anak Hilang Ditemukan, Pelajaran Besar di Hari Anak Nasional

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 70
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Anak hilang ditemukan dan kembali ke pelukan keluarganya setelah proses pencarian yang melibatkan aparat kepolisian, pemerintah, Forkopimcam, serta masyarakat. Kabar anak yang sempat hilang itu menjadi angin segar bagi keluarga sekaligus mengakhiri kecemasan yang sempat menyelimuti proses pencarian anak. Informasi yang disampaikan Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candra, Kamis (23/7/2026) […]

expand_less