Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Sekolah Ambruk di Tasikmalaya, Siswa SDN Curugtelu Dua Tahun Belajar di Luar Kelas

Sekolah Ambruk di Tasikmalaya, Siswa SDN Curugtelu Dua Tahun Belajar di Luar Kelas

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
  • visibility 205
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sekolah ambruk di Tasikmalaya paksa siswa belajar di luar kelas. Minim anggaran jadi alasan pemerintah daerah.


Bangunan Sekolah Ambruk, Siswa Belajar di Alam Terbuka

albadarpost.com, LENSA – Kondisi memprihatinkan tengah dialami oleh Sekolah Dasar Negeri (SDN) Curugtelu di Desa Bojongsari, Kecamatan Culamega, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Dua tahun terakhir, para siswanya terpaksa menimba ilmu di luar kelas setelah bangunan utama sekolah ambruk dan belum juga diperbaiki.

Peristiwa sekolah ambruk di Tasikmalaya ini memicu keprihatinan publik setelah video yang menampilkan kegiatan belajar para siswa di halaman terbuka menjadi viral di media sosial. Dalam rekaman berdurasi singkat yang diunggah di TikTok itu, tampak sejumlah anak duduk lesehan di atas tanah beralaskan tikar, dengan sisa reruntuhan bangunan di belakang mereka.

Video itu disertai permohonan langsung kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, agar membantu menyediakan fasilitas belajar yang layak.
“Assalamualaikum Pak Dedi, abdi hoyong sakola anu layak. Abdi tos dua tahun diajar di luar. Mugia aya perhatosanna. Bapak cobi tingal,” ujar seorang siswi berkerudung dalam bahasa Sunda, disambut lirih teman-temannya yang tampak memelas.

Kondisi bangunan SDN Curugtelu yang rusak parah terlihat jelas dalam video itu. Atapnya ambruk, dinding penuh lumut, kaca jendela pecah, dan lantai kelas tergenang air setiap kali hujan turun. Potret tersebut menjadi simbol ironis dari ketimpangan pembangunan pendidikan di daerah-daerah pelosok.


Minim Anggaran, Revitalisasi Baru Diusulkan untuk 2026

Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mengakui sudah mengetahui kondisi rusak berat bangunan tersebut. Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya, Ahmad Solihin, mengatakan pihaknya telah mengajukan proposal perbaikan ke pemerintah pusat.

“Kami sudah mengusulkan revitalisasi untuk SDN Curugtelu pada tahun 2026. Mudah-mudahan bantuan dari pusat bisa lebih besar karena masih banyak sekolah lain yang juga perlu direhabilitasi,” ujar Ahmad, Selasa (14/10/2025).

Ahmad menjelaskan, keterbatasan anggaran menjadi hambatan utama. Banyak sekolah di wilayah selatan Tasikmalaya yang mengalami nasib serupa, namun belum mendapat alokasi dana perbaikan. Ia menyebutkan bahwa prioritas anggaran pendidikan daerah lebih banyak terserap untuk program operasional rutin dan gaji guru honorer.

Sementara itu, sejumlah warga menilai pemerintah daerah seolah menutup mata terhadap penderitaan anak-anak di pelosok. Mereka menyoroti ketimpangan alokasi anggaran, di mana dana untuk bantuan sosial dan pokok pikiran (pokir) DPRD tetap besar, sementara fasilitas dasar pendidikan justru diabaikan.

“Kalau ada anggaran untuk kegiatan seremonial dan bansos, mestinya ada juga untuk memperbaiki sekolah anak-anak kami,” ujar Dede, warga Bojongsari, dengan nada kecewa.


DPRD Akui Banyak Sekolah Rusak, Tapi Anggaran Terbatas

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Asep Saepulloh, tidak menampik kondisi memprihatinkan tersebut. Ia mengakui ruang kelas SDN Curugtelu memang belum pernah diperbaiki sejak ambruk dua tahun lalu.

Menurutnya, perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2025 tidak mencakup proyek infrastruktur fisik karena keterbatasan dana. “Kondisi keuangan daerah sangat minim. Dana transfer dari pusat ke daerah juga berkurang cukup signifikan. Akibatnya, beberapa program pembangunan terpaksa ditunda,” kata Asep.

Meski begitu, ia menegaskan DPRD tetap berkomitmen mendorong agar perbaikan sekolah rusak berat menjadi prioritas. “Kita akan lakukan pemetaan ulang terhadap sekolah-sekolah yang kondisinya sudah membahayakan. Anak-anak harus belajar di tempat yang aman,” ujarnya.

Asep menambahkan, banyak ruang kelas di Tasikmalaya kini tidak layak pakai. Ia menyebut bahwa sekitar 30 persen dari total sekolah dasar di wilayah tersebut membutuhkan rehabilitasi sedang hingga berat. “Kita akan mendorong agar Dinas Pendidikan segera berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk mencari solusi bersama,” tambahnya.


Ketimpangan Anggaran dan Prioritas Pembangunan

Fenomena sekolah ambruk di Tasikmalaya ini menjadi cermin ketimpangan pembangunan antarwilayah di Jawa Barat. Di satu sisi, belanja daerah untuk kegiatan non-esensial seperti bantuan sosial dan perjalanan dinas tetap tinggi. Di sisi lain, sektor pendidikan dasar yang menyangkut masa depan generasi muda justru terpinggirkan.

Pengamat kebijakan publik dari Universitas Siliwangi, Dr. M. Rizal Hariri, menilai kasus ini menunjukkan lemahnya perencanaan anggaran berbasis kebutuhan publik. “Pemerintah daerah seharusnya mengedepankan asas prioritas dan keberlanjutan. Sekolah ambruk bukan sekadar masalah infrastruktur, tapi juga mencerminkan kegagalan negara hadir dalam layanan dasar,” katanya.

Rizal juga menyoroti perlunya intervensi langsung dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menanggulangi krisis infrastruktur pendidikan di wilayah selatan. “Daerah seperti Tasikmalaya selatan kerap tertinggal karena keterbatasan akses. Pemerintah provinsi bisa menyalurkan dana bantuan khusus agar ketimpangan ini segera teratasi,” ujarnya.


Pendidikan Layak adalah Hak Anak

Kondisi SDN Curugtelu menggugah empati banyak pihak. Sejumlah aktivis pendidikan dan organisasi sosial menyerukan agar pemerintah daerah bertindak cepat. Mereka mengingatkan bahwa hak atas pendidikan layak sudah dijamin dalam Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

“Negara tidak boleh abai terhadap hak anak untuk belajar di tempat yang aman dan nyaman,” ujar aktivis pendidikan, Nurul Hikmah. Ia menegaskan, pembiaran terhadap sekolah rusak bisa berdampak psikologis bagi siswa dan menurunkan kualitas pembelajaran.


Penutup: Panggilan untuk Aksi Nyata

Tragedi sekolah ambruk di Tasikmalaya bukan sekadar kisah sedih dari pelosok Jawa Barat, melainkan panggilan bagi semua pemangku kepentingan untuk berbenah. Di tengah keterbatasan anggaran, pemerintah dituntut menunjukkan empati nyata, bukan sekadar janji atau rencana panjang.

Anak-anak SDN Curugtelu telah dua tahun belajar di bawah langit terbuka. Mereka pantas mendapatkan lebih dari sekadar simpati: mereka berhak atas ruang belajar yang aman dan bermartabat.


Kesimpulan
Sekolah ambruk di Tasikmalaya jadi peringatan agar pendidikan dasar kembali diprioritaskan dalam kebijakan anggaran daerah. (AlbadarPost/DAS)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Qini Nasional 163

    Qini Nasional ke-163 di Cisayong, Pesan “Menuju Cahaya” Menguat

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Qini Nasional ke-163 di Pesantren Idrisiyyah, Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, membawa pesan keagamaan yang tidak berhenti pada seremoni. Mengusung tema “Menuju Cahaya” dengan pesan “Menapaki Jalan Rasulullah dalam Bimbingan Pewaris Nabi”, kegiatan ini mengajak jamaah memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, ukhuwah, keimanan, dan kepedulian terhadap sesama. Rangkaian Qini Nasional ke-163 berlangsung pada Kamis, […]

  • Knalpot Brong

    Jelang Persib Juara, Razia Knalpot Brong Gencar di Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 166
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Razia knalpot brong kembali digelar Polresta Tasikmalaya menjelang euforia pertandingan Persib Bandung melawan Persijap. Dalam operasi yang berlangsung Kamis 21 Mei 2026, petugas berhasil mengamankan 13 kendaraan yang memakai knalpot tidak standar atau knalpot bising yang selama ini sering dikeluhkan masyarakat. Penertiban knalpot brong tersebut dilakukan di sejumlah titik rawan pelanggaran […]

  • Porprov 2026 Tasikmalaya

    Kick Off Porprov, Mimpi Besar Atlet Tasik Dimulai

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 182
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Porprov 2026 resmi memasuki fase yang lebih serius bagi Kabupaten Tasikmalaya. Sebanyak 269 atlet Porprov Tasikmalaya bersama ratusan pelatih dan ofisial memulai langkah awal menuju pesta olahraga terbesar di Jawa Barat melalui tes fisik perdana yang digelar di Universitas Siliwangi, Sabtu (13/6/2026). Kick Off Porprov 2026 yang digelar KONI Kabupaten Tasikmalaya […]

  • Patroli Malam Polsek Purwaharja

    Patroli Malam Polsek Purwaharja Jangkau Perbatasan Jabar-Jateng

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Saat sebagian besar warga mulai beristirahat, personel Patroli Malam Polsek Purwaharja justru bergerak menyusuri sejumlah kawasan permukiman hingga wilayah perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah. Langkah preventif itu tidak sekadar menunjukkan kehadiran polisi di tengah masyarakat, tetapi juga memperkuat sinergi antara aparat dan warga dalam menjaga keamanan lingkungan. Patroli dialogis tersebut […]

  • Garut Plaza

    Pedagang Garut Plaza Berbagi Sambut Tahun Baru Islam

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Plazadenyut kebersamaan yang masih hidup di tengah tantangan ekonomi. Menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, para pedagang yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Garut Plaza menggelar bakti sosial sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat sekaligus menegaskan semangat hijrah menuju kondisi yang lebih baik. Kegiatan yang berlangsung di Lantai 2 […]

  • Pangandaran Run

    Pangandaran Run Segera Digelar, Dandim Turun Cek Rute

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Persiapan Pangandaran Run mulai mendapat perhatian dari unsur TNI. Komandan Kodim (Dandim) 0625/Pangandaran, Letkol Czi Citra Kurniawan, S.Hub.Int., M.H.I., mendampingi Kepala Jasmani Kodam (Kajasdam) III Siliwangi, Kolonel Kav Ivan Alfa, S.Sos., melakukan pengecekan rute di wilayah Kabupaten Pangandaran, Rabu, 26 Agustus 2026. Dikutip dari Kodim 0625/Pangandaran, pengecekan tersebut menjadi bagian dari […]

expand_less