Breaking News
light_mode
Beranda » Editorial » Kominfo Tak Mandiri, Digitalisasi Pemkab Tasikmalaya Tertinggal

Kominfo Tak Mandiri, Digitalisasi Pemkab Tasikmalaya Tertinggal

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
  • visibility 128
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Editorial Albadarpost: digitalisasi Pemkab Tasikmalaya tersendat karena Kominfo belum mandiri, layanan publik ikut terhambat.


Digitalisasi Dijanjikan, Pelayanan Masih Tertahan

albadarpost.com, EDITORIAL – Harapan percepatan digitalisasi Pemkab Tasikmalaya kembali mengemuka. Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin menyatakan komitmennya membangun pemerintahan berbasis elektronik. Namun hingga kini, warga masih menghadapi birokrasi yang berjalan lambat dan manual.

Masalah ini penting karena digitalisasi bukan sekadar proyek teknologi. Ia menyentuh hak dasar warga atas pelayanan publik yang cepat, transparan, dan terukur. Ketika janji digital tidak disertai perubahan struktur, yang tertinggal bukan hanya sistem, tetapi kepercayaan publik.


Fakta Dasar: Kominfo Tak Mandiri, SPBE Tertahan

Fakta menunjukkan, urusan komunikasi dan informatika di Kabupaten Tasikmalaya belum berdiri sebagai dinas mandiri. Kominfo masih berada di bawah Dinas Perhubungan. Struktur ini membuat kewenangan digital tersebar dan tidak fokus.

Redaksi menilai kondisi tersebut sebagai hambatan utama transformasi digital. Sebab digitalisasi pemerintahan membutuhkan institusi penggerak yang kuat, bukan sekadar bidang administratif.

Data Satu Data Indonesia memperkuat gambaran itu. Dari 44 perangkat daerah di Kabupaten Tasikmalaya, hanya 12 OPD yang memiliki sistem informasi terintegrasi. Selebihnya masih bergantung pada pengolahan manual atau aplikasi yang berdiri sendiri.


Analisis Redaksi: Masalahnya Bukan Teknologi, Tapi Keputusan

Redaksi Albadarpost berpandangan, tersendatnya digitalisasi Pemkab Tasikmalaya bukan disebabkan kurangnya teknologi atau infrastruktur. Akar persoalannya adalah keberanian politik dalam menata kelembagaan.

Transformasi digital selalu dimulai dari struktur. Tanpa Kominfo yang mandiri, tidak ada otoritas tunggal untuk mengintegrasikan data, menjaga keamanan informasi, dan memaksa interoperabilitas antar-OPD. Akibatnya, ratusan aplikasi hanya hidup sendiri-sendiri.

Baca juga: Pemkab Tasikmalaya Lambat Digital, Rakyat Bayar Harga Birokrasi

Di titik ini, digitalisasi berubah menjadi slogan. Ada anggaran, ada aplikasi, tetapi tidak ada komando. Yang muncul justru risiko baru: duplikasi data, pemborosan anggaran, dan layanan publik yang tidak konsisten.

Digitalisasi semestinya memangkas birokrasi. Yang terjadi di Tasikmalaya justru sebaliknya. Birokrasi manual bertahan karena struktur digital tidak pernah benar-benar dibangun.


Konteks dan Perbandingan: Tasikmalaya Tertinggal dari Daerah Tetangga

Studi Kinerja Pemerintah Daerah 2023 dari Kementerian PAN-RB mencatat, daerah dengan Dinas Kominfo mandiri memiliki indeks SPBE rata-rata 31 persen lebih tinggi dibanding daerah yang menggabungkannya dengan dinas lain.

Kabupaten Sumedang mencatat indeks SPBE 3,7. Kabupaten Tasikmalaya masih berada di kisaran 2,2 pada 2024. Selisih ini bukan kebetulan. Sumedang, Ciamis, dan Garut memiliki Kominfo yang berdiri sendiri, beranggaran jelas, dan didukung tim teknis profesional.

Perbandingan ini menunjukkan pola yang konsisten. Digitalisasi berjalan cepat ketika kelembagaan ditata. Ia melambat ketika urusan digital diperlakukan sebagai fungsi tambahan, bukan prioritas.


Sikap Redaksi: Saatnya Keberanian Politik Diuji

Albadarpost berpihak pada kepentingan warga. Karena itu, kami menilai langkah paling rasional untuk mengejar ketertinggalan adalah mengembalikan Kominfo menjadi SKPD mandiri.

Langkah ini bukan sekadar perubahan struktur. Ia adalah sinyal politik bahwa digitalisasi benar-benar menjadi agenda utama, bukan pelengkap pidato. Dengan Kominfo yang mandiri, integrasi data, keamanan informasi, dan efisiensi birokrasi bisa dikerjakan secara sistematis.

Redaksi juga mendorong penyusunan peta jalan digitalisasi daerah yang terukur. Targetnya harus jelas: peningkatan indeks SPBE, perluasan konektivitas publik, dan pembentukan pusat data kabupaten.


Reflektif

Digitalisasi pemerintahan bukan mimpi teknologi. Ia adalah ukuran keberpihakan negara kepada warganya.

Jika digitalisasi Pemkab Tasikmalaya terus dibiarkan tanpa fondasi kelembagaan yang kuat, yang tertinggal bukan hanya sistem—melainkan hak warga atas pelayanan yang layak.

Birokrasi yang lambat bukanlah takdir, melainkan wujud dari jemari yang enggan mengetuk pintu qada. (Ds)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pengguna narkoba

    Polres Sumedang Tetapkan Kades Jatinangor sebagai Pengguna Narkoba

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Kepala desa di Sumedang ditetapkan sebagai pengguna narkoba dan dinonaktifkan. Dampaknya pada tata kelola pemerintahan desa. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Polres Sumedang menetapkan seorang kepala desa aktif di Kecamatan Jatinangor sebagai tersangka kasus penyalahgunaan narkoba. Meski tidak terindikasi terlibat peredaran, status sebagai pengguna narkoba berdampak langsung pada tata kelola pemerintahan desa, termasuk keputusan penonaktifan jabatan […]

  • Ilustrasi nasi putih yang cepat basi akibat kesalahan memasak dan penyimpanan yang sering tidak disadari

    Nasi Cepat Basi? Ini Kesalahan yang Sering Terjadi

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pernah merasa heran karena nasi cepat basi, padahal baru dimasak beberapa jam lalu? Banyak orang mengira penyebabnya adalah kualitas beras. Padahal, nasi mudah basi, nasi cepat bau, dan teksturnya berubah sering kali terjadi akibat kesalahan memasak nasi yang tampak sepele dan jarang disadari sejak awal. Menariknya, kebiasaan yang terlihat “biasa saja” justru […]

  • Pertandingan Liverpool vs Galatasaray di Anfield dengan pemain menyerang dan suasana stadion penuh tekanan

    Liverpool vs Galatasaray: Anfield Memanas, Misi Balas Dendam atau Tersingkir?

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Pertandingan Liverpool vs Galatasaray menjadi sorotan utama pekan ini. Duel panas ini bukan sekadar laga biasa, tetapi penentu nasib kedua tim di fase gugur. Liverpool vs Galatasaray, laga Anfield, serta duel hidup-mati ini langsung menyedot perhatian pecinta sepak bola dunia karena tensi tinggi dan skenario dramatis yang mungkin terjadi. Misi Berat […]

  • Ribuan warga menyambut pelari QRIS Unsil Tasik Half Marathon 2026 di Jalan Mashudi Tasikmalaya.

    QRIS Unsil Tasik Half Marathon 2026: Pelari Berdasi Bikin Warga Pecah

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pagi di Kota Tasikmalaya biasanya dimulai dengan suara kendaraan dan aktivitas pasar. Namun Minggu, 10 Mei 2026, suasananya berubah total. Sejak pukul 05.30 WIB, ribuan warga sudah berdiri di sepanjang jalur QRIS Unsil Tasik Half Marathon 2026. Jalanan dipenuhi lautan manusia. Anak-anak duduk di pinggir trotoar. Ibu-ibu membawa botol air mineral. […]

  • Peneliti menelusuri database flora digital Singapore Herbarium yang membuka akses global ilmu botani Asia Tenggara

    Ribuan Data Flora Asia Tenggara Kini Terbuka di Singapura

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Selama bertahun-tahun, pengetahuan tentang flora Asia Tenggara tersimpan rapi di balik lemari arsip. Hanya peneliti tertentu yang mampu mengaksesnya. Namun kini, sebuah perubahan besar sedang berlangsung. Digitalisasi herbarium Singapura perlahan menghapus batas antara ilmu pengetahuan dan dunia luar. Singapore Herbarium tidak sekadar memindahkan koleksi ke layar digital. Mereka sedang membangun masa […]

  • Ojol UMKM

    Resmi! Ojol Kini Berstatus UMKM Mulai 1 Juli

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Ojol UMKM resmi menjadi kebijakan baru pemerintah mulai 1 Juli 2026. Dengan status sebagai pengusaha mikro transportasi online, pengemudi ojek online roda dua kini tidak hanya memperoleh porsi pendapatan yang lebih besar, tetapi juga berhak mengakses berbagai program pemberdayaan yang selama ini ditujukan bagi pelaku usaha mikro. Kebijakan tersebut diumumkan Menteri Usaha […]

expand_less