Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pemprov Jabar Tutup Tambang Ilegal Pangandaran

Pemprov Jabar Tutup Tambang Ilegal Pangandaran

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
  • visibility 134
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pemprov Jabar menutup dua tambang ilegal di Pangandaran demi keselamatan warga dan kepastian hukum lingkungan.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menutup dua tambang galian C ilegal di Kabupaten Pangandaran. Penutupan dilakukan setelah aktivitas penambangan batu kapur itu dinyatakan melanggar hukum dan berpotensi membahayakan keselamatan publik. Keputusan ini penting karena lokasi tambang berada tepat di sisi Jalan Raya Nasional Kalipucang–Banjar, jalur vital pergerakan warga dan logistik.

Penertiban Tambang Ilegal Pangandaran dilakukan oleh Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Barat dengan pendampingan Satpol PP Kabupaten Pangandaran. Kedua lokasi tambang berada di Kecamatan Kalipucang dan selama ini beroperasi tanpa kelengkapan izin yang dipersyaratkan.

Penyelidik Bumi Ahli Pertama Kantor Cabang Dinas ESDM Wilayah VI Tasikmalaya, Narendra Surya, membenarkan penutupan tersebut. Ia menyebut langkah ini diambil setelah adanya laporan resmi dan proses hukum yang telah selesai.

“Iya, berdasarkan informasi, aktivitas tambang tersebut belum dilengkapi izin yang memadai,” ujar Narendra saat dikonfirmasi, Kamis (18/12/2025).

Narendra menjelaskan, kasus dua tambang galian C ilegal itu telah diproses secara hukum dan dinyatakan berkekuatan hukum tetap. Dengan status tersebut, pemerintah daerah memiliki dasar kuat untuk menghentikan aktivitas penambangan secara permanen.

Penertiban Berbasis Putusan Hukum

Penutupan Tambang Ilegal Pangandaran bukan tindakan administratif sepihak. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyatakan langkah ini merupakan tindak lanjut dari proses hukum yang telah berjalan hingga putusan inkrah. Artinya, pelanggaran perizinan dan dampak yang ditimbulkan telah diuji di meja hijau.

Penyelidik Bumi Ahli Muda Cabang Dinas ESDM Wilayah VI Tasikmalaya, Pepen Ucu Atila, menyebut hingga saat ini baru dua tambang yang ditutup. Namun, pengawasan akan terus dilakukan untuk memastikan aktivitas serupa tidak kembali berlangsung.

“Kami akan kembali memasang spanduk peringatan jika kegiatan penambangan masih berlanjut,” kata Pepen.

Langkah ini menunjukkan pendekatan bertahap yang ditempuh pemerintah. Penutupan fisik disertai peringatan terbuka dimaksudkan sebagai sinyal tegas bahwa praktik penambangan tanpa izin tidak lagi ditoleransi, terutama di lokasi yang bersinggungan langsung dengan ruang publik.

Risiko Keselamatan dan Dampak Lingkungan

Lokasi Tambang Ilegal Pangandaran yang berada di samping jalan nasional menjadi salah satu alasan utama penertiban. Aktivitas penggalian batu kapur berpotensi memicu longsor, kerusakan badan jalan, hingga kecelakaan lalu lintas. Dampak tersebut tidak hanya dirasakan pengguna jalan, tetapi juga warga sekitar.

Baca juga: Ujian Negara Melindungi Anak di Sekolah

Selain risiko keselamatan, penambangan ilegal juga berdampak pada lingkungan. Tanpa kajian teknis dan dokumen lingkungan, aktivitas galian C berisiko merusak struktur tanah dan sistem drainase alami. Dalam jangka panjang, kerusakan ini dapat memperburuk kualitas lingkungan dan memicu bencana lokal.

PPNS Satpol PP Kabupaten Pangandaran, Rusnandar, menegaskan pihaknya hanya melakukan pendampingan dalam penutupan tersebut. Menurutnya, kewenangan utama berada di tingkat provinsi.

“Kami hanya melakukan pendampingan, karena perwakilan Pol PP Provinsi tidak bisa datang sehingga harus diwakili,” ujarnya.

Rusnandar juga membenarkan bahwa kasus dua galian C itu telah berkekuatan hukum tetap. Pengelola tambang diketahui berinisial U dan N.

Sinyal Penegakan Hukum di Daerah

Penutupan Tambang Ilegal Pangandaran memberi sinyal bahwa pemerintah daerah mulai menegakkan aturan pertambangan secara lebih konsisten. Selama ini, praktik galian C ilegal kerap muncul karena lemahnya pengawasan dan tingginya permintaan material bangunan.

Bagi warga, langkah ini berdampak langsung pada rasa aman dan kepastian hukum. Jalan nasional yang lebih aman, lingkungan yang lebih terjaga, serta kepastian bahwa aktivitas ekonomi berjalan sesuai aturan menjadi kepentingan publik yang dilindungi.

Ke depan, tantangan pemerintah bukan hanya menutup tambang ilegal yang sudah diputus pengadilan, tetapi juga mencegah munculnya aktivitas serupa. Pengawasan berkelanjutan dan keterbukaan informasi menjadi kunci agar penertiban tidak berhenti sebagai agenda sesaat.

Penutupan tambang ilegal Pangandaran menegaskan komitmen Pemprov Jabar melindungi keselamatan warga dan menegakkan hukum lingkungan. (Red/Arrian)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pemotongan bansos PKH

    Pendamping PKH di Pamekasan Diperiksa Usai Dugaan Pemotongan Bansos

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Kasus dugaan pemotongan bansos PKH di Pamekasan diselidiki. Pendamping diperiksa setelah warga melapor soal dana tak utuh diterima. albadarpost.com, HUMANIORA – Rabu, 12 November 2025, publik Pamekasan dihebohkan oleh dugaan pemotongan bansos PKH di Kecamatan Tlanakan, Jawa Timur. Seorang warga bernama Jumaati mengaku hanya menerima Rp1,2 juta dari total bantuan yang seharusnya Rp2,05 juta. Kasus […]

  • negosiasi damai Iran Amerika

    Terungkap! 5 Fakta Kenapa Negosiasi Iran-AS Gagal Total

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Negosiasi damai Iran Amerika kembali menemui jalan buntu. Upaya perundingan antara Iran dan Amerika Serikat yang diharapkan mampu meredakan ketegangan justru berakhir tanpa hasil. Kegagalan negosiasi Iran-AS ini bukan hanya soal nuklir, tetapi juga melibatkan kepentingan politik, ekonomi, hingga strategi kawasan yang saling bertabrakan. Sejak awal, kedua pihak membawa agenda besar. […]

  • “Suasana hening menjelang Subuh saat seseorang berdoa dan bermunajat kepada Allah di dalam rumah”

    Doa Sebelum Subuh Ini Harus Diamalkan Saat Hidup Sedang Berat

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tidak semua orang kuat menghadapi hidup yang terasa berat setiap hari. Ada yang terlihat tersenyum di siang hari, tetapi diam-diam menangis saat malam tiba. Menariknya, belakangan semakin banyak orang mulai mencari ketenangan lewat doa sebelum Subuh. Sebagian bahkan mengaku hidupnya perlahan berubah setelah rutin mengamalkan doa mustajab di waktu menjelang Subuh. Bukan […]

  • Operasi Patuh Lodaya 2026

    Sudah Siap Jalan, Operasi Patuh Lodaya 2026 Tiba-Tiba Ditunda

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Operasi Patuh Lodaya 2026 resmi ditunda. Kabar penundaan operasi lalu lintas atau razia kendaraan berskala besar tersebut langsung menjadi perhatian banyak pengendara di Tasikmalaya. Pasalnya, sebagian masyarakat sudah bersiap menghadapi penertiban yang sebelumnya dijadwalkan dimulai pada Senin, 8 Juni 2026. Di berbagai grup WhatsApp komunitas pengemudi hingga media sosial lokal, informasi […]

  • Struktur birokrasi daerah dengan Kominfo belum mandiri yang masih berada di bawah dinas lain dalam tata kelola digital.

    Kominfo Belum Mandiri, Digitalisasi Tasikmalaya Terhambat

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Kominfo Kabupaten Tasikmalaya belum mandiri menjadi persoalan mendasar dalam agenda transformasi digital daerah. Frasa Kominfo belum mandiri bahkan menggambarkan realitas yang lebih konkret dibanding slogan digitalisasi yang kerap digaungkan. Ketika urusan komunikasi dan informatika masih berstatus bidang di bawah dinas lain, maka arah kebijakan digital sulit berdiri tegak. Akibatnya, digitalisasi berisiko berubah […]

  • ikan kembung sayur asin

    Ikan Kembung Sayur Asin, Menu Praktis Keluarga

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Ikan kembung sayur asin jadi menu keluarga hemat, bergizi, dan mudah diolah untuk konsumsi harian. albadarpost.com, LIFESTYLE – Di tengah tekanan harga bahan pangan, keluarga kian dituntut cermat memilih menu harian yang bergizi, terjangkau, dan mudah diolah. Salah satu pilihan yang relevan adalah ikan kembung sayur asin ala Chinese, menu rumahan sederhana yang menggabungkan sumber […]

expand_less