Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Polres Pangandaran: Oknum Kepala Sekolah Cekoki Korban Miras

Polres Pangandaran: Oknum Kepala Sekolah Cekoki Korban Miras

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Polisi ungkap Kasus Pencabulan Pangandaran oleh oknum kepala sekolah. Lima remaja jadi korban kekerasan seksual.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kepolisian Resor Pangandaran menahan seorang kepala sekolah dasar asal Tasikmalaya berinisial UR (55) atas dugaan kekerasan seksual terhadap lima remaja di bawah umur. Insiden yang terjadi di sebuah penginapan di kawasan wisata Pangandaran ini memicu keprihatinan publik lantaran pelaku diduga mencekoki para korban dengan minuman keras sebelum melancarkan aksinya.

Kasi Humas Polres Pangandaran, Aiptu Yusdiana, mengonfirmasi bahwa seluruh korban merupakan anak di bawah umur dengan rentang usia 14 hingga 17 tahun. Dari lima korban tersebut, dua orang berstatus pelajar SMP, sementara tiga lainnya adalah anak putus sekolah. Kasus ini menjadi perhatian serius otoritas keamanan karena melibatkan unsur kekerasan fisik dan eksploitasi anak oleh oknum tenaga pendidik.

Kronologi Kekerasan dan Modus Minuman Keras

Peristiwa memilukan ini bermula pada Kamis malam, 11 Desember 2025. Terduga pelaku UR membawa rombongan remaja tersebut ke Pangandaran dengan dalih merayakan ulang tahun salah satu korban. Namun, saat berada di penginapan, UR justru memfasilitasi konsumsi minuman beralkohol bagi para remaja tersebut hingga dua di antaranya kehilangan kesadaran.

Baca juga: Kepala SD Diciduk Usai Cabuli Remaja di Pangandaran, Polisi Telusuri Korban Lain

Dalam kondisi korban yang tidak berdaya, UR diduga melakukan tindakan asusila. Berdasarkan pendalaman sementara dalam Kasus Pencabulan Pangandaran ini, pelaku sempat melakukan kekerasan fisik berupa pukulan dan tendangan ketika salah satu korban mencoba memberikan perlawanan dan menolak ajakan bersetubuh.

“Dua korban di antaranya sempat tidak sadarkan diri dan diduga menjadi korban persetubuhan,” ujar Aiptu Yusdiana saat dikonfirmasi, Kamis (18/12/2025). Jeritan ketakutan korban yang berhasil melarikan diri dari kamar penginapan akhirnya memancing perhatian warga sekitar, yang kemudian berujung pada penangkapan pelaku oleh unit Satreskrim.

Hubungan Asmara dan Pendampingan Korban

Polisi menemukan fakta baru dalam penyidikan awal mengenai motif kedekatan pelaku dengan para korban. Kasatreskrim Polres Pangandaran, AKP Idas Wardias, mengungkapkan adanya indikasi hubungan asmara antara tersangka UR dengan salah satu korban. Meski demikian, penyidik masih mendalami sejauh mana relasi tersebut memengaruhi terjadinya tindak pidana eksploitasi seksual ini.

Fokus kepolisian saat ini tertuju pada perlindungan mental para penyintas. Seluruh korban dalam Kasus Pencabulan Pangandaran telah menjalani pemeriksaan medis secara intensif. Selain itu, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) telah diterjunkan untuk memberikan pendampingan psikologis guna memulihkan trauma yang dialami para remaja tersebut.

Baca juga: Sumedang Jadi Rujukan Tata Kelola Pemerintahan Digital

Dampak dari kasus ini mempertegas pentingnya pengawasan terhadap pergaulan remaja di lingkungan sekolah dan keluarga. Pihak kepolisian menyatakan tidak akan menoleransi segala bentuk kekerasan seksual, terlebih pelakunya adalah seorang aparatur sipil yang seharusnya menjadi pelindung bagi anak-anak. Tersangka UR kini terancam hukuman berat sesuai Undang-Undang Perlindungan Anak.

Polres Pangandaran terus mendalami Kasus Pencabulan Pangandaran oleh oknum kepala sekolah terhadap 5 remaja guna memastikan keadilan bagi para korban di bawah umur. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH Miftah Fauzi menyuarakan aspirasi pedagang Pasar Cikurubuk terkait keadilan dan kebijakan Pemkot Tasikmalaya

    KH Miftah Fauzi Menunggu Ketegasan Pemkot Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – KH Miftah Fauzi menyatakan bahwa dirinya bersama ribuan pedagang Pasar Cikurubuk hingga kini masih menunggu ketegasan sikap Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam menyelesaikan persoalan pasar tradisional. Menurutnya, pasar rakyat bukan hanya urusan ekonomi, melainkan juga menyangkut martabat, keadilan, dan keberpihakan negara terhadap masyarakat kecil. Hal tersebut disampaikan KH Miftah Fauzi saat ditemui […]

  • Masjid Sultan Singapura berkubah emas di kawasan Kampong Glam sebagai ikon wisata religi dan warisan nasional sejak 1824

    Masjid Sultan Singapura: Jejak Sultan dan Kubah Emas yang Mendunia

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Masjid Sultan Singapura menjadi simbol kuat sejarah Islam di kawasan Asia Tenggara sekaligus ikon religi paling terkenal di Kampong Glam. Selain dikenal sebagai Masjid Sultan Kampong Glam, bangunan bersejarah ini juga disebut Sultan Mosque Singapore, yang berdiri megah dengan kubah emas khasnya. Sejak awal berdiri pada 1824, masjid ini bukan hanya […]

  • Pengaduan Publik

    Pemkab Tasikmalaya Perkuat Sosialisasi Pengaduan Publik

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Pemkab Tasikmalaya memperkuat sosialisasi pengaduan publik sebagai dasar peningkatan layanan dan transparansi. albadarpost.com – LENSA – Kebijakan penguatan sosialisasi pengaduan publik kembali menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Agenda ini ditegaskan saat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Tasikmalaya, Nana Heryana, membuka kegiatan sosialisasi keterbukaan informasi publik dan pengelolaan pengaduan di ruang operasi Setda, Selasa, 9 […]

  • pelantikan pejabat tasikmalaya

    262 ASN Dilantik Sekaligus, Langkah Berani Bupati Tasikmalaya

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 17
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Sebanyak 262 pejabat berdiri, mengucap sumpah, lalu resmi dilantik dalam satu waktu. Sekilas terlihat megah. Terlihat serius. Bahkan terasa penuh harapan. Namun di balik itu semua, muncul pertanyaan yang tidak semua orang berani ucapkan:apakah pelantikan pejabat Tasikmalaya ini benar-benar membawa perubahan, atau hanya rutinitas birokrasi yang diulang kembali? Fenomena Besar yang […]

  • Ilustrasi perayaan ulang tahun Persib ke-93 dengan Bobotoh memenuhi stadion membawa bendera biru Maung Bandung.

    Persib 93 Tahun: Warisan Loyalitas Bobotoh Lintas Generasi

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suara nyanyian Bobotoh menggema. Warna biru memenuhi jalanan Bandung. Bendera Persib berkibar di berbagai sudut kota. Di tengah atmosfer emosional itu, satu perayaan kembali menyatukan jutaan hati: Persib 93 tahun. Ulang tahun Persib ke-93, hari jadi Persib Bandung, dan perayaan 93 tahun Maung Bandung bukan sekadar angka dalam sejarah sepak bola. […]

  • pedagang pasar cikurubuk

    Pasar Rakyat Tertekan, Pedagang Pasar Cikurubuk Desak Tindakan Cepat

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pedagang Pasar Cikurubuk akan melakukan aksi turun ke jalan sebagai bentuk protes terhadap berbagai persoalan yang mereka hadapi di pasar tradisional tersebut. Para pedagang pasar cikurubuk menilai pemerintah daerah belum menunjukkan langkah cepat untuk merespons keluhan yang selama ini mereka sampaikan. Aksi pedagang pasar tradisional terbesar di Kota Tasikmalaya itu akan […]

expand_less