Rumah 141 Meter Persegi di Cilawu Terbakar, Rugi Rp150 Juta
- account_circle redaktur
- calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
- visibility 39
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kebakaran di Cilawu Garut (Foto: Damkar Garut)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kebakaran Cilawu terjadi pada Sabtu, 5 September 2026, pagi. Kebakaran rumah Cilawu itu melanda sebuah rumah permanen di Kampung Cigarungsang, Desa Mekarsari, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut.
Informasi yang dilansir dari akun Damkar Garut menyebutkan, rumah milik Wawan tersebut memiliki luas sekitar 141 meter persegi. Api membakar seluruh bagian bangunan. Sementara itu, hasil investigasi petugas menyebut kebakaran diduga akibat korsleting listrik.
Peristiwa tersebut mulai terjadi sekitar pukul 06.38 WIB. Setelah mengetahui api membesar, pemilik rumah segera melaporkan kejadian kepada Call Center Disdamkarmat Kabupaten Garut.
Petugas kemudian bergerak menuju lokasi. Sebanyak tiga unit mobil pemadam dengan dukungan 10 personel diterjunkan untuk menangani kebakaran.
Penanganan berlangsung sekitar 57 menit, mulai pukul 07.05 WIB hingga 08.02 WIB. Selain petugas pemadam, proses penanganan juga melibatkan Koramil, Polsek, perangkat desa, serta warga setempat.
Kebakaran Cilawu Hanguskan Rumah Seluas 141 Meter Persegi
Kobaran api membakar seluruh bagian rumah permanen yang memiliki luas sekitar 141 meter persegi.
Karena bangunan mengalami kerusakan akibat kebakaran, total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp150 juta.
Namun, ada angka lain yang juga penting dalam peristiwa ini. Petugas berhasil menyelamatkan aset dengan nilai sekitar Rp400 juta.
Dengan demikian, respons cepat di lapangan tidak hanya berfokus pada pemadaman api. Petugas juga berupaya mencegah kobaran menjalar dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.
Dalam penanganan tersebut, satu orang berhasil diselamatkan.
Data ini sekaligus menunjukkan pentingnya kecepatan masyarakat dalam melaporkan kebakaran. Semakin cepat informasi diterima petugas, semakin besar pula peluang untuk melakukan tindakan sebelum api berkembang lebih luas.
Korsleting Listrik Masih Berstatus Dugaan
Salah satu informasi yang paling banyak mendapat perhatian dalam kejadian kebakaran Garut ini adalah dugaan penyebabnya.
Damkar Garut menyebut kebakaran diduga berkaitan dengan korsleting listrik.
Kata diduga penting dipertahankan dalam pemberitaan. Sebab, penyebab kebakaran tidak seharusnya berubah menjadi kesimpulan mutlak apabila keterangan petugas masih menggunakan istilah dugaan.
Karena itu, AlbadarPost tidak menyimpulkan bahwa pemilik rumah lalai atau instalasi listrik di rumah tersebut pasti bermasalah.
Informasi yang tersedia hanya menyebut dugaan korsleting listrik sebagai penyebab berdasarkan investigasi yang disampaikan Damkar Garut.
Sikap tersebut penting agar pemberitaan mengenai rumah terbakar di Garut tetap berada dalam koridor akurasi dan tidak berubah menjadi tuduhan terhadap pihak tertentu.
Di sisi lain, peristiwa ini tetap menjadi pengingat bagi masyarakat untuk memeriksa instalasi listrik di rumah secara berkala.
Kabel yang sudah terkelupas, stop kontak rusak, sambungan tidak aman, hingga penggunaan colokan bertumpuk sebaiknya tidak dibiarkan.
Tiga Mobil Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Setelah laporan diterima, Disdamkarmat Kabupaten Garut mengerahkan tiga unit kendaraan pemadam dengan 10 personel.
Pemadaman dimulai sekitar pukul 07.05 WIB. Selanjutnya, setelah kurang lebih 57 menit penanganan, api berhasil dikendalikan sekitar pukul 08.02 WIB.
Petugas juga mendapat dukungan dari berbagai unsur di lokasi. Koramil, Polsek, perangkat desa, dan masyarakat ikut membantu proses penanganan.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam respons terhadap kebakaran rumah di Cilawu.
Selain memadamkan api, petugas perlu memastikan situasi di sekitar lokasi tetap terkendali. Evakuasi dan pengamanan area menjadi langkah penting, terutama ketika api masih membesar.
Damkar Garut Ingatkan Warga Soal Instalasi Listrik
Peristiwa di Kampung Cigarungsang memberikan pelajaran sederhana tetapi penting.
Kebakaran tidak selalu bermula dari kejadian besar. Gangguan pada instalasi listrik juga dapat menjadi sumber bahaya jika tidak segera ditangani.
Karena itu, warga Garut perlu memeriksa kondisi kabel, stop kontak, sakelar, dan perangkat listrik yang digunakan setiap hari.
Selain itu, masyarakat sebaiknya tidak menggunakan terlalu banyak perangkat pada satu sumber listrik. Kabel yang rusak atau terkelupas juga perlu segera diganti.
Kemudian, apabila muncul tanda-tanda seperti bau hangus, percikan listrik, atau panas berlebih pada stop kontak, jangan abaikan kondisi tersebut.
Langkah pencegahan memang terlihat sederhana. Namun, tindakan kecil sebelum kebakaran terjadi jauh lebih mudah daripada menghadapi kerugian setelah api membesar.
Layanan Damkar Garut Gratis
Damkar Garut juga mengingatkan masyarakat agar segera melapor ketika terjadi kebakaran maupun keadaan darurat lainnya.
Warga dapat menghubungi Call Center Disdamkarmat Kabupaten Garut di (0262) 232 113.
Yang perlu diketahui masyarakat, pelayanan kebakaran dan nonkebakaran dari Damkar Garut gratis tanpa biaya.
Karena itu, warga tidak perlu menunda laporan karena khawatir mengenai biaya pelayanan.
Bukan Hanya Soal Rumah yang Terbakar
Kebakaran Cilawu kali ini menyisakan kerugian sekitar Rp150 juta. Namun, petugas juga berhasil menyelamatkan aset sekitar Rp400 juta.
Angka tersebut memperlihatkan bahwa kecepatan penanganan memiliki arti penting dalam situasi darurat.
Lebih jauh lagi, kejadian ini seharusnya mendorong warga untuk tidak menganggap remeh kondisi instalasi listrik di rumah.
Api tidak pernah memberi banyak waktu untuk berpikir. Satu laporan yang cepat bisa menyelamatkan aset, tetapi satu kabel yang dibiarkan rusak bisa menjadi awal dari kerugian yang jauh lebih besar. (Red)
- Penulis: redaktur







Saat ini belum ada komentar