Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Bukan Sekadar Menanam, Ini Kunci Swasembada Bawang Putih di Ciamis

Bukan Sekadar Menanam, Ini Kunci Swasembada Bawang Putih di Ciamis

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
  • visibility 35
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Upaya mendorong swasembada bawang putih di Kabupaten Ciamis tidak cukup hanya dengan memperluas penanaman. Produktivitas lahan, dukungan terhadap petani, serta sinergi lintas sektor juga menjadi bagian penting dari agenda ketahanan pangan. Hal itu terlihat dari keterlibatan Polres Ciamis dalam program penanaman bawang putih serentak yang menjadi bagian dari gerakan ketahanan pangan nasional.

Kegiatan tersebut berlangsung secara virtual melalui Zoom Meeting bersama Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., pada Rabu (19/8/2026). Agenda nasional itu dipusatkan di Sembalun, Lombok Timur.

Berdasarkan keterangan Polres Ciamis, gerakan penanaman bawang putih tersebut mencakup 17 provinsi. Jajaran Polres Ciamis ikut menunjukkan dukungan terhadap program pemerintah yang diarahkan untuk memperkuat produksi pangan sekaligus meningkatkan peran masyarakat dalam sektor pertanian.

Namun, ada satu pesan yang menarik dari keterlibatan Polres Ciamis. Program tersebut tidak hanya dipandang sebagai kegiatan menanam, tetapi juga membutuhkan pendampingan agar petani mampu menjaga produktivitas hingga tahap berikutnya.

Penanaman Bawang Putih Bukan Titik Akhir

Penanaman memang menjadi langkah awal dalam membangun produksi bawang putih. Setelah itu, petani masih menghadapi rangkaian proses yang menentukan hasil akhir, mulai dari pemeliharaan tanaman, pengendalian gangguan tanaman, hingga menunggu masa panen.

Karena itu, dukungan kepada petani memiliki posisi penting dalam agenda swasembada bawang putih.

Polres Ciamis menyatakan keterlibatan kepolisian dalam program ketahanan pangan tidak sebatas kegiatan penanaman. Jajaran kepolisian juga menempatkan dukungan dan pendampingan masyarakat, terutama petani, sebagai bagian dari kontribusinya.

Pendekatan tersebut membuat program ketahanan pangan memiliki dimensi yang lebih luas. Bukan hanya soal berapa banyak bibit yang ditanam, tetapi juga bagaimana tanaman dapat tumbuh dan menghasilkan produksi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dengan kata lain, pekerjaan besar justru dimulai setelah kegiatan penanaman selesai.

Kapolres Ciamis Tekankan Sinergi

Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa Polri siap mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, kelompok tani dan berbagai pihak terkait menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan produksi bawang putih di Kabupaten Ciamis.

“Polri siap mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan. Melalui sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, kelompok tani dan seluruh pihak terkait, kami berharap produksi bawang putih di Kabupaten Ciamis dapat terus meningkat dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Kapolres Ciamis, sebagaimana keterangan yang disampaikan Polres Ciamis.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa program ketahanan pangan membutuhkan kerja bersama. Pemerintah memiliki kebijakan dan program, petani menjadi pelaksana utama di lapangan, sedangkan berbagai institusi dapat memberikan dukungan sesuai perannya.

Karena itu, keberhasilan program tidak seharusnya hanya diukur dari kegiatan tanam. Produktivitas dan keberlanjutan usaha petani juga menjadi indikator penting.

Mengapa Bawang Putih Penting bagi Ketahanan Pangan?

Bawang putih bukan komoditas yang jauh dari kehidupan sehari-hari. Masyarakat menggunakannya sebagai bahan masakan, sementara pelaku usaha kuliner membutuhkan komoditas tersebut secara rutin.

Maka, peningkatan produksi bawang putih dalam negeri memiliki arti penting bagi ketahanan pangan. Semakin kuat produksi lokal, semakin besar pula kemampuan daerah berkontribusi terhadap kebutuhan masyarakat.

Dalam konteks Kabupaten Ciamis, pengembangan komoditas tersebut juga membuka peluang bagi sektor pertanian untuk memberikan nilai ekonomi lebih besar kepada masyarakat.

Akan tetapi, target swasembada bawang putih tentu membutuhkan proses yang konsisten. Penanaman hanyalah salah satu tahapan. Pemeliharaan, produktivitas, kualitas hasil, pemasaran, hingga keberlanjutan usaha tani tetap membutuhkan perhatian.

Di sinilah pendampingan petani menjadi penting.

Polres Ciamis Dorong Kolaborasi Berkelanjutan

Polres Ciamis menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam mendukung program pemerintah, terutama pada sektor pertanian dan ketahanan pangan.

Kolaborasi dengan pemerintah daerah, TNI, kelompok tani dan unsur terkait diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program di tingkat daerah.

Bagi masyarakat, keberhasilan program tersebut pada akhirnya bukan sekadar terlihat dari kegiatan penanaman yang berlangsung dalam satu hari. Ukuran yang lebih nyata adalah ketika tanaman berkembang dengan baik, produksi meningkat, petani memperoleh manfaat ekonomi, dan kegiatan dapat berlanjut.

Karena itu, program penanaman bawang putih perlu dilihat sebagai awal dari sebuah proses panjang.

Jika sinergi dan pendampingan benar-benar berjalan hingga tingkat petani, Ciamis memiliki peluang untuk memperkuat kontribusinya dalam agenda ketahanan pangan nasional.

Sebab, swasembada pangan tidak lahir dari satu seremoni penanaman. Ia tumbuh dari lahan yang terus digarap, petani yang terus didampingi, produksi yang terus meningkat, dan sinergi yang tidak berhenti ketika kamera dimatikan. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Curanmor Tasikmalaya

    Polresta Tasikmalaya Bongkar Sindikat Curanmor, Residivis Dibekuk

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Curanmor Tasikmalaya kembali menjadi perhatian setelah Satreskrim Polresta Tasikmalaya berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor yang meresahkan masyarakat. Polisi menangkap seorang residivis yang diduga terlibat dalam sedikitnya sembilan aksi pencurian sepeda motor, sementara seorang pelaku lainnya masih berstatus daftar pencarian orang (DPO) dan terus diburu. Pengungkapan kasus tersebut disampaikan dalam konferensi […]

  • Hijab Hati

    Hijab Hati, Penghalang yang Tak Terlihat tetapi Sangat Nyata

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 130
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Ironinya bukan Allah yang jauh dari manusia. Justru manusialah yang perlahan menjauh dari Allah sambil merasa dirinya semakin dekat. Di situlah hijab hati, penghalang mengenal Allah, bekerja tanpa suara. Hati yang tertutup oleh kesombongan, penyakit hati, dan kecintaan berlebihan kepada dunia membuat cahaya iman terasa redup. Padahal Allah tidak pernah meninggalkan hamba-Nya, […]

  • Atlet Pangandaran

    Pemkab Pangandaran Apresiasi Atlet Peraih Medali SEA Games 2025

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Pemkab Pangandaran apresiasi Atlet Pangandaran Regi Mulya Ramdhani atas perak SEA Games 2025. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran memberikan apresiasi kepada Atlet Pangandaran, Regi Mulya Ramdhani, atas prestasi yang diraihnya bersama Tim Nasional Polo Air Indonesia pada ajang SEA Games 2025 di Thailand. Regi berhasil mempersembahkan medali perak bagi Indonesia, sekaligus mengharumkan […]

  • kuota haji Cianjur

    Aturan Baru Kurangi Kuota Haji Cianjur 2026, Antrean Melonjak 26 Tahun

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Kuota haji Cianjur 2026 turun drastis jadi 59 orang setelah aturan baru distribusi kuota diberlakukan. albadarpost.com, HIKMAH – Penurunan kuota haji Cianjur untuk keberangkatan 2026 memicu kegelisahan besar di tingkat calon jemaah. Dari kuota sekitar 1.300 orang pada tahun-tahun sebelumnya, jumlah itu kini menyusut tajam menjadi hanya 59 jemaah. Kebijakan baru pemerintah pusat mengenai distribusi […]

  • kebakaran Singajaya

    Lima Menit Respons Damkar, Kebakaran Singajaya Berhasil Dikendalikan

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kebakaran Singajaya melanda sebuah rumah panggung di Kampung Cigintungkaler, Desa Cigintung, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, Kamis pagi, 13 Agustus 2026. Informasi dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Garut menyebut petugas Pos Damkar Singajaya merespons laporan dalam waktu sekitar lima menit dan berhasil mengendalikan api sebelum menjalar ke sejumlah rumah di […]

  • Kepala Sekolah

    Ferdiansyah: Kepala Sekolah Jangan Hanya Tunggu Dana BOS

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 104
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA — Konsep kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan kembali mendapat sorotan. Anggota DPR RI Komisi X Ferdiansyah menilai kepala sekolah, manajer sekolah, dan pemimpin ekosistem pendidikan tidak lagi cukup hanya menjalankan fungsi administratif. Menurutnya, sekolah membutuhkan figur yang mampu melihat peluang, membangun kolaborasi, dan menghadirkan solusi di tengah keterbatasan. Pandangan tersebut ia sampaikan saat […]

expand_less