Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Tokoh Pejuang Tasikmalaya Dapat Penghargaan, Pesan Bupati Jadi Sorotan

Tokoh Pejuang Tasikmalaya Dapat Penghargaan, Pesan Bupati Jadi Sorotan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
  • visibility 39
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AlbadarPost.com, BERITA DAERAHTokoh pejuang Tasikmalaya mendapat penghormatan dalam momentum HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menyerahkan penghargaan secara simbolis kepada para tokoh pejuang dalam acara Riung Mungpulung di Basement Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Senin (17/8/2026).

Bupati Tasikmalaya Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP., bersama Wakil Bupati H. Asep Sopari Al-Ayubi, S.P., M.I.P., hadir dalam kegiatan tersebut. Di hadapan para tokoh pejuang, Cecep menyampaikan pesan tentang besarnya pengorbanan yang melandasi kemerdekaan Indonesia.

Pesan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam acara. Sebab, bagi pemerintah daerah, penghargaan yang diberikan bukanlah bentuk pembayaran atas jasa perjuangan, melainkan simbol penghormatan kepada mereka yang telah memberikan pengabdian bagi bangsa dan daerah.

Bupati: Penghargaan Tak Akan Sebanding dengan Pengorbanan

Dalam sambutannya, Cecep mengingatkan bahwa kemerdekaan yang dinikmati masyarakat selama 81 tahun lahir dari perjalanan panjang.

Perjalanan tersebut penuh keberanian, pengorbanan, persatuan, air mata, bahkan taruhan jiwa dan raga para pejuang bangsa.

Karena itu, ia menilai apa yang diberikan pemerintah Kabupaten Tasikmalaya kepada para pejuang tidak mungkin sebanding dengan pengorbanan yang telah mereka berikan.

“Kami menyadari bahwa apa yang diberikan oleh pemerintah Kabupaten Tasikmalaya tentu tidak akan pernah sebanding dengan pengorbanan yang telah bapak dan ibu berikan.”

Menurut Cecep, penghargaan tersebut setidaknya menjadi tanda bahwa jasa dan pengabdian para pejuang masih mendapat tempat dalam ingatan pemerintah daerah.

Pesan itu sekaligus mengingatkan masyarakat bahwa kemerdekaan bukan hadiah yang datang begitu saja. Ada generasi terdahulu yang melewati masa perjuangan dengan risiko yang tidak ringan.

Riung Mungpulung Jadi Ruang Mengingat Sejarah

Kegiatan Riung Mungpulung bersama para tokoh pejuang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Tasikmalaya.

Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan tersebut mempertemukan pemerintah daerah dengan orang-orang yang memiliki keterkaitan dengan perjalanan perjuangan bangsa dan daerah.

Pada penghujung acara, Bupati bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menyerahkan penghargaan secara simbolis kepada para tokoh pejuang.

Pemerintah daerah memaknai penghargaan itu sebagai apresiasi atas keteladanan, perjuangan, dan kontribusi yang telah mereka berikan.

Namun, penghargaan tersebut bukan akhir dari penghormatan.

Justru sebaliknya, momentum itu dapat menjadi pengingat bagi generasi penerus agar tidak memandang kemerdekaan hanya sebagai perayaan tahunan.

Generasi Muda Diminta Meneruskan Nilai Perjuangan

Menurut Bupati Cecep, semangat perjuangan perlu diwariskan kepada generasi penerus.

Caranya bukan dengan mengulang masa lalu, melainkan meneruskan nilai yang terkandung di dalam perjuangan tersebut melalui karya dan pengabdian.

Generasi sekarang memiliki ruang perjuangan yang berbeda. Jika dahulu para pejuang menghadapi ancaman terhadap kemerdekaan, kini masyarakat menghadapi tantangan pembangunan, pendidikan, ekonomi, sosial, serta berbagai persoalan kehidupan sehari-hari.

Karena itu, mengisi kemerdekaan dapat dilakukan melalui pekerjaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Bagi pemerintah daerah, pesan tersebut menjadi penting karena pembangunan tidak hanya membutuhkan program dan anggaran. Pembangunan juga membutuhkan karakter, tanggung jawab, persatuan, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Di sisi lain, penghormatan kepada tokoh pejuang Tasikmalaya juga menjadi pengingat bahwa sejarah daerah tidak boleh terputus dari generasi ke generasi.

Bukan Tentang Besarnya Penghargaan

Ada pesan sederhana tetapi kuat dari kegiatan tersebut: penghargaan tidak selalu diukur dari bentuk atau nilainya.

Dalam konteks para pejuang, pemerintah menyadari bahwa tidak ada penghargaan yang benar-benar mampu menggantikan pengorbanan yang telah mereka berikan.

Karena itu, penyerahan penghargaan secara simbolis lebih tepat dipandang sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi.

Pada akhirnya, makna peringatan HUT RI ke-81 bukan hanya tentang bertambahnya usia Republik Indonesia. Momentum tersebut juga menjadi kesempatan untuk melihat kembali perjalanan panjang bangsa dan mengambil pelajaran dari generasi terdahulu.

Para tokoh pejuang telah memberikan bagian dari hidup mereka untuk bangsa. Sementara generasi hari ini memiliki tanggung jawab untuk menjaga hasil perjuangan tersebut.

Sebab, cara paling jujur menghormati pejuang bukan hanya menyalami mereka di atas panggung atau menyerahkan penghargaan dalam sebuah seremoni. Cara terbaik adalah memastikan kemerdekaan yang mereka perjuangkan benar-benar menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MOSBA Garut

    Polisi Masuk Pesantren Garut, Santri Baru Dapat Bekal Karakter

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana Masa Orientasi Santri Baru (MOSBA) 2026/2027 di Pondok Pesantren Al-Qur’an Qiroatussab’ah, Kudang, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, terasa berbeda. Di tengah rangkaian pengenalan lingkungan pesantren, ratusan santri baru mendapat pembekalan langsung dari jajaran Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Garut. Kehadiran polisi bukan untuk melakukan razia atau penegakan hukum, melainkan memberikan […]

  • pemutihan BPJS Kesehatan

    Pemutihan BPJS Kesehatan Dimulai Akhir 2025, Simak Syarat dan Verifikasinya

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Kabar gembira bagi peserta! Pemutihan BPJS Kesehatan akan dimulai akhir 2025. Cek syarat registrasi ulang, kategorinya, dan penekanan verifikasi data.. Menko PM Umumkan Tunggakan BPJS Kesehatan Dibebaskan albadarpost.com, HUMANIORA – Pemerintah secara resmi memulai langkah signifikan dalam upaya perlindungan sosial dengan rencana pemutihan BPJS Kesehatan, sebuah inisiatif yang bertujuan membebaskan jutaan warga miskin dari belitan […]

  • tarif listrik PLN

    Tarif Listrik PLN November 2025 Tetap, Pemerintah Jaga Daya Beli Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Tarif listrik PLN November 2025 tetap, pemerintah jaga daya beli dan stabilitas ekonomi masyarakat. albadarpost.com, LENSA — Pemerintah memastikan tarif listrik PLN per 1 November 2025 tidak mengalami perubahan. Baik bagi pelanggan prabayar (token) maupun pascabayar (tagihan), tarif yang berlaku tetap sama seperti triwulan sebelumnya. Kebijakan ini diambil Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) […]

  • Kanker Lambung

    Konsumsi Cabai Berlebihan Dapat Picu Kanker Lambung, Ini Penjelasan Ahli

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Konsumsi cabai berlebihan berisiko picu kanker lambung. Pahami dampaknya dan cara aman menikmatinya. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Cabai menjadi elemen penting dalam kuliner Indonesia. Namun, di balik sensasi pedas yang menggugah selera, penelitian terbaru menunjukkan konsumsi cabai berlebihan dapat memicu risiko kanker lambung. Para ahli mengingatkan, kenikmatan rasa pedas sebaiknya dinikmati dengan batas wajar agar tidak […]

  • Kereta Jakarta-Pangandaran

    Jawa Barat Kebut Proyek Kereta Jakarta-Pangandaran Rp 8 Triliun

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Gubernur Dedi Mulyadi kebut Proyek Kereta Jakarta-Pangandaran senilai Rp 8 triliun. Jadi solusi pemerataan dan percepatan ekonomi selatan Jawa Barat. Proyek Ambisius: Konektivitas Selatan Jawa Barat Lewat Kereta albadarpost.com, LENSA – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) bersiap meluncurkan proyek infrastruktur transportasi monumental yang dirancang untuk merombak peta ekonomi dan mobilitas di wilayah selatan. Proyek […]

  • swasembada bawang putih

    Bukan Sekadar Menanam, Ini Kunci Swasembada Bawang Putih di Ciamis

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Upaya mendorong swasembada bawang putih di Kabupaten Ciamis tidak cukup hanya dengan memperluas penanaman. Produktivitas lahan, dukungan terhadap petani, serta sinergi lintas sektor juga menjadi bagian penting dari agenda ketahanan pangan. Hal itu terlihat dari keterlibatan Polres Ciamis dalam program penanaman bawang putih serentak yang menjadi bagian dari gerakan ketahanan pangan […]

expand_less