Transfer Liga 1 2026 Memanas, Persib dan Persija Bongkar Skuad
- account_circle redaktur
- calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
- visibility 29
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ragnar Oratmangoen saat tampil di Final Piala Presiden 2026. (Foto: IG Ragnar Oratmangoen).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
ALBADARPOST.COM. BERITA NASIONAL — Transfer Liga 1 2026 mulai memanas menjelang bergulirnya Super League 2026/2027, kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Istilah Liga 1 masih kuat dalam pencarian publik, sementara nama resmi kompetisi kini menggunakan nomenklatur Super League.
Musim baru akan mempertemukan 18 klub, termasuk tiga tim promosi, yakni Garudayaksa FC, PSS Sleman, dan Adhyaksa FC. Persib Bandung datang dengan status juara bertahan, sedangkan sejumlah pesaing memilih merombak skuad secara agresif.
Karena itu, cerita bursa transfer kali ini bukan sekadar soal siapa membeli siapa.
Ada pertanyaan yang jauh lebih menarik: klub mana yang sedang membangun kekuatan serius untuk merebut trofi?
Persib Membawa Mahkota, tetapi Skuad Tetap Dirombak
Persib Bandung memasuki musim baru dengan beban berbeda. Setelah sukses menjadi juara, Maung Bandung kini harus membuktikan bahwa gelar tersebut bukan puncak sementara.
Manajemen melakukan sejumlah perubahan untuk memperkuat komposisi tim. Beberapa nama baru yang masuk antara lain Gabriel Mutombo, Luka Menalo, Sandy Walsh, Gakuto Notsuda, Ragnar Oratmangoen, Balsa Sekulic, Mariano Peralta, dan Danijel Loncar. Pada saat yang sama, sejumlah pemain musim sebelumnya meninggalkan klub.
Langkah tersebut memperlihatkan bahwa mempertahankan gelar membutuhkan lebih dari sekadar mempertahankan sebagian besar pemain.
Persib juga harus menghadapi dinamika administratif menjelang musim baru. Dalam rekap terbaru, klub tercatat masuk daftar FIFA Registration Bans, sehingga persoalan administrasi menjadi bagian yang perlu diperhatikan dalam persiapan skuad.
Di sisi lain, Persib tetap menjadi salah satu klub dengan nilai pasar skuad tertinggi di kompetisi.
Data Transfermarkt menempatkan Persib di jajaran teratas berdasarkan nilai pasar pemain. Angka tersebut tentu bukan ukuran pasti kekuatan sebuah tim, tetapi cukup menggambarkan besarnya kualitas dan ekspektasi yang melekat pada skuad Maung Bandung.
Juara bertahan kini menghadapi ujian berikutnya: mempertahankan standar yang sudah mereka buat sendiri.
Persija Revolusi Skuad Bersama Shin Tae-yong
Jika Persib berusaha mempertahankan mahkota, Persija Jakarta membawa cerita yang berbeda.
Macan Kemayoran melakukan perubahan besar dalam komposisi pemain. Sejumlah nama baru masuk, termasuk Victor Dethan, Pratama Arhan, Denis Kolinger, Radovan Pankov, Kyohei Yoshino, Kwon Chang-hoon, Stjepan Loncar, dan Nadeo Argawinata.
Namun, perhatian terbesar tentu tertuju kepada Shin Tae-yong.
Kehadiran pelatih asal Korea Selatan tersebut membuat proyek Persija semakin menarik. Publik tidak hanya menunggu siapa yang akan bermain, tetapi juga ingin melihat seperti apa wajah baru Macan Kemayoran di bawah pendekatan pelatih baru.
Salah satu rekrutan yang mencuri perhatian adalah Stjepan Loncar. Berdasarkan data nilai pasar yang dikutip sejumlah media, gelandang tersebut memiliki valuasi sekitar Rp20 miliar dan menjadi salah satu pemain dengan nilai pasar tertinggi di skuad Persija.
Dengan demikian, transfer Persija tidak sekadar memperbanyak nama dalam daftar pemain.
Macan Kemayoran sedang mencoba membangun ulang identitas.
Borneo FC dan Persebaya Tak Mau Jadi Penonton
Persaingan juga berlangsung di luar Jakarta dan Bandung.
Borneo FC termasuk klub yang aktif melakukan perubahan skuad. Klub asal Samarinda tersebut mendatangkan sejumlah pemain, antara lain Christian Matheus, Iago Mendonca, Gabriel Oliveira, Davy N’Goma, Rodrigo Varanda, Ruben Lopez, Njabulo Blom, Kadu Monteiro, dan Muhammad Ridho.
Namun, aktivitas transfer tidak selalu berarti pemain datang dalam jumlah besar. Klub juga harus menghitung pemain yang keluar serta kebutuhan setiap posisi.
Persebaya Surabaya pun melakukan penyegaran. Bajul Ijo mendatangkan Ramadhan Sananta, Yuran Fernandes, Diogo Ramalho, Yann Mabella, Miguel Pereira, Alex Martins, Walber Mota, dan Gledson Paixao.
Menariknya, Persebaya memasuki musim baru setelah menjuarai Piala Presiden 2026.
Momentum tersebut tentu memberi tambahan kepercayaan diri. Namun, kompetisi liga mempunyai perjalanan yang jauh lebih panjang.
Trofi pramusim bisa menjadi modal psikologis, tetapi konsistensi sepanjang musim tetap menjadi ujian sebenarnya.
Siapa Klub Paling Aktif di Bursa Transfer?
Jika ukurannya adalah intensitas perombakan skuad, Persib, Persija, Borneo FC, Persebaya, dan Arema FC termasuk klub yang paling mencolok dalam aktivitas transfer sejauh ini.
Arema FC juga memperkuat tim dengan beberapa pemain, seperti Thales Lira, Syahrul Trisna, Alfeandra Dewangga, Erlangga Setyo, Robi Darwis, Diego Landis, Careca, Marcos Vinicius, dan Gustavo Henrique.
Sementara itu, tim promosi juga tidak datang hanya untuk melengkapi jumlah peserta.
Garudayaksa FC, PSS Sleman, dan Adhyaksa FC memiliki kesempatan membangun kekuatan sejak awal. PSS, misalnya, mendatangkan sejumlah pemain berpengalaman, termasuk Hanif Sjahbandi dan Dimas Drajad.
Situasi ini membuat persaingan musim baru semakin terbuka.
Belanja Besar Belum Tentu Berujung Trofi
Inilah bagian paling menarik dari transfer Liga 1 2026.
Banyaknya pemain baru memang dapat menunjukkan ambisi. Nilai pasar yang tinggi juga dapat menggambarkan kualitas sebuah skuad. Namun, kedua hal tersebut tidak otomatis menjamin sebuah klub menjadi juara.
Pemain baru membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Pelatih harus menemukan komposisi terbaik. Selain itu, klub harus menjaga kebugaran pemain, kedalaman skuad, dan stabilitas ruang ganti.
Karena itu, jangan terlalu cepat menyimpulkan kandidat juara hanya dari daftar transfer.
Persib membawa status juara bertahan. Persija membawa proyek baru bersama Shin Tae-yong. Persebaya datang dengan modal Piala Presiden. Borneo FC dan Arema FC melakukan perombakan. Sementara itu, tiga klub promosi membawa energi baru ke kompetisi.
Peta persaingan pun belum benar-benar terkunci.
Bursa Transfer Masih Bisa Berubah
Satu hal penting perlu dicatat pembaca: data transfer musim 2026/2027 masih bersifat sementara.
Klub masih dapat mendatangkan pemain, melepas pemain, memperpanjang kontrak, atau mengubah komposisi skuad sebelum kompetisi resmi berjalan. Bahkan pada 20 Agustus, Persija masih diberitakan membuka kemungkinan menambah pemain baru.
Bali United juga masih melakukan aktivitas transfer. Pada 20 Agustus, klub tersebut mengumumkan kedatangan Jay Joshua Herdman, putra mantan pelatih timnas Kanada John Herdman.
Artinya, daftar transfer yang dibaca hari ini belum tentu sama dengan daftar ketika kompetisi benar-benar dimulai.
Karena itu, artikel ini menggunakan pendekatan “sejauh ini”, bukan menyebut daftar transfer sebagai daftar final.
Persaingan Baru Dimulai
Bursa transfer telah memperlihatkan wajah awal kompetisi.
Persib membawa mahkota juara. Persija melakukan revolusi. Persebaya membawa momentum. Borneo FC dan Arema FC memperkuat barisan. Klub promosi pun datang dengan ambisi untuk bertahan dan membuat kejutan.
Kini semuanya tinggal menunggu pembuktian di lapangan.
Musim baru belum benar-benar dimulai, tetapi perang sudah lebih dulu pecah di bursa transfer. Pemain bisa dibeli dengan uang, pelatih bisa didatangkan dengan reputasi, dan skuad bisa dibangun dengan nama-nama besar. Namun, ketika peluit pertama berbunyi, semua investasi itu hanya memiliki satu nilai: seberapa banyak kemenangan yang mampu dihasilkan.
Sebab, bursa transfer bisa membeli harapan. Tetapi trofi hanya bisa dimenangkan dengan permainan. (Red)
- Penulis: redaktur







Saat ini belum ada komentar