Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Pemprov Jabar Libatkan Warga dalam Pemulihan Hutan Berbayar

Pemprov Jabar Libatkan Warga dalam Pemulihan Hutan Berbayar

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • visibility 133
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pemprov Jawa Barat libatkan warga dalam pemulihan hutan rusak, bayar Rp 50.000 per hari untuk perawatan pohon.


Pemprov Jabar Libatkan Warga untuk Pemulihan Hutan

albadarpost.com, HUMANIORA – Pemerintah Provinsi Jawa Barat memutuskan melibatkan masyarakat sebagai tenaga utama pemulihan hutan yang rusak. Mulai Desember 2025, setiap warga yang bekerja menanam dan merawat pohon akan menerima upah Rp 50.000 per hari. Kebijakan pemulihan hutan itu dirancang untuk menekan risiko bencana ekologis dan memperbaiki kondisi kawasan yang mengalami degradasi berat.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa nilai upah sengaja dipasang lebih tinggi dari upah kasar yang berlaku di sejumlah daerah. Menurutnya, pekerjaan nyangkul di beberapa desa hanya dibayar sekitar Rp 30.000 per hari. “Upahnya Rp 50.000. Itu lebih mahal dibanding upah nyangkul di daerah tertentu yang hanya Rp 30.000. Kenapa Rp 50.000? Agar banyak rakyat yang dilibatkan,” ujar Dedi dalam keterangan resmi yang diterima Selasa (2/12/2025).

Pemerintah daerah menilai keterlibatan publik lebih efektif dibanding pendekatan proyek teknokratis yang kerap tidak berkelanjutan. Target awal kebijakan pemulihan hutan yaitu mengembalikan fungsi ekologis kawasan yang selama bertahun-tahun mengalami penebangan, erosi, dan alih fungsi menjadi lahan produktif tanpa kontrol tata ruang.

Model Perawatan: Dua Orang per Hektare

Dedi menyampaikan kondisi hutan Jawa Barat saat ini berada pada situasi kritis. Ia menyebut hanya sekitar 20 persen kawasan hutan yang masih dalam kondisi layak, sementara 80 persen sisanya tergolong rusak. Pemerintah berencana mengorganisasi pemulihan melalui sistem pengawasan mikro: dua orang warga akan ditugaskan untuk setiap hektare hutan.

Skema tersebut tidak berhenti pada penanaman. Warga akan bertugas menjaga bibit hingga tumbuh kuat dan tahan cuaca. “Bukan hanya menanam, tapi merawatnya sampai kokoh,” kata Dedi. Pemprov juga menyiapkan komposisi bibit campuran: pohon hutan yang tidak bisa ditebang seperti beringin dan pohon produktif seperti jengkol, pete, serta nangka. Pendekatan ini dirancang agar masyarakat menerima manfaat ekonomi jangka panjang tanpa merusak kerangka ekologis.

Dalam konteks regional, kebijakan itu menjawab keluhan masyarakat pesisir selatan yang beberapa tahun terakhir mengalami longsor dan banjir bandang. Minimnya tegakan pohon di kawasan resapan membuat aliran air permukaan melonjak. Pemerintah daerah berharap kebijakan berbasis pemulihan hutan memperlambat siklus kerusakan yang berulang.

Tantangan Implementasi: Data Lapangan dan Tata Ruang

Kebijakan ini bersinggungan dengan persoalan tata ruang lama. Pada sejumlah wilayah, izin pemanfaatan lahan dikeluarkan tanpa kajian risiko. Sebuah proyek perkebunan rakyat di kabupaten perbatasan misalnya, menebang ribuan pohon tanpa buffer ekologis. Tidak ada mekanisme monitoring pascakebijakan, membuat kawasan kembali terdegradasi.

Baca juga: Moratorium Penebangan Hutan: Strategi Jawa Barat Jaga Penyangga Ekologi

Di level operasional, pemerintah perlu memastikan inventarisasi luas hutan rusak. Tanpa data dasar yang kredibel, pembagian tenaga dua orang per hektare hanya menjadi angka administratif. Pengalaman daerah lain menunjukkan keberhasilan program sejenis bergantung pada intensitas pendampingan dan kohesi komunitas. Warga yang paham jenis pohon, pola musim, serta struktur tanah akan lebih cepat mencapai hasil dibanding tenaga lepas tanpa pengalaman.

Upah Rp 50.000 dinilai kompetitif secara sosial. Nilai ini memberi insentif bagi warga yang sebelumnya bekerja harian di sektor pertanian dengan upah rendah. Namun, risiko muncul saat dana tidak mengalir tepat waktu. Di beberapa kabupaten, penundaan pembayaran proyek berbasis padat karya menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat. Pemprov harus menyiapkan sistem kontrol anggaran agar tidak berulang.

Konteks Kebijakan Lingkungan Jabar

Kebijakan pemulihan hutan datang setelah wacana moratorium penebangan yang juga disampaikan Dedi sebelumnya. Pemerintah provinsi menilai penyebab utama kerusakan adalah penebangan tanpa kontrol dan alih fungsi lahan. Program pemulihan bertujuan membalik pendekatan: menahan deforestasi sekaligus membangun insentif ekonomi berbasis pelestarian.

Baca juga: Banjir Sumatra 2025: DPR Tekan Menhut soal Data DAS dan Rehabilitasi

Selain itu, Jawa Barat memiliki pola geografis kompleks: dataran tinggi di utara dan wilayah cekungan di selatan. Keduanya membutuhkan model konservasi berbeda. Pengawasan masyarakat memungkinkan respons spesifik setiap lokasi. Pemerintah daerah menyebut program ini sebagai solusi kompromi antara konservasi ekologis dan kebutuhan penghidupan warga.

Jika keberhasilannya konsisten, kebijakan pemulihan dapat menjadi model di wilayah lain. Tantangannya bukan hanya menanam ribuan bibit, melainkan memastikan bibit tumbuh dan memberi manfaat lingkungan.

Program pemulihan hutan Jabar memberi insentif warga untuk merawat kawasan rusak dan menjaga keseimbangan lingkungan jangka panjang. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jamaah Haji Tasikmalaya

    Tangis Pecah Saat Jamaah Haji Tasikmalaya Pulang, Momen Haru Ini Bikin Merinding

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 186
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Jamaah Haji Tasikmalaya akhirnya kembali ke tanah air setelah menuntaskan rangkaian ibadah di Tanah Suci. Kepulangan jamaah haji Kota Tasikmalaya ini menghadirkan suasana yang penuh emosi. Tangis haru, pelukan hangat, serta doa syukur mengiringi momen pertemuan yang telah lama dinantikan keluarga. Tidak heran, suasana malam di Gedung Dakwah Islamiah berubah menjadi […]

  • tauhid dan ketenangan hidup

    Rahasia Hidup Tenang Ternyata Bukan Uang, Tapi Tauhid

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 207
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pernah ada fase ketika semua terlihat baik-baik saja, tetapi hati tetap terasa gelisah? Perasaan seperti ini sering muncul tanpa sebab yang jelas. Di tengah kondisi tersebut, tauhid dan ketenangan hidup menjadi jawaban yang sering terlupakan. Banyak orang mengira ketenangan bisa dibeli atau dicapai melalui kesuksesan. Namun, setelah semua itu diraih, kegelisahan tetap […]

  • gencatan senjata Iran AS

    Iran vs AS Gencatan Senjata: Benarkah Iran Menang? Ini Faktanya!

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 199
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Gencatan senjata Iran AS langsung memicu perdebatan global. Banyak pihak menyebut ini sebagai tanda kemenangan Iran, sementara lainnya menilai langkah ini hanya strategi politik. Istilah seperti konflik Iran Amerika, perang Timur Tengah, hingga negosiasi Iran AS pun ramai muncul dan menjadi sorotan publik. Namun, jika dilihat lebih dalam, situasi ini jauh […]

  • Nasaruddin Umar mundur

    Nasaruddin Umar Mundur Demi Ketum PBNU? Kemenag Tegaskan Hoaks

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Ada isu Nasaruddin Umar mundur dari jabatan Menteri Agama demi maju sebagai Ketua Umum PBNU. Kabar tersebut beredar menjelang Muktamar ke-35 NU, tetapi Kementerian Agama menegaskan informasi itu hoaks. Nasaruddin Umar juga menyatakan tidak pernah mengajukan surat pengunduran diri kepada Presiden. Kabar tersebut menarik perhatian karena muncul hanya beberapa hari sebelum […]

  • Petugas polisi melakukan olah TKP penemuan mayat pria di dalam selokan wilayah Cibatu, Garut, Jawa Barat.

    Identitas Misterius! Pria Ditemukan Tewas di Selokan Garut

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH -Penemuan mayat di selokan Garut menggegerkan warga Kampung Salagedang, Desa Sukalilah, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jumat pagi, 1 Mei 2026. Sosok pria tanpa identitas awal itu ditemukan tergeletak di dalam saluran air saat warga memeriksa kondisi selokan yang selama ini kerap menjadi tempat pembuangan sampah. Peristiwa tersebut langsung menarik perhatian warga sekitar. […]

  • Persiapan Timnas Vietnam

    Persiapan Timnas Vietnam Disorot, Tetap Percaya Diri Hadapi Indonesia

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Persiapan Timnas Vietnam menjelang duel melawan Timnas Indonesia menjadi perhatian pecinta sepak bola Asia Tenggara. Meski hanya memiliki satu sesi latihan resmi setelah tiba di Indonesia, Timnas Vietnam tetap menunjukkan kepercayaan diri tinggi menghadapi pertandingan penting tersebut. Kondisi itu memunculkan pertanyaan menarik: mampukah keyakinan tim menutupi keterbatasan waktu adaptasi? Fakta bahwa Vietnam […]

expand_less