Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Ban Gundul Bisa Melanggar Aturan, Ini Penjelasannya

Ban Gundul Bisa Melanggar Aturan, Ini Penjelasannya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
  • visibility 127
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONALBan gundul kembali menjadi perbincangan di media sosial setelah banyak warganet membandingkan ban kendaraan yang sudah aus dengan ban slick MotoGP yang sama-sama tampak tanpa alur. Sekilas memang terlihat mirip. Namun, dari sisi fungsi, peruntukan, hingga aturan penggunaannya, keduanya justru memiliki perbedaan yang sangat mendasar.

Melalui edukasi yang dibagikan NTMC Korlantas Polri, masyarakat diingatkan agar tidak menilai sebuah ban hanya dari bentuk luarnya. Ban yang digunakan di jalan umum harus memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan, sedangkan ban slick MotoGP memang dirancang khusus untuk balap di sirkuit. Karena itu, menyamakan keduanya merupakan pemahaman yang keliru.

Ban Gundul dan Ban MotoGP Punya Fungsi yang Berbeda

Banyak orang menganggap ban tanpa alur selalu memiliki fungsi yang sama. Faktanya, anggapan tersebut tidak tepat.

Ban kendaraan yang dipakai setiap hari di jalan raya akan mengalami keausan akibat penggunaan. Ketika alur tapaknya semakin menipis, kemampuan ban mencengkeram permukaan jalan ikut berkurang. Akibatnya, kendaraan membutuhkan jarak pengereman lebih panjang dan lebih mudah kehilangan traksi, terutama saat melintasi jalan yang basah.

Sementara itu, ban slick MotoGP sejak awal memang diproduksi tanpa alur. Ban tersebut menggunakan kompon khusus, ukuran berbeda, dan dirancang untuk memberikan daya cengkeram maksimal di lintasan balap yang memiliki karakteristik tertentu.

Karena digunakan di lingkungan yang berbeda, ban balap tidak bisa dijadikan pembanding untuk penggunaan kendaraan di jalan umum.

Mengapa Ban Aus Bisa Melanggar Aturan?

Selain berkaitan dengan keselamatan, penggunaan ban yang sudah aus juga memiliki konsekuensi hukum.

NTMC Korlantas Polri menjelaskan bahwa kendaraan yang beroperasi di jalan wajib memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UULAJ).

Ketentuan tersebut tercantum dalam Pasal 48 ayat (1) yang mewajibkan setiap kendaraan memenuhi persyaratan teknis sebelum digunakan di jalan.

Selanjutnya, Pasal 285 ayat (1) mengatur bahwa pengendara sepeda motor yang kendaraannya tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan dapat dikenai pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp250.000.

Artinya, yang menjadi persoalan bukan karena ban terlihat gundul, melainkan karena kondisinya sudah tidak memenuhi standar keselamatan untuk digunakan di jalan umum.

Risiko Ban Gundul Lebih Besar daripada Sekadar Tilang

Fokus utama aturan tersebut bukanlah sanksi, melainkan perlindungan terhadap keselamatan pengguna jalan.

Ban yang sudah aus memiliki kemampuan mencengkeram aspal lebih rendah dibanding ban yang masih layak pakai. Saat hujan turun, air lebih sulit dialirkan sehingga ban berpotensi kehilangan traksi. Dalam kondisi tertentu, kendaraan bisa lebih mudah tergelincir atau mengalami aquaplaning.

Selain itu, jarak pengereman juga menjadi lebih panjang. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama ketika pengendara harus melakukan pengereman mendadak di tengah lalu lintas yang padat.

Karena itulah, pemeriksaan kondisi ban secara berkala menjadi langkah sederhana yang sangat penting untuk mengurangi potensi kecelakaan.

Ban Slick MotoGP Dibuat Khusus untuk Balapan

Berbeda dengan ban kendaraan harian, ban slick MotoGP dikembangkan untuk kebutuhan performa maksimal di lintasan balap.

Ban tersebut digunakan di sirkuit, bukan di jalan umum. Selain tidak memiliki alur, kompon karetnya juga jauh lebih lunak sehingga mampu menghasilkan daya cengkeram tinggi pada aspal kering dengan kecepatan ekstrem.

Karakteristik itu justru membuat ban slick tidak cocok digunakan sebagai ban kendaraan harian karena kemampuannya akan menurun ketika menghadapi genangan air atau kondisi jalan yang berubah-ubah.

Inilah alasan mengapa ban balap tidak bisa disamakan dengan ban kendaraan yang sudah aus akibat pemakaian.

Jangan Tunggu Ban Benar-Benar Gundul

NTMC Korlantas Polri mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu alur ban benar-benar habis sebelum melakukan penggantian.

Pemeriksaan rutin terhadap tapak ban, tekanan angin, dan kondisi fisik ban dapat membantu menjaga performa kendaraan sekaligus meningkatkan keselamatan selama berkendara.

Mengganti ban yang sudah aus bukan hanya untuk mematuhi aturan, tetapi juga menjadi investasi sederhana untuk melindungi diri sendiri, penumpang, dan pengguna jalan lainnya.

FAQ

Apakah ban gundul otomatis ditilang?

Tidak selalu. Yang menjadi persoalan adalah ketika kondisi ban sudah tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan sebagaimana diatur dalam UULAJ.

Mengapa ban MotoGP tidak dianggap melanggar?

Karena ban slick digunakan khusus di sirkuit sesuai fungsi dan peruntukannya, bukan di jalan umum.

Kapan ban kendaraan sebaiknya diganti?

Segera ganti ban ketika alur tapaknya sudah menipis atau mencapai batas keausan yang direkomendasikan pabrikan agar keselamatan tetap terjaga.

Ban adalah satu-satunya bagian kendaraan yang selalu bersentuhan langsung dengan jalan. Jangan menunggu alurnya hilang untuk menyadari pentingnya keselamatan. Ban yang masih layak bukan sekadar memenuhi aturan, tetapi juga bisa menjadi penentu antara perjalanan yang aman dan kecelakaan yang tak diharapkan. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi seseorang memainkan media sosial bertema politik dengan nuansa gelap dan reflektif menurut kajian Islam.

    Hukum Buzzer Politik dalam Islam, Halal atau Haram?

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 276
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Fenomena buzzer politik kini semakin sering dibahas masyarakat. Dalam perspektif Buzzer Politik Islam, topik ini menjadi sensitif karena berkaitan dengan etika berbicara, menyebarkan informasi, hingga tanggung jawab moral di media sosial. Tidak sedikit orang mulai mempertanyakan: apakah menjadi buzzer politik diperbolehkan dalam Islam? Pertanyaan itu muncul karena media sosial hari ini bukan […]

  • resep nasi tutug oncom

    Menu Kampung Rasa Sultan: Nasi Tutug Oncom Tasik Viral Lagi

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 226
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Resep nasi tutug oncom khas Tasikmalaya semakin populer karena rasanya yang gurih dan autentik. Menu tradisional Sunda ini dikenal sebagai olahan nasi campur oncom, yang sederhana namun kaya cita rasa. Selain itu, banyak orang menyebutnya sebagai hidangan rumahan yang justru membuat ketagihan sejak suapan pertama. Kenapa Nasi Tutug Oncom Selalu Bikin Rindu? […]

  • Agama Indonesia

    Data Agama Indonesia 2026 Terbaru, Islam Tetap Mayoritas

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 181
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Data Agama Indonesia terbaru resmi dipublikasikan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri. Selain menunjukkan komposisi agama penduduk Indonesia hingga Semester I Tahun 2026, pembaruan data ini menjadi fondasi penting bagi pemerintah dalam merancang pelayanan publik, menyusun program pembangunan, hingga memastikan setiap warga negara memperoleh hak yang […]

  • Piala Presiden 2026

    7 Fakta Piala Presiden 2026 yang Tak Banyak Disadari

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Piala Presiden 2026 kembali menyita perhatian publik sebelum bergulirnya Liga 1. Bagi sebagian orang, turnamen Piala Presiden hanya dianggap sebagai ajang pemanasan. Namun, dalam beberapa musim terakhir, kompetisi ini justru berkembang menjadi barometer awal kekuatan klub, panggung pemain baru, sekaligus hiburan yang selalu dinantikan jutaan pencinta sepak bola Indonesia. Atmosfer stadion […]

  • Cuaca Priangan Timur

    Prakiraan Cuaca Priangan Timur 24–27 Agustus, Ini Kata BMKG

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Cuaca Priangan Timur pada 24–27 Agustus 2026 menunjukkan kondisi yang tidak sepenuhnya sama antardaerah. Prakiraan cuaca Priangan Timur dari BMKG memperlihatkan variasi kondisi mulai dari cerah, cerah berawan, berawan hingga udara kabur pada sejumlah lokasi. Karena itu, warga Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, Pangandaran, dan Garut sebaiknya tidak hanya melihat kondisi langit dari […]

  • hadis jangan marah

    Hadis Jangan Marah: Nabi Ungkap Tanda Orang yang Benar-Benar Kuat

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 113
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, HIKMAH — Hadis jangan marah bukan sekadar nasihat agar seseorang tidak mudah emosi. Dalam hadis tentang marah, Rasulullah SAW justru memberikan ukuran yang berbeda tentang arti kekuatan. Menurut pesan Nabi, orang yang kuat bukan hanya mereka yang mampu mengalahkan orang lain, tetapi mereka yang mampu mengendalikan diri ketika amarah sedang memuncak. Pesan tentang menahan […]

expand_less