Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Ban Gundul Bisa Melanggar Aturan, Ini Penjelasannya

Ban Gundul Bisa Melanggar Aturan, Ini Penjelasannya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 23 jam yang lalu
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONALBan gundul kembali menjadi perbincangan di media sosial setelah banyak warganet membandingkan ban kendaraan yang sudah aus dengan ban slick MotoGP yang sama-sama tampak tanpa alur. Sekilas memang terlihat mirip. Namun, dari sisi fungsi, peruntukan, hingga aturan penggunaannya, keduanya justru memiliki perbedaan yang sangat mendasar.

Melalui edukasi yang dibagikan NTMC Korlantas Polri, masyarakat diingatkan agar tidak menilai sebuah ban hanya dari bentuk luarnya. Ban yang digunakan di jalan umum harus memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan, sedangkan ban slick MotoGP memang dirancang khusus untuk balap di sirkuit. Karena itu, menyamakan keduanya merupakan pemahaman yang keliru.

Ban Gundul dan Ban MotoGP Punya Fungsi yang Berbeda

Banyak orang menganggap ban tanpa alur selalu memiliki fungsi yang sama. Faktanya, anggapan tersebut tidak tepat.

Ban kendaraan yang dipakai setiap hari di jalan raya akan mengalami keausan akibat penggunaan. Ketika alur tapaknya semakin menipis, kemampuan ban mencengkeram permukaan jalan ikut berkurang. Akibatnya, kendaraan membutuhkan jarak pengereman lebih panjang dan lebih mudah kehilangan traksi, terutama saat melintasi jalan yang basah.

Sementara itu, ban slick MotoGP sejak awal memang diproduksi tanpa alur. Ban tersebut menggunakan kompon khusus, ukuran berbeda, dan dirancang untuk memberikan daya cengkeram maksimal di lintasan balap yang memiliki karakteristik tertentu.

Karena digunakan di lingkungan yang berbeda, ban balap tidak bisa dijadikan pembanding untuk penggunaan kendaraan di jalan umum.

Mengapa Ban Aus Bisa Melanggar Aturan?

Selain berkaitan dengan keselamatan, penggunaan ban yang sudah aus juga memiliki konsekuensi hukum.

NTMC Korlantas Polri menjelaskan bahwa kendaraan yang beroperasi di jalan wajib memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UULAJ).

Ketentuan tersebut tercantum dalam Pasal 48 ayat (1) yang mewajibkan setiap kendaraan memenuhi persyaratan teknis sebelum digunakan di jalan.

Selanjutnya, Pasal 285 ayat (1) mengatur bahwa pengendara sepeda motor yang kendaraannya tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan dapat dikenai pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp250.000.

Artinya, yang menjadi persoalan bukan karena ban terlihat gundul, melainkan karena kondisinya sudah tidak memenuhi standar keselamatan untuk digunakan di jalan umum.

Risiko Ban Gundul Lebih Besar daripada Sekadar Tilang

Fokus utama aturan tersebut bukanlah sanksi, melainkan perlindungan terhadap keselamatan pengguna jalan.

Ban yang sudah aus memiliki kemampuan mencengkeram aspal lebih rendah dibanding ban yang masih layak pakai. Saat hujan turun, air lebih sulit dialirkan sehingga ban berpotensi kehilangan traksi. Dalam kondisi tertentu, kendaraan bisa lebih mudah tergelincir atau mengalami aquaplaning.

Selain itu, jarak pengereman juga menjadi lebih panjang. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama ketika pengendara harus melakukan pengereman mendadak di tengah lalu lintas yang padat.

Karena itulah, pemeriksaan kondisi ban secara berkala menjadi langkah sederhana yang sangat penting untuk mengurangi potensi kecelakaan.

Ban Slick MotoGP Dibuat Khusus untuk Balapan

Berbeda dengan ban kendaraan harian, ban slick MotoGP dikembangkan untuk kebutuhan performa maksimal di lintasan balap.

Ban tersebut digunakan di sirkuit, bukan di jalan umum. Selain tidak memiliki alur, kompon karetnya juga jauh lebih lunak sehingga mampu menghasilkan daya cengkeram tinggi pada aspal kering dengan kecepatan ekstrem.

Karakteristik itu justru membuat ban slick tidak cocok digunakan sebagai ban kendaraan harian karena kemampuannya akan menurun ketika menghadapi genangan air atau kondisi jalan yang berubah-ubah.

Inilah alasan mengapa ban balap tidak bisa disamakan dengan ban kendaraan yang sudah aus akibat pemakaian.

Jangan Tunggu Ban Benar-Benar Gundul

NTMC Korlantas Polri mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu alur ban benar-benar habis sebelum melakukan penggantian.

Pemeriksaan rutin terhadap tapak ban, tekanan angin, dan kondisi fisik ban dapat membantu menjaga performa kendaraan sekaligus meningkatkan keselamatan selama berkendara.

Mengganti ban yang sudah aus bukan hanya untuk mematuhi aturan, tetapi juga menjadi investasi sederhana untuk melindungi diri sendiri, penumpang, dan pengguna jalan lainnya.

FAQ

Apakah ban gundul otomatis ditilang?

Tidak selalu. Yang menjadi persoalan adalah ketika kondisi ban sudah tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan sebagaimana diatur dalam UULAJ.

Mengapa ban MotoGP tidak dianggap melanggar?

Karena ban slick digunakan khusus di sirkuit sesuai fungsi dan peruntukannya, bukan di jalan umum.

Kapan ban kendaraan sebaiknya diganti?

Segera ganti ban ketika alur tapaknya sudah menipis atau mencapai batas keausan yang direkomendasikan pabrikan agar keselamatan tetap terjaga.

Ban adalah satu-satunya bagian kendaraan yang selalu bersentuhan langsung dengan jalan. Jangan menunggu alurnya hilang untuk menyadari pentingnya keselamatan. Ban yang masih layak bukan sekadar memenuhi aturan, tetapi juga bisa menjadi penentu antara perjalanan yang aman dan kecelakaan yang tak diharapkan. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pemudik nyasar Google Maps

    Viral! Ratusan Mobil Pemudik Nyasar ke Sawah Setelah Ikuti Google Maps

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 165
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Peristiwa pemudik nyasar Google Maps mendadak viral setelah ratusan mobil masuk ke jalur sawah di wilayah Sleman, Yogyakarta. Video kejadian tersebut memperlihatkan antrean panjang kendaraan yang tersesat setelah mengikuti jalur mudik Google Maps yang dianggap sebagai rute tercepat. Awalnya para pengendara mencoba mencari jalan alternatif agar terhindar dari kemacetan jalur utama. […]

  • kemandirian santri

    Jarang Disadari, Ini Alasan Santri Lebih Mandiri Sejak Muda

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 163
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Kemandirian santri bukan sekadar kemampuan hidup jauh dari orang tua, tetapi juga mencakup disiplin, tanggung jawab, dan ketahanan mental. Banyak orang hanya melihat santri sebagai pelajar agama, padahal mandiri ala santri dan kehidupan santri di pesantren justru menjadi fondasi kuat dalam membentuk karakter tangguh yang jarang disadari. Menariknya, pola hidup ini tidak […]

  • Bocah Bekasi

    Bocah Bekasi Tewas, Fakta Penganiayaan Bikin Publik Geram

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus Bocah Bekasi berusia 4 tahun yang meninggal dunia setelah diduga mengalami kekerasan berulang menjadi perhatian publik. Berdasarkan keterangan kepolisian, korban sempat menjalani perawatan intensif dan operasi akibat luka serius sebelum akhirnya meninggal dunia. Hingga kini, polisi masih terus mendalami seluruh rangkaian peristiwa untuk mengungkap fakta secara utuh. Polisi telah menetapkan […]

  • “Ibu ditandu warga melewati jalan rusak di Sukabumi demi menyelamatkan bayinya yang kritis menuju fasilitas kesehatan”

    Kisah Heroik Tapi Tragis: Ibu Ditandu Demi Selamatkan Bayinya

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Tangis pecah di sebuah pelosok Sukabumi, tepatnya di di Dusun Cidahu, Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah. Bukan sekadar tangis kehilangan, melainkan jerit pilu dari sebuah perjuangan panjang yang berakhir duka. Inilah kisah heroik tapi tragis seorang ibu yang rela ditandu ratusan meter demi menyelamatkan bayinya yang kritis. Peristiwa memilukan itu bermula saat […]

  • Santri mempelajari kitab kuning di pesantren dengan metode tradisional yang mendalam

    Kitab Kuning Santri: Rahasia Ilmu yang Bertahan Ratusan Tahun

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Kitab kuning santri menjadi bagian penting dalam dunia pesantren. Melalui kitab kuning pesantren, para santri mempelajari kitab klasik Islam yang berisi ilmu fikih, akidah, hingga akhlak. Selain itu, buku santri ini tidak hanya menjadi sumber ilmu, tetapi juga menjadi tradisi intelektual yang terus hidup hingga sekarang. Oleh karena itu, memahami kitab kuning […]

  • Ilustrasi ruang kelas modern yang menggambarkan sistem pendidikan Finlandia dan seleksi ketat calon guru

    Kenapa Jadi Guru di Finlandia Sangat Sulit? Ini Rahasianya

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Bayangkan seorang siswa yang bercita-cita menjadi guru. Ia mendaftar ke universitas terbaik di negaranya dengan harapan bisa masuk jurusan pendidikan. Namun setelah proses seleksi selesai, hasilnya mengejutkan. Dari 100 pelamar, hanya sekitar 10 orang yang diterima. Kisah seperti ini bukan cerita fiksi. Inilah realitas dalam pendidikan Finlandia, salah satu sistem pendidikan terbaik […]

expand_less