Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Ponpes Al Furqon Cianjur Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Ponpes Al Furqon Cianjur Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Aktivitas di Ponpes Al Furqon Cianjur terbakar mendadak berubah menjadi kepanikan ketika kobaran api melalap sebagian bangunan pondok pesantren di Desa Jatisari, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, Jumat (24/7/2026). Selain bangunan pesantren, satu rumah warga di sekitar lokasi juga ikut terdampak. Beruntung, seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang diduga dipicu korsleting listrik tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa pemeriksaan instalasi listrik secara berkala di lingkungan pendidikan, termasuk pondok pesantren, memiliki peran penting untuk mencegah kebakaran yang dapat mengganggu aktivitas belajar sekaligus menimbulkan kerugian besar.

Respons Cepat Damkar Cegah Api Merembet ke Bangunan Lain

Tak lama setelah menerima laporan dari warga, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cianjur langsung mengerahkan satu unit mobil pemadam beserta enam personel menuju lokasi kejadian.

Sesampainya di lokasi, petugas segera memusatkan upaya pemadaman pada titik api yang membesar di area pondok pesantren. Langkah cepat tersebut menjadi kunci agar kobaran api tidak menjalar ke bangunan lain yang berada di sekitar permukiman.

Setelah berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan, petugas akhirnya berhasil mengendalikan situasi. Hingga proses penanganan selesai, tidak ditemukan lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Dugaan Sementara Berasal dari Korsleting Listrik

Berdasarkan informasi awal dari petugas di lapangan, sumber api diduga berasal dari korsleting listrik. Namun, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.

Karena itu, masyarakat diimbau tidak menarik kesimpulan sebelum proses penyelidikan selesai. Penetapan penyebab kebakaran merupakan kewenangan aparat yang melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan teknis.

Meski demikian, kejadian ini kembali menunjukkan bahwa instalasi listrik yang sudah berusia lama atau tidak memenuhi standar dapat meningkatkan risiko munculnya percikan api apabila tidak diperiksa secara berkala.

Kerugian Ditaksir Mencapai Rp250 Juta

Kebakaran menghanguskan bangunan dengan luas sekitar 250 meter persegi. Selain fasilitas pondok pesantren, sebuah rumah warga yang berada di sekitar lokasi juga mengalami kerusakan akibat kobaran api.

Akibat kejadian tersebut, nilai kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp250 juta. Meski kerugian cukup besar, tidak adanya korban jiwa menjadi kabar yang paling melegakan bagi seluruh penghuni maupun masyarakat sekitar.

Proses evakuasi berlangsung cepat sehingga para penghuni berhasil keluar dari area yang terbakar sebelum api semakin membesar.

Kebakaran Jadi Pengingat Penting bagi Pengelola Pondok Pesantren

Peristiwa di Ponpes Al Furqon bukan hanya menjadi catatan tentang sebuah musibah, tetapi juga menjadi pengingat bagi pengelola pondok pesantren, sekolah, dan lembaga pendidikan lainnya untuk lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik.

Pemeriksaan kabel, panel listrik, dan perangkat elektronik secara rutin dapat mengurangi risiko korsleting. Selain itu, penyediaan alat pemadam api ringan (APAR), jalur evakuasi yang mudah diakses, serta simulasi penanganan keadaan darurat dapat membantu meminimalkan dampak apabila terjadi kebakaran.

Langkah pencegahan memang tidak selalu terlihat hasilnya dalam waktu singkat. Namun, ketika kondisi darurat benar-benar terjadi, kesiapan tersebut dapat menjadi pembeda antara insiden yang terkendali dan bencana yang menimbulkan korban.

Penyelidikan Masih Berlangsung

Hingga berita ini ditulis, petugas masih melakukan pendataan terhadap bangunan yang terdampak sekaligus mengumpulkan informasi untuk memastikan penyebab kebakaran. Warga di sekitar lokasi juga diminta tetap waspada serta segera melapor apabila menemukan potensi gangguan pada instalasi listrik di lingkungan masing-masing.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kewaspadaan terhadap sistem kelistrikan tidak hanya melindungi bangunan, tetapi juga menjaga keselamatan penghuni dan keberlangsungan aktivitas pendidikan.

Api memang berhasil dipadamkan. Namun, pelajaran dari musibah ini seharusnya tidak ikut padam. Memastikan instalasi listrik tetap aman hari ini bisa menjadi langkah sederhana untuk mencegah kerugian besar di masa depan. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suasana pelaksanaan UABN MDT 2026 di Madrasah Diniyah Al-Mansuriah Sinagar Sukaratu Tasikmalaya.

    UABN MDT Sukaratu 2026 Resmi Berakhir, 93 Siswa Ikuti Ujian Diniyah

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Pelaksanaan UABN MDT Sukaratu Tahun Pelajaran 2025–2026 resmi berakhir pada Kamis (7/5/2026). Ujian Akhir Bersama Nasional Madrasah Diniyah Takmiliyah jenjang Ula tersebut berlangsung selama empat hari dengan suasana tertib, khidmat, dan penuh semangat belajar dari para siswa. Kegiatan ujian dipusatkan di Madrasah Diniyah Al-Mansuriah Sinagar, Desa Sinagar, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, di […]

  • Harmoni Sastra dan Resiliensi: Kisah Penyair Perempuan Palestina yang Tak Terungkap

    Harmoni Sastra dan Resiliensi: Kisah Penyair Perempuan Palestina yang Tak Terungkap (Fadwa Tuqan)

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Harmoni Sastra dan Resiliensi: Kisah Fadwa Tuqan, penyair perempuan Palestina yang dari keheningan bangkit dengan puisi, harapan, dan identitas. albadarpost.com, PELITA. Di tengah berita konflik dan penderitaan yang sering terdengar dari Palestina, muncul kisah seorang perempuan penyair yang suaranya lembut namun tidak pernah padam. Harmoni Sastra dan Resiliensi: Kisah Penyair Perempuan Palestina yang Tak Terungkap […]

  • kelompok penyembah setan 764

    Kelompok Penyembah Setan 764 Jadi Ancaman Online Serius, FBI dan Inggris Perketat Pengawasan Remaja

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Kelompok penyembah setan 764 jadi ancaman online global, FBI dan Inggris peringatkan bahaya bagi remaja. Remaja 14 Tahun Terjerat Kelompok Penyembah Setan 764 albadarpost.com, LENSA – Kasus remaja Inggris berusia 14 tahun yang terjerumus ke dalam kelompok penyembah setan 764 membuka kembali perhatian dunia terhadap ancaman kejahatan siber yang menargetkan anak-anak.Awalnya, sang ibu—disebut Christina—menganggap percakapan […]

  • libur sekolah

    Libur Sekolah Dimulai Berbeda Tiap Provinsi, Jawa Barat Paling Panjang

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Jadwal libur sekolah akhir 2025 berbeda antarprovinsi, durasinya memengaruhi rencana keluarga dan aktivitas publik. albadarpost.com, LENSA – Libur sekolah akhir tahun ditetapkan lebih awal oleh sejumlah pemerintah daerah. Kebijakan ini berdampak langsung pada rencana keluarga, aktivitas perjalanan, hingga kesiapan fasilitas publik. Selama Desember 2025, jutaan siswa SD hingga SMA dihentikan sementara kegiatan belajar mengajar. Fakta […]

  • siswi MTs Sukabumi

    Tragedi Siswi MTs Sukabumi: Dugaan Bullying di Balik Surat Wasiat Sebelum Gantung Diri

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Kasus siswi MTs di Sukabumi diduga tewas karena bullying, tinggalkan surat wasiat penuh luka dan penyesalan. albadarpost.com, LENSA – Warga Desa Bojong, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dikejutkan oleh peristiwa tragis pada Selasa malam (28/10/2025). Seorang siswi madrasah tsanawiyah (MTs) berinisial AK (14) ditemukan tewas tergantung di pintu kamar rumahnya dengan sehelai kain sarung. […]

  • Ilustrasi Kais dan Laila dalam legenda sufi Laila Majnun dengan nuansa Timur Tengah klasik.

    Siapa Laila dan Majnun? Kisah Cinta Sufi yang Menggetarkan Dunia

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 245
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Nama Laila Majnun sudah lama dikenal sebagai simbol cinta paling tragis dalam sejarah sastra Timur Tengah. Dalam kisah sufi klasik, Kais dan Laila bukan hanya tokoh romansa biasa, tetapi juga lambang cinta, kerinduan, dan pencarian spiritual yang terus dibicarakan hingga hari ini. Legenda cinta ini bahkan melampaui batas budaya dan zaman. Dari […]

expand_less