Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Tiga Hari Dicari, Rizki Ditemukan di Pesisir Pangandaran

Tiga Hari Dicari, Rizki Ditemukan di Pesisir Pangandaran

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
  • visibility 164
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Rizki Pangandaran akhirnya ditemukan setelah tiga hari menjadi fokus operasi pencarian di kawasan Pantai Barat Pangandaran. Harapan keluarga yang sejak Jumat (17/7/2026) menanti kabar keberadaan Mohamad Rizki (20), warga Kabupaten Bandung, berakhir pada Senin (20/7/2026) dini hari ketika tim gabungan menemukan korban di pesisir pantai sekitar Pos 5. Penemuan korban hilang di Pangandaran tersebut sekaligus menandai berakhirnya operasi SAR yang melibatkan personel penyelamat, kepolisian, relawan, serta masyarakat setempat.

Laporan pertama datang dari warga yang melihat sesosok tubuh di bibir pantai sekitar pukul 03.45 WIB. Informasi itu segera diteruskan kepada petugas yang sejak beberapa hari terakhir menyisir kawasan Pantai Barat Pangandaran.

Tidak lama kemudian, tim gabungan menuju lokasi untuk memastikan laporan tersebut. Setelah proses identifikasi awal dilakukan, petugas memastikan korban merupakan Mohamad Rizki yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat terseret ombak saat beraktivitas di kawasan wisata tersebut.

Laporan Warga Mengakhiri Pencarian Tiga Hari

Suasana Pantai Barat Pangandaran masih relatif lengang ketika proses evakuasi berlangsung. Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi memilih menjaga jarak, sementara petugas kepolisian bersama tim SAR bekerja mengevakuasi korban dengan tetap menjaga area tetap kondusif.

Kasat Polairud Polres Pangandaran AKP Anang Tri Sodikin membenarkan penemuan tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diduga terbawa arus laut hingga akhirnya terdampar di pesisir Pantai Barat Pangandaran.

Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSUD Pandega Pangandaran untuk proses identifikasi medis sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Keluarga Mendapat Kepastian Setelah Menunggu Tiga Hari

Bagi keluarga, penemuan korban menjadi akhir dari penantian yang penuh harap.

Setelah identitas dipastikan melalui proses identifikasi di rumah sakit, keluarga menerima jenazah untuk dibawa pulang ke Kabupaten Bandung. Selama proses tersebut, petugas memberikan pendampingan agar seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur.

Meski operasi pencarian telah selesai, peristiwa ini meninggalkan duka mendalam sekaligus menjadi pengingat akan besarnya risiko aktivitas di kawasan laut.

Pantai Pangandaran Tetap Indah, Namun Keselamatan Harus Menjadi Prioritas

Pantai Pangandaran merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Barat yang setiap hari dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah. Di balik keindahannya, kawasan ini memiliki karakter ombak yang dapat berubah dalam waktu singkat sehingga memerlukan kewaspadaan tinggi.

Karena itu, Polairud Polres Pangandaran kembali mengimbau wisatawan agar mematuhi rambu keselamatan, mengikuti arahan petugas pantai, serta tidak berenang di luar zona yang telah ditentukan. Langkah sederhana tersebut dapat mengurangi risiko kecelakaan laut dan membantu menjaga keselamatan seluruh pengunjung.

Selain itu, wisatawan juga diingatkan untuk memperhatikan kondisi cuaca, tidak memaksakan diri saat ombak meningkat, dan selalu mengutamakan keselamatan dibanding keinginan beraktivitas di laut.

Keselamatan Wisata Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Berakhirnya operasi pencarian Mohamad Rizki menjadi pengingat bahwa alam selalu menyimpan potensi risiko yang harus dihormati.

Petugas penyelamat, kepolisian, pengelola wisata, hingga para pengunjung memiliki peran yang sama penting dalam menciptakan lingkungan wisata yang aman. Kepatuhan terhadap aturan bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Hingga Senin siang, kepolisian memastikan proses pencarian telah selesai setelah korban ditemukan dan diserahkan kepada keluarga. Polisi juga kembali mengajak masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama setiap kali berkunjung ke kawasan Pantai Pangandaran.

Laut selalu menawarkan keindahan yang memikat. Namun, hanya mereka yang menghormati alam dan mengutamakan keselamatan yang memiliki kesempatan terbaik untuk kembali pulang bersama orang-orang tercinta. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korban Tower Banjar

    Istri Korban Tower Banjar Tunggu Tanggung Jawab Proyek

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Korban Tower Banjar kembali menjadi sorotan setelah keluarga salah satu pekerja yang meninggal dunia mengungkap kisah di balik tragedi robohnya tower di kawasan Purwaharja, Kota Banjar. Selain kehilangan tulang punggung keluarga, mereka mengaku masih menunggu kejelasan mengenai hak pekerja, proses penyelidikan, serta tanggung jawab dari pihak-pihak yang terlibat dalam proyek tersebut. Tragedi […]

  • simbol aspirasi

    Jalan Berlubang Jadi Kolam, Warga Tebar Lele sebagai Simbol Aspirasi

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 225
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Aksi tak biasa dilakukan warga Lampung Selatan. Puluhan warga Dusun Banjarjo, Desa Merak Batin, Kecamatan Natar, memprotes kondisi jalan rusak dengan cara menebar ribuan ikan lele ke aspal berlubang. Aksi ini menjadi simbol aspirasi warga atas lambatnya perhatian pemerintah terhadap perbaikan infrastruktur jalan daerah. Jalan yang diprotes warga dipenuhi lubang besar […]

  • IPSKA Garut

    Tak Perlu ke Bandung, UMKM Garut Kini Lebih Mudah Ekspor

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 119
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – IPSKA Garut resmi beroperasi dan membawa kabar baik bagi pelaku usaha di Kabupaten Garut. Kini, Instansi Penerbit Surat Keterangan Asal (IPSKA) hadir sebagai layanan penerbitan dokumen ekspor yang memudahkan eksportir dan UMKM mengurus Surat Keterangan Asal (SKA) tanpa harus pergi ke Tasikmalaya atau Bandung. Bagi sebagian pelaku usaha, perubahan ini bukan sekadar […]

  • Aktivitas memasak di dapur menggunakan kompor gas dengan api stabil dan teknik hemat energi

    Rahasia Dapur Hemat Gas, Simpel Tapi Jarang Dilakukan

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 185
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang mencari tips hemat gas karena biaya dapur terus meningkat. Cara menghemat gas saat memasak atau trik memasak hemat energi sebenarnya cukup sederhana, namun sering diabaikan. Padahal, dengan teknik yang tepat, penggunaan gas bisa lebih efisien tanpa mengurangi kualitas masakan. Kenapa Gas Cepat Habis Tanpa Disadari? Pertama, banyak orang memasak dengan […]

  • Warid Ibnu Athaillah

    3 Pesan Ibnu Athaillah tentang Warid dan Penjara Ego

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH — Rajin ibadah belum tentu membuat seseorang selesai dengan dirinya sendiri. Justru, pesan Ibnu Athaillah tentang warid dalam Al-Hikam mengajak manusia melihat lebih dalam: apakah ibadah benar-benar mendekatkan hati kepada Allah, atau diam-diam malah membuat seseorang semakin sibuk memperhatikan dirinya sendiri. Dalam rangkaian hikmah tentang warid, Ibnu Athaillah As-Sakandari menjelaskan bahwa limpahan kesadaran […]

  • haid tanda baligh

    Baligh Perempuan Dimulai dari Pertama Haid

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 255
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Haid menandai baligh perempuan dalam Islam. Sejak titik itu, kewajiban ibadah berlaku penuh. Fakta ini membawa implikasi serius bagi kebijakan pendidikan agama, terutama di sekolah dan keluarga. Ketika negara dan lembaga pendidikan abai, risiko kesenjangan pemahaman syariat pada remaja perempuan semakin besar. Dalam fikih Islam, baligh tidak menunggu usia administratif. Ia ditentukan […]

expand_less