Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Wisatawan Terseret Ombak, Nelayan Pangandaran Selamatkan Dua Korban

Wisatawan Terseret Ombak, Nelayan Pangandaran Selamatkan Dua Korban

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
  • visibility 116
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Aktivitas berenang di pantai yang semula berlangsung santai berubah menjadi insiden darurat ketika wisatawan terseret ombak di tengah kondisi gelombang yang mulai pasang, Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 17.40 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan dua orang berhasil diselamatkan, sementara seorang wisatawan lainnya hingga Jumat malam masih dalam pencarian oleh tim gabungan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, tiga wisatawan asal Kabupaten Bandung tengah bermain air menggunakan papan boogie ketika arus laut berubah lebih kuat menjelang petang. Kondisi ombak yang meningkat diduga membuat ketiganya kehilangan kendali hingga terbawa arus ke arah laut.

Nelayan Berhasil Menyelamatkan Dua Korban

Salah seorang korban selamat, Jatniko (21), mengaku hampir kehilangan kesadaran sebelum akhirnya seorang nelayan datang memberikan pertolongan.

“Saya sudah tidak ingat apa-apa. Yang saya ingat cuma ditolong nelayan pakai perahu,” ujar Jatniko dengan kondisi masih terlihat lemas.

Saat kejadian, Jatniko berenang bersama adiknya dan rekannya, Muhammad Rizki (20). Tidak lama kemudian, gelombang besar datang dan arus laut menyeret mereka menjauh dari bibir pantai.

Adik Jatniko berhasil menyelamatkan diri dengan berenang kembali ke tepian. Sementara itu, Jatniko sempat berusaha meminta pertolongan karena mulai kehabisan tenaga.

Melihat kondisi tersebut, seorang nelayan yang sedang berada di sekitar lokasi segera mengarahkan perahunya menuju korban dan berhasil mengangkat Jatniko ke atas perahu.

“Adik saya bisa sampai ke pantai sendiri. Saya sendiri sudah hampir tidak bisa bernapas. Sayangnya, teman saya belum ditemukan,” tutur Jatniko.

Satu Korban Masih Dalam Pencarian Tim Gabungan

Hingga Jumat malam, Muhammad Rizki dilaporkan masih hilang dan proses pencarian terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri atas Basarnas, Balawista, TNI, Polri, serta unsur relawan lainnya.

Petugas menyisir area perairan di sekitar lokasi kejadian dengan menggunakan perahu penyelamat dan melakukan pemantauan sepanjang garis pantai. Pencarian difokuskan pada titik terakhir korban terlihat sebelum terseret arus.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai hasil pencarian lanjutan.

Saksi Menyebut Korban Sempat Diingatkan

Seorang saksi mata, Panji (12), mengatakan dirinya melihat ketiga wisatawan masih berada di laut ketika kondisi ombak mulai berubah.

Menurut keterangannya, petugas di sekitar pantai sempat memberikan imbauan agar para pengunjung menghentikan aktivitas berenang karena gelombang mulai meninggi.

“Awalnya ada tiga orang berenang. Petugas sudah mengingatkan supaya berhenti karena ombak sore mulai besar,” kata Panji.

Ia kemudian melihat dua korban berhasil dijangkau oleh nelayan.

“Satu masih kuat, satu lagi sudah lemas. Setelah itu saya masih melihat satu tangan di permukaan air. Perahu sempat kembali mencari, tetapi korban sudah tidak terlihat lagi,” ujarnya.

Keterangan saksi tersebut menggambarkan situasi yang berlangsung cepat ketika kondisi laut berubah dalam waktu singkat.

Gelombang Sore Hari Perlu Diwaspadai

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa kondisi laut dapat berubah secara cepat, terutama menjelang sore ketika pasang mulai terjadi di sejumlah kawasan pantai.

Pengunjung yang berwisata di pantai disarankan selalu memperhatikan informasi cuaca, mematuhi imbauan petugas keselamatan pantai, serta menghindari berenang ketika gelombang mulai meningkat.

Menggunakan papan boogie maupun perlengkapan bermain air bukan jaminan keselamatan apabila arus laut berubah lebih kuat dari perkiraan.

Selain itu, keberadaan nelayan yang sigap memberikan pertolongan dalam kejadian ini menunjukkan pentingnya respons cepat saat terjadi keadaan darurat di laut. Namun demikian, langkah pencegahan tetap menjadi cara paling efektif untuk menghindari risiko kecelakaan.

Laut selalu menawarkan keindahan, tetapi tidak pernah bisa ditebak sepenuhnya. Ketika petugas memberi peringatan, itu bukan sekadar imbauan, melainkan kesempatan untuk pulang dengan selamat. Karena dalam hitungan detik, ombak bisa mengubah liburan menjadi perjuangan menyelamatkan nyawa. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi reflektif tentang pentingnya memilih teman dalam Islam berdasarkan nasihat ulama dan dalil Al-Qur’an.

    Berteman atau Terseret? Peringatan Ulama Tentang Pergaulan

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 241
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Ada orang yang rajin menghadiri majelis ilmu, tetapi pulang dari sana justru makin mahir bergunjing. Ada pula yang gemar mengutip Hikam, namun pergaulannya penuh kepentingan. Kita hidup di zaman ketika label saleh sering lebih penting daripada isi kepala dan kejernihan hati. Syekh Athaillah dalam Kitab Al-Hikam mengingatkan dengan sederhana namun menghunjam: jangan […]

  • Gempa Sukabumi

    Mengapa Gempa Sukabumi Terus Terjadi? Ini Penjelasan BMKG

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 104
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Gempa Sukabumi kembali menjadi perhatian setelah guncangan berkekuatan magnitudo 4,8 terjadi pada Minggu (19/7/2026). Peristiwa ini kembali memunculkan pertanyaan yang sering muncul setiap kali bumi berguncang: mengapa wilayah Sukabumi begitu sering mengalami gempa? Apakah penyebabnya hanya Sesar Cimandiri, atau ada faktor lain yang membuat kawasan ini termasuk daerah rawan aktivitas seismik? […]

  • Sindikat Curanmor Tasikmalaya

    Polres Tasikmalaya Bongkar Sindikat Curanmor Lintas Provinsi

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Sindikat Curanmor Tasikmalaya yang diduga beraksi di sejumlah wilayah Jawa Barat hingga Jawa Tengah berhasil diungkap Satreskrim Polres Tasikmalaya. Pengungkapan komplotan curanmor tersebut berawal dari penyelidikan kasus pencurian sepeda motor di sebuah klinik di Kecamatan Karangnunggal. Selain menangkap dua orang yang diduga terlibat, polisi juga mengamankan 10 unit sepeda motor yang […]

  • Prabowo Subianto menyampaikan pesan pemberantasan korupsi saat peringatan Nuzulul Quran di Istana Negara

    Pesan Nuzulul Quran Prabowo: Korupsi Musuh Bangsa

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 209
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya untuk prabowo berantas korupsi dalam peringatan Nuzulul Quran 1447 Hijriah di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan bahwa praktik korupsi tidak hanya merugikan negara, tetapi juga melanggar nilai moral yang diajarkan oleh semua agama. Menurut Prabowo, ajaran agama selalu menekankan kejujuran, […]

  • Presiden bersama para menteri menunaikan zakat melalui Baznas di Istana Negara pada bulan Ramadan

    Momen Tak Biasa di Istana: Zakat Presiden Jadi Sorotan Publik

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 177
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Ada suasana berbeda di Istana Negara pada bulan Ramadan kali ini. Bukan hanya agenda kenegaraan yang berlangsung di dalamnya. Di tempat yang biasanya identik dengan keputusan politik, para pemimpin negara justru berkumpul untuk menunaikan ibadah. Momen zakat Presiden di Istana bersama para menteri langsung menarik perhatian publik. Banyak orang melihat peristiwa […]

  • fikih keluarga kontemporer

    Mengapa Ulama Kini Bahas Ancaman Nonmiliter?

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, HUMANIORA – Mengapa ulama kini ikut membahas ancaman nonmiliter? Pertanyaan itu mungkin terdengar tidak biasa. Namun, di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan sosial, isu tersebut dinilai semakin relevan untuk dikaji dari perspektif hukum Islam. Itulah salah satu tema yang akan dibahas dalam forum akademik yang mempertemukan ulama, akademisi, dan peneliti di Pesantren Buntet, […]

expand_less