Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Kucing dan Secangkir Kopi Pagi

Kucing dan Secangkir Kopi Pagi

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, OPINI – Pagi sering hadir tanpa suara, tetapi membawa ketenangan. Uap kopi perlahan naik dari cangkir. Cahaya matahari masuk malu-malu lewat jendela. Seekor kucing melingkar di dekat kaki, diam tanpa tuntutan. Ia hanya hadir. Anehnya, kehadiran itu cukup membuat dada terasa lebih lapang.

Dalam kesunyian seperti ini, kucing kerap menjadi teman setia manusia. Bulu lembut, dengkur halus, dan tatapan polosnya sering menjadi pereda lelah yang tidak tertulis di resep mana pun. Namun dalam khazanah Islam, kucing bukan sekadar hewan peliharaan. Ia adalah makhluk lemah yang bisa menjadi sebab rahmat, atau sebaliknya, menjadi saksi kelalaian manusia.

Nabi Muhammad SAW dikenal memiliki kasih sayang yang besar terhadap hewan. Dalam banyak riwayat, Rasulullah mencontohkan sikap lembut dan penuh empati. Salah satu kisah yang sering dikutip adalah ketika beliau memilih tidak mengganggu kucing yang tertidur di atas jubahnya. Meski kekuatan sanad kisah ini diperdebatkan, para ulama sepakat bahwa teladan Rasulullah dalam memperlakukan makhluk hidup selalu berlandaskan rahmat.

Baca juga: Ketika Alam Menyampaikan Teguran Tuhan

Kucing dalam Hadis: Dimuliakan, Bukan Diabaikan

Dalam hadis sahih riwayat Abu Dawud dan An-Nasa’i, Rasulullah SAW menegaskan bahwa kucing bukanlah hewan najis karena ia termasuk hewan yang biasa berinteraksi dengan manusia. Hadis ini menjadi dasar kuat bahwa Islam memandang kucing sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, bukan makhluk yang harus dijauhi atau diperlakukan semena-mena.

Namun Islam juga memberi peringatan keras. Dalam hadis sahih riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah menceritakan tentang seorang perempuan yang disiksa di neraka karena mengurung seekor kucing hingga mati. Ia tidak memberinya makan dan tidak membiarkannya mencari makan sendiri. Dari seekor kucing, Allah menunjukkan betapa seriusnya amanah terhadap makhluk yang lemah.

Para ulama, termasuk Imam An-Nawawi, menegaskan bahwa hadis ini bukan semata tentang kucing. Ia adalah peringatan tentang kezaliman, sekecil apa pun bentuknya. Kucing menjadi simbol amanah yang diabaikan, dan kelalaian yang dianggap sepele.

Kasih Sayang sebagai Jalan Keselamatan

Di sisi lain, kisah tentang kucing juga membawa kabar harapan. Nama Abu Hurairah, sahabat Nabi yang paling banyak meriwayatkan hadis, secara harfiah berarti “Bapak Anak Kucing”. Gelar itu lahir dari kecintaannya kepada kucing kecil yang sering ia gendong. Rasulullah SAW tidak menegurnya, justru memanggilnya dengan panggilan penuh kasih.

Bagi para ulama, kisah Abu Hurairah menjadi isyarat bahwa kasih sayang kepada makhluk lemah adalah bagian dari iman. Rasulullah SAW bersabda, “Orang-orang yang penyayang akan disayangi oleh Ar-Rahman. Sayangilah yang ada di bumi, niscaya yang di langit akan menyayangi kalian.” (HR. Tirmidzi).

Kucing, dalam konteks ini, menjadi guru kecil tentang rahmat. Ia tidak bisa berbicara atau menuntut keadilan. Ia hanya bergantung pada nurani manusia. Ketika seseorang memberi makan kucing, menyediakan tempat berteduh, atau sekadar tidak menyakitinya, di situlah latihan keimanan berlangsung secara diam-diam.

Baca juga: Makna Takdir Allah dalam Kehidupan Sehari-hari

Para sufi memandang kasih sayang sebagai jalan sunyi menuju Allah. Seperti Jalaluddin Rumi yang pernah menyinggung bahwa cinta sejati diuji bukan pada yang kuat, melainkan pada yang lemah. Kucing, dengan segala kepolosannya, sering menjadi ujian itu—hadir setiap hari tanpa disadari.

Maka ketika pagi kembali datang, kopi masih hangat, dan seekor kucing melintas di depan rumah, mungkin itu bukan kebetulan. Bisa jadi ia adalah pengingat lembut bahwa surga dan neraka kerap ditentukan oleh hal-hal kecil. Cara manusia memperlakukan makhluk lemah mencerminkan seberapa jauh rahmat tumbuh di dalam hati.

Kucing tidak meminta surga untuk manusia. Ia hanya meminta hidup. Namun dari situlah, jalan keselamatan atau kehancuran sering bermula.

وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ

Penulis: Diki Samani (Pemred AbadarPost)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persib Bandung vs Persik Kediri Liga 1 Indonesia di Stadion Gelora Bandung Lautan Api dengan statistik performa kedua tim.

    Prediksi Persib vs Persik: Mampukah Persik Kediri Kejutkan Liga 1?

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pertandingan prediksi Persib vs Persik menjadi sorotan menjelang duel panas Persib Bandung melawan Persik Kediri di Liga 1. Banyak pengamat menilai laga ini berat bagi Persik, sebab Persib Bandung tengah tampil dominan. Prediksi Persib vs Persik juga ramai diperbincangkan karena performa kedua tim menunjukkan perbedaan mencolok dalam beberapa pekan terakhir. Selain […]

  • banjir Sumatra

    Banjir Sumatra 2025: DPR Tekan Menhut soal Data DAS dan Rehabilitasi

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Komisi IV DPR panggil Menhut bahas banjir Sumatra, pengelolaan DAS, dan evaluasi kebijakan pasca 303 korban. albadarpost.com, HUMANIORA – Air berwarna cokelat tua masih menggenangi desa-desa di Aceh dan Sumatera Barat. Di tepian sungai, batang kayu besar berserakan, tersangkut di jembatan darurat yang dibangun relawan. Di rumah pengungsian, keluarga yang kehilangan anggota tak banyak bicara. […]

  • Iran vs Israel militer

    Militer Iran vs Israel: Siapa Lebih Kuat?

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Perbandingan Iran vs Israel militer selalu memicu perhatian global. Banyak orang bertanya, apakah kekuatan militer Iran lebih unggul dibanding militer Israel, atau justru sebaliknya. Faktanya, kedua negara memiliki keunggulan yang sangat berbeda, sehingga sulit menentukan pemenang secara sederhana. Di satu sisi, Iran unggul dalam jumlah dan strategi asimetris. Namun di sisi […]

  • banjir Pidie Jaya

    Pemkab Investigasi Banjir Pidie Jaya yang Seret Gajah Sumatera

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Banjir Pidie Jaya menyeret gajah Sumatera hingga tewas. Warga kesulitan evakuasi, pemerintah cek kondisi hutan. albadarpost.com, HUMANIORA – Seekor gajah Sumatera ditemukan mati akibat banjir bandang di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Bangkai satwa dilindungi itu terjepit tumpukan kayu hutan dan lumpur di Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu. Penemuan ini memicu pertanyaan baru soal penyebab banjir […]

  • Sistem SIMT Puspresnas terintegrasi dengan Beasiswa Talenta Indonesia untuk membuka jalur kuliah unggul bagi pelajar berprestasi

    Prestasi Nasional Kini Terhubung ke Beasiswa Kuliah Unggul

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Selama bertahun-tahun, prestasi pelajar Indonesia sering berakhir sebagai arsip. Piagam tersimpan rapi, medali berdebu, lalu cerita berhenti di sana. Namun mulai 2026, pola itu berubah. Pemerintah menghadirkan jalur baru yang lebih konkret melalui integrasi SIMT dengan Beasiswa Talenta Indonesia. Kini, prestasi tidak hanya diapresiasi. Prestasi dipakai. Dan lebih dari itu, prestasi menjadi […]

  • Nabi Idris

    Kisah Sunyi Nabi Idris, Dari Bumi hingga Diangkat ke Langit

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Malam itu sunyi. Tidak ada gemuruh manusia, tidak ada hiruk-pikuk dunia. Dalam kesunyian itu, Nabi Idris berdiri, menengadahkan tangan, dan tenggelam dalam doa panjang. Kisah Nabi Idris, yang sering terlupakan, justru menyimpan rahasia besar tentang ketekunan, keikhlasan, dan kedekatan dengan Tuhan. Banyak orang mengenal nabi-nabi besar dengan kisah heroik. Namun, perjalanan Nabi […]

expand_less