Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Menggambar Dasar Anak Dinilai Penting bagi Motorik dan Emosi

Menggambar Dasar Anak Dinilai Penting bagi Motorik dan Emosi

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
  • visibility 205
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Libur akhir pekan di sebuah rumah di Tasikmalaya diisi dengan suasana tenang. Rafee, duduk di lantai, selembar kanvas terbentang di depannya. Tangannya bergerak pelan, menarik garis-garis sederhana. Tidak ada target, tidak ada tuntutan. Hanya coretan, warna, dan rasa ingin tahu. Dari aktivitas itulah proses belajar menggambar dasar dimulai.

Kegiatan sederhana ini terjadi pada Minggu, 25 Januari. Namun dampaknya jauh dari sederhana. Menggambar dasar anak bukan hanya soal mengisi waktu luang, tetapi menjadi pintu awal bagi tumbuhnya kreativitas, ketenangan emosi, dan keterampilan motorik.

Menggambar Dasar Anak, Dari Coretan ke Kepercayaan Diri

Menurut Yayu Rahayu, S.Sn., guru desain grafis di sebuah SMK di Tasikmalaya, menggambar sebaiknya dikenalkan sejak anak masih sangat kecil. Bahkan sejak usia satu tahun.

“Di usia itu, anak sedang belajar menggerakkan tangan dan jari. Coretan-coretan awal sangat penting untuk melatih motorik,” kata Yayu.

Ia menjelaskan, menggambar dasar anak tidak bertujuan menghasilkan gambar bagus. Prosesnya jauh lebih penting. Anak belajar mengenal gerak, ruang, dan kebebasan berekspresi. Dari situ, rasa percaya diri perlahan tumbuh.

Baca juga: Paket C DPR Jadi Sorotan

Bagi anak, kanvas atau kertas kosong adalah ruang tanpa penilaian. Tidak ada benar atau salah. Setiap garis adalah bagian dari proses belajar.

Peran Orang Tua: Mendampingi, Bukan Menentukan

Yayu menekankan, peran orang tua sangat menentukan dalam pendidikan menggambar dasar anak. Pendampingan yang tepat akan membuat anak nyaman dan menikmati prosesnya.

“Orang tua cukup menemani. Tidak perlu mengarahkan terlalu jauh. Biarkan anak memilih warna, bentuk, dan caranya sendiri,” ujarnya.

Ia mengakui, salah satu kendala yang sering muncul adalah perbedaan minat dan daya kreativitas tiap anak. Tidak semua anak menyukai aktivitas menggambar dengan cara yang sama. Karena itu, pendekatan harus disesuaikan.

Ketika orang tua terlalu cepat menuntut hasil, anak justru kehilangan minat. Padahal, tujuan utama menggambar dasar anak adalah memberi ruang eksplorasi, bukan mencetak prestasi.

Hasilnya gambar basic landscape yang sangat indah.

Di rumah, suasana santai menjadi kunci. Dengan alat sederhana dan waktu yang cukup, anak dapat belajar tanpa tekanan.

Manfaat Emosional yang Sering Terlewat

Selain melatih motorik halus, menggambar memberi dampak emosional yang nyata. Anak belajar mengekspresikan perasaan melalui warna dan bentuk.

“Menggambar membantu meningkatkan kecerdasan emosional anak,” kata Yayu.

Anak yang terbiasa menggambar cenderung lebih tenang dan fokus. Mereka memiliki cara sehat untuk menyalurkan emosi, terutama ketika belum mampu mengungkapkan perasaan lewat kata-kata.

Baca juga: Pelajaran Ikhtiar yang Sering Kita Lupa

Dalam jangka panjang, kebiasaan ini membentuk karakter anak yang lebih sabar, kreatif, dan terbuka terhadap proses belajar. Nilai-nilai ini akan terbawa hingga mereka tumbuh besar.

Menggambar sebagai Aktivitas Keluarga

Fenomena anak belajar menggambar di rumah selama libur menunjukkan perubahan cara pandang keluarga terhadap pendidikan. Belajar tidak selalu harus di ruang kelas.

Bagi banyak orang tua, menggambar menjadi momen kebersamaan. Duduk berdekatan, mengamati proses anak, dan memberi dukungan sederhana. Dari situ, hubungan emosional terbangun secara alami.

Di tengah dominasi gawai, menggambar dasar anak hadir sebagai alternatif yang menyehatkan. Murah, mudah, dan penuh makna.

Dari coretan sederhana di atas kanvas, anak belajar mengenal dirinya dan dunia. Menggambar dasar anak bukan sekadar aktivitas seni, melainkan investasi kecil dengan dampak besar bagi tumbuh kembang dan karakter mereka. (ARR)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswi Tasik

    5 Fakta Mahasiswi Tasik Ditemukan di Lampung, Bermula dari Game Online

    • calendar_month 7 jam yang lalu
    • account_circle redaktur
    • visibility 4
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA DAERAH — Kasus mahasiswi Tasik yang sempat dilaporkan hilang akhirnya menemukan titik terang. CM (23), warga Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, ditemukan di Lampung setelah polisi melakukan pencarian. Polisi menyebut hubungan keduanya bermula dari Mobile Legends dan berlanjut ke komunikasi pribadi sebelum CM ditemukan di Lampung. JCP kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Perkara tersebut kemudian […]

  • Ilustrasi murid mendengarkan nasihat guru di kelas dengan penuh perhatian

    Fakta Mengejutkan: Nasihat Guru Lebih Melekat daripada Pelajaran

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 279
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Mengapa nasihat guru sering lebih melekat di ingatan dibanding pelajaran di buku? Fenomena ini menarik untuk dibahas, sebab banyak murid mengaku lebih mengingat nasihat guru, petuah guru, atau wejangan guru dibanding teori panjang di buku pelajaran. Bahkan, dalam banyak kasus, kalimat sederhana dari seorang guru justru membentuk cara berpikir murid dalam jangka […]

  • IPM Garut

    Garut Belajar dari Kepri, Ada Apa dengan IPM?

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — IPM Garut kembali menjadi sorotan setelah Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menerima kunjungan Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, di kawasan Cipanas, Garut. Dalam pertemuan tersebut, isu peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) atau kualitas pembangunan manusia menjadi salah satu topik yang paling banyak dibahas. Pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Garut dan Pemerintah […]

  • Heboh Video TNI Pukul Warga, Dandim 0612 Bongkar Fakta Sebenarnya

    Heboh Video TNI Pukul Warga, Dandim 0612 Bongkar Fakta Sebenarnya

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 174
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Video TNI pukul tramadol, kabar anggota TNI pukul penjual tramadol, serta isu penertiban obat terlarang langsung menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial. Namun, klarifikasi resmi memastikan narasi tersebut tidak benar. Dandim 0612 Tasikmalaya menegaskan bahwa informasi yang beredar adalah hoax dan tidak sesuai fakta lapangan. Seiring cepatnya penyebaran informasi digital, […]

  • Santunan Yatim Polres Tasikmalaya

    Polres Tasikmalaya Rutin Santuni Yatim, AKP Heru: Kami Datang Menjemput Berkah

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 124
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Santunan yatim Polres Tasikmalaya kembali menghadirkan cerita yang jarang terlihat publik. Di tengah tugas memburu pelaku kejahatan, mengungkap kasus kriminal, dan menjaga keamanan masyarakat, jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya ternyata memiliki rutinitas lain yang tak kalah penting: berbagi dengan anak-anak yatim piatu. Kegiatan sosial tersebut terus berlangsung secara konsisten di […]

  • kisah Siti Hajar

    7 Kali Berlari di Tengah Putus Asa, Siti Hajar Mengubah Sejarah Makkah

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 197
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kisah Siti Hajar, perjuangan Hajar mencari air, dan asal-usul air zamzam bukan sekadar cerita lama—ini adalah potret paling jujur tentang iman di titik terendah manusia. Bayangkan ini: lembah tandus, sunyi, tanpa air, tanpa kehidupan. Di tempat seperti itu, seorang ibu dan bayi ditinggalkan. Bukan karena ditelantarkan, tetapi karena perintah langit. Nabi Ibrahim melangkah […]

expand_less