Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pemprov Jabar Libatkan Mahasiswa Teknik Sipil Awasi Infrastruktur Daerah

Pemprov Jabar Libatkan Mahasiswa Teknik Sipil Awasi Infrastruktur Daerah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
  • visibility 165
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pemprov Jabar libatkan mahasiswa Teknik Sipil dalam pengawasan infrastruktur untuk mempercepat proyek publik.

albadarpost.com, LENSA – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melibatkan mahasiswa Teknik Sipil untuk mendukung pengawasan infrastruktur pada proyek pembangunan daerah. Langkah ini menyusul instruksi Presiden Prabowo Subianto, yang menargetkan percepatan pembangunan jembatan dan fasilitas publik untuk membuka akses mobilitas masyarakat.


Langkah Pemerintah dan Ruang Keterlibatan

Presiden Prabowo Subianto meminta mahasiswa berperan dalam monitoring dan evaluasi proyek infrastruktur. Instruksi itu terkait rencana membangun 300 ribu jembatan pada 2026. Tujuannya memperluas akses desa terpencil dan meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menindaklanjuti arahan tersebut. Pemprov Jabar telah mengajak 38 perguruan tinggi di wilayahnya untuk terlibat dalam pelaksanaan dan evaluasi proyek. Penandatanganan komitmen dilakukan bersama kampus sebagai dasar kerja sama.

“Kesepakatan ini mengoptimalkan pemanfaatan tenaga ahli perguruan tinggi dalam rekomendasi teknis, kajian akademik, dan pendampingan proyek infrastruktur,” kata Dedi, Sabtu, 29 November 2025.

Ia menambahkan, kolaborasi akan mencakup peningkatan kompetensi mahasiswa melalui pelatihan, workshop, hingga sertifikasi. Fokus keterlibatan adalah pengawasan nonstruktural proyek pembangunan jalan, jembatan, dan fasilitas publik.

“Kami mendorong perguruan tinggi terlibat sejak perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, hingga pemeliharaan program infrastruktur secara terintegrasi dan akuntabel,” ujarnya.


Analisis Kebijakan dan Kualitas Teknis

Langkah membuka akses pengawasan infrastruktur kepada mahasiswa menunjukkan upaya baru pemerintah dalam memperbaiki kualitas proyek daerah. Selama bertahun-tahun, kendala teknis sering muncul bukan pada bahan bangunan maupun anggaran, melainkan proses supervisi yang lemah.

Dedi menyoroti lemahnya performa sebagian konsultan proyek yang menangani kawasan kabupaten dan kota. Ia menyebut kualitas tenaga konsultan sering tidak sejalan dengan kebutuhan konstruksi modern, dan tidak jarang minim pemahaman teknologi.

“Selalu masalah di konsultan yang tidak mengerti kemajuan pembangunan, rata-rata sudah tua,” ujarnya.

Masalah ini memiliki dampak sistemik. Minimnya ahli muda menyebabkan proyek berjalan konservatif dan mengulang kesalahan lama. Audit internal daerah menunjukkan ketidaksinkronan antara dokumen perencanaan dan kondisi lapangan, terutama dalam pemeliharaan aset publik.

Baca juga: Begal Anak di Sukabumi: Respons Polisi Cepat, Pencegahan Masih Lemah

Dengan masuknya mahasiswa Teknik Sipil, Pemprov berupaya mengisi kesenjangan tersebut. Mahasiswa menjadi jembatan antara kapasitas akademik kampus dan kebutuhan teknis pemerintah daerah. Teknologi pemetaan digital, audit visual berbasis sensor, hingga model konstruksi 3D yang diajarkan di kampus dapat mempercepat perbaikan tata kelola.


Skala Proyek Nasional dan Beban Implementasi

Instruksi Presiden terkait 300 ribu jembatan menjadi tantangan logistik terbesar dalam pembangunan pasca-perpindahan prioritas infrastruktur nasional. Satgas Darurat Khusus Pembangunan Jembatan akan dibentuk untuk mengawasi eksekusi. Keterlibatan mahasiswa merupakan bagian strategi percepatan.

“Kita butuh membangun 300 ribu jembatan. Ada yang kecil, ada yang penyebrangan,” kata Prabowo dalam peringatan Hari Guru Nasional di Jakarta.

Ia menyatakan penggerahan mahasiswa Teknik Sipil dilakukan melalui koordinasi Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Tujuannya adalah memperbanyak tenaga lapangan ketika anggaran tersebar ke daerah-daerah terpencil.

“Semua mahasiswa Teknik Sipil akan saya minta terjun ke desa untuk membangun jembatan,” ujar Prabowo.

Dengan target berdiri pada 2026, mobilisasi sumber daya manusia perlu dipastikan tidak sekadar simbolik. Tanpa standar pelaksanaan jelas, mahasiswa berpotensi hanya menjadi relawan administratif yang tidak bersentuhan dengan pekerjaan teknis. Kejelasan peran menjadi krusial: apakah mahasiswa hanya melakukan inspeksi visual atau ikut terlibat dalam desain struktural penuh.


Dampak Publik dan Arah Perubahan

Di Jawa Barat, kebutuhan keterhubungan antarkampung masih besar. Banyak daerah pegunungan memiliki akses terbatas, terutama pada musim hujan. Jembatan desa bukan sekadar infrastruktur fisik, tetapi penentu distribusi pangan, layanan kesehatan, dan pendidikan dasar.

Dengan model pengawasan infrastruktur yang diperluas, Pemprov ingin membangun proses yang transparan. Publik berhak mengetahui kenapa proyek gagal, di mana titik kemacetan tata kelola, dan bagaimana akuntabilitas dikembalikan.

Kolaborasi perguruan tinggi dan pemerintah daerah memberi sinyal perubahan tata kelola infrastruktur. Jika implementasi tepat, pengawasan generasi muda dapat mempercepat kualitas pembangunan yang menyentuh kebutuhan warga. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Umat Islam menunggu adzan Maghrib sesuai ketentuan maghrib menurut MUI sebelum berbuka puasa Ramadan.

    Sering Ikuti Adzan Tercepat? MUI Tegaskan Aturan Waktu Berbuka

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Ketentuan maghrib menurut MUI kembali menjadi perhatian di tengah kebiasaan sebagian masyarakat yang mengikuti adzan tercepat untuk berbuka puasa. Majelis Ulama Indonesia menegaskan bahwa waktu berbuka puasa yang sah harus mengacu pada masuknya Maghrib di lokasi masing-masing, bukan berdasarkan siaran atau suara adzan dari wilayah lain. Penegasan ini muncul karena fenomena […]

  • Ilustrasi praktik gratifikasi dalam pengadaan pemerintah berupa pemberian uang dan fasilitas kepada pejabat negara.

    Gratifikasi Pengadaan: Ancaman 20 Tahun Penjara

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Gratifikasi pengadaan pemerintah menjadi sorotan serius karena praktik ini berkaitan langsung dengan potensi suap tender dan korupsi pengadaan barang dan jasa. Gratifikasi dalam proyek pemerintah mencakup pemberian uang, barang, diskon, komisi, hingga fasilitas kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara yang berkaitan dengan jabatan. Karena itu, setiap bentuk gratifikasi pengadaan yang terhubung […]

  • Doa Belum Dikabulkan

    Saat Allah Belum Menjawab Doamu

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Pukul dua dini hari. Sebuah lampu kamar masih menyala. Di sudut ruangan, seseorang baru saja menyelesaikan salat tahajud. Tangannya menengadah cukup lama. Air matanya sempat jatuh. Permohonannya juga tidak berubah dari malam-malam sebelumnya. Ia meminta satu hal yang sama. Pekerjaan. Kesembuhan. Jodoh. Atau mungkin jalan keluar dari masalah yang sudah berbulan-bulan menghuni […]

  • Ilustrasi Nusaibah binti Ka’ab mengangkat pedang melindungi Rasulullah di medan Perang Uhud dengan latar pasukan

    Nusaibah binti Ka’ab: Saat Seorang Wanita Jadi Perisai Rasulullah

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Debu Perang Uhud belum mengendap ketika situasi berubah menjadi kacau. Sebagian pasukan mundur, barisan terpecah, dan ancaman datang dari segala arah. Di tengah kekacauan itu, Nusaibah binti Ka’ab melangkah maju. Pejuang wanita Islam ini tidak bersembunyi. Ia justru berdiri paling dekat dengan Rasulullah SAW, mengangkat pedang, lalu menghadang serangan demi serangan. Kisah […]

  • Kebakaran Kios Ciamis

    Tujuh Kios Warga Terbakar di Panumbangan Ciamis

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Tujuh kios warga terbakar di Panumbangan Ciamis. Dugaan korsleting listrik, Damkar kerahkan satu unit armada. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kebakaran melanda deretan kios warga di Dusun Cipetir, Desa Banjarangsana, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Senin (15/12/2025) dini hari. Tujuh kios hangus terbakar, memicu kepanikan warga yang tengah terlelap tidur dan menimbulkan kerugian ekonomi bagi pelaku usaha […]

  • modus penipuan AI

    OJK Jabar Ingatkan Modus Penipuan AI yang Makin Canggih

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 178
    • 0Komentar

    OJK Jabar memperingatkan peningkatan modus penipuan AI dan meminta warga lebih waspada menjaga data pribadi. albadarpost.com, PELITA – Peringatan baru dikeluarkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat menyusul kenaikan kasus kejahatan digital berbasis kecerdasan buatan. Modus penipuan AI kini berkembang pesat, menghadirkan risiko serius bagi keamanan data dan aktivitas keuangan masyarakat. Peringatan ini penting mengingat […]

expand_less