Bupati Tasikmalaya Dorong Kolaborasi PKK untuk Perkuat Pembangunan Daerah

Pemkab Tasikmalaya dorong kolaborasi PKK untuk perkuat program pembangunan berbasis kebutuhan warga.
albadarpost.com, HUMANIORA – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menegaskan pentingnya kolaborasi PKK sebagai motor penggerak program pembangunan berbasis masyarakat. Pesan itu disampaikan Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, saat menghadiri puncak peringatan HKG PKK Ke-53 di Islamic Center Tasikmalaya, Rabu, 3 Desember 2025. Acara yang mengangkat tema “Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas” ini menjadi ruang konsolidasi bagi penguatan peran PKK di desa-desa.
Bupati Cecep menekankan bahwa kerja bersama menjadi syarat mutlak agar target pembangunan daerah dapat tercapai. Menurutnya, PKK memiliki jaringan terluas hingga tingkat desa, sehingga mampu menjadi jembatan antara kebutuhan warga dan kebijakan pemerintah.
“Kolaborasi PKK adalah kunci agar program benar-benar menjawab persoalan masyarakat,” kata Cecep. Ia menambahkan, arah pembangunan daerah akan lebih efektif bila pemerintah daerah, kader PKK, dan warga ikut bergerak dalam satu visi.
Mendorong Program Berbasis Kebutuhan Warga
Pada sambutannya, Bupati Cecep menggarisbawahi pentingnya pemetaan masalah di setiap desa. Ia meminta kader PKK lebih aktif mengidentifikasi kebutuhan warga, terutama terkait pendidikan, kesehatan, hingga ketahanan keluarga. Pendekatan berbasis data, menurutnya, akan membuat program lebih tepat sasaran.
Ia mengingatkan bahwa capaian PKK bukan diukur dari banyaknya agenda, tetapi dari seberapa besar perubahan yang dirasakan masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah membutuhkan laporan lapangan yang akurat agar intervensi kebijakan dapat disesuaikan dengan kondisi aktual.
Cecep menilai PKK telah menjadi mitra penting pemerintah daerah dalam penguatan sumber daya manusia. Ia mengajak seluruh kader memperluas jangkauan layanan edukasi keluarga, peningkatan pengetahuan kesehatan, serta pendampingan ekonomi rumah tangga.
Memperkuat Kolaborasi PKK di Tingkat Kabupaten
Pesan mengenai kolaborasi PKK kembali ditegaskan saat Cecep berbincang dengan unsur pimpinan daerah yang hadir. Di acara tersebut tampak Wakil Bupati Tasikmalaya, para kepala perangkat daerah, pimpinan lembaga vertikal, camat, perwakilan BUMN/BUMD, serta tokoh masyarakat.
Baca juga: Dua Kota Perluas Wakaf Produktif demi Kemandirian Fiskal Warga
Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan bahwa PKK tidak bekerja sendirian. Program pemberdayaan keluarga, menurut Cecep, membutuhkan dukungan kelembagaan yang kuat agar keberlanjutannya terjaga. Ia berharap agenda HKG PKK tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, melainkan menjadi momentum penguatan kerja lintas sektor.
Bagi pemerintah daerah, PKK berperan strategis sebagai pelaksana sekaligus pengawas sosial. Kader di lapangan dapat memberikan masukan terkait efektivitas program pemerintah, khususnya pada sasaran kelompok rentan. Dengan kolaborasi PKK yang lebih solid, Cecep meyakini kualitas layanan publik dapat meningkat.
Konteks dan Dampak bagi Warga
Upaya memperkuat peran PKK sejalan dengan agenda pembangunan Kabupaten Tasikmalaya yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas hidup keluarga. Pemerintah daerah menaruh perhatian pada penyediaan layanan dasar, termasuk akses kesehatan ibu-anak, pendidikan keluarga, dan peningkatan kesejahteraan ekonomi rumah tangga.
Dalam kerangka Indonesia Emas 2045, penguatan PKK dipandang sebagai investasi sosial jangka panjang. Peran keluarga yang kuat akan berdampak pada stabilitas sosial, produktivitas warga, dan ketahanan ekonomi lokal. Karena itu, dorongan kolaborasi PKK yang disampaikan Bupati Cecep menjadi langkah strategis untuk memastikan program pembangunan menyentuh kebutuhan paling fundamental masyarakat.
Kolaborasi PKK menjadi fondasi agar program pembangunan Tasikmalaya berjalan tepat sasaran dan berdampak langsung pada kesejahteraan keluarga. (Red/Arrian)




