Breaking News
light_mode
Beranda » Hikmah » Doa yang Sering Dibaca Jamaah Haji Ketika Pertama Melihat Ka’bah

Doa yang Sering Dibaca Jamaah Haji Ketika Pertama Melihat Ka’bah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
  • visibility 78
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HIKMAH – Ada satu momen yang sering sulit dijelaskan oleh banyak jamaah haji: saat Ka’bah pertama kali terlihat di depan mata.

Sebagian orang mendadak diam. Sebagian lain langsung menangis tanpa sadar. Bahkan ada yang sebelumnya merasa biasa saja, tetapi lututnya mendadak lemas ketika melihat bangunan hitam itu dari kejauhan.

Dalam Islam, doa melihat Ka’bah menjadi salah satu amalan yang banyak dilakukan jamaah haji dan umrah saat pertama kali memasuki Masjidil Haram. Meski tidak ada doa khusus yang wajib dibaca, banyak ulama menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak doa pada momen tersebut karena hati biasanya berada dalam keadaan sangat lembut.

Dan mungkin itu sebabnya banyak orang mengingat detik pertama melihat Ka’bah seumur hidup mereka.

Momen Pertama Melihat Ka’bah Sering Membuat Jamaah Tidak Kuasa Menahan Air Mata

Banyak cerita jamaah haji terdengar mirip ketika membahas pengalaman pertama melihat Ka’bah.

Awalnya mereka hanya berjalan mengikuti rombongan. Suasana Masjidil Haram terasa ramai. Langkah kaki juga bercampur dengan suara talbiyah dari berbagai bahasa.

Namun semuanya berubah saat pandangan mulai terbuka ke arah tengah masjid.

Ka’bah terlihat.

Dan suasana hati mendadak berubah.

Ada yang langsung mengangkat tangan untuk berdoa. Ada juga yang hanya menunduk sambil menangis pelan.

Di tengah keramaian thawaf, suara isak tangis kecil kadang terdengar samar bercampur lantunan talbiyah.

Kadang doanya bahkan tidak panjang.

Karena pada momen seperti itu, banyak orang justru lupa dengan daftar permintaan yang sebelumnya sudah disiapkan di ponsel atau buku catatan kecil.

Doa Melihat Ka’bah dan Dalil tentang Memperbanyak Doa

Dalam banyak kajian Islam, para ulama menjelaskan bahwa melihat Ka’bah termasuk momen mulia yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak doa.

Salah satu doa yang sering dibaca adalah:

اَللَّهُمَّ زِدْ هَذَا الْبَيْتَ تَشْرِيفًا وَتَعْظِيمًا وَتَكْرِيْمًا وَمَهَابَةً”
“Allahumma zid hadzal baita tasyriifan wa ta’dziiman wa takriiman wa mahaabatan.”

Artinya:

“Ya Allah, tambahkanlah kemuliaan, keagungan, kehormatan, dan kewibawaan pada rumah ini.”

Selain itu, banyak jamaah juga membaca doa pribadi sesuai harapan masing-masing.

Sebab Rasulullah SAW bersabda:

“Doa adalah ibadah.”
(HR. Tirmidzi)

Dalam Al-Qur’an, Allah SWT juga berfirman:

“Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu.”
(QS. Ghafir: 60)

Karena itu, banyak jamaah memanfaatkan momen pertama melihat Ka’bah sebagai waktu untuk memohon ampunan, kesehatan, ketenangan hati, hingga harapan terbaik bagi keluarga mereka.

Ada Jamaah yang Menangis karena Merasa Perjalanannya Tidak Mudah

Salah satu hal yang jarang dibahas adalah perjalanan menuju Tanah Suci sering penuh cerita panjang.

Ada yang menabung bertahun-tahun. Ada yang berangkat setelah berkali-kali gagal. Dan ada juga yang datang membawa doa orang tua yang sudah wafat.

Karena itu, saat Ka’bah akhirnya benar-benar terlihat, emosinya sering bercampur menjadi satu.

Lelah.

Rindu.

Syukur.

Takut.

Harapan.

Dan semuanya terasa datang bersamaan.

Kadang ada jamaah yang hanya duduk cukup lama sambil memandangi Ka’bah tanpa berbicara apa-apa.

Di sekitar mereka, ribuan orang terus bergerak thawaf. Suara langkah kaki bercampur lantunan doa. Sementara lampu Masjidil Haram menyala terang hingga malam.

Namun di tengah keramaian sebesar itu, banyak orang justru merasa sangat dekat dengan Allah SWT.

Momen yang Sering Membuat Orang Lebih Jujur pada Dirinya Sendiri

Melihat Ka’bah pertama kali sering membuat seseorang lebih jujur pada dirinya sendiri.

Tentang dosa yang selama ini disimpan.

Tentang rasa lelah yang tidak pernah diceritakan.

Atau tentang harapan yang diam-diam terus dipanjatkan dalam sujud malam.

Ada jamaah yang mengaku baru bisa menangis setelah melihat Ka’bah secara langsung.

Padahal sebelumnya mereka merasa kuat-kuat saja.

Lucunya, sebagian orang justru lupa mengambil foto pada momen pertama itu karena terlalu sibuk menahan air mata.

Dan mungkin memang seperti itulah suasana spiritual bekerja.

Tidak selalu bisa dijelaskan dengan kata-kata.

Ka’bah Bukan Sekadar Bangunan

Dalam Islam, Ka’bah bukan hanya simbol arah kiblat.

Ka’bah juga menjadi pusat kerinduan jutaan umat Muslim dari seluruh dunia.

Karena itu, momen melihat Ka’bah sering terasa sangat personal meski terjadi di tengah lautan manusia.

Ada yang berdoa untuk keluarga.

Ada yang memohon kesehatan.

Dan ada juga yang hanya meminta satu hal sederhana: hati yang lebih tenang setelah pulang nanti.

Dan kadang justru doa-doa paling sederhana terasa paling tulus di hadapan Ka’bah.

Mungkin itu sebabnya banyak jamaah sulit melupakan detik pertama saat melihat Ka’bah.

Karena pada momen itu, manusia tidak hanya merasa dekat dengan rumah Allah.

Tetapi juga merasa sedang benar-benar berbicara dengan isi hatinya sendiri. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suasana Balai Kota Tasikmalaya dengan spanduk kritik sebagai simbol kekecewaan publik terhadap komunikasi kepemimpinan wali kota.

    Kritik Wali Kota Tasikmalaya dan Ujian Komunikasi Publik

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 123
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kepemimpinan tidak hanya diukur dari kebijakan yang tertulis, tetapi juga dari cara seorang pemimpin hadir dan merespons warganya. Di Tasikmalaya, kritik wali kota Tasikmalaya kembali mengemuka, kali ini melalui sebuah spanduk yang terpasang di area Balai Kota. Spanduk itu sederhana, namun pesannya tajam: “Wapres Datang Wali Kota Terdepan. Giliran Masyarakat Datang […]

  • eks dokter RSHS Bandung

    Eks Dokter RSHS Bandung Divonis 11 Tahun Penjara atas Kasus Kekerasan Seksual

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Eks dokter RSHS Bandung divonis 11 tahun penjara atas kasus kekerasan seksual terhadap tiga korban. albadarpost.com, LENSA – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung menjatuhkan hukuman 11 tahun penjara kepada eks dokter RSHS Bandung, Priguna Anugerah Pratama, setelah terbukti bersalah melakukan kekerasan seksual terhadap tiga perempuan di lingkungan rumah sakit. Vonis ini disertai denda dan kewajiban […]

  • Mutasi Polres Tasikmalaya

    Mutasi Polres Tasikmalaya, Estafet Kepemimpinan Baru Resmi Dimulai

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Pergantian pejabat di lingkungan kepolisian sering kali terlihat sebagai agenda rutin organisasi. Namun di balik prosesi tersebut, ada harapan baru tentang pelayanan, keamanan, dan kedekatan aparat dengan masyarakat. Suasana itu terasa dalam upacara serah terima jabatan yang berlangsung di Lapangan Hitam Mapolres Tasikmalaya, Selasa (2/6/2026). Sebanyak empat jabatan strategis resmi berganti […]

  • Pengrusakan Rumah

    Datang untuk Klarifikasi, Pria di Taraju Dobrak Rumah Advokat

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 112
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Niat awalnya ingin melakukan klarifikasi terkait sebuah persoalan hukum. Namun emosi yang tidak terkendali justru membawa seorang pria di Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, ke ranah pidana. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya mengungkap kasus dugaan pengrusakan rumah milik seorang advokat berinisial A.S di Kampung Semah Madu, Desa Purwarahayu, Kecamatan Taraju. Tersangka […]

  • Seorang Muslim membaca Al-Quran di dalam masjid saat malam Ramadhan sebagai refleksi hikmah Nuzulul Quran.

    Hikmah Nuzulul Quran: Pesan “Iqra” yang Mengubah Cara Manusia Melihat Hidup

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    albadarpost.com. LIFESTYLE – Hikmah Nuzulul Quran menjadi pelajaran penting bagi umat Islam karena peristiwa turunnya Al-Quran atau Nuzulul Quran menandai awal turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW. Momen turunnya wahyu ini tidak hanya menjadi sejarah Islam, tetapi juga menjadi titik awal perubahan cara manusia memahami kehidupan. Selain itu, peristiwa tersebut membawa pesan kuat bahwa […]

  • penyerahan 6 triliun

    Penyerahan Rp6,6 Triliun dan Masa Depan Penindakan Korupsi SDA

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost menilai penyerahan Rp6,6 triliun harus diikuti penegakan hukum konsisten dan pemulihan ekologi nyata. Uang Negara Kembali, Kepercayaan Publik Dipertaruhkan albadarpost.com, EDITORIAL – Kejaksaan Agung menyerahkan Rp6,6 triliun kepada pemerintah. Angka ini bukan kecil. Ia mencerminkan hasil penagihan denda kehutanan dan penyelamatan keuangan negara dari perkara korupsi. Peristiwa ini disaksikan langsung Presiden Prabowo Subianto, […]

expand_less