Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » UMKM Garut Disiapkan Tembus Pasar Ekspor, Ini Langkahnya

UMKM Garut Disiapkan Tembus Pasar Ekspor, Ini Langkahnya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
  • visibility 74
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Albadarpost.com, BERITA DAERAHUMKM Garut ekspor mulai mendapat dorongan melalui program Capacity Building Jabar Jawara Ekspor 2026. Kegiatan yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Barat itu mempertemukan agenda pengembangan kapasitas usaha dengan peluang memperluas pasar bagi pelaku UMKM.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom Hotel Santika Garut, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Senin, 10 Agustus 2026. Bupati Garut Abdusy Syakur Amin hadir sekaligus menyampaikan apresiasi atas kepercayaan BI Jawa Barat yang memilih Garut sebagai tuan rumah.

Bagi pelaku UMKM Garut, kegiatan ini membawa pesan yang cukup jelas. Pengembangan usaha tidak hanya diarahkan untuk memperkuat pasar lokal, tetapi juga mulai mengenalkan peluang menuju pasar yang lebih luas, termasuk ekspor.

Garut Dipilih Jadi Lokasi Pengembangan UMKM

Dalam sambutannya, Abdusy Syakur menyampaikan terima kasih kepada BI Jawa Barat karena telah memilih Kabupaten Garut sebagai lokasi kegiatan.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan wirausaha Garut dalam program tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan BI perlu terus dikembangkan agar semakin banyak pelaku usaha memperoleh kesempatan meningkatkan kapasitasnya.

“Pada kesempatan ini, saya ucapkan terima kasih Pak Jun yang sudah menentukan Garut dan sudah mengajak wirausaha Garut untuk ikut dalam kegiatan ini,” ujar Abdusy Syakur.

Bupati berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada satu kegiatan. Sebaliknya, ia ingin kolaborasi Pemkab Garut dan BI Jawa Barat semakin luas pada masa mendatang.

“Semoga ke depan makin banyak lagi kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Garut dengan Bank Indonesia perwakilan Jawa Barat,” tambahnya.

Harapan tersebut menunjukkan bahwa pengembangan UMKM Garut membutuhkan kerja sama lintas pihak. Pemerintah daerah memiliki peran dalam membuka ruang dan memfasilitasi pelaku usaha, sedangkan lembaga pendamping dapat membantu meningkatkan kesiapan bisnis.

BI Dorong UMKM Garut Naik Kelas

Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Barat, Junanto Herdiawan, juga menyampaikan apresiasi terhadap dukungan Pemerintah Kabupaten Garut.

Menurut Junanto, antusiasme pemerintah daerah dalam memfasilitasi kegiatan ekonomi masyarakat menjadi bagian penting dalam mendorong perkembangan UMKM.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat membantu pelaku usaha Garut meningkatkan kapasitas sekaligus membuka peluang menuju pasar ekspor.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini UMKM di Garut dapat naik kelas dan tentu bisa ekspor untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja,” ungkap Junanto.

Pernyataan tersebut sekaligus memperlihatkan sasaran utama program. Pelaku UMKM tidak hanya didorong untuk meningkatkan kemampuan menjalankan usaha, tetapi juga dipersiapkan agar memiliki daya saing ketika menjangkau pasar yang lebih luas.

Ekspor Bukan Sekadar Soal Menjual Produk

Peluang ekspor UMKM Garut tentu membutuhkan kesiapan usaha. Pelaku bisnis perlu memperhatikan kualitas produk, konsistensi produksi, pengelolaan usaha, hingga kemampuan memenuhi kebutuhan pasar yang dituju.

Karena itu, kegiatan Capacity Building Jabar Jawara Ekspor 2026 menjadi relevan bagi pelaku UMKM yang ingin berkembang. Penguatan kapasitas dapat menjadi tahap awal sebelum sebuah usaha benar-benar siap memperluas pasar.

Namun, penting dicatat bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses pengembangan kapasitas. Data yang tersedia belum menunjukkan bahwa seluruh peserta telah melakukan ekspor atau berhasil memasuki pasar internasional.

Dengan demikian, target ekspor dalam program ini lebih tepat dilihat sebagai peluang dan arah pengembangan usaha, bukan sebagai capaian ekspor yang sudah terealisasi.

Bagi pelaku usaha, tahap berikutnya tentu bergantung pada kesiapan masing-masing bisnis. Produk yang kompetitif perlu didukung tata kelola usaha yang baik agar peluang pasar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Dari UMKM Lokal Menuju Pasar Lebih Luas

Program Jabar Jawara Ekspor 2026 memberikan ruang bagi UMKM Garut untuk melihat kemungkinan pasar di luar daerah.

Hal tersebut penting karena pertumbuhan usaha tidak hanya bergantung pada kemampuan meningkatkan produksi. Pelaku UMKM juga perlu menemukan pasar yang sesuai dan memperkuat daya saing produknya.

Di titik inilah kolaborasi pemerintah daerah dan BI memiliki arti penting. Dukungan kelembagaan dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi pelaku usaha untuk berkembang.

Selain itu, peningkatan kapasitas UMKM juga berpotensi memberikan dampak lebih luas terhadap ekonomi daerah. Ketika sebuah usaha berkembang, kebutuhan produksi dan tenaga kerja dapat ikut meningkat.

Meski demikian, peluang tersebut tetap membutuhkan proses. Pelaku usaha harus menerjemahkan pendampingan menjadi perbaikan nyata dalam bisnis masing-masing.

Tantangan Berikutnya Ada di Pelaku Usaha

Kegiatan di Garut menjadi momentum untuk memperkenalkan peluang tersebut. Setelah pelatihan dan pendampingan, tantangan berikutnya adalah bagaimana pelaku UMKM menjaga kualitas, memperkuat bisnis, dan memanfaatkan akses pasar yang tersedia.

Karena itu, keberhasilan program tidak hanya dapat dilihat dari terlaksananya kegiatan. Dampak jangka panjangnya akan lebih terlihat ketika semakin banyak pelaku usaha mampu meningkatkan kapasitas dan memperluas pasar.

Untuk Garut, peluang tersebut patut dikembangkan melalui kolaborasi yang berkelanjutan. Pemerintah daerah, BI, dan pelaku usaha memiliki peran masing-masing dalam membangun ekosistem UMKM yang lebih kuat.

Dari Ballroom Hotel Santika Garut, targetnya bukan sekadar membuat UMKM naik kelas di atas kertas. Tantangan sebenarnya adalah membuat produk lokal Garut semakin siap bersaing ketika pintu pasar yang lebih luas mulai terbuka. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NIB Gratis Cirebon

    NIB Gratis Cirebon, Kuota Hanya 40 UMKM

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – NIB Gratis Cirebon kembali dibuka bagi pelaku UMKM Kota Cirebon yang ingin memperoleh pembuatan NIB gratis sekaligus sertifikasi halal gratis. Program yang digelar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cirebon bersama DPMPTSP Provinsi Jawa Barat ini hanya menyediakan kuota untuk 40 pendaftar pertama. Karena itu, pelaku usaha […]

  • Haji 2026

    Haji 2026 Berakhir, Ujian Negara Baru Dimulai

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 123
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Haji 2026 telah berakhir. Jutaan jemaah kembali ke Tanah Air membawa pengalaman spiritual yang mendalam. Namun, bagi negara, musim haji seharusnya bukan garis finis. Sebaliknya, inilah saat paling tepat membuka ruang audit kebijakan. Sebab, penyelenggaraan Haji 2026 bukan sekadar ibadah massal, melainkan salah satu layanan publik terbesar sekaligus pengelolaan dana umat dengan […]

  • Bedah Rumah PUPR

    Program Bantuan Bedah Rumah PUPR: Solusi Mengatasi Backlog Perumahan di Indonesia

    • calendar_month Minggu, 2 Jul 2023
    • account_circle redaktur
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Program Bedah Rumah PUPR bantu ribuan keluarga berpenghasilan rendah wujudkan hunian layak dan sehat. albadarpost.com, LENSA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mempercepat pemerataan hunian layak di seluruh Indonesia. Melalui program Bedah Rumah PUPR, pemerintah menyalurkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) guna membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperbaiki rumah tidak layak huni sekaligus […]

  • Malik ditolak SD

    Malik Ditolak SD, Bocah Stunting Ini Justru Disarankan ke SLB

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 169
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Impian Malik ditolak SD ketika proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) berlangsung. Bocah berusia tujuh tahun asal Kampung Sindanggalih, Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya itu ingin belajar di sekolah negeri yang letaknya hanya beberapa langkah dari rumahnya. Namun, keluarga justru mengaku mendapat saran agar Malik bersekolah di SLB. Kisah anak […]

  • Ilustrasi seseorang tertawa berlebihan lalu merenung setelah membaca hadis Nabi tentang menjaga hati dan perilaku.

    Kenapa Rasulullah Melarang Tertawa Berlebihan? Ini Penjelasannya

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 166
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Suara tawa pecah di sebuah warung kopi kecil selepas magrib. Beberapa orang duduk melingkar sambil menatap layar ponsel. Video lucu lewat. Disusul video lain. Lalu tawa kembali meledak. Kadang keras sekali. Sampai ada yang menepuk meja. Pemandangan seperti itu sekarang terasa biasa. Di media sosial pun sama. Orang tertawa hampir tanpa jeda. […]

  • penipuan WhatsApp

    Waspadalah! Modus Baru Penipuan

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Penipuan WhatsApp bermodus paket tertukar menyasar warga Pangandaran. Modus barcode ancam saldo korban. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Modus penipuan WhatsApp kembali menyasar warga. Kali ini, pelaku menggunakan dalih paket tertukar dan mengaku sebagai pihak ekspedisi. Seorang warga Pangandaran nyaris menjadi korban setelah menerima pesan berisi tautan barcode yang diklaim sebagai proses pengembalian dana. Kasus ini […]

expand_less