Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Polres Tasikmalaya Kota Perketat Jalur Gentong Saat Nataru

Polres Tasikmalaya Kota Perketat Jalur Gentong Saat Nataru

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Polres Tasikmalaya Kota memperkuat pengamanan Jalur Gentong untuk mencegah macet dan kecelakaan Nataru.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota memperketat pengamanan Jalur Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, selama libur Natal dan Tahun Baru 2025. Langkah ini diambil karena Jalur Gentong merupakan jalur nasional penghubung Tasikmalaya–Garut yang rawan kemacetan dan kecelakaan, terutama saat lonjakan arus kendaraan.

Pengamanan tersebut dilakukan dalam rangka Operasi Lilin Lodaya 2025 yang berlangsung hingga 2 Januari 2026. Fokus utama kepolisian adalah memastikan kelancaran lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan di salah satu titik paling krusial di wilayah Priangan Timur itu.

Kepala Polres Tasikmalaya Kota AKBP Moh. Faruk Rozi menegaskan bahwa Tanjakan Gentong menjadi perhatian khusus dalam pengamanan Nataru tahun ini. “Tentunya kita punya satu lokasi yang menjadi fokus kami yaitu Tanjakan Gentong agar tertib dan lancar,” kata Faruk Rozi di Tasikmalaya, Sabtu.

Antisipasi Macet dan Lonjakan Wisatawan

Wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota memiliki ruas jalur nasional yang kerap menjadi titik kepadatan lalu lintas, khususnya di Jalur Gentong, Kecamatan Kadipaten, yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Garut. Berdasarkan evaluasi tahun-tahun sebelumnya, kepadatan kendaraan sering terjadi saat arus balik, terutama dari arah Tasikmalaya menuju Garut.

Menurut Faruk Rozi, lonjakan arus kendaraan diperkirakan meningkat karena momentum Natal dan Tahun Baru bertepatan dengan libur sekolah. Kondisi ini mendorong mobilitas masyarakat dari berbagai daerah, terutama dari Bandung dan sekitarnya, menuju destinasi wisata di wilayah Priangan Timur.

“Banyak masyarakat yang berasal dari Bandung dan sekitarnya memilih mengunjungi destinasi wisata seperti Pantai Pangandaran, Gunung Galunggung, dan objek wisata lain di wilayah Tasikmalaya,” ujarnya.

Jalur Gentong sendiri merupakan akses utama menuju kawasan wisata tersebut. Arus kendaraan wisatawan, ditambah pergerakan logistik dan kendaraan antarkota, membuat jalur ini memiliki beban lalu lintas tinggi selama periode libur panjang.

Personel Gabungan dan Kesiapsiagaan Bencana

Dalam Operasi Lilin Lodaya 2025, Polres Tasikmalaya Kota menyiapkan personel gabungan yang melibatkan unsur kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya. Pengamanan tidak hanya difokuskan pada pengaturan lalu lintas, tetapi juga pada pencegahan kecelakaan dan respons cepat terhadap situasi darurat.

Baca juga: Saat Alarm Penegakan Hukum Kembali Berbunyi

Selain kemacetan, potensi bencana alam menjadi perhatian serius aparat. Jalur Gentong dikenal sebagai wilayah rawan longsor dan gangguan alam, terutama saat cuaca ekstrem. Karena itu, kepolisian mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur tersebut.

“Potensi terjadinya bencana alam juga cukup tinggi. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat melewati jalur rawan bencana,” kata Faruk Rozi.

Ia menambahkan, skema penanganan darurat telah disiapkan agar jika terjadi bencana, arus lalu lintas tidak lumpuh dan aktivitas masyarakat tetap berjalan. Sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam upaya ini.

“Kami dengan kerja sama TNI-Polri, pemerintah kota, dan seluruh stakeholder, mudah-mudahan bisa melaksanakan penanggulangan kejadian bencana dengan cepat,” ujarnya.

Dampak bagi Mobilitas Warga

Penguatan pengamanan Jalur Gentong diharapkan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan selama libur Natal dan Tahun Baru. Bagi warga lokal, kelancaran jalur ini penting untuk menjaga aktivitas ekonomi dan mobilitas harian tetap berjalan.

Bagi wisatawan, pengamanan ini menjadi faktor penentu keselamatan perjalanan menuju dan dari kawasan wisata. Dengan pengaturan lalu lintas yang lebih ketat dan kesiapsiagaan bencana, kepolisian berharap potensi kecelakaan dan kemacetan panjang dapat ditekan.

Operasi Lilin Lodaya 2025 di Tasikmalaya menjadi cerminan kesiapan aparat menghadapi lonjakan mobilitas akhir tahun. Jalur Gentong kembali menjadi barometer keberhasilan pengamanan Nataru di Priangan Timur.

Pengamanan ketat Jalur Gentong saat Nataru diharapkan menekan macet dan kecelakaan, sekaligus menjaga keselamatan warga dan wisatawan. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Theodore Kwan, kuliah di NTU, IQ 154

    Kisah Theodore Kwan, Bocah 7 Tahun Kuliah Kimia di NTU dengan IQ 154

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Bocah jenius berusia 7 tahun, Theodore Kwan, kuliah di NTU Singapura dengan IQ 154 dan semangat tinggi belajar kimia. albadarpost.com, PELITA – Di tengah aula kuliah Nanyang Technological University (NTU) Singapura, seorang bocah berusia tujuh tahun duduk di antara mahasiswa dewasa, mencatat dengan serius setiap rumus kimia yang terpampang di layar. Namanya Theodore Kwan, anak […]

  • karhutla Aceh Barat

    Ketika Angin dan Gambut Memperparah Karhutla di Aceh Barat

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Aceh Barat terus meluas dalam beberapa hari terakhir. Kondisi alam berupa angin kencang, karakter lahan gambut, serta keterbatasan akses menuju lokasi kebakaran menjadi faktor utama yang memperbesar area terbakar dan menyulitkan upaya pemadaman di lapangan. Petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, […]

  • Ilustrasi pasangan suami istri berdiskusi dengan tenang di kamar, menggambarkan komunikasi saat istri menolak hubungan karena lelah.

    Saat Istri Lelah, Bolehkah Menolak Suami? Ini Jawaban Fikihnya

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pertanyaan tentang istri menolak hubungan karena lelah sering muncul dalam konsultasi rumah tangga. Sebagian orang menyebutnya sebagai penolakan kewajiban, sementara yang lain melihatnya sebagai hak menjaga kondisi fisik. Lalu, bagaimana sebenarnya hukum istri menolak hubungan suami istri dalam Islam ketika kondisi tubuh benar-benar letih? Agar tidak terjebak pada potongan dalil, mari kita […]

  • ASN angkutan umum

    ASN Jawa Tengah Wajib Sarung Batik, Publik Pertanyakan Relevansi

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Aturan sarung batik untuk ASN Jawa Tengah memicu perdebatan publik soal relevansi kebijakan layanan publik. albadarpost.com, LENSA – ASN di Jawa Tengah kini diwajibkan memakai sarung batik setiap Jumat. Kebijakan itu tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah Nomor B/800.1.12.5/83/2025. Di saat bersamaan, kebijakan berbeda muncul dari Jawa Barat, berupa izin libur bagi aparatur sipil […]

  • Tahun Baru 2026

    Menyambut Tahun Baru 2026

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Umat Islam menyambut Tahun Baru 2026 dengan doa dan muhasabah sebagai fondasi spiritual dan sikap sosial. albadarpost.com, FOKUS – Pergantian Tahun Baru 2026 menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk menata ulang niat, memperbaiki sikap, dan menguatkan ikatan spiritual. Di tengah arus perayaan yang sering menonjolkan euforia, sebagian umat memilih jalur yang lebih sunyi: berdoa, […]

  • pergerakan Nataru

    Pergerakan Nataru Jabar Capai 21 Juta

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Dishub Jabar memprediksi 21,2 juta pergerakan Nataru, memicu tekanan lalu lintas wisata dan kebijakan pengendalian. albadarpost.com, FOKUS – Dinas Perhubungan Jawa Barat memprediksi lonjakan besar pergerakan Nataru 2025/2026. Sekitar 21,2 juta orang diperkirakan melakukan perjalanan selama libur Natal dan Tahun Baru. Angka ini setara 42 persen penduduk Jawa Barat dan berpotensi menekan sistem transportasi, terutama […]

expand_less