HUT RI ke-81 Banjar, Sudarsono Ingatkan Warga Jaga Kondusivitas
- account_circle redaktur
- calendar_month Senin, 17 Agt 2026
- visibility 33
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi pengibaran bendera Merah Putih dalam Upacara HUT RI ke-81.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – HUT RI ke-81 Banjar menjadi momentum bagi Wali Kota Banjar Ir. H. Sudarsono untuk mengajak masyarakat menjaga persatuan dan keamanan lingkungan. Pesan tersebut disampaikan setelah upacara 17 Agustus 2026 tingkat Kota Banjar yang berlangsung di Taman Kota Lapang Bhakti, Senin, 17 Agustus 2026.
Upacara HUT RI ke-81 Banjar berlangsung khidmat dengan Sudarsono bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara itu, Komandan Upacara dijabat Dansubdenpom III/2-4 Banjar Kapten CPM Amri.
Berdasarkan materi informasi kegiatan yang disampaikan pemerintah daerah, Sudarsono menekankan bahwa peringatan kemerdekaan tidak berhenti pada seremoni. Ia mengajak seluruh masyarakat terus menjaga kondusivitas, terutama keamanan di lingkungan masing-masing.
Pesan tersebut menjadi salah satu poin penting dalam peringatan HUT Kemerdekaan Kota Banjar tahun 2026. Sebab, suasana daerah yang aman dan kondusif ikut menentukan kelancaran aktivitas masyarakat sehari-hari.
Sudarsono Ajak Warga Jaga Kondusivitas
Usai upacara, Sudarsono menyampaikan apresiasi atas kelancaran pelaksanaan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia tingkat Kota Banjar.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota mengingatkan masyarakat agar tidak hanya memaknai kemerdekaan melalui upacara dan perayaan. Menurut pesan yang disampaikan, menjaga keamanan lingkungan juga menjadi bagian dari tanggung jawab bersama dalam mengisi kemerdekaan.
Ajakan tersebut menyentuh persoalan yang dekat dengan kehidupan warga. Keamanan lingkungan tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga membutuhkan kepedulian masyarakat.
Karena itu, warga dapat mengambil peran melalui komunikasi yang baik, kepedulian terhadap lingkungan, serta penguatan gotong royong. Selain itu, masyarakat juga perlu menjaga hubungan sosial agar berbagai persoalan tidak berkembang menjadi konflik.
Dengan lingkungan yang kondusif, aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan publik, dan kegiatan sosial dapat berjalan lebih baik.
Pada titik ini, pesan Wali Kota Banjar memiliki makna yang lebih luas. Kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan masa lalu, tetapi juga menjaga hasil perjuangan tersebut melalui kehidupan masyarakat yang aman dan harmonis.
Empat Pelajar Jalankan Tugas Penting
Selain pesan Wali Kota, prosesi pengibaran Sang Merah Putih menjadi salah satu bagian utama dalam upacara HUT RI ke-81 Banjar.
Sejumlah pelajar dari SMAN 1 dan SMKN 1 Banjar mendapat tugas dalam prosesi tersebut. Ijwaa Almiera Wibowo bertugas sebagai pembawa baki, sedangkan Cedriansyah menjalankan tugas sebagai pengerek bendera.
Selanjutnya, Ryan Juli Prandika bertugas sebagai pembawa bendera dan Dony Arta Trigan sebagai pembentang bendera.
Keempat pelajar tersebut menjadi bagian penting dari prosesi pengibaran Merah Putih pada peringatan kemerdekaan tingkat Kota Banjar.
Sementara itu, rangkaian upacara melibatkan berbagai unsur daerah. Kepala Kejaksaan Negeri Kota Banjar Dr. Erlianto Nazarilis, S.H., M.H., membacakan teks Pancasila.
Kemudian, Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.AP., membacakan Pembukaan UUD 1945. Ketua DPRD Kota Banjar Sutopo mendapat tugas membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan.
Keterlibatan unsur pemerintah daerah, Forkopimda, TNI-Polri, pelajar, organisasi kemasyarakatan, dan tokoh masyarakat menunjukkan bahwa peringatan kemerdekaan menjadi ruang bersama bagi berbagai elemen Kota Banjar.
Dari Lapang Bhakti, Semangat Persatuan Diperkuat
Upacara 17 Agustus 2026 Banjar juga diikuti Wakil Wali Kota Banjar Dr. H. Supriana, M.Pd., pimpinan dan anggota DPRD, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah, pimpinan partai politik, organisasi kemasyarakatan, serta tokoh masyarakat.
Setelah prosesi utama selesai, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan. Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan jajaran Forkopimda memberikan penghargaan kepada pihak-pihak yang dinilai berjasa.
Pemberian penghargaan tersebut menjadi bagian lain dari peringatan kemerdekaan. Selain mengenang perjuangan bangsa, momentum tersebut juga memberi ruang untuk menghargai kontribusi masyarakat dan berbagai pihak bagi daerah.
Di sisi lain, pesan mengenai keamanan lingkungan menjadi pengingat bahwa persatuan membutuhkan keterlibatan semua pihak.
Pemerintah dapat menjalankan kebijakan dan pelayanan, sedangkan masyarakat dapat menjaga ketertiban dari lingkungan terdekat. Keduanya saling melengkapi.
Kemerdekaan Tak Berakhir Saat Upacara Selesai
Peringatan HUT RI ke-81 Kota Banjar pada akhirnya membawa pesan yang sederhana, tetapi penting.
Upacara memang berlangsung satu hari. Namun, semangat yang dibangun melalui momentum tersebut seharusnya terus hidup dalam aktivitas masyarakat.
Menjaga keamanan lingkungan, menghormati perbedaan, memperkuat gotong royong, serta menjaga komunikasi antarwarga merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan siapa saja.
Dengan demikian, kemerdekaan tidak hanya menjadi peristiwa yang dikenang setiap 17 Agustus. Semangatnya dapat hadir dalam kehidupan sehari-hari melalui tindakan nyata.
Bagi Kota Banjar, pesan Sudarsono tentang kondusivitas menjadi pengingat bahwa pembangunan dan aktivitas masyarakat membutuhkan lingkungan yang aman.
Sebab, Merah Putih tidak hanya harus berkibar di tiang bendera. Semangat kemerdekaan juga harus hidup di setiap lingkungan—ketika warga saling menjaga, persatuan tidak mudah retak, dan Kota Banjar tetap menjadi tempat yang aman untuk bekerja, tumbuh, dan menatap masa depan. (Red)
- Penulis: redaktur







Saat ini belum ada komentar