Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Temuan BPK di DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya, Spesifikasi Jadi Titik Rawan

Temuan BPK di DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya, Spesifikasi Jadi Titik Rawan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
  • visibility 137
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Temuan BPK pada proyek Rekonstruksi Ruas Jalan Desa Sindangjaya–Cigadoan–Cikondang di DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya tidak hanya menyisakan soal kelebihan pembayaran. Ada titik yang lebih tajam: mayoritas nilai temuan justru berasal dari ketidaksesuaian spesifikasi.

Dalam LHP BPK atas LKPD Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya Tahun Anggaran 2025, proyek tersebut tercatat dilaksanakan oleh CV NHP dengan nilai kontrak Rp1.369.351.300. BPK menemukan kelebihan pembayaran sebesar Rp134.108.826. Dari jumlah itu, kekurangan volume hanya Rp3.955.410, sedangkan ketidaksesuaian spesifikasi mencapai Rp130.153.416.

Bukan Sekadar Volume Kurang

Ketua SWAKKA atau Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif, Ahmad Mukhlis, menilai komposisi temuan tersebut penting dibaca secara cermat. Menurut dia, publik tidak boleh digiring hanya pada kesan bahwa persoalan proyek ini sekadar selisih volume kecil.

“Kalau dilihat angkanya, kekurangan volume memang sekitar Rp3,9 juta. Tetapi ketidaksesuaian spesifikasi mencapai Rp130 juta lebih. Jadi titik utamanya bukan sekadar volume kurang, melainkan mutu atau spesifikasi pekerjaan yang tidak sesuai dengan yang seharusnya dibayar,” kata Mukhlis.

Mukhlis mengatakan, perbedaan antara kekurangan volume dan ketidaksesuaian spesifikasi harus dipahami publik. Kekurangan volume biasanya berkaitan dengan jumlah pekerjaan yang kurang dari perhitungan. Sedangkan ketidaksesuaian spesifikasi menyangkut kualitas, jenis material, ketebalan, mutu, komposisi, atau standar teknis pekerjaan yang tidak sesuai dengan kontrak.

“Kalau spesifikasi tidak sesuai, jalan bisa saja terlihat jadi, terlihat mulus, bahkan bisa diposting sebagai capaian. Tetapi pertanyaan auditnya lain: apakah kualitasnya sesuai dengan nilai yang dibayar daerah?” ujarnya.

Dalam konteks proyek jalan, menurut Mukhlis, persoalan spesifikasi jauh lebih sensitif karena menyangkut umur layanan jalan. Jalan yang tampak bagus di awal belum tentu kuat jika mutu material, ketebalan, atau struktur pekerjaannya tidak sesuai.

“Ini bukan soal mencari cacat kecil. Ini soal apakah masyarakat menerima infrastruktur sesuai standar yang dibayar dengan uang daerah. Kalau yang dibayar kualitas A, jangan sampai yang diterima kualitas B,” katanya.

Mutu Pekerjaan Harus Dibuka

SWAKKA menilai temuan BPK ini layak diperlakukan sebagai red flag serius. Bukan karena otomatis membuktikan tindak pidana, tetapi karena mayoritas kelebihan pembayaran berasal dari aspek spesifikasi. Dalam pembacaan investigatif, kondisi seperti ini perlu ditelusuri dari kontrak, RAB, BOQ, gambar teknis, back up quantity, laporan pengawasan, hingga dokumen PHO atau BAST.

Mukhlis menyebut, pertanyaan utamanya sederhana: spesifikasi apa yang tidak sesuai? Apakah menyangkut ketebalan jalan, mutu aspal, agregat, struktur lapisan, drainase, atau item pekerjaan lain? Tanpa penjelasan itu, publik hanya mengetahui angka lebih bayar, tetapi belum mengetahui bagian pekerjaan mana yang sebenarnya bermasalah.

“DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya perlu membuka item spesifikasi yang dinilai tidak sesuai. Jangan hanya menyebut sudah ditindaklanjuti. Publik berhak tahu bagian mana yang tidak sesuai dan apakah sudah diperbaiki,” kata Mukhlis.

Menurutnya, temuan spesifikasi tidak sesuai juga membuat peran pengawasan menjadi penting. Apalagi ruas Sindangjaya–Cigadoan–Cikondang tercantum dalam dokumen Belanja Pengawasan Rekonstruksi Jalan Wilayah III. Artinya, pekerjaan ini tidak berjalan tanpa pengawasan.

“Kalau ada pengawasan, tetapi BPK tetap menemukan spesifikasi tidak sesuai, maka fungsi pengawasan harus ikut dievaluasi. Apakah pengawas mencatat ketidaksesuaian? Apakah PPK menerima laporan pengawas? Apakah pekerjaan tetap dinyatakan layak dibayar?” ujarnya.

Mukhlis menegaskan, publik tidak cukup diberi jawaban bahwa sebagian uang sudah dikembalikan. Pengembalian uang memang penting, tetapi tidak otomatis menjawab soal mutu pekerjaan. Jika spesifikasi tidak sesuai, maka yang harus dipastikan bukan hanya uang kembali, tetapi pekerjaan juga diperbaiki sesuai standar.

“Uang bisa dikembalikan. Tapi kalau mutu jalan tidak diperbaiki, masyarakat tetap menerima kualitas yang tidak sesuai. Itu sebabnya temuan spesifikasi harus dibuka terang,” kata Mukhlis.

SWAKKA mendorong DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya menjelaskan secara rinci dasar teknis temuan BPK tersebut. Mulai dari item pekerjaan yang tidak sesuai, hasil pemeriksaan fisik, dokumen pengawasan, langkah perbaikan, hingga sanksi administrasi kepada penyedia jika memang telah dijatuhkan.

Redaksi menilai temuan ini tidak boleh direduksi menjadi angka pengembalian semata. Sebab, substansi persoalannya ada pada kualitas infrastruktur yang diterima masyarakat. Jalan bukan hanya harus ada. Jalan juga harus sesuai volume, sesuai spesifikasi, dan sesuai nilai yang dibayar. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Video viral menampilkan lima pekerja asal Jawa Barat yang terlantar di Papua dan meminta bantuan agar bisa pulang ke kampung halaman.

    Viral di TikTok! Warga Wado dan Cicalengka Terlantar di Papua

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 208
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Sebuah video viral tentang pekerja terlantar di Papua mengundang perhatian besar pengguna media sosial. Rekaman tersebut memperlihatkan lima pria dewasa dan satu orang kamerawan yang diduga menjadi korban penelantaran pekerjaan setelah ditinggal mandor sebuah perusahaan. Video mengenai pekerja yang terlantar di Papua, pekerja yang tidak mendapatkan kepastian kerja, serta pekerja yang meminta […]

  • Ilustrasi refleksi spiritual seorang muslim memahami makna ayat taubat dalam Al-Qur’an dengan suasana tenang dan penuh harapan.

    Kenapa Allah Selalu Membuka Pintu Taubat? Ini Jawabannya

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 200
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tidak sedikit orang merasa terlalu jauh dari Tuhan. Mereka menganggap dosa sudah terlalu banyak, hidup sudah terlalu rusak, dan kesempatan sudah habis. Padahal, ayat taubat dalam Al-Qur’an justru berbicara sebaliknya. Makna ayat taubat, pesan kembali kepada Allah, serta konsep ampunan Ilahi sebenarnya menghadirkan harapan yang sering luput dipahami. Menariknya, Al-Qur’an tidak menggambarkan […]

  • Kecelakaan Bayongbong

    Kecelakaan Bayongbong: Pick Up Tabrak Truk Pasir, 3 Luka

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kecelakaan Bayongbong terjadi di Jalan Mentras, Desa Hegarmanah, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Minggu (16/8/2026). Insiden lalu lintas tersebut melibatkan sebuah mobil pick up dan truk pengangkut pasir yang mengalami gangguan di tengah jalan. Dalam kecelakaan di Bayongbong itu, tiga orang mengalami luka-luka. Peristiwa tersebut mendapat penanganan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan […]

  • penyalahgunaan gas subsidi

    Polres Tasikmalaya Bongkar Penyalahgunaan Gas Subsidi

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Polres Tasikmalaya bongkar penyalahgunaan gas subsidi 3 kg ke 12 kg yang merugikan negara dan warga. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Praktik penyalahgunaan gas subsidi kembali terungkap di Kabupaten Tasikmalaya. Kepolisian Resor Tasikmalaya membongkar aktivitas ilegal pemindahan gas LPG 3 kilogram bersubsidi ke tabung 12 kilogram non-subsidi di Kecamatan Cigalontang. Kasus ini bukan sekadar pelanggaran hukum, […]

  • tata kelola masjid

    Muhammad Jazir dan Warisan Tata Kelola Masjid

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Muhammad Jazir wafat, meninggalkan warisan tata kelola masjid terbuka yang berpihak pada pelayanan dan pemberdayaan umat. albadarpost.com, HUMANIORA – Tokoh pembaru tata kelola masjid, Muhammad Jazir, wafat di Yogyakarta pada Senin, 22 Desember 2025. Kepergiannya meninggalkan jejak penting dalam perubahan cara masjid berfungsi, dari ruang ibadah tertutup menjadi pusat layanan umat yang inklusif dan berorientasi […]

  • Ablasi Jantung Tasikmalaya

    RS JHC Tasikmalaya Berhasil Lakukan Ablasi Jantung Perdana

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Ablasi jantung Tasikmalaya kini resmi tersedia di RS JHC Tasikmalaya. Rumah sakit tersebut berhasil melaksanakan layanan ablasi jantung pertama di wilayah Priangan Timur melalui program bakti sosial pada Rabu (8/7/2026). Keberhasilan ini menjadi tonggak penting dalam pelayanan kesehatan jantung karena masyarakat yang mengalami gangguan irama jantung tidak lagi harus menjalani pengobatan ke […]

expand_less