Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Sumur Mengering, Ratusan Warga Ciamis Berebut Air Bersih

Sumur Mengering, Ratusan Warga Ciamis Berebut Air Bersih

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
  • visibility 92
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAHKekeringan Ciamis mulai menunjukkan dampak nyata di sejumlah wilayah. Ratusan warga mengalami krisis air bersih setelah sumur dan sumber mata air menyusut akibat musim kemarau. Menanggapi kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis bergerak cepat dengan menyalurkan 10.000 liter air bersih ke Dusun Panamun, Desa Kawasen, Kecamatan Kawasen, Rabu (8/7/2026).

Bantuan itu menjadi penopang kebutuhan dasar bagi masyarakat yang dalam beberapa hari terakhir kesulitan memperoleh air untuk minum, memasak, mandi, hingga mencuci.

Data BPBD Kabupaten Ciamis menunjukkan, kekeringan di Dusun Panamun telah berdampak pada tiga rukun tetangga (RT). Total warga yang terdampak mencapai 183 kepala keluarga atau sekitar 422 jiwa.

Sumur Warga Mengering, Aktivitas Sehari-hari Mulai Terganggu

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, mengatakan pihaknya menerima laporan permintaan bantuan air bersih dari Pemerintah Desa Kawasen setelah kondisi di lapangan semakin mengkhawatirkan.

Menurutnya, sebagian besar sumur milik warga mulai mengering. Selain itu, debit mata air yang selama ini menjadi sumber kebutuhan masyarakat terus menurun seiring minimnya curah hujan.

Akibatnya, banyak keluarga harus menghemat penggunaan air. Bahkan, sebagian warga kesulitan memenuhi kebutuhan paling mendasar, mulai dari memasak hingga menjaga kebersihan rumah.

Melihat kondisi tersebut, BPBD Ciamis langsung mengerahkan mobil tangki untuk mengirim bantuan air bersih ke titik-titik yang paling membutuhkan.

“Kami berupaya agar kebutuhan dasar air bersih warga bisa segera terpenuhi, sambil terus memantau perkembangan di lapangan,” ujar Ani Supiani saat dihubungi melalui telepon.

BPBD Salurkan 10.000 Liter Air Bersih

Tak lama setelah menerima laporan, petugas BPBD mendistribusikan sekitar 10.000 liter air bersih kepada masyarakat Dusun Panamun.

Mobil tangki berhenti di beberapa lokasi yang telah ditentukan agar warga lebih mudah mengambil air. Selanjutnya, masyarakat datang membawa jeriken, ember, galon, hingga drum penampungan untuk memenuhi kebutuhan keluarga masing-masing.

Suasana distribusi berlangsung tertib. Warga bergotong royong membantu proses penyaluran sehingga bantuan dapat diterima lebih cepat oleh seluruh penerima manfaat.

Langkah cepat tersebut menjadi upaya awal pemerintah daerah untuk mengurangi dampak kekeringan Ciamis yang mulai dirasakan masyarakat pada musim kemarau tahun ini.

Wilayah Perbukitan Menjadi Lokasi Paling Rentan

Ani menjelaskan, kemarau yang berlangsung cukup panjang diduga menjadi penyebab utama menurunnya cadangan air tanah di sejumlah wilayah Kabupaten Ciamis.

Curah hujan yang rendah membuat debit mata air terus berkurang. Kondisi itu paling terasa di daerah perbukitan seperti Dusun Panamun karena akses terhadap sumber air alternatif relatif terbatas.

Apabila kondisi cuaca tidak segera berubah, potensi bertambahnya wilayah yang mengalami krisis air bersih tetap perlu diwaspadai.

Karena itu, BPBD terus memantau perkembangan situasi sekaligus menyiapkan langkah antisipasi apabila kebutuhan air bersih meningkat dalam beberapa pekan ke depan.

Warga Diminta Hemat Air dan Segera Melapor

Selain menyalurkan bantuan, BPBD Kabupaten Ciamis juga mengajak masyarakat menggunakan air secara lebih bijaksana selama musim kemarau berlangsung.

Ani mengimbau warga memanfaatkan air sesuai kebutuhan serta menampung air hujan apabila memungkinkan. Ia juga meminta pemerintah desa segera berkoordinasi apabila mulai muncul tanda-tanda kekeringan di wilayah lain.

“Kami mengimbau masyarakat menghemat penggunaan air. Jika ada dusun atau desa lain yang mulai mengalami krisis air bersih, segera koordinasikan dengan BPBD maupun pemerintah desa agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat,” katanya.

Langkah pelaporan sejak dini dinilai penting agar distribusi bantuan dapat dilakukan sebelum kondisi kekeringan semakin meluas.

Sementara itu, BPBD Kabupaten Ciamis memastikan akan terus memonitor perkembangan musim kemarau dan menyesuaikan penyaluran bantuan apabila jumlah warga terdampak terus bertambah.

Saat kemarau terus menguras cadangan air, setiap tetes menjadi harapan. Respons cepat pemerintah memang penting, tetapi menjaga air tetap tersedia adalah tanggung jawab yang harus dimulai sebelum sumur terakhir ikut mengering. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mufassirah Indonesia

    Mengapa Indonesia Masih Kekurangan Mufassirah? Ini Harapan Menag

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Harapan Menteri Agama agar lahir lebih banyak mufassirah dari perguruan tinggi Islam tidak sekadar menjadi pesan saat meresmikan STAI Aisyah Bogor. Pernyataan tersebut juga kembali membuka ruang diskusi mengenai kebutuhan Indonesia terhadap ulama perempuan yang memiliki kompetensi dalam bidang tafsir Al-Qur’an. Saat meresmikan kampus tersebut, Menteri Agama berharap lembaga pendidikan tinggi […]

  • toko online terpercaya

    Kredibilitas Toko Online Terpercaya Jadi Sorotan di Harbolnas 2025

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Panduan mengenali toko online terpercaya agar aman berbelanja menjelang Harbolnas 2025. albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Menjelang Harbolnas 2025, lalu lintas transaksi digital melonjak tajam di hampir semua platform e-commerce. Promo besar yang ditawarkan membuat belanja online makin populer, terutama karena akses yang mudah dan serba cepat. Namun di balik kenyamanan itu, risiko penipuan digital ikut […]

  • Prestasi Polresta Tasikmalaya

    Polresta Tasikmalaya Borong Prestasi Hari Bhayangkara Ke-80

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Prestasi Polresta Tasikmalaya kembali mencuri perhatian pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Melalui berbagai capaian di tingkat Polda Jawa Barat, Polresta Tasikmalaya berhasil membawa pulang sejumlah penghargaan bergengsi yang mencerminkan profesionalisme, inovasi, dan soliditas personel. Selain itu, Polresta Tasikmalaya berprestasi hingga tingkat nasional melalui ajang yang digelar Mabes Polri. Kapolda Jawa Barat Irjen […]

  • Perbedaan Permen dan Kepmen

    Permen, Kepmen, Surat Edaran, Jangan Sampai Tertukar

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 181
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Perbedaan Permen dan Kepmen masih kerap membingungkan masyarakat. Tidak sedikit yang menganggap Peraturan Menteri (Permen), Keputusan Menteri (Kepmen), dan Surat Edaran Menteri (SE Menteri) memiliki kekuatan hukum yang sama. Padahal, ketiga produk hukum tersebut memiliki fungsi, sifat, sasaran, hingga daya ikat yang berbeda. Memahami perbedaan ini penting agar masyarakat dapat membaca setiap […]

  • Penataan Dadaha

    PKL Dadaha Ditertibkan, Ke Mana Pedagang Akan Dipindahkan?

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Penataan Dadaha memasuki tahap penting. Pemerintah Kota Tasikmalaya mulai menertibkan aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar jogging track Stadion Wiradadaha pada Rabu, 26 Agustus 2026, setelah batas pengosongan mandiri berakhir sehari sebelumnya. Langkah tersebut merupakan bagian dari rencana Pemkot Tasikmalaya mengembalikan fungsi kawasan Dadaha sebagai ruang publik, terutama untuk olahraga. […]

  • Ucapan Kasar Islam

    Viral Konflik Mantan Pasangan, Islam Tegas Soal Ucapan Kasar dan Cacian

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 208
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Ucapan kasar Islam kembali menjadi perbincangan setelah publik ramai membahas konflik yang melibatkan mantan pasangan. Perdebatan di media sosial pun bermunculan. Sebagian membela, sebagian menyalahkan. Namun di tengah hiruk-pikuk komentar itu, muncul pertanyaan yang lebih penting: bagaimana sebenarnya Islam memandang ucapan kasar, makian, atau kata-kata yang menyakitkan saat hubungan suami istri telah […]

expand_less