Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Kodim Tasikmalaya Bangun Ketahanan Ekonomi Prajurit

Kodim Tasikmalaya Bangun Ketahanan Ekonomi Prajurit

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Literasi keuangan prajurit kini tidak lagi dipandang sebagai pelengkap, melainkan bagian penting dari kesiapan seorang prajurit menghadapi masa depan. Kesadaran itulah yang mulai diperkuat Kodim 0612/Tasikmalaya melalui edukasi mengenai tabungan haji dan tabungan emas berbasis syariah bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI). Di tengah meningkatnya tantangan ekonomi keluarga, kemampuan mengelola keuangan menjadi bekal yang sama pentingnya dengan disiplin saat menjalankan tugas negara.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Makodim 0612/Tasikmalaya, Kamis (2/7/2026), menghadirkan personel dari berbagai Koramil serta pegawai negeri sipil di lingkungan Kodim. Program tersebut dibuka oleh Kapten Kav Hendra Setiawan yang mewakili Dandim 0612/Tasikmalaya.

Alih-alih hanya mengenalkan produk perbankan, forum itu mengangkat tema yang lebih luas, yakni membangun budaya perencanaan keuangan sejak dini. Pendekatan tersebut relevan karena stabilitas ekonomi keluarga sering kali menjadi salah satu faktor yang memengaruhi ketenangan seseorang dalam menjalankan tugas.

Literasi Keuangan Menjadi Bagian dari Ketahanan Prajurit

Selama ini publik lebih mengenal prajurit melalui kemampuan fisik, disiplin, dan kesiapsiagaan. Namun, tantangan kehidupan modern menuntut kemampuan lain yang tidak kalah penting, yaitu mengelola keuangan secara terencana.

Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai tabungan haji syariah yang memungkinkan masyarakat menyiapkan biaya ibadah secara bertahap sesuai kemampuan. Skema menabung secara rutin dinilai dapat membantu mewujudkan target jangka panjang tanpa harus menunggu memiliki dana besar sekaligus.

Selain itu, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai tabungan emas sebagai salah satu instrumen penyimpanan nilai aset. Dalam jangka panjang, emas kerap dipilih masyarakat untuk menjaga nilai kekayaan dari dampak inflasi, meskipun pergerakan harganya tetap mengikuti dinamika pasar.

Dengan demikian, edukasi yang diberikan tidak hanya berorientasi pada produk, tetapi juga pada pembentukan kebiasaan merencanakan masa depan secara lebih disiplin.

Mengapa Edukasi Keuangan Semakin Penting?

Di tengah meningkatnya biaya pendidikan, kebutuhan kesehatan, hingga persiapan pensiun, keluarga memerlukan perencanaan keuangan yang matang. Karena itu, literasi keuangan menjadi salah satu fondasi penting dalam menciptakan ketahanan ekonomi rumah tangga.

Dalam sesi diskusi, peserta terlihat aktif mengajukan berbagai pertanyaan. Mereka tidak hanya ingin mengetahui prosedur pembukaan rekening, tetapi juga mekanisme setoran, perbedaan tabungan emas digital dan fisik, hingga prinsip pengelolaan dana berbasis syariah.

Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan akan edukasi finansial semakin tinggi. Kesadaran untuk menyusun tujuan keuangan kini mulai tumbuh seiring meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan aset.

BSI juga menjelaskan bahwa layanan syariah mengedepankan prinsip transparansi, kejelasan akad, serta menghindari praktik riba. Bagi sebagian peserta, prinsip tersebut menjadi salah satu alasan munculnya rasa percaya dalam menggunakan layanan keuangan syariah.

Ketahanan Bangsa Berawal dari Ketahanan Keluarga

Kapten Kav Hendra Setiawan menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar sosialisasi produk perbankan, melainkan bagian dari upaya membekali personel dengan pengetahuan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, prajurit tidak hanya dituntut profesional saat menjalankan tugas negara, tetapi juga perlu memiliki kemampuan menjaga stabilitas ekonomi keluarga.

Pesan tersebut mengandung makna yang lebih luas. Ketika keluarga berada dalam kondisi ekonomi yang terencana, prajurit dapat menjalankan tanggung jawabnya dengan lebih fokus dan tenang. Sebaliknya, persoalan finansial yang tidak tertata berpotensi menjadi sumber tekanan yang memengaruhi kehidupan rumah tangga maupun kinerja.

Karena itu, penguatan literasi keuangan layak dipandang sebagai investasi sumber daya manusia, bukan sekadar kegiatan seremonial. Edukasi seperti ini dapat mendorong terbentuknya budaya menabung, membangun aset secara bertahap, serta merencanakan kebutuhan jangka panjang dengan lebih bijaksana.

Pada akhirnya, ketahanan nasional tidak hanya dibangun melalui kekuatan pertahanan, tetapi juga melalui keluarga-keluarga yang tangguh secara ekonomi.

Seragam loreng memang melambangkan kesiapan menjaga kedaulatan negara. Namun, di balik itu, ketahanan sejati juga lahir dari rumah yang ekonominya terkelola dengan baik. Sebab prajurit yang kuat bukan hanya mampu menghadapi medan tugas, melainkan juga mampu memastikan keluarganya tetap berdiri kokoh menghadapi tantangan masa depan. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wanita Haid Marah

    Fiqih Haid: Kenapa Perempuan Saat Datang Bulan Lebih Sensitif?

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 116
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Pertanyaan tentang wanita haid marah sering muncul dalam obrolan sehari-hari. Ada suami yang bingung menghadapi perubahan emosi istrinya. Ada pula perempuan yang merasa dirinya lebih sensitif, mudah tersinggung, atau cepat menangis saat datang bulan. Lalu sebenarnya, apakah perubahan emosi saat haid memang diakui dalam Islam? Atau itu hanya anggapan masyarakat semata? Dalam kajian […]

  • jembatan rusak

    Jembatan Rusak Tak Diperbaiki, Warga Cianjur Masih Menyeberang Sungai Deras

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Jembatan rusak di Cianjur tak kunjung dibangun, warga terpaksa menyeberangi Sungai Cibuni dengan rakit setiap hari. albadarpost.com, LENSA – Ratusan warga di perbatasan Kecamatan Cijati dan Kadupandak, Kabupaten Cianjur, kembali mempertaruhkan nyawa setiap hari. Akses vital antar-desa terputus karena jembatan rusak yang hancur sejak empat tahun lalu, memaksa mereka menyeberangi Sungai Cibuni menggunakan rakit kayu. […]

  • pemberhentian luar biasa

    KAI Terapkan Pemberhentian Luar Biasa di Jatinegara saat Reuni 212

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    KAI terapkan pemberhentian luar biasa di Jatinegara untuk 12 KAJJ selama Reuni Akbar 212. albadarpost.com, HIKMAH – PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 1 Jakarta menerapkan pemberhentian luar biasa untuk 12 kereta api jarak jauh di Stasiun Jatinegara pada Selasa, 2 Desember 2025. Kebijakan ini diberlakukan untuk menekan potensi kemacetan penumpang di Stasiun Gambir selama […]

  • korban love scam

    Korban Love Scam Kehilangan Rp2,1 Miliar, Pelaku Masih Buron

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Kasus korban love scam Rp2,1 miliar asal Surabaya mandek setahun. Pelaku dan istrinya masih buron. albadarpost.com, HUMANIORA – Seorang korban love scam asal Surabaya berinisial WS kembali menyuarakan tuntutan keadilan setelah kehilangan uang Rp2,1 miliar. Setahun sejak laporan dibuat, penyidik Polres Metro Jakarta Pusat belum menemukan terduga pelaku, yakni pria keturunan Kamerun bernama Heric Simphorien […]

  • Kehilangan gigi pada lansia

    Kehilangan Gigi pada Lansia Bisa Jadi Tanda Risiko Kematian Dini, Ini Penjelasan Ahli

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Peneliti ungkap kehilangan gigi pada lansia dapat menandakan risiko kematian dini dan gangguan kesehatan serius. albadarpost.com, HUMANIORA – Selama ini kehilangan gigi pada lansia sering dianggap sebagai bagian alami dari proses penuaan. Namun, penelitian terbaru menemukan bahwa kehilangan gigi pada lansia ternyata bisa menjadi sinyal bahaya bagi kesehatan yang lebih serius — bahkan dikaitkan dengan […]

  • Banner penjualan sapi kurban dan domba aqiqah milik Ari di Sukahurip, Sukaratu, Tasikmalaya.

    Domba Kurban Tasikmalaya, Penjual Tawarkan Daging Siap Santap

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pencarian domba kurban Tasikmalaya mulai meningkat di berbagai wilayah menjelang Idul Adha 2026. Tidak sedikit warga yang kini mencari hewan kurban dengan harga terjangkau, kondisi sehat, sekaligus layanan yang praktis. Di tengah kebutuhan itu, penjualan Sapi Qurban dan Domba Aqiqah milik Ari di Kampung Sukahurip, Desa Sinagar, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya […]

expand_less