Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Pelatih Sukabumi Perluas Pencak Silat Ke Singapura

Pelatih Sukabumi Perluas Pencak Silat Ke Singapura

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
  • visibility 131
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Upaya pencak silat global dari Sukabumi diperkuat lewat pelatih yang dikirim ke Singapura.

Pelatih Indonesia Perluas Pencak Silat Global dan Dorong Diplomasi Budaya

albadarpost.com, HUMANIORA – Lima pelatih dari perguruan silat Sang Maung Bodas berangkat ke Singapura pada akhir pekan lalu. Langkah ini menandai babak baru upaya memperluas pencak silat global yang selama lebih dari satu dekade digarap perguruan asal Sukabumi tersebut. Perjalanan mereka disebut penting karena langsung berhubungan dengan permintaan lembaga pelatihan luar negeri yang membutuhkan instruktur berkualifikasi untuk mendidik ratusan pesilat muda.

Keberangkatan tim pelatih dilakukan setelah kerja sama berjalan antara Sang Maung Bodas dan Grasio Sport Silat School, Woodlands, Singapura. Pihak sekolah sebelumnya mengirim atlet berlatih di Sukabumi, lalu mengusulkan kerja sama berbasis program pelatihan jangka menengah. Pelatih akan menetap hingga 1 Januari 2026, mengisi sesi pelatihan yang mencakup atlet usia dini hingga dewasa.

Apriansyah, pelatih muda yang biasa dipanggil Mio, menjelaskan bahwa tim berhadapan dengan sekitar 100 atlet dan 60 pelatih. Menurutnya, kebutuhan tenaga instruktur semakin meningkat karena Singapura menargetkan penguatan persiapan kompetisi regional pada awal 2026. Para atlet akan mengikuti kejuaraan di Johor, Malaysia, yang dikenal sebagai salah satu ajang penting bagi pesilat Asia Tenggara.

“Kami sudah mempersiapkan diri sejak jauh hari. Bukan hanya teknik, tetapi juga mental dan komunikasi,” kata Mio. Ia menambahkan, permintaan kerja sama ini muncul berkat inisiatif dan jejaring yang dibangun Guru Besar Sang Maung Bodas, KH Fajar Laksana.


Ekspansi Silat dan Upaya Memperkuat Pencak Silat Global

Kegiatan ini menjadi perluasan paling nyata dari strategi perguruan untuk mengembangkan pencak silat global. Dalam beberapa tahun terakhir, minat lembaga pendidikan bela diri di luar negeri meningkat. Perguruan-perguruan di Indonesia merespons dengan menyiapkan pelatih terlatih dan kurikulum yang mengikuti standar IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia).

Program pelatihan yang dibawa ke Singapura mencakup jurus tunggal, ganda, beregu, serta kategori kreatif. Selain materi baku IPSI, tim juga memperkenalkan jurus khas Sang Maung Bodas. Beberapa di antaranya Golok Kala Petok, Maung Keubet, dan Panca Kinanti. Mereka juga membawa permainan tradisional berbasis teknik api yang dikenal sebagai Boles.

Baca juga: Tasikmalaya Perkuat Mitigasi Bencana Lewat Penanaman Pohon Langka

Guru Besar KH Fajar Laksana menegaskan bahwa nilai penting kerja sama tidak berhenti pada ranah olahraga. Ia menyebut pengiriman pelatih ini sebagai bagian dari diplomasi budaya. “Ini bukan sekadar mengajar jurus. Ini menjaga identitas dan memperluas ruang budaya bangsa,” ujarnya.

Penampilan Pesilat Maung Bodas di Ponpes Dzikir Al-Fath Sukabumi (Foto: Dok PS Maung Bodas)

Menurut KH Fajar Laksana, momentum meningkatnya minat luar negeri terhadap pencak silat global membuka jalan bagi peluang ekonomi baru. Pendapatan pelatih dapat mencapai puluhan juta rupiah per bulan dari fasilitas dan kompensasi yang diberikan institusi mitra. Namun ia menegaskan bahwa aspek ekonomi tidak boleh menghilangkan ruh tradisi. “Silat tetap harus berdiri sebagai warisan yang kita jaga,” kata Fajar.


Konteks, Dampak, dan Peran Negara

Pencak silat telah ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia. Status ini memberi penekanan bahwa seni bela diri tersebut tidak hanya bagian dari sejarah, tetapi juga identitas sosial yang perlu dijaga. Fajar mendorong pemerintah untuk terus menyiapkan instruksi, fasilitas latihan, dan dukungan pembinaan. Ia melihat tren positif minat luar negeri sebagai momentum memperkuat diplomasi budaya Indonesia di kawasan Asia.

Baca juga: Akses KUR Bekasi Dikeluhkan Rumit, Pemkab Janji Permudah Proses Kredit

Secara lokal, keberangkatan lima pelatih ini juga menegaskan perkembangan perguruan daerah dalam lingkup internasional. Sang Maung Bodas, yang berproses selama lebih dari 15 tahun, menunjukkan bahwa upaya konsisten dapat membuka jejaring global. Efeknya dirasakan komunitas pelatih muda di Sukabumi yang kini melihat pencak silat bukan hanya kegiatan tradisi, tetapi profesi berdaya ekonomi.

Dengan program ini, Sang Maung Bodas menciptakan pola baru yang menggabungkan pendidikan bela diri, penyebaran budaya, dan peluang ekonomi. Bila berkelanjutan, model seperti ini berpotensi menjadi standar baru ekspansi seni tradisi ke tingkat internasional.

Ekspansi pelatih silat Sukabumi ke Singapura memperkuat pencak silat global dan membuka jalur baru diplomasi budaya Indonesia. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seseorang duduk sendirian di tengah kesibukan kota sambil merenung tentang ketenangan hati menurut hadis Nabi.

    Hadis Nabi tentang Sibuk Dunia, Tapi Hati Tidak Pernah Tenang

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 210
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pagi dimulai dengan notifikasi. Siang dipenuhi target. Malam masih sibuk memikirkan pekerjaan yang belum selesai. Banyak orang hari ini terlihat produktif, aktif, bahkan sukses di mata orang lain. Namun diam-diam, hati terasa lelah dan sulit tenang. Dalam Islam, keadaan seperti itu ternyata pernah disinggung Rasulullah SAW melalui hadis tentang sibuk dunia dan […]

  • pemimpin negara yang ditangkap AS

    Amerika Serikat dan Penangkapan Pemimpin Negara Asing

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Pemimpin negara yang pernah ditangkap Amerika Serikat dan pola penangkapannya dalam sejarah politik global. albadarpost.com, BERITA DUNIA – Amerika Serikat tercatat beberapa kali terlibat langsung dalam penangkapan pemimpin negara asing. Dari Amerika Latin hingga Timur Tengah, sejumlah kepala negara atau pemimpin pemerintahan pernah ditangkap dalam operasi militer, penegakan hukum, maupun ekstradisi. Peristiwa tersebut menjadi bagian […]

  • penanaman bawang putih

    Bawang Putih Ditanam di Pangandaran, Ada Pesan Besar TNI-Polri

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Penanaman bawang putih di Kabupaten Pangandaran bukan hanya berkaitan dengan aktivitas pertanian. Kegiatan tersebut juga memperlihatkan sinergi TNI-Polri dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus memperkuat keterlibatan masyarakat di tingkat desa. Kegiatan berlangsung di Dusun Cigorowek, Desa Pangkalan, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Rabu (19/8/2026). Komandan Kodim (Dandim) 0625/Pangandaran Letkol Czi Citra Kurniawan, […]

  • pertanian lokal

    Gagal Panen, Siapa Menjaga Hak Petani dalam Pertanian Lokal?

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 186
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Gagal panen jagung yang dialami petani di Pangandaran bukan sekadar peristiwa teknis pertanian. Peristiwa ini menyentuh persoalan yang lebih mendasar: bagaimana amanah menjaga bumi, melindungi penghidupan petani, dan memastikan keadilan dalam sistem pangan lokal dijalankan secara nyata. Sejumlah lahan jagung rusak akibat serangan babi hutan yang datang berulang menjelang masa panen. […]

  • korupsi pengadaan

    Perspektif: Pola Putusan MA dan Arah Penindakan Korupsi Pengadaan

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Putusan MA dalam perkara pengadaan menunjukkan pergeseran arah penegakan hukum korupsi yang lebih substantif. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Putusan Mahkamah Agung dalam perkara korupsi pengadaan Teknologi Informasi dan Komputer (TIK) di sekolah dasar Kabupaten Gresik tidak berdiri sendiri. Ia menjadi bagian dari pola yang kian konsisten dalam beberapa tahun terakhir: MA memperketat tafsir hukum atas korupsi […]

  • Warga desa di Tasikmalaya menghadapi risiko iklim berdasarkan data IRID Kementerian Keuangan.

    IRID Tasikmalaya: 351 Desa di Ambang Risiko Iklim

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 211
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – IRID Tasikmalaya bukan sekadar deretan angka dalam laporan Kementerian Keuangan. Di balik data Indeks Risiko Iklim Desa (IRID) itu, ada 351 desa di Kabupaten Tasikmalaya yang setiap tahun menghadapi ancaman banjir, longsor, dan cuaca ekstrem. Risiko iklim desa Tasikmalaya kini tidak lagi terasa jauh. Sebaliknya, dampaknya mulai menyentuh sawah, rumah warga, […]

expand_less