Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Bupati Garut Ingatkan Bahaya Fatherless, Ayah Diminta Letakkan HP dan Dekati Anak

Bupati Garut Ingatkan Bahaya Fatherless, Ayah Diminta Letakkan HP dan Dekati Anak

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
  • visibility 77
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Fenomena fatherless menjadi pesan utama dalam peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di Kabupaten Garut. Melalui momentum tersebut, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengajak para ayah untuk memperkuat peran mereka di dalam keluarga. Menurutnya, kehadiran seorang ayah tidak cukup hanya secara fisik, tetapi juga harus hadir secara emosional agar mampu membentuk karakter anak yang tangguh.

Pesan itu ia sampaikan saat memimpin Apel Gabungan Harganas di Lapangan Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Senin (29/6/2026), dengan membacakan amanat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN.

Fatherless Bukan Sekadar Ayah yang Tidak Ada di Rumah

Dalam amanat tersebut, pemerintah mengingatkan masyarakat tentang fenomena fatherless country. Kondisi ini muncul ketika seorang ayah tinggal bersama keluarganya, tetapi tidak membangun kedekatan emosional dengan anak.

Akibatnya, anak berisiko mengalami penurunan rasa percaya diri, kesulitan mengelola emosi, hingga lebih mudah terpengaruh lingkungan yang negatif.

Karena itu, pemerintah mengajak setiap ayah untuk lebih aktif mendampingi proses tumbuh kembang anak melalui komunikasi, perhatian, dan keterlibatan dalam kehidupan sehari-hari.

Bupati Garut Minta Ayah Letakkan HP Saat di Rumah

Selain menyoroti fenomena fatherless, Bupati Garut juga mengingatkan masyarakat agar tidak membiarkan gawai menguasai kehidupan keluarga.

Ia menegaskan bahwa telepon seluler kerap mengurangi waktu berkualitas antaranggota keluarga. Banyak keluarga duduk bersama, tetapi masing-masing sibuk menatap layar sehingga kehilangan kesempatan untuk saling mendengarkan.

Melalui amanat Menteri Kependudukan, ia mengajak para ayah untuk meletakkan telepon genggam ketika berada di rumah. Sebaliknya, mereka perlu memeluk anak, mengajak berdialog, mendengarkan cerita, serta menjadi sahabat terbaik bagi buah hati mereka.

Menurutnya, perhatian sederhana dari orang tua sering kali memberi dampak besar terhadap kesehatan mental dan pembentukan karakter anak.

Harganas Menjadi Momentum Memperkuat Ketahanan Keluarga

Dalam kesempatan tersebut, Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa Hari Keluarga Nasional bukan sekadar agenda seremonial tahunan.

Sebaliknya, Harganas menjadi waktu yang tepat bagi setiap keluarga untuk mengevaluasi kembali hubungan antaranggota keluarga. Pemerintah mengajak masyarakat memastikan bahwa rumah tetap menjadi tempat yang aman, hangat, dan mampu melahirkan generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Melalui keluarga yang harmonis, Indonesia dapat membangun sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Pemkab Garut Beri Penghormatan kepada ASN Purnabakti

Selain memperingati Hari Keluarga Nasional, Pemerintah Kabupaten Garut juga memberikan penghormatan kepada aparatur sipil negara yang memasuki masa pensiun.

Bupati Garut menyerahkan secara simbolis Keputusan Bupati tentang pemberhentian PNS karena telah mencapai Batas Usia Pensiun (BUP).

Pemerintah memberikan apresiasi atas dedikasi, tenaga, dan pengabdian para ASN yang selama puluhan tahun berkontribusi bagi pelayanan masyarakat dan pembangunan Kabupaten Garut.

Para purnabakti yang menerima keputusan tersebut berasal dari berbagai perangkat daerah, mulai dari tenaga kesehatan, guru, tenaga administrasi, hingga aparatur teknis.

Momentum itu sekaligus menjadi bentuk penghargaan bahwa setiap pengabdian memiliki nilai yang akan selalu dikenang.

Keluarga Menjadi Pondasi Bangsa

Di tengah derasnya perkembangan teknologi, tantangan keluarga semakin kompleks. Karena itu, kehadiran orang tua tidak cukup diukur dari seberapa lama berada di rumah, tetapi dari kualitas perhatian yang mereka berikan kepada anak.

Komunikasi yang hangat, waktu berkualitas, dan keterlibatan dalam kehidupan anak akan melahirkan generasi yang lebih percaya diri, tangguh, serta siap menghadapi perubahan zaman.

Itulah sebabnya, peringatan Hari Keluarga Nasional tahun ini membawa pesan yang sangat relevan bagi seluruh keluarga Indonesia.

Anak tidak selalu mengingat hadiah termahal dari orang tuanya. Namun, mereka akan selalu mengingat siapa yang benar-benar hadir saat mereka membutuhkan pelukan, perhatian, dan waktu. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • hina Islam

    Hina Islam Berujung Penjara, Warga Singapura Didenda Rp30,6 Juta

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Kasus hina Islam di Johor Bahru, Malaysia, berakhir di ruang pengadilan. Seorang warga Singapura yang bekerja sebagai petugas keamanan dijatuhi hukuman penjara selama 14 hari dan denda RM7.000 atau sekitar Rp30,6 juta setelah mengaku bersalah atas pertuduhan terkait penghinaan terhadap agama Islam. Putusan tersebut dijatuhkan di Mahkamah Majistret Johor Bahru pada […]

  • Ilustrasi kampus UIN Yogyakarta sebagai bagian dari PTKIN yang masuk ranking dunia studi agama tahun 2026

    Ranking Dunia 2026: Kampus Islam Indonesia Makin Kompetitif

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 205
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Pencapaian Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) ranking dunia kembali mencuri perhatian pada 2026. Empat perguruan tinggi keagamaan Islam negeri atau kampus Islam Indonesia berhasil masuk 25 besar global dalam bidang studi agama versi Scimago. Capaian ini menunjukkan peningkatan kualitas perguruan tinggi Islam, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam peta akademik internasional. Empat […]

  • Syekh Athaillah

    Syekh Athaillah: Bahaya Mengejar Terkenal dalam Beramal

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 216
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Syekh Athaillah, melalui hikmah-hikmahnya dalam Al-Hikam, mengajarkan bahwa tawadhu, ikhlas, dan menjauhi riya merupakan fondasi setiap amal. Pesan itu justru terasa semakin relevan ketika banyak orang berlomba mengejar perhatian, pengakuan, dan popularitas. Di tengah budaya yang mengukur keberhasilan dari seberapa sering seseorang tampil, ajaran Syekh Athaillah mengajak manusia kembali memeriksa niat sebelum […]

  • sidang isbat

    Sidang Isbat Jadi Penentu, MUI Tegaskan Kedudukan Hasilnya

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 190
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Penjelasan soal sidang isbat, penetapan awal Ramadan, dan keputusan pemerintah kembali menjadi sorotan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan bahwa hasil sidang isbat memiliki kedudukan penting dan harus diikuti oleh umat Islam di Indonesia. Sejak lama, perbedaan metode seperti hisab dan rukyat sering memunculkan perbedaan awal puasa. Namun kini, fatwa MUI memberikan […]

  • Ilustrasi seorang muslim membaca doa keselamatan perjalanan sebelum memulai perjalanan jauh.

    Doa Safar Lengkap dengan Dalil, Amalan Penting Sebelum Bepergian

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 190
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Doa keselamatan perjalanan merupakan amalan penting yang dianjurkan dalam Islam ketika seseorang hendak bepergian. Doa memohon keselamatan di perjalanan atau doa safar menjadi bentuk ikhtiar spiritual agar perjalanan berlangsung aman, lancar, dan mendapatkan perlindungan dari Allah SWT. Sejak zaman Rasulullah SAW, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa perjalanan sebelum memulai safar. Selain […]

  • sejarah mushaf alquran

    Fakta Mengejutkan Sejarah Mushaf Al-Qur’an yang Jarang Diketahui

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 190
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE — Sejarah mushaf alquran menjadi salah satu perjalanan paling penting dalam peradaban Islam. Sejak awal, Al-Qur’an tidak langsung berbentuk kitab seperti sekarang. Sebaliknya, wahyu disampaikan secara lisan, kemudian ditulis secara bertahap oleh para sahabat. Proses penulisan Al-Qur’an ini melibatkan hafalan kuat, pencatatan manual, serta verifikasi ketat yang memastikan keasliannya tetap terjaga hingga hari […]

expand_less