Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Tasik Mulai Perang Display Rokok di Toko

Tasik Mulai Perang Display Rokok di Toko

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana sebuah hotel di Jalan Yudanagara, Kota Tasikmalaya, pada Senin (29/6/2026), tampak berbeda dari biasanya. Puluhan aparatur pemerintah dari berbagai daerah di Jawa Barat memenuhi ruang pelatihan. Mereka bukan sedang membahas pajak, investasi, atau pembangunan infrastruktur. Fokus mereka hari itu adalah satu hal yang selama ini selalu berada di depan mata masyarakat: display rokok.

Display rokok, atau penataan produk tembakau dan rokok elektronik di tempat penjualan, kini menjadi salah satu fokus utama pengendalian konsumsi rokok, terutama pada kelompok usia anak dan remaja.

Sebanyak 12 kabupaten dan kota di Jawa Barat mengikuti Pelatihan Penegakan Larangan Display Produk Tembakau dan Rokok Elektronik. Kegiatan tersebut melibatkan unsur Dinas Kesehatan, Satpol PP, dan perangkat daerah terkait yang akan melakukan pengawasan langsung di lapangan.

Hari Pertama Teori, Hari Kedua Langsung Turun ke Lapangan

Pada hari pertama, peserta mendapatkan pembekalan mengenai regulasi, teknik pengawasan, hingga mekanisme penindakan. Selanjutnya, pada hari kedua, para peserta dijadwalkan melakukan inspeksi langsung ke sejumlah toko ritel.

Tim akan memeriksa berbagai aspek, mulai dari keberadaan iklan rokok, penempatan rak display, hingga kepatuhan pelaku usaha terhadap aturan daerah yang berlaku.

Pengawasan ini bukan sekadar kegiatan administratif. Pemerintah Kota Tasikmalaya menegaskan bahwa tujuan utamanya adalah melindungi kelompok usia muda dari paparan promosi rokok.

Wali Kota: Rokok Tidak Boleh Dipajang Terbuka

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi, menegaskan bahwa pemerintah daerah telah memiliki landasan hukum yang cukup kuat untuk melakukan pengendalian.

“Kami sudah memiliki aturan kawasan tanpa rokok melalui Perda tahun 2018 serta Peraturan Wali Kota tahun 2025 yang pelaksanaannya hingga tingkat kelurahan. Sekarang fokus kami adalah penguatan pengaturan display rokok di ritel,” ujar Viman.

Menurutnya, aturan mengenai penjualan produk tembakau sudah cukup jelas. Produk rokok konvensional maupun rokok elektronik tidak boleh dipajang secara terbuka sehingga menarik perhatian anak-anak.

“Penjualan rokok harus dibatasi. Display rokok wajib ditutup. Tidak boleh dipajang terbuka yang berpotensi menggoda anak,” tegasnya.

Viman juga menyebut bahwa Pemerintah Kota Tasikmalaya telah bergabung dalam jaringan ETIQUET yang berfokus pada pengendalian konsumsi produk tembakau.

Perokok Baru Jadi Sasaran Utama Pengendalian

Pemerintah Kota Tasikmalaya menilai kebijakan ini tidak dimaksudkan untuk menghilangkan hak perokok dewasa. Sebaliknya, kebijakan tersebut diarahkan untuk menciptakan keseimbangan antara hak perokok dan hak masyarakat yang tidak merokok.

Menurut Viman, kelompok usia 15 hingga 19 tahun menjadi perhatian utama karena merupakan periode lahirnya banyak perokok baru.

“Langkahnya dua arah. Perokok baru harus ditekan, sementara perokok lama terus diingatkan. Rokok memang memiliki dampak ekonomi, tetapi risiko kesehatannya juga tidak boleh diabaikan,” katanya.

Ia menambahkan bahwa pengawasan akan dilakukan secara bertahap melalui mekanisme pembinaan hingga pemberian sanksi administratif.

Sebanyak 250 Toko Akan Diawasi

Pemerintah Kota Tasikmalaya mencatat terdapat sekitar 250 toko ritel yang masuk dalam pengawasan terkait pengaturan display rokok.

Pelaku usaha yang melanggar akan mendapatkan surat peringatan secara bertahap. Namun, apabila pelanggaran tetap terjadi, pemerintah membuka kemungkinan untuk melakukan tindakan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Tujuan akhirnya adalah mencegah anak-anak di bawah umur menjadi perokok baru,” ujar Viman.

Jawa Barat Masih Menghadapi Tantangan Besar

Sementara itu, Ketua LSM No Tobacco Community Bogor, Bambang Priyono, mengungkapkan bahwa prevalensi merokok di Jawa Barat masih tergolong tinggi.

Menurut data yang disampaikannya dalam kegiatan tersebut, prevalensi perokok di Jawa Barat mendekati 32 persen, lebih tinggi dibandingkan angka nasional sebesar 28,9 persen.

Selain itu, kelompok usia 15 hingga 19 tahun masih menjadi kelompok yang paling rentan mulai merokok. Paparan asap rokok di lingkungan rumah juga masih menjadi persoalan serius.

Angka-angka tersebut menjadi salah satu alasan mengapa pengendalian display produk tembakau kini mulai menjadi fokus pemerintah daerah di berbagai wilayah Jawa Barat.

Bagi sebagian orang, rak rokok di minimarket mungkin hanya sekadar etalase biasa. Namun, bagi pemerintah dan pegiat kesehatan, rak tersebut dapat menjadi pintu masuk lahirnya generasi perokok berikutnya.

Pertarungan melawan rokok tidak selalu dimulai dari memadamkan sebatang api, tetapi bisa dimulai dari menutup satu rak display di depan kasir. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebakaran Pabrik Cobek

    Diduga Gara-Gara Puntung Rokok, Pabrik Cobek Tamansari Dilalap Api

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kebakaran pabrik cobek kembali menjadi perhatian warga Kota Tasikmalaya setelah sebuah pabrik produksi cobek kayu di wilayah Sukahurip, Kecamatan Tamansari, terbakar pada Kamis (11/6/2026) dini hari. Ironisnya, kobaran api diduga berawal dari sesuatu yang terlihat sepele: puntung rokok yang belum padam sempurna. Peristiwa kebakaran pabrik cobek tersebut terjadi di kawasan Ciwaas […]

  • kasus HIV pelajar

    Kasus HIV Pelajar Terungkap, Disdik Pangandaran Perketat Pengawasan

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Kasus HIV pelajar di Pangandaran memicu pengetatan pengawasan sekolah dan kolaborasi lintas instansi. albadarpost.com, LENSA – Kasus HIV pelajar kembali mencuat di Kabupaten Pangandaran. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga menemukan indikasi kasus HIV pelajar setelah pemeriksaan kesehatan oleh Puskesmas mengonfirmasi adanya siswa SMP yang terjangkit. Temuan ini berasal dari satuan pendidikan di Kecamatan Padaherang dan […]

  • Skema swakelola pengadaan barang dan jasa pemerintah

    Swakelola PBJ: Efisiensi yang Butuh Integritas

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 111
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Swakelola pengadaan pemerintah kembali menjadi topik krusial dalam diskursus tata kelola keuangan negara. Skema pengadaan swakelola atau pengadaan barang dan jasa secara swakelola ini kerap dipromosikan sebagai solusi efisiensi anggaran sekaligus sarana pemberdayaan masyarakat. Namun, di balik fleksibilitasnya, swakelola menyimpan tantangan serius yang menuntut integritas tinggi dan pengawasan ketat agar tidak berubah […]

  • nikah fest 2026

    Cari Pasangan Serius? Kemenag Gelar Golek Garwo di Nikah Fest 2026

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Ta’aruf Kemenag menjadi salah satu program yang menarik perhatian menjelang pelaksanaan Nikah Fest 2026. Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama menghadirkan sesi perkenalan atau ta’aruf resmi bagi Muslim dan Muslimah yang serius mencari pasangan hidup sesuai syariat Islam. Program yang dikenal dengan nama Golek Garwo atau Ta’aruf Session tersebut menjadi bagian dari rangkaian […]

  • Persib vs Persijap

    Prediksi Persib vs Persijap: Statistik Unggulkan Maung Bandung

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Laga Persib vs Persijap pada Sabtu 23 Mei 2026 dipastikan menjadi pertandingan paling panas di pekan terakhir Super League 2025/2026. Persib Bandung memang berada di atas angin untuk mengunci gelar juara. Namun tekanan besar dan beberapa data statistik membuat pertandingan ini diprediksi tidak akan berjalan mudah. Saat ini Persib memimpin klasemen […]

  • Pengrusakan Rumah

    Datang untuk Klarifikasi, Pria di Taraju Dobrak Rumah Advokat

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Niat awalnya ingin melakukan klarifikasi terkait sebuah persoalan hukum. Namun emosi yang tidak terkendali justru membawa seorang pria di Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, ke ranah pidana. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya mengungkap kasus dugaan pengrusakan rumah milik seorang advokat berinisial A.S di Kampung Semah Madu, Desa Purwarahayu, Kecamatan Taraju. Tersangka […]

expand_less