Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Rumah Reyot Ibu Minawati Dibangun Bersama, Warga Garut Terharu

Rumah Reyot Ibu Minawati Dibangun Bersama, Warga Garut Terharu

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Suara palu, cangkul, dan obrolan hangat warga terdengar sejak pagi di Kampung Cihalimun, Desa Sukatani, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Minggu (28/6/2026). Di tengah suasana gotong royong itu, harapan baru mulai dibangun untuk menghadirkan rumah layak huni bagi Ibu Minawati, seorang warga yang selama ini tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan.

Rehabilitasi rumah tersebut melibatkan berbagai unsur pilar sosial di bawah koordinasi Dinas Sosial Kabupaten Garut. Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Taruna Siaga Bencana (Tagana), Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), serta masyarakat setempat turun langsung ke lapangan untuk bergotong royong memperbaiki rumah yang sebelumnya dinilai sudah tidak layak huni.

Kehadiran mereka bukan hanya membawa bahan bangunan dan tenaga. Lebih dari itu, mereka menghadirkan kepedulian yang nyata.

Saat Gotong Royong Menjadi Harapan Baru

Pagi itu, sejumlah warga tampak mengangkat material bangunan secara bergantian. Sebagian lainnya membongkar bagian rumah yang sudah lapuk. Beberapa anggota Tagana terlihat membantu proses pengerjaan bagian struktur, sementara pendamping sosial berkoordinasi dengan warga sekitar.

Suasana berlangsung sederhana, tetapi penuh semangat kebersamaan. Tidak ada sekat antara petugas pemerintah dan masyarakat. Semua bekerja dengan tujuan yang sama, yakni menghadirkan tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman bagi Ibu Minawati.

Kondisi rumah yang sebelumnya rapuh menjadi perhatian Dinas Sosial Kabupaten Garut. Karena itu, langkah rehabilitasi dilakukan sebagai bentuk respons sosial sekaligus upaya memastikan warga rentan memperoleh hak atas tempat tinggal yang layak.

Rumah Layak Huni

Pilar sosial Dinas Sosial Garut bersama warga bergotong royong merehabilitasi rumah tidak layak huni milik Ibu Minawati di Kecamatan Cilawu, Minggu (28/6/2026).

Dinas Sosial Garut Kerahkan Pilar Sosial

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, Marlinda Siti Hana, menjelaskan bahwa pengerahan pilar-pilar sosial merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk respons sosial terhadap kondisi rumah Ibu Minawati yang sudah tidak layak huni. Bersama masyarakat setempat, semangat gotong royong diwujudkan melalui rehabilitasi rumah guna menghadirkan hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman,” ujar Marlinda melalui pesan singkat WhatsApp.

Menurut Marlinda, penyelenggaraan kesejahteraan sosial tidak dapat berjalan hanya oleh pemerintah semata. Sebaliknya, kolaborasi antara pemerintah, pilar sosial, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjangkau kelompok rentan.

“Kehadiran pemerintah, pilar-pilar sosial, serta masyarakat menjadi wujud nyata kolaborasi dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial,” katanya.

Lebih dari Sekadar Membangun Rumah

Bagi masyarakat sekitar, kegiatan tersebut bukan hanya tentang memperbaiki bangunan fisik. Gotong royong yang berlangsung sejak pagi menjadi simbol kepedulian sosial yang masih hidup di tengah masyarakat.

Beberapa warga tampak membawa makanan dan minuman untuk para pekerja. Anak-anak sesekali memperhatikan proses pembangunan dari kejauhan. Sementara itu, para lansia terlihat duduk di teras rumah sambil menyaksikan aktivitas yang berlangsung.

Pemandangan seperti itu menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan sosial yang mampu menyatukan berbagai lapisan masyarakat.

Selain menghadirkan tempat tinggal yang lebih layak, rehabilitasi rumah ini juga memberikan dukungan moral bagi keluarga penerima manfaat. Kehadiran banyak pihak sekaligus menjadi pesan bahwa masyarakat yang berada dalam kondisi rentan tidak berjalan sendiri.

Kolaborasi Sosial yang Perlu Terus Dijaga

Program rehabilitasi rumah layak huni melalui kolaborasi pemerintah dan masyarakat menjadi salah satu bentuk intervensi sosial yang langsung menyentuh kebutuhan dasar warga.

Dinas Sosial Kabupaten Garut berharap semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam rehabilitasi rumah Ibu Minawati dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lainnya. Sebab, persoalan kesejahteraan sosial bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan juga tanggung jawab bersama.

Ketika kepedulian bertemu dengan tindakan nyata, perubahan yang sebelumnya terlihat mustahil dapat mulai diwujudkan.

Dan di Kampung Cihalimun hari itu, yang sedang dibangun bukan sekadar dinding dan atap rumah, melainkan juga harapan, martabat, dan rasa kemanusiaan yang tidak pernah boleh runtuh. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • hukum islam

    MUI Kritik Pasal KUHP Baru

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    MUI menilai pasal KUHP baru soal nikah siri dan poligami berpotensi bertentangan dengan hukum Islam. albadarpost.com, LIFESTYLE – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyoroti sejumlah pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru yang mengatur pemidanaan terhadap praktik nikah siri dan poligami. MUI menilai pengaturan tersebut berpotensi bertentangan dengan hukum Islam serta prinsip perdata yang selama […]

  • pesan emosional dedi mulyadi

    Di Balik Keputusan Dedi Mulyadi Tak Menikah Lagi

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Keputusan Dedi Mulyadi tak menikah lagi disampaikan terbuka, memuat pesan emosional tentang anak, keluarga, dan persepsi publik. albadarpost.com, LIFESTYLE – Keputusan hidup pribadi pejabat publik sering kali dibaca secara dangkal. Ia kerap dipersempit menjadi gosip, padahal di baliknya terdapat pertimbangan psikologis, relasi keluarga, dan beban simbolik sebagai figur negara. Itulah konteks yang muncul ketika Gubernur […]

  • parkir non tunai Tasikmalaya

    Mendadak Berubah! Parkir di HZ Mustofa Kini Tanpa Cash, Ini Cara Bayarnya

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 120
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Perubahan besar langsung terasa lewat parkir non tunai Tasikmalaya, sistem parkir digital Tasik yang kini mulai diuji coba di Jalan HZ Mustofa. Tanpa uang cash, tanpa ribet, cukup scan QRIS—cara bayar parkir QRIS ini langsung jadi perbincangan warga karena dinilai lebih praktis dan modern. Tidak seperti biasanya, pengalaman parkir kini terasa […]

  • Persiapan haji di Arab Saudi dengan pengaturan jemaah dan sistem keamanan modern

    Jelang Haji 2026, Arab Saudi Perkuat Sistem Demi Jemaah Lebih Aman

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Kesiapan haji Saudi kembali menjadi perhatian menjelang musim haji 2026. Tahun ini, kesiapan haji Saudi tidak hanya soal layanan dasar, tetapi juga menyentuh aspek yang lebih luas, mulai dari penguatan sistem keamanan hingga pemanfaatan teknologi modern. Situasi ini sekaligus menunjukkan bagaimana pemerintah Arab Saudi terus berbenah untuk menghadapi kedatangan jutaan jemaah […]

  • nilai kehidupan santri

    Jarang Disadari, Ini 9 Pelajaran Hidup Santri di Pesantren

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 130
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Nilai kehidupan santri menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter generasi muda. Di pesantren, santri tidak hanya belajar ilmu agama, tetapi juga menyerap nilai kehidupan santri, pendidikan karakter, dan pembentukan akhlak mulia secara menyeluruh. Oleh karena itu, pengalaman di pesantren sering kali melahirkan pribadi yang tangguh, mandiri, dan berintegritas tinggi di tengah tantangan […]

  • Suasana jalan santai Hari K3 di Mapolres Tasikmalaya yang diikuti TNI, Polri, dan ASN dalam suasana penuh kebersamaan.

    Loreng, Seragam Polisi, dan Batik Berbaur di Mapolres Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Udara pagi di kawasan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (28/4/2026), terasa berbeda dari biasanya. Sejak matahari belum sepenuhnya tinggi, Lapangan Hitam Mapolres Tasikmalaya sudah dipenuhi berbagai warna seragam. Ada loreng milik prajurit TNI, cokelat khas kepolisian, hingga batik yang dikenakan para ASN. Namun pagi itu bukan tentang barisan formal atau upacara penuh […]

expand_less