Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Muharam 1448 H di Galunggung: Ketika Seribu Warga Sukaratu Bersatu dalam Istigasah Akbar

Muharam 1448 H di Galunggung: Ketika Seribu Warga Sukaratu Bersatu dalam Istigasah Akbar

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Udara sejuk lereng Gunung Galunggung pada Sabtu (27/6/2026) pagi terasa berbeda. Ribuan pasang sandal berjajar di pinggir area kegiatan. Hamparan tikar memenuhi kawasan Cipanas Galunggung, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya. Sekitar 1.000 warga berkumpul dalam Istigasah Galunggung untuk menyambut Tahun Baru Islam 1448 H, sebuah momentum yang mereka maknai bukan sekadar pergantian kalender, melainkan juga perjalanan spiritual menuju kehidupan yang lebih baik.

Sejak matahari belum terlalu tinggi, rombongan santri, guru madrasah diniyah, para kiai, tokoh masyarakat, unsur pemerintah, hingga warga dari berbagai kampung di Kecamatan Sukaratu terus berdatangan. Mereka membawa sajadah, mengenakan pakaian muslim terbaik, dan menyimpan harapan yang sama: mengawali Muharam dengan doa serta muhasabah.

Di tengah keramaian itu, tampak seorang kakek berkopiah putih menggandeng cucunya menuju lokasi istigasah. Sesekali ia berhenti, memandang ke arah Gunung Galunggung yang berdiri megah, sebelum kembali melangkah menuju barisan jemaah.

Ribuan Jemaah Bersatu di Kaki Gunung Galunggung

Kegiatan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) yang diselenggarakan Panitia PHBI bersama MUI dan DMI tersebut dihadiri unsur Forkopimcam Sukaratu, para ulama, ustaz, guru madrasah diniyah, santri, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintahan.

Suasana khidmat mulai terasa ketika lantunan zikir dan istigasah menggema di kawasan Cipanas Galunggung. Ribuan jemaah duduk bersila, mengangkat tangan, dan larut dalam doa yang dipimpin para ulama.

Pemandangan itu menghadirkan potret yang jarang terlihat dalam kehidupan sehari-hari. Petani, pedagang, aparatur pemerintah, guru, santri, hingga para tokoh agama duduk berdampingan tanpa sekat.

Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi digital, masyarakat Sukaratu justru memperlihatkan bahwa tradisi keagamaan dan kebersamaan sosial tetap memiliki tempat yang kuat.

Istigasah Galunggung

Sebagian peserta Istigasah Akbar menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Cipanas Galunggung, Tasikmalaya, Sabtu (27/6/2026).

“Semoga tahun baru Islam ini membawa keberkahan dan menjadikan kami pribadi yang lebih baik,” ungkap salah seorang peserta yang hadir bersama keluarganya.

Muharam Dimaknai Sebagai Momentum Introspeksi

Panitia mengangkat tema “Menyambut Muharam dengan Sepenuh Hati, Saatnya Introspeksi Diri Agar Menjadi Insan yang Lebih Baik Lagi.”

Tema tersebut tidak berhenti sebagai slogan di atas spanduk. Sepanjang pelaksanaan istigasah, para jemaah diajak merenungkan perjalanan hidup selama setahun terakhir. Mereka diajak mengevaluasi hubungan dengan Allah SWT, hubungan dengan sesama manusia, serta tanggung jawab sosial yang diemban dalam kehidupan sehari-hari.

Para tokoh agama menekankan bahwa hijrah harus tercermin dalam perilaku, ibadah, dan kepedulian sosial.

Karena itu, Muharam dipandang sebagai momentum hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.

Ketika Galunggung Menjadi Ruang Spiritual Bersama

Cipanas Galunggung selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Tasikmalaya. Namun, pada momentum Muharam tahun ini, kawasan tersebut menghadirkan wajah lain yang tak kalah bermakna: menjadi ruang spiritual yang menyatukan masyarakat.

Udara pegunungan yang sejuk, lantunan doa yang terus menggema, serta ribuan jemaah yang khusyuk menciptakan suasana yang sulit dilupakan.

Di tengah hamparan tikar yang memenuhi lokasi kegiatan, tidak tampak perbedaan status sosial maupun jabatan. Semua hadir dengan tujuan yang sama, yaitu memohon keberkahan, keselamatan, dan ampunan kepada Allah SWT.

Momentum ini sekaligus menunjukkan bahwa kekuatan masyarakat tidak hanya lahir dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan menjaga nilai-nilai spiritual, persaudaraan, dan kebersamaan.

Muharam, Harapan Baru dari Kaki Galunggung

Ketika matahari mulai bergerak ke arah barat, ribuan jemaah perlahan meninggalkan lokasi kegiatan. Namun, suasana khidmat masih terasa di kawasan Cipanas Galunggung.

Bagi sebagian orang, Muharam mungkin hanya pergantian angka dalam kalender Hijriah. Akan tetapi, bagi ribuan warga Sukaratu yang hadir pada hari itu, Muharam adalah kesempatan untuk memulai kembali, memperbaiki diri, dan menata langkah menuju kehidupan yang lebih bermakna.

Di kaki Gunung Galunggung, ribuan tangan yang terangkat dalam doa seolah menyampaikan satu pesan yang sama: perubahan besar selalu dimulai dari hati yang bersedia untuk berhijrah. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semangkuk tongseng kurban dengan daging empuk, kuah gurih kecokelatan, kol segar, tomat, dan cabai merah di atas meja kayu.

    Jangan Salah! Ini Trik Tongseng Kurban Empuk dan Gurih

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    albadarpsot.com, LIFESTYLE – Setiap Idul Adha, aroma tongseng kurban hampir selalu muncul dari dapur-dapur rumah di berbagai daerah. Ada yang memasaknya setelah salat Zuhur, ada pula yang baru menyalakan kompor menjelang sore ketika pembagian daging selesai dilakukan. Namun satu keluhan terus berulang dari tahun ke tahun. Daging terasa alot. Kuah kurang meresap. Atau aroma prengus […]

  • peran guru

    Di Era AI, Peran Guru Justru Makin Penting. Ini Alasannya

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 121
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Peran guru di era digital tidak pernah benar-benar hilang, justru semakin terasa penting. Saat internet menyediakan hampir semua jawaban, banyak orang mengira keberadaan guru akan tergeser. Namun kenyataannya, kemudahan akses informasi justru membuat siswa semakin membutuhkan arahan yang tepat. Faktanya, belajar bukan hanya soal menemukan jawaban, tetapi memahami makna di baliknya. Di […]

  • literasi Al-Qur’an guru

    Kementerian Agama: Literasi Al-Qur’an Guru PAI Rendah

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Lebih 58 persen guru PAI SD belum fasih baca Al-Qur’an. Kemenag siapkan reformasi rekrutmen dan sertifikasi. albadarpost.com, HUMANIORA – Kementerian Agama mengungkap temuan krusial terkait kualitas pendidikan agama di sekolah dasar. Hasil asesmen nasional Pendidikan Agama Islam (PAI) 2025 menunjukkan 58,26 persen guru PAI tingkat SD dan SDLB di Indonesia belum fasih membaca Al-Qur’an. Kondisi […]

  • Hari Bhayangkara 2026

    Di Antara Nisan Pahlawan, Ada Pesan Penting untuk Polri

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 21
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Deretan batu nisan berdiri tenang di bawah langit pagi Kota Tasikmalaya. Angin bergerak perlahan di antara pepohonan yang menaungi Taman Makam Pahlawan Kusumah Bangsa. Namun suasana yang tampak hening itu menyimpan makna yang jauh lebih besar. Menjelang Hari Bhayangkara 2026, peringatan HUT Bhayangkara ke-80 dan momentum refleksi pengabdian Polri, jajaran Polresta […]

  • Tampilan website desa Tasikmalaya tidak aktif dengan halaman kosong tanpa informasi layanan dan transparansi anggaran.

    Website Desa Tasikmalaya Tidak Aktif

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Website desa Tasikmalaya tidak aktif menjadi ironi di tengah gencarnya agenda transformasi digital. Frasa website desa Tasikmalaya tidak aktif bahkan lebih sering mencerminkan realitas dibanding jargon pelayanan berbasis elektronik. Situs resmi tersedia, domain aktif, tetapi konten minim. Bahkan, beberapa laman hanya menampilkan halaman kosong atau berita lama yang tak pernah diperbarui. Padahal, […]

  • Sub Garnisun Pangandaran

    Kantor Sub Garnisun TNI Dinilai Penting untuk Pangandaran

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kabupaten Pangandaran dinilai sudah memenuhi syarat untuk memiliki Kantor Sub Garnisun TNI. Penilaian tersebut muncul karena wilayah Pangandaran kini telah memiliki tiga matra Tentara Nasional Indonesia, yakni TNI Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU). Keberadaan tiga matra itu dinilai menjadi fondasi penting dalam memperkuat koordinasi keamanan wilayah […]

expand_less