Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Tak Perlu ke Bandung, UMKM Garut Kini Lebih Mudah Ekspor

Tak Perlu ke Bandung, UMKM Garut Kini Lebih Mudah Ekspor

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – IPSKA Garut resmi beroperasi dan membawa kabar baik bagi pelaku usaha di Kabupaten Garut. Kini, Instansi Penerbit Surat Keterangan Asal (IPSKA) hadir sebagai layanan penerbitan dokumen ekspor yang memudahkan eksportir dan UMKM mengurus Surat Keterangan Asal (SKA) tanpa harus pergi ke Tasikmalaya atau Bandung.

Bagi sebagian pelaku usaha, perubahan ini bukan sekadar soal lokasi pelayanan. Selama bertahun-tahun, mereka harus meluangkan waktu berjam-jam untuk mengurus dokumen ekspor di luar daerah. Kini, proses tersebut dapat diselesaikan lebih dekat dari tempat usaha mereka.

Peresmian IPSKA dilakukan secara virtual oleh Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Budi Santoso, Kamis (25/6/2026), bersama tujuh kabupaten dan kota lainnya. Dari Kabupaten Banyumas, Menteri Perdagangan menyampaikan optimisme bahwa Garut memiliki peluang besar memperluas pasar ekspor, terutama ke Uni Eropa.

Menurut Budi Santoso, komoditas unggulan Garut seperti alas kaki dan pakaian jadi berpotensi menikmati tarif preferensi hingga nol persen setelah kerja sama perdagangan dengan Uni Eropa dimanfaatkan secara optimal.

“Harapan kami produk-produk dari Garut semakin mudah masuk ke Uni Eropa. Dengan IPSKA, pelaku usaha dapat memanfaatkan tarif 0 persen sehingga ekspor dari Garut semakin meningkat,” ujar Budi Santoso.

Birokrasi Dipangkas, Pelayanan Semakin Dekat

Asisten Daerah II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Garut, Dedy Mulyadi, menilai kehadiran IPSKA menjadi langkah nyata untuk menyederhanakan proses pelayanan kepada pelaku usaha.

Ia menjelaskan, Garut memiliki beragam komoditas yang telah memasuki pasar internasional, mulai dari alas kaki, produk kulit, akar wangi, kopi, hingga hasil pertanian lainnya. Karena itu, kemudahan mengurus dokumen ekspor menjadi kebutuhan yang semakin penting.

“IPSKA ini adalah langkah untuk memudahkan para pengusaha di Kabupaten Garut dalam mengurus dokumen ekspor,” katanya.

Menurut Dedy, pelayanan yang sebelumnya mengharuskan pelaku usaha bepergian ke luar daerah kini dapat diperoleh langsung di Kabupaten Garut. Selain menghemat waktu, kondisi tersebut juga diharapkan mengurangi biaya operasional bagi eksportir.

Gratis dan Siap Melayani Eksportir

Kepala Disperindag ESDM Kabupaten Garut, Ridwan Effendi, menyebut peresmian IPSKA sebagai momentum penting bagi dunia usaha di Garut.

Ia mengatakan pemerintah pusat telah memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Garut untuk menerbitkan Surat Keterangan Asal secara mandiri.

Ridwan menambahkan, manfaat IPSKA tidak berhenti pada kemudahan akses. Seluruh layanan diberikan tanpa biaya, sementara keberadaannya diharapkan memperkuat daya saing komoditas unggulan Garut di pasar global.

“Kami berharap IPSKA ini mampu memotivasi masyarakat, termasuk UMKM. Sebagaimana disampaikan Pak Menteri, UMKM pun bisa ekspor, bahkan desa juga bisa ekspor,” ujarnya.

Saatnya UMKM Naik Kelas

Ridwan mengajak pelaku usaha memanfaatkan fasilitas tersebut untuk memperluas pasar ke luar negeri.

Pelayanan IPSKA tersedia di Kantor Disperindag ESDM Kabupaten Garut setiap Senin hingga Jumat pukul 07.30–16.00 WIB.

Pelaku usaha cukup menyiapkan legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), packing list, struktur biaya ekspor, dan bukti registrasi Bea Cukai.

Dengan pelayanan yang semakin mudah, tantangan berikutnya bukan lagi mengurus administrasi, melainkan meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar internasional.

Keberadaan IPSKA membuka kesempatan yang lebih luas bagi UMKM Garut untuk memperluas jaringan bisnis, meningkatkan nilai tambah produk, dan menjangkau konsumen di berbagai negara.

Momentum Baru Ekonomi Garut

Hadirnya IPSKA menunjukkan bahwa penguatan ekonomi daerah tidak selalu dimulai dari proyek besar. Penyederhanaan birokrasi dan pelayanan publik yang lebih dekat juga dapat menjadi langkah penting untuk mendorong pertumbuhan ekspor.

Ketika akses semakin mudah, biaya semakin efisien, dan peluang pasar semakin terbuka, pelaku usaha memiliki ruang yang lebih besar untuk berkembang.

Kini, perhatian tertuju pada seberapa banyak UMKM yang mampu memanfaatkan fasilitas tersebut sebagai pintu masuk menuju perdagangan global.

Perjalanan menuju pasar dunia tidak selalu dimulai dari pelabuhan atau bandara. Di Garut, langkah itu kini dimulai dari satu kantor pelayanan yang membuat ekspor terasa lebih dekat bagi setiap pelaku usaha. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasukan NOPO Iran unit elite bersenjata lengkap yang bertugas menjaga pemimpin negara dalam operasi keamanan khusus.

    Siapa Pasukan NOPO Iran? Pengawal Elite yang Jarang Terungkap

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 119
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Dunia militer modern sering menyembunyikan unit-unit khusus yang jarang diketahui publik. Salah satunya adalah pasukan NOPO Iran, unit elite yang dikenal sebagai pasukan siluman Iran dan bertugas menjaga keselamatan pemimpin negara. Keberadaan pasukan NOPO Iran menjadi sorotan karena mereka menjalankan operasi keamanan berisiko tinggi, mulai dari pengawalan tokoh penting hingga misi […]

  • Pemilih Disabilitas

    Data Pemilih Disabilitas Dinilai Masih Bermasalah, Bawaslu Beri Peringatan Keras

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Di tengah berbagai persiapan menuju pemilu mendatang, Bawaslu Kota Tasikmalaya menyoroti satu persoalan yang selama ini jarang menjadi perhatian publik, yakni akurasi data pemilih disabilitas. Masalah ini mencuat dalam kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Bagi Kaum Disabilitas yang digelar di Bale RW 01 Cintarasa, Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Minggu (31/5/2026). Sejak pagi, […]

  • pemuda dari pesantren

    Pemuda dari Pesantren yang Berperan dalam Sumpah Pemuda 1928

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Kisah pemuda dari pesantren yang ikut berperan penting dalam lahirnya Sumpah Pemuda 1928. albadarpost.com, CENDIKIA — Di balik gema ikrar Sumpah Pemuda 1928, ada kisah tentang para pemuda dari pesantren yang ikut menyalakan semangat persatuan Indonesia. Mereka bukan sekadar saksi sejarah, melainkan penggerak sunyi yang membawa nilai-nilai Islam, moralitas, dan nasionalisme ke dalam denyut pergerakan […]

  • kisah Mushab bin Umair

    Kisah Haru Mushab bin Umair: Kaya Raya Hingga Gugur Tanpa Kafan

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 123
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kisah Mushab bin Umair yang mengharukan menjadi salah satu cerita paling menyentuh dalam sejarah Islam. Sosok Mushab bin Umair dikenal sebagai pemuda tampan, kaya, dan terpandang di Makkah. Namun, perjalanan hidupnya berubah drastis setelah mengenal Islam. Kisah Mushab bin Umair ini bukan sekadar cerita sejarah, melainkan inspirasi tentang keimanan, pengorbanan, dan keteguhan […]

  • Damkar Kota Banjar

    Isu Pungli Damkar Banjar, Ini Penjelasan BPBD

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Damkar Kota Banjar menjadi sorotan setelah muncul dugaan pungutan liar terkait kegiatan penyemprotan air pada acara perpisahan siswa SMPN 1 Banjarsari, Kabupaten Ciamis. Polemik tersebut kemudian memunculkan berbagai spekulasi di masyarakat. Namun, Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar, Ruhimat, akhirnya memberikan penjelasan mengenai kronologi yang sebenarnya. Menurut Ruhimat, kegiatan penyemprotan yang dilakukan […]

  • peredaran ekstasi

    Bareskrim Sita 200 Ribu Pil Ekstasi dan Telusuri Jaringan Peredaran

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Bareskrim mengamankan 200.000 pil ekstasi di Tol Trans Sumatera dan menahan kurir dalam operasi peredaran narkoba. albadarpost.com, LENSA – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap peredaran ekstasi berskala besar setelah mengamankan lebih dari 200.000 pil dari sebuah minibus yang kecelakaan di ruas Tol Trans Sumatera, Bandar Lampung. Barang bukti ditemukan tersusun dalam tas dan […]

expand_less